Kanker Payudara Di Usia Muda

Kanker Payudara Di Usia Muda

Kanker Payudara Di Usia Muda

Kanker Payudara Di Usia Muda – Wanita yang lebih muda umumnya tidak menganggap diri mereka  akan terkena risiko kanker payudara dan pada kenyataannya memang hanya di bawah 7% dari semua kasus kanker payudara terjadi pada wanita berusia di bawah 40 tahun. Namun, kanker payudara bisa menyerang pada usia berapa pun, tidak terkecuali anda yang masih berada di usia yang muda (dibawah 40 tahun).

Sebenarnya ada beberapa faktor yang menyebabkan seorang wanita berada di lingkaran dengan resiko tinggi dapat mengembangakan kanker payudara, termasuk :

  • Sebuah riwayat pribadi kanker payudara atau beberapa penyakit payudara non-kanker.
  • Sebuah riwayat keluarga kanker payudara, khususnya pada ibu, anak, atau saudara perempuan Anda.
  • Sejarah terapi radiasi pada dada sebelum Anda berusia 40 tahun.
  • Adanya bukti cacat genetik tertentu ,perempuan yang membawa cacat pada salah satu dari gen ini memiliki risiko lebih besar untuk mengembangkan kanker payudara.

 

Beberapa studi telah menyarankan bahwa penggunaan baru-baru ini (selama 10 tahun terakhir) dari kontrasepsi oral (pil KB) dapat menghasilkan penurunan risiko terhadap perkembangan kanker payudara dibandingkan wanita yang tidak menggunakan kontrasepsi oral (pil KB). Meskipun harus dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mempelajari hasil penelitian sebelumnya agar dapat diketahui apakah adanya hubungan antara penggunaan pil Kb dengan hormon sintetis (estrogen dan progesteron/progestin) yang berperan dalam Kanker Payudara Di Usia Muda. Namun terapi penggantian hormon estrogen dan progestin dengan telah dikaitkan dengan risiko lebih tinggi perkembangan Kanker Payudara Di Usia Muda.

 

Apa yang menyebabkan Kanker Payudara Di Usia Muda ?

Mendiagnosis Kanker Payudara Di Usia Muda (di bawah 40 tahun) lebih sulit, karena jaringan payudara mereka umumnya lebih padat daripada jaringan payudara pada wanita yang di atas usia 40 tahun. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan adanya deteksi dini dengan perubahan yang dirasakan pada payudara anda. Anda juga harus dapat membedakan perubahan kanker payudara pada saat anda sedang menstruasi, gejala PMS atau benjolan abnormal.

Selain itu, Kanker Payudara Di Usia Muda (di bawah 40 tahun) mungkin menjadi agresif karena biasanya wanita muda tidak mempercayai adanya sel kanker yang berkembang di tubuhnya saat masa muda, sehingga pengobatan yang minim dapat mengembangkan pergerakan sel kanker. Wanita yang didiagnosis dengan Kanker Payudara Di Usia Muda lebih mungkin untuk memