Gejala Kanker Payudara Pria , Apa Saja ?

Gejala Kanker Payudara Pria , Apa Saja ?

 

Gejala Kanker Payudara Pria – Kanker payudara pada laki-laki bisa saja terjadi, meskipun umumnya terjadi pada wanita. Kanker ini paling umum terjadi pada usia tua. Laki-laki yang terdiagnosis kanker payudara pada tahap awal memiliki peluang untuk dapat sembuh. Karena itu, kaum pria perlu pengetahuan mengenai faktor resiko, penyebab dan gejala kanker payudara agar dapat melakukan pencegahan. Kanker payudara pada pria bisa saja terjadi, walaupun payudara pada pria tidak berkembang tetapi pria memiliki jaringan organ payudara yang sama dengan yang dimiliki wanita. Berbeda dengan wanita, payudara pria hanya memproduksi hormon estrogen (hormon wanita) dalam jumlah sedikit. Hormon estrogen adalah salah satu pemicu terjadinya kanker pada organ payudara. Dengan demikian, walaupun kemungkinannya sangat kecil, pria juga memiliki peluang terserang kanker payudara.

Gejala kanker payudara pada pria adalah ditemukannya benjolan yang terasa berbeda pada payudara. Jika ditekan, benjolan ini tidak terasa nyeri. Awalnya benjolan ini berukuran kecil, tapi lama kelamaan membesar dan akhirnya melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau puting susu.

Gejala Kanker Payudara Pria , Apa Saja ?

Gejala Kanker Payudara Pria

Berikut ini gejala- gejala kanker payudara pada pria :

  1. Puting berdarah gejala kanker payudara pada pria

Gejala kanker payudara pada pria lainnya adalah keluarnya cairan berupa darah atau cairan berwarna putih dari puting susu, perlu Anda ketahui, bahwa apabila keluar cairan seperti ini dari puting susu, maka itu berarti kanker payudara tersebut sudah parah.

2.Benjolan di payudara gejala kanker payudara pada pria

Gejala kanker payudara pada pria adalah timbulnya benjolan di sekitar payudara mereka, walaupun jika diraba tidak menimbulkan rasa sakit, namun apabila Anda menemukan benjolan tidak wajar ini maka sebaiknya Anda segera memeriksakannya ke dokter

3.Kehilangan berat badan dan nafsu makan gejala kanker payudara pada pria

Oleh karena sel kanker mampu mengganggu fungsi tubuh, maka penyerapan nutrisi di dalam tubuh pun tidak berlangsung maksimal. Anda pun dapat kehilangan nafsu makan. Akibatnya berat badan tubuh Anda pun turun gejala kanker payudara pada pria.

4.Rasa lelah dan lemah gejala kanker payudara pada pria

Sama seperti penyakit kanker lainnya, gejala kanker payudara pada pria juga termasuk rasa lemah dan lelah pada tubuh. Hal ini disebabkan karena perkembangan sel kanker mampu mengganggu fungsi tubuh sehingga menyebabkan lelah, lemah, dan bahkan dehidrasi.

  1. Gangguan fungsi tubuh gejala kanker payudara pada pria

Sel-sel kanker payudara termasuk jenis sel kanker yang paling agresif menyerang tubuh, akibatnya fungsi tubuh Anda pun dapat terganggu dan menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan lainnya. Bahkan dapat menyerang kesehatan prostat dan hati pada pria.

Terutama pada pria, kurangnya kewaspadaan akan bahaya kanker payudara seringkali membuat penyakit baru terdeteksi setelah cukup parah. Untuk mencegah kanker payudara, disarankan untuk melakukan pemeriksaan rutin dengan memeriksa diri sendiri (self-exams). Rabalah payudara untuk mengetahui kemungkinan adanya benjolan, atau lakukan pemeriksaan dengan mammograms ketika Anda memasuki usia empat puluh tahun, apalagi jika keluarga Anda memiliki riwayat kanker payudara. Pemeriksaan dengan 3D Sonomamogram dinilai lebih akurat dan aman karena tidak menggunakan radiasi.

MENDIAGNOSIS KANKER PAYUDARA PRIA

Kanker payudara pria didiagnosis dengan biopsi untuk memeriksa benjolan atau pembengkakan pada payudara atau ketiak. Karena umumnya tidak ada pemeriksaan rutin untuk kanker payudara dan benjolan di payudara tidak menimbulkan rasa sakit, maka kanker payudara mungkin baru ditemukan setelah kanker menyebar ke daerah tubuh yang lain.

Sekian artikel mengenai gejala kanker payudara pria. Semoga artikel mengenai gejala kanker payudara pada pria dapat bermanfaat untuk anda.

Gejala Kanker Payudara Pria , Apa Saja ?

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Apakah Mematikan ?

Kanker Payudara Apakah Mematikan ?

Kanker Payudara Apakah Mematikan ?

Kanker Payudara – Kanker Payudara merupakan penyakit paling mematikan bagi wanita. Menurut WHO, 8-9% wanita akan mengalami kanker payudara. Hal ini yang menjadikan kanker payudara sebagai kanker yang paling banyak ditemui pada wanita.Kanker payudara merupakan penyebab utama kematian pada wanita akibat kanker. Padahal kalau diketahui sejak dini, penyakit ini bisa diobati.

Pelajari semua hal tentang kanker payudara termasuk pencegahan dan diagnosanya agar terhindar dari penyakit ini.Diusahakan untuk melakukan diagnosis dini karena kanker payudara lebih mudah diobati dan bisa disembhan jika masih pada stadium dini. SADARI, pemeriksan payudara secara klinis dan mammografi sebagai prosedur penyaringan merupakan 3 alat untuk mendeteksi kanker secara dini.

Kanker payudara terjadi karena adanya pertumbuhan abnormal sel pada payudara. Organ-organ dan kelenjar dalam tubuh (termasuk payudara) terdiri dari jaringan-jaringan, berisi sel-sel. Umumnya, pertumbuhan sel normal mengalami pemisahan, dan mati ketika sel menua sehingga dapat digantikan sel-sel baru. Tapi, ketika sel-sel lama tidak mati, dan sel-sel baru terus tumbuh (padahal belum diperlukan), jumlah sel yang berlebihan bisa berkembang tidak terkendali sehingga membentuk tumor. Akan tetapi, tidak semua tumor merupakan kanker, terutama pada payudara. Ada jenis tumor jinak (non kanker), ada juga yang ganas (kanker).

Pada perempuan, payudara adalah kelenjar yang mampu memproduksi air susu. Tiap payudara terdapat dari 15-20 kantung penghasil susu, yang disebut lobes. Tiap kantung tersebut terdiri dari beberapa kelejar susu (lobules). Seringkali, awal kanker payudara tumbuh pada kelenjar susu atau lolubes.

Payudara juga terdiri dari pembuluh darah dan aliran getah bening, yang mengalirkan cairan yang disebut getah bening, melalui tubuh menuju kelenjar (nodes) getah bening (kumpulan sel sistem imunitas berukuran sebesar kacang polong, berfungsi mencegah infeksi). Kelenjar getah bening yang letaknya dekat payudara terdapat pada bagian ketiak, di atas tulang selangka dan di belakang tulang dada.

Cairan dari jaringan payudara mengalir melalui aliran getah bening menuju kelenjar getah bening di bawah ketiak. Karena itu, ketika sel kanker payudara mulai menyebar (metastatis), lokasi penyebaran pertama yang paling umum adalah pada kelenjar getah bening (terletak di bagian bawah lengan). Nah, jika sel kanker telah menyebar ke bagian tersebut, akhirnya muncul benjolan. Namun, jika benjolan tersebut tidak terdeteksi, ada kemungkinan sel kanker telah menyebar hingga ke bagian tubuh lainnya, seperti paru-paru, tulang dan otak.

Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok akan menyebabkan mutasi pada gen. Ketika gaya hidup ini dikombinasi dengan minum alkohol/khamr, maka akan memicu proliferasi sel yg telah mengalami mutasi. apabila kombinasi mutasi terjadi secara pas maka akan memicu gejala keganasan.

Saat ini, yang paling penting untuk setiap perempuan untuk menurunkan risiko kematian akibat kanker payudara adalah melakukan skrining mamogram secara reguler, mengetahui bagaimana cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri, dan memeriksakan diri ke dokter secara rutin. Pengobatan untuk Kanker Payudara Jenis pengobatan untuk setiap orang tidak sama. Untuk menentukan pengobatan yang tepat, perlu diketahui lebih dulu stadium kanker payudara. stadium ditentukan oleh besar dan jenisnya sel tumor, dan penyebaran kanker. Jenis terapi yang akan digunakan harus didiskusikan dulu dengan dokter.

Selain Yayasan Kanker Indonesia, saat ini sudah ada Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta (YKPJ) yang juga peduli kanker payudara. Organisasi ini mempunyai visi Jakarta Bebas Kanker Payudara Stadium Lanjut pada Tahun 2020. YKPJ memiliki banyak agenda termasuk penyuluhan akan pentingnya deteksi dini kanker payudara untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat.

Kanker Payudara Apakah Mematikan ?

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Dan Penanganannya

Kanker Payudara Dan Penanganannya

Kanker Payudara Dan Penanganannya

Kanker Payudara Dan Penanganannya

Kanker Payudara -Kanker merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh semua orang. Penyakit kanker ialah penyakit yang paling mematikan dan bila tidak di tangani secara benar maka akan terjadi kekambuhan yang terus menerus setelah pengobatan. Kanker payudara terjadi karena adanya pertumbuhan abnormal sel pada payudara. Organ-organ dan kelenjar dalam tubuh (termasuk payudara) terdiri dari jaringan-jaringan, berisi sel-sel. Umumnya, pertumbuhan sel normal mengalami pemisahan, dan mati ketika sel menua sehingga dapat digantikan sel-sel baru. Tapi, ketika sel-sel lama tidak mati, dan sel-sel baru terus tumbuh (padahal belum diperlukan), jumlah sel yang berlebihan bisa berkembang tidak terkendali sehingga membentuk tumor. Akan tetapi, tidak semua tumor merupakan kanker, terutama pada payudara. Ada jenis tumor jinak (non kanker), ada juga yang ganas (kanker).

Agar dapat memperhatikan kesehatan payudara lebih lanjut, Anda perlu mengenali apa saja tanda dari kanker payudara. Benjolan yang aneh dan sakit biasanya menjadi pertanda lain dari kanker payudara, adanya kelainan pada puting, pembesaran salah satu payudara, penebalan pada kulit payudara, tekstur kulit jeruk pada permukaan payudara, vagina terasa nyeri, pembesaran kelenjar getah bening di ketiak, atau terlihatnya pembuluh darah pada payudara, demikian yang dilansir Healthline.

Jika Anda merasakan tanda-tanda kanker payudara sepertiyang dijelaskan di atas. Hal yang perlu Anda lakukan adalah segera lakukan pemeriksaan secara individu. Pemeriksaan ini berupa pengecekan kanker payudara oleh Anda sendiri, setelah itu baru lakukan pemeriksaan ke dokter. Biasanya, dokter akan menawarkan beberapa pilihan pemeriksaan kanker payudara, di antaranya mammogram. Pemeriksaan mammogram berupa x-ray payudara untuk mengetahui seberapa berbahaya kanker pada payudara Anda. Ada juga pemeriksaan biopsi, yaitu mengambil sedikit jaringan payuadara untuk dilakukan pemeriksaan. Ada juga yang berupa ultrasound, yaitu penggunaan gelombang ultrasonic untuk melihat gambar dari jaringan payudara. Serta, pemeriksaan yang umum dilakukan adalah Magnetic Resonance Imaging (MRI), yaitu pemeriksaan jaringan payudara non-invasif.

Meskipun terkadang operasi yang dilakukan tidak menyebabkan Anda kehilangan aset kewanitaan Anda, pikirkan fakta bahwa selain meninggalkan bekas luka dengan masa pemulihan yang relatif lama, operasi pengangkatan payudara seringkali meninggalkan trauma psikis, dimana rasa rendah diri dapat meliputi diri orang yang menjalani metode pengobatan ini. Belum lagi, operasi yang dilakukan tidak benar-benar menjamin bahwa bibit kanker dalam tubuh Anda musnah sama sekali. Maka, sebelum memutuskan untuk melakukannya, berkonsultasilah dengan dokter yang menangani Anda.

Tanyakan seberapa serius kanker payudara telah menggerogoti tubuh Anda? Apakah operasi memang benar-benar harus dilakukan? Seberapa besar peluang hidup Anda setelah operasi dilakukan? Ketahuilah bahwa operasi bukanlah satu-satunya pilihan yang harus Anda ambil. Ada banyak metode pengobatan kanker payudara yang dapat Anda jalani, dengan tetap memperhatikan keutuhan dan keindahan payudara Anda.

Misalnya, ada teknik yang dikenal dengan cyrotherapy ablation, dimana dokter memanfaatkan perubahan suhu yang ekstrem yang dihasilkan dari gas tertentu, untuk mematikan sel kanker. Tentu saja, sayatan yang dilakukan untuk memasukkan peralatan yang dibutuhkan ke dalam tubuh Anda, tak sebesar sayatan pada metode operasi ortodoks sehingga minim efek samping dan resiko perdarahan, serta proses penyembuhan luka operasi yang lebih cepat.

Kanker Payudara Dan Penanganannya

Atau, penanaman biji partikel 125I pada area payudara Anda juga dapat membantu membakar sel kanker dengan pancaran radiasi yang hanya menyerang sel kanker saja, tanpa menyerang sel sehat. Hasilnya jelas berbeda dengan kemoterapi yang dikenal menakutkan dengan efek samping yang ditimbulkannya.

Keuntungan pengobatan kanker payudara konvensional dengan metode-metode tersebut, diantaranya untuk mengurangi tingkat kerusakan epidermis dan mengurangi kadar resiko anestesi.Selain itu, efeknya hanya bersifat lokal dan tidak menjangkau organ lainnya yang masih sehat sehingga pemulihan juga lebih cepat karena kerusakan sel yang ditimbulkannya lebih kecil.

Carilah berbagai informasi dan bicarakan berbagai peluang yang ada bersama dokter Anda. Kalaupun suatu metode pengobatan yang Anda minati tidak tersedia di rumah sakit yang Anda kunjungi, dokter yang menangani Anda dapat memberikan rujukan serta saran-saran penting yang Anda butuhkan.

Kanker Payudara Dan Penanganannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Stadium 4

Kanker Payudara Stadium 4

Kanker Payudara -Kanker payudara ada beberapa jenis dengan teknik menyerang berbeda. Artikel berikut semoga memperdalam wawasan kita soal penyakit mematikan ini. Stadium istilah yang dipakai untuk menggambarkan ukuran kanker, di mana, dan sampai sejauh mana kanker payudara telah menyebar. Seperti kanker pada umumnya, kanker payudara memiliki empat stadium. Berikut terkait apa yang terjadi pada setiap stadium dan berapa tingkat kesembuhannya sebagai berikut :

Kanker Payudara Stadium 4

Kanker Payudara Stadium 4

1.Stadium 1

Besar tumornya 2 cm atau kurang, sel tumor belum merambah ke mana-mana. Kalaupun merambah, paling banter ke area kelenjar getah bening pada ketiak. Kalau benjolan di kiri, maka proyeksi rambahan menuju getah bening ketiak kiri.

2.Stadium 2

Ukuran benjolannya 2 cm sampai 5 cm, kelenjar getah beningnya bisa positif atau negatif. Maksudnya, sel-sel kanker payudara sudah ada yang mengembara ke kelenjar getah bening. Positif tidaknya baru bisa ditentukan setelah dilakukan periksa, pemeriksaannya dengan standar histopatologi, dengan tingkat akurasi mencapai 98 persen. Hasil pemeriksaan dijadikan pegangan untuk melakukan treatment berikutnya.

3.Stadium 3

Ukuran benjolan lebih dari 5 cm, kondisi kelenjar getah bening positif. Seringkali dalam stadium tiga lanjut, sel-sel kanker melekat di kulit payudara. Kalau sudah begini, warna kulit berubah kemerahan, bergelombang menyerupai kulit jeruk. Pori-pori menonjol dan kulit lebih sembap karena ada proses peradangan, kalau ada sesuatu asing merasuk ke dalam tubuh, sistem tubuh tidak akan tinggal diam. Ia melancarkan proses inflamasi yang memicu perubahan warna kulit. Pada saat itu, operasi tidak boleh dijadikan langkah pertama.

Kalau kanker merangsek ke kulit, tim medis susah menentukan batas, sampai di mana dokter akan melakukan sayatan pada kulit payudara. Bahayanya adalah, kalau sel kanker menggelayut di bawah kulit, lalu disayat, bisa memicu penyebaran sel kanker lebih lanjut. Karena sayatan pada bawah kulit akan membuka pembuluh darah (dengan memotong sebagian daerah infiltrasi tumor) sehingga tumor menyebar lebih jauh.

Karenanya, harus dikemoterapi dulu. Tujuannya, mengecilkan daerah infiltrasi. Setelah daerah infiltrasi kanker memendek, dokter bisa melihat sejauh mana operasi dilakukan. Terlihat lebih jelas mana daerah yang terkontaminasi, mana yang bersih. Barulah sel kanker diangkat.

4.Stadium 4

Kanker payudara di mana sudah berlangsung penyebaran di luar payudara ke organ tubuh yang lain, menurut dr. hera pratiwi, sp. rm, pada pasien kanker payudara pasca operasi, dapat diberikan edukasi serta latihan-latihan untuk kurangi penderitaan dikarenakan kankernya. Misalnya saja pencegahan kekakuan sesudah operasi semakin banyak pada komunikasi, edukasi serta kursus ( fisioterapi ).

Stadium empat merupakan tahap puncak dari penyakit kanker payudara. Pasalnya, jika seseorang telah mencapai tahap ini sangat sulit untuk sembuh secara menyeluruh, biasanya yang dilakukan adalah mengurangi rasa sakit dan menunda waktu kematian .

Pada stadium empat sel kanker payudara telah menyebar sangat luas dan mengakibatkan pengaruh secara massive (besar-besaran). Dalam stadium ini, ciri yang dapat dilihat adalah timbulnya pembengkakan dan rasa nyeri, keluarnya darah atau cairan aneh yang berbau tidak sedap, dan rasa nyeri yang tidak kunjung berhenti. Selain itu, juga terjadi luka dan menyebabkan borok (ulkus) .

Jika payudara telah borok atau bolong luka yang besar satu-satunya alternatif adalah dengan memotong payudara penderita Ladies. Mau tidak mau penderita harus kehilangan payudara mereka. Oleh sebab itu, jika Anda telah mengalami gejala awal usahakan cepat diatasi ya Ladies agar kejadian seperti ini tidak terjadi pada Anda.

Menurut nationalbreastcancer.org sel kanker pada stadium 4 ini juga dapat menyebar ke otak, paru-paru, dan hati. Jadi bisa dibayangkan jika Anda telah mencapai tahap ini, kemungkinan besar penyakit komplikasi akan terjadi pada Anda.

Kanker Payudara Stadium 4

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Laki Laki

Kanker Payudara Laki Laki

Kanker Payudara Laki Laki

Kanker Payudara Laki Laki

Kanker Payudara Laki Laki -Kanker payudara laki-laki bisa saja terjadi, meskipun umumnya terjadi pada wanita. Kanker ini paling umum terjadi pada usia tua. Laki-laki yang terdiagnosis kanker payudara pada tahap awal memiliki peluang untuk dapat sembuh. Karena itu, kaum pria perlu pengetahuan mengenai faktor resiko, penyebab dan gejala kanker payudara agar dapat melakukan pencegahan.

Dalam laporan kanker dunia 2014, organisasi kesehatan dunia (WHO) memprediksi, jika situasi tidak berubah, 20 persen pria akan menderita kanker sebelum umur 75 tahun di tahun 2030, dan 16 persen akan meninggal karena penyakit tersebut.

Resiko pria menjadi pasien kanker payudara bertambah sejalan dengan usia. Tapi ini tidak berarti lelaki muda bebas dari resiko. Jerman, bersama dengan kebanyakan negara-negara barat, tidak memiliki program pemeriksaan dini, seperti mammogram bagi perempuan, untuk mendeteksi kanker payudara pada pria saat masih dalam tahap awal.

“Pemerintah harus menunjukkan komitmen politik untuk meningkatkan implementasi screening berkualitas tinggi dan program deteksi dini, yang lebih merupakan investasi dibanding biaya pengeluaran tambahan,” ujar Bernard Stewart, salah satu penulis laporan WHO.

Para peneliti masih belum mengetahui mengapa pria bisa menderita kanker payudara. Menurut ahli urologi Kliesch, beberapa faktor resiko bagi pria, termasuk sejarah penyakit kanker payudara diantara anggota keluarga perempuan.

Mereka yang menderita sindrom Klinefelter juga lebih beresiko terkena kanker payudara. Sindrom Klinefelter adalah kelainan genetik pada laki-laki yang diakibatkan oleh kelebihan kromosom X. Pria yang menderita sindrom Klinefelter memiliki kemungkinan 15 hingga 50 persen lebih tinggi untuk terkena kanker payudara.

Penyebab Kanker Payudara Laki Laki

Tidak jelas apa yang menyebabkan kanker payudara laki laki. Dokter meyakini bahwa kanker payudara laki laki terjadi ketika beberapa sel jaringan payudara berkembang dengan tidak normal. Sel ini tumbuh lebih cepat daripada sel normal. Akumulasi sel ini membentuk tumor yang dapat menyebar ke jaringan lain.

Jenis kanker payudara yang terdiagnosa laki-laki antara lain :

  • Kanker payudara laki laki yang dimulai di saluran susu. Merupakan kanker payudara yang paling sering terjadi pada laki-laki.
  • Kanker payudara laki laki yang dimulai di kelenjar produksi susu (lobules). Kanker payudara jenis ini jarang terjadi pada laki-laki.
  • Kanker payudara laki laki yang menyebar ke puting susu. Pada beberapa kasus, kanker payudara dapat terjadi di saluran payudara dan menyebar ke puting susu.

GEJALA KANKER PAYUDARA LAKI LAKI

Tanda dan gejala kanker payudara laki-laki antara lain :

  • Benjolan yang terasa sakit atau penebalan pada jaringan payudara
  • Perubahan kulit payudara, seperti lesung, mengerut, kemerahan atau bersisik
  • Perubahan pada puting susu, seperti kemerahan, bersisik atau puting susu masuk ke dalam
  • Keluar cairan dari puting susu

Gejala kanker payudara laki laki sama dengan gejala kanker payudara pada wanita.Seperti halnya pada wanita, resiko penyakit kanker payudara pada pria meningkat sejalan dengan bertambahnya usia. Pada banyak kasus, kanker payudara pada pria terjadi pada usia 60an dan 70an. Kanker payudara yang menimpa pria dibawah usia 35 tahun sangat sedikit ditemukan.

Para pria dengan riwayat keluarga penderita kanker payudara diharapkan lebih berhati-hati karena memiliki resiko yang lebih besar. Menurut National Cancer Institute, dari pada sekitar satu juta orang pria ditemukan 14 kasus kanker payudara pada pria berkulit hitam dan 8 kasus pada pria berkulit putih. Sedangkan untuk ras Asia, kasus kanker payudara pada pria masih sangat sedikit ditemukan.

Kanker Payudara Laki Laki

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Turunan

Kanker Payudara Turunan

Kanker Payudara Turunan

Kanker Payudara Turunan

Kanker Payudara Turunan – Mayoritas penderita kanker tidak memiliki sejarah keluarga. Hanya sekitar 10 dari 100 pasien yang telah mewarisi gen yang sudah termutasi. Dengan demikian seseorang yang terlahir dengan mewarisi gen yang telah termutasi, resiko individu tersebut menderita kanker lebih tinggi daripada individu yang tidak mewarisi mutasi genetik sejak lahir. Contohnya, seorang wanita yang mewarisi gen yang bermasalah seperti mutasi gen BRCA (untuk kanker payudara), MLH1/MSH2 (untuk kanker kolorektal), dan CHEK2 (double kanker payudara dan kolorektal), maka resiko dia mendapatkan kanker ketika dia mencapai umur 70 tahun bisa naik sekitar 40-80%. maka memang betul genetik tidak akan bisa menvonis tapi tapi dia bisa menghitung kemungkinan.

Biasanya wanita dengan mutasi gen BRCA1 atau 2 ini dianjurkan untuk melakukan skrining kanker dan tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko kanker payudara. Bahkan tak sedikit wanita yang memutuskan untuk mengangkat payudara atau indung telur mereka agar tidak terjadi kanker. Dalam studi yang terbaru yang dilakukan dengan menganalis data lebih dari 3.000 keluarga dengan mutasi BRCA1 atau BRCA2 di tiga negara, Amerika Serikat, Kanada, dan Australia, memberikan hasil yang menggembirakan.

Para peneliti menemukan bahwa tidak ada bukti bahwa wanita yang tidak memiliki gen bermutasi risikonya menderita kanker payudara juga tinggi. Hasil riset ini sekaligus menyanggah studi tahun 2007 yang menyebutkan risiko kanker tetap tinggi meski seseorang tidak membawa mutasi gen di keluarganya. Studi sebelumnya menemukan jika ditemukan mutasi gen tersebut dalam keluarga, anggota keluarga lain sebaiknya juga dilakukan skrining. Wanita yang memiliki hasil tes negatif dianggap risikonya sama seperti populasi umum.

American Cancer Society juga menyebutkan memiliki keluarga inti yang menderita kanker , seperti ibu, kakak, atau anak, maka risiko seseorang untuk menderita kanker dua kali lebih besar. Sementara jika anggota keluarga besar yang menderita kanker, risiko kita untuk menderita kanker hanya sepertiganya.

Kanker Payudara Turunan

Untuk mengetahui adanya resiko tersebut, Anda bisa melakukan pengecekkan terhadap keluarga Anda meliputi lima hal. Pertama adalah sejarah keluarga. Hal ini tentu saja mencari tahu apakah ada dari anggota keluarga Anda yang memiliki pengalaman terserang kanker payudara. Kedua adalah meneliti apakah ada lebih dari dua saudara dari pihak ayah saja atau ibu saa yang mengalami kanker payudara. Jika ada, maka jelas Anda memiliki resiko terserang penyakit yang sama.

Ketiga adanya masalah tumor-tumor primer pada sejumlah keluarga Anda Keempat adanya kanker-kanker kecil yang dialami keluarga. Kelima adanya masalah Ashkenazi pada keluarga yang ada di atas Anda. Jika Anda menemukan salah satu dari kelima masalah tersebut, maka akan lebih baik untuk melakukan tes genetis guna mengetahui keberadaan gen BRCA-1 yang menrupakan gen pembawa kanker payudara guna melakukan tindakan pencegahan.

Jika Anda memiliki dua atau lebih kerabat dekat dari sisi yang sama dari keluarga Anda (seperti ibu, saudara perempuan atau anak perempuan) yang telah menderita kanker payudara di bawah usia 50, Anda mungkin berhak untuk skrining genetik untuk mencari gen yang membuat berkembangnya kanker payudara.

Mayoritas penderita kanker (sekitar 90%) tidak memiliki kasus kanker di keluarganya. Namun miskonsepsi di masyarakat lalu menganggap bahwa genetik tidak berperan di mayoritas pasien. ini kekeliruan yang perlu diluruskan. Ketika sel normal tertransformasi menjadi keganasan, di situ pasti terjadi perubahan genetik. perubahan ini bisa bersifat permanen (seperti mutasi gen), atau dinamis (seperti metilasi gen). jadi ketika disebutkan ada faktor ‘selain genetik’ seperti gaya hidup, polusi, asupan makanan, dan faktor resiko lain, faktor2 itu semua sebenarnya berujung kepada perubahan atau mutasi genetik.

Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok akan menyebabkan mutasi pada gen. Ketika gaya hidup ini dikombinasi dengan minum alkohol/khamr, maka akan memicu proliferasi sel yg telah mengalami mutasi. apabila kombinasi mutasi terjadi secara pas maka akan memicu gejala keganasan.

Kanker Payudara Turunan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Dan Penyembuhannya

Kanker Payudara Dan Penyembuhannya

  Kanker Payudara Dan Penyembuhannya


Kanker Payudara Dan Penyembuhannya

Kanker Payudara -Kanker merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh semua orang. Penyakit kanker ialah penyakit yang paling mematikan dan bila tidak di tangani secara benar maka akan terjadi kekambuhan yang terus menerus setelah pengobatan.

Kanker payudara terjadi karena adanya pertumbuhan abnormal sel pada payudara. Organ-organ dan kelenjar dalam tubuh (termasuk payudara) terdiri dari jaringan-jaringan, berisi sel-sel. Umumnya, pertumbuhan sel normal mengalami pemisahan, dan mati ketika sel menua sehingga dapat digantikan sel-sel baru. Tapi, ketika sel-sel lama tidak mati, dan sel-sel baru terus tumbuh (padahal belum diperlukan), jumlah sel yang berlebihan bisa berkembang tidak terkendali sehingga membentuk tumor. Akan tetapi, tidak semua tumor merupakan kanker, terutama pada payudara. Ada jenis tumor jinak (non kanker), ada juga yang ganas (kanker).

Pada perempuan, payudara adalah kelenjar yang mampu memproduksi air susu. Tiap payudara terdapat dari 15-20 kantung penghasil susu, yang disebut lobes. Tiap kantung tersebut terdiri dari beberapa kelejar susu (lobules). Seringkali, awal kanker payudara tumbuh pada kelenjar susu atau lolubes.

Payudara juga terdiri dari pembuluh darah dan aliran getah bening, yang mengalirkan cairan yang disebut getah bening, melalui tubuh menuju kelenjar (nodes) getah bening (kumpulan sel sistem imunitas berukuran sebesar kacang polong, berfungsi mencegah infeksi). Kelenjar getah bening yang letaknya dekat payudara terdapat pada bagian ketiak, di atas tulang selangka dan di belakang tulang dada.

Cairan dari jaringan payudara mengalir melalui aliran getah bening menuju kelenjar getah bening di bawah ketiak. Karena itu, ketika sel kanker payudara mulai menyebar (metastatis), lokasi penyebaran pertama yang paling umum adalah pada kelenjar getah bening (terletak di bagian bawah lengan). Nah, jika sel kanker telah menyebar ke bagian tersebut, akhirnya muncul benjolan. Namun, jika benjolan tersebut tidak terdeteksi, ada kemungkinan sel kanker telah menyebar hingga ke bagian tubuh lainnya, seperti paru-paru, tulang dan otak.

Ada banyak jenis tanaman obat yang bisa kita pakai untuk meramu obat herbal untuk kanker payudara. Salah satu jenis tanaman obat yang dipercaya mampu mengobati kanker payudara adalah daun sirsak. Daun sirsak dipercaya bisa mematikan sel-sel jahat dalam penyakit kanker payudara sehinggal penyakit tersebut akan hilang dengan ketelatenan. Untuk penggunaan daun sirsak dalam penyembuhan maupun pencegahan kanker kita bisa meramu dengan cara yang sangat sederhana. Untuk meramu daun sirsak guna penyembuhan penyakit kanker payudara, kita hanya cukup untuk merebus daun sirsak tersebut kemudian dari air rebusan tersebut langsung bisa diminum. Meminum air rebusan daun sirsak ini bisa sesering yang kita inginkan.

Untuk kasus kanker yang cukup parah, semakin sering meminum rebusan daun sirsak semakin baik untuk membantu mematikan sel-sel kanker. Bagi anda yang tidak mengidap kanker payudara atau kanker apapun, rebusan daun sirsak ini sangat baik karena daun sirsak sangat baik untuk mencegah munculnya kanker. Terlebih lagi kita tahu bahwa wanita rawan kanker. Pencegahan terhadap penyakit ini sangat baik agar sel-sel kanker tidak timbul dan mambahayakan kesehatan tubuh kita.

Selain daun sirsak, kunyit putih juga dipercaya banyak orang berkhasiat untuk menyembuhkan kanker payudara. Tidak hanya menurut kepercayaan orang-orang, namun tanaman obat ini juga telah diteliti oleh para ahli dan hasil penelitian menyatakan bahwa bahan tersebut memang mujarab untuk mematikan sel kanker dalam tubuh. Dari hasil penelitian pula disimpulkan bahwa kunyit putih mampu merontokan jaringan kanker dalam tubuh tapa membunuh jaringan lainnya yang terletak disekitar kanker tersebut. Selain itu kunyit putih juga bisa menyetop pertumbuhan sel kanker sehingga kanker payudara tidak bisa berkembang ke jaringan yang lebih luas.

Kunyit putih juga memiliki manfaat lain diantaranya sebagai antioksidan, pencegah kerusakan gen, obat peradangan dalam seperti maag dan anbeien, anti lemak, dan lain sebagainya. Untuk meramu kunyit putih, kita bisa mengambil kunyit putih parut sebanyak satu sendok teh kemudian diseduh dengan air panas sebanyak setengah gelas. Setelah itu kita tunggu sampai kunyit putih mengendap. Yang kita minum adalah air seduhannya saja dan biarkan kunyit putihnya mengendap pada dasar gelas. Selain itu, penyembuhan kanker payudara tanpa operasi bisa juga dengan menggunakan tapak dara.

Kanker Payudara Dan Penyembuhannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Dan Penyebarannya

Kanker Payudara Dan Penyebarannya

Kanker Payudara -Keberadaan ‘kanker payudara’ menimbulkan rasa takut yang luar bisa bagi kaum perempuan, selain keganasannya yang tanpa ampun, kanker ini kerap datang tiba-tiba tanpa permisi. Namun dengan semakin meningkatnya kesadaran para perempuan untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap payudaranya. Maka, kian hari tingkat kematian akibat kanker ganas ini semakin bisa dikurangi. Terutama pada penderita yang berusia di bawah 30 tahun.

Tetapi jika ternyata kanker ganas ini ternyata telah bersemayam dalam tubuh Anda, mengingat perkembangannya yang sangat cepat dari stadium 1 hingga tak tertolong hanya memerlukan waktu kurang dari lima tahun. Maka Anda harus rela untuk melakukan berbagai macam tes, menjalani rangkaian pemeriksaan dan perawatan yang super intensif. Semua ini dilakukan agar perkembangan sel liar kanker dapat diketahui tingkat penyebaran. Inilah yang disebut dengan ‘stadium’. Tak perlu panik, karena kemajuan teknologi kedokteran yang semakin berkembang dari hari ke hari. Maka masih banyak kemungkinan bagi Anda untuk lolos dari penyakit mematikan ini.

Kanker Payudara Dan Penyebarannya

Kanker Payudara Dan Penyebarannya

FAKTOR RISIKO

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker payudara:

  1. Keluarga dekat (ibu dan saudara perempuan) ada yang sudah terkena. Sekitar 20% penderita kanker payudara memiliki saudara yang juga terdiagnosis kanker tersebut.
  2. Menstruasi terlalu awal (<di bawah 12 tahun) atau terlambat menopause (> 50 tahun)
  3. Usia di atas 50 tahun. Kanker payudara memang menyerang semua wanita tanpa memandang usia, namun semakin meningkat usia wanita, semakin besar risikonya. Wanita di atas 50 tahun memiliki risiko kanker payudara hingga 5-7%.
  4. Tidak pernah melahirkan anak atau memiliki anak pertama di atas 30 tahun.
  5. Merokok dan mengkonsumsi alkohol.

Belum ada bukti ilmiah yang kuat bahwa radiasi ponsel dan konsumsi minuman bersoda dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

STADIUM KANKER

Dengan tujuan untuk menentukan pengobatan dan memberikan prognosis, kanker payudara dibagi dalam 5 stadium. Penentuan stadium dilakukan sebelum pengoperasian dan sesudah prosedur operasi pengangkatan kelenjar getah bening supaya dapat diteliti apakah terdapat tanda-tanda kanker. Sistem penentuan stadium adalah hal yang kompleks, berikut adalah versi yang telah dipermudah.

Stadium 0 (disebut carcinoma in situ)

Lobular carcinoma in situ (LCIS) adalah sel-sel yang abnormal yang terdapat pada kelenjar di payudara yang mempunyai risiko berkembang menjadi kanker payudara. Ductal carcinoma in situ (DCIS) adalah sel-sel yang abnormal pada saluran duktus. Perempuan dengan DCIS memiliki risiko tinggi penyebaran kanker di payudaranya. Pilihan pengobatan sama dengan pasien kanker payudara dengan stadium 1.

Stadium I

stadium awal kanker payudara, ukuran tumor kurang dari 2 cm dan belum menyebar di luar payudara.

Stadium II

stadium awal kanker payudara, ukuran tumor kurang dari 2 cm dan telah menyebar sampai ke kelenjar getah bening di bawah lengan; atau ukuran tumor antara 2 dan 5 cm (dengan atau tanpa penyebaran di kelenjar getah bening di bawah lengan); atau tumor berukuran lebih dari 5 cm dan belum menyebar dari payudara.

Stadium III

stadium lanjut kanker payudara, ukuran tumor lebih dari 5 cm dan telah menyebar sampai ke kelenjar getah bening di bawah lengan, atau kanker berada pada kelenjar getah bening di bawah lengan, atau kanker telah menyebar di dekat tulang payudara atau jaringan lain di sekitar payudara.

Stadium IV

Kanker payudara dimana telah terjadi penyebaran di luar payudara ke organ tubuh lainnya. Berdasarkan stadium kanker Anda, dokter Anda mungkin akan melakukan tes tambahan untuk mengetahui penyebaran kanker. Jika Anda sudah pada stadium III, Anda mungkin harus melakukan foto toraks, USG abdomen dan bone scan untuk melihat penyebaran. Pengobatan untuk setiap orang berbeda. Dokter Anda akan memutuskan apa yang perlu dilakukan berdasarkan stadium kanker Anda.

Pengobatan untuk Kanker Payudara Jenis pengobatan untuk setiap orang tidak sama. Untuk menentukan pengobatan yang tepat, perlu diketahui lebih dulu stadium kanker payudara. stadium ditentukan oleh besar dan jenisnya sel tumor, dan penyebaran kanker. Jenis terapi yang akan digunakan harus didiskusikan dulu dengan dokter.

Kanker Payudara Dan Penyebarannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Di Indonesia

Kanker Payudara Di Indonesia

Kanker Payudara Di Indonesia

Kanker Payudara

Kanker Payudara – Jumlah penderita kanker di Indonesia sangat tinggi. Hal ini terlihat dari berbagai data kanker yang dipublikasikan baik oleh pemerintah maupun lembaga-lembaga kanker. Bahkan menurut WHO pada tahun 2030 akan terjadi lonjakan penderita kanker di Indonesia sampai tujuh kali lipat. Jumlah penderita kanker yang meninggal juga kian memprihatinkan.Untuk penderita kanker serviks, jumlahnya juga sangat tinggi. Setiap tahun tidak kurang dari 15.000 kasus kanker serviks terjadi di Indonesia. Itu membuat kanker serviks disebut sebagai penyakit pembunuh wanita nomor 1 di Indonesia.

Label itu tidak berlebihan karena tiap hari di Indonesia dari 40 wanita yang terdiagnosa menderita kanker serviks, 20 wanita diantaranya meninggal karena kanker serviks.Tingginya kasus kanker serviks di Indonesia membuat WHO menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah penderita kanker serviks terbanyak di dunia.Sementara kanker payudara, merupakan penyakit dengan kasus terbanyak kedua setelah kanker serviks. Penderita kanker payudara di Indonesia pada tahun 2004 (sebagaimana dikutip dari Profil Kesehatan Indonesia tahun 2008) sebanyak 5.207 kasus.

Setahun kemudian pada 2005, jumlah penderita kanker payudara meningkat menjadi 7.850 kasus. Tahun 2006, penderita kanker payudara meningkat menjadi 8.328 kasus dan pada tahun 2007 jumlah tersebut tidak jauh berbeda meski sedikit mengalami penurunan yakni 8.277 kasus. Yang perlu diketahui data penderita kanker payudara tersebut merupakan pasien yang keluar rawat inap dengan diagnosis kanker. Jadi penderita kanker payudara sebenarnya sangat mungkin jauh lebih besar lagi.

Di Indonesia sendiri diperkirakan ada 49.000 kasus baru kanker payudara setiap tahun dengan perkiraan yang meninggal sekitar 20.000 yang meninggal dunia. Tingginya angka kematian, disebabkan karena saat memeriksakan diri ke rumah sakit pada stadium lanjut.

Ketika keluhan hadir baru memeriksakan payudaranya. Padahal pada stadium awal umumnya kanker payudara tak menyebabkan rasa nyeri menurut konsultan hematologi dan onkologi medik RS Kanker Dharmais dokter Ronald Huko, MHSc, SpPD KHOM.

“Pada stadium awal tumor di payudara memang tak membuat sakit sehingga para wanita tak memeriksakan diri ke rumah sakit. Ketika tumor mengenai syaraf akan menyebabkan rasa sakit baru dikeluhkan,” ungkap dokter Ronald pada acara Early vs Advanced Breast Cancer di fX Sudirman Jakarta ditulis Kamis (30/10/2014).

Selain rasa nyeri, menurut dokter Ronald gejala stadium lanjut yang biasa dikenali oleh pasiem adalah:

  • Kulit pada permukaan payudara seperti kulit jeruk
  • Benjolan payudara membesar, menimbulkan luka atau bernanah
  • Muncul keluhan terkait metastasi atau penyebabaran lebih jauh misalnya pada paru (ditandai dengan batuk dan sesak) atau hati (badan menjadi lemas), tulang (rasa nyeri).

“Semakin tinggi stadiumnya angka untuk sembuh semakin kecil,” tutur dokter Ronald.

Oleh karena itu ia menyarankan untuk setiap bulan perempuan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) untuk mendeteksi dini adanya gejala kanker payudara. Selain SADARI pemeriksaan USG juga bisa dilakukan atau bagi perempuan di atas 40 tahun melakukan mamografi.

Pada kanker payudara, tingginya angka kematian disebabkan karena penyakitnya terlambat dikenali. Pengobatan yang akan dilakukan pada akhirnya tidak banyak membantu karena kanker sudah masuk ke tahap lanjut hingga mengalami metastasis atau menyebar. Diagnosa dini dan pengobatan sedini mungkin bisa menyelamatkan nyawa dan mendapatkan pengobatan secara komprehensif. Beberapa tahun yang lalu mungkin kanker seolah-olah identik dengan vonis mati. Tapi, Menkes menegaskan bahwa kanker bisa diobati.

Kanker Payudara Di Indonesia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Dan Menyusui

Kanker Payudara Dan Menyusui

Kanker Payudara – Kanker payudara merupakan jenis kanker yang banyak di derita oleh kaum wanita, tetapi tidak menutup kemungkinan kaum priapun bisa terserang penyakit kanker payudara walaupun kasusnya sangat jarang.Kanker payudara adalah jenis kanker pada jaringan payudara, hal ini terjadi karena adanya jaringan sel yang tidak normal pada bagian payudara yang diakibatkan oleh perubahan sel DNA yang mengaktifkan Onkogen (Gen rusak yang meningkatkan keganasan sel Tumor).

Onkogen umumnya berperan pada tahap awal pembentukan tumor, onkogen juga meningkatkan kemungkinan sel normal menjadi sel tumor yang akhirnya dapat menyebabkan kanker payudara. Sel kanker dapat menyebar ke jaringan di sekitarnya, bahkan dapat menyebar pada jaringan yang jauh dari sel kanker utamanya.

Ada beberapa tahapan dimana sel-sel kanker terbentuk dari sel-sel normal yang terdiri dari tahapan inisiasi dan promosi, yaitu fase berubahnya genetic sel-sel normal menjadi sel kanker yang ganas. Pada tahap awal gejala yang ditimbukankan adalah adanya benjolan pada bagian payudara, yang semakin lama semakin besar, pada tahap lebih lanjut akan menimbulkan borok pada bagian payudara.

Kanker Payudara Dan Menyusui

Kanker Payudara Dan Menyusui

HUBUNGAN ANTARA KANKER PAYUDARA DAN MENYUSUI

Seseorang dapat terkena kanker payudara karena ada beberapa faktor, antara lain faktor genetik, faktor pola hidup, faktor usia, faktor periode menstruasi, faktor tidak menyusui, faktor kegemukan, faktor kontrasepsi oral (pil KB), faktor kurang olahraga, faktor hormon tubuh, faktor riwayat keluarga, dan faktor lainnya. Semua faktor tersebut dapat memicu timbulnya kanker payudara, sehingga setiap perempuan yang telah mengalami menstruasi harus memperhatikan faktor-faktor tersebut.

Menyusui bisa membuat ikatan antara ibu dan bayi menjadi kuat. Sayangnya, banyak ibu yang enggan menyusui langsung anaknya dengan alasan takut payudaranya kendur. Padahal hal itu hanya mitos. Payudara kendur bukan disebabkan oleh menyusui. Melainkan karena otot-otot penyangga payudara mulai melemah seiring dengan bertambahnya usia. Di Indonesia, pemberian ASI belum jadi suatu kebutuhan utama. Gencarnya iklan susu formula di televisi sedikit banyak telah memengaruhi para orangtua. Sementara kampenye pemberian ASI hanya dilakukan melalui seminar, media sosial, dan dari mulut ke mulut. Sementara pemerintah, melalui Kementrian Kesehatan dukungannya masih minim.

Kemudian, berdasarkan penelitian hubungan antara kanker payudara dan menyusui adalah perempuan yang memberikan ASI bagi bayinya, memiliki faktor resiko lebih rendah dibanding perempuan yang tidak memberikan ASI bagi bayinya. Namun, ada juga perempuan yang menyusui bayinya terkena kanker payudara. Hal tersebut dapat terjadi karena penyakit kanker merupakan penyakit yang sulit diprediksi.

Selain itu, ada banyak faktor resiko yang dapat memicu terjadinya kanker ini. Sebagai perempuan sebaiknya melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara rutin. Bila merasa terjadi perubahan bentuk, ada benjolan pada payudara, bengkak pada payudara sebagian atau seluruhnya, ada rasa nyeri pada payudara atau puting, puting payudara mengalami retraksi atau masuk ke dalam, keluarnya nanah atau darah dari payudara, dan kelenjar getah bening yang membengkak, itu merupakan tanda-tanda gejala kanker payudara.

Bila ibu menyusui merasa ada benjolan yang aneh pada payudara, sebaiknya ibu memeriksakan diri ke dokter terlebih dahulu. Dan untuk sementara bayi jangan diberi ASI, sampai hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ASI ibu aman untuk bayinya.

Hal-hal Yang Perlu Diketahui Tentang Kanker Payudara Dan Menyusui

Berdasarkan penelitian di Amerika Serikat, bahwa resiko berkurang sampai 59% bagi perempuan yang menyusui, meskipun keluarganya memiliki riwayat kanker payudara. Menyusui dapat mencegah peradangan pada payudara ibu, berdasarkan jurnal ilmiah Archieves of Internal Medicine. Ini adalah salah satu penelitian hubungan antara kanker payudara dan menyusui.

Selain itu, pada jurnal Obstetri dan Ginekologi, resiko penyakit lainnya seperti penyakit jantung berkurang 10%, bila ibu menyusui bayinya lebih dari 12 bulan. Penelitian ini dilakukan oleh peneliti dari Center for Research on Health Care, University of Pittsburgh Menyusui merupakan kewajiban seorang ibu dan merupakan hak bagi bayi. Berdasarkan penelitian tersebut, menyusui tidak hanya baik bagi bayi, namun baik pula bagi ibu.

Kanker Payudara Dan Menyusui

Posted in Uncategorized | Leave a comment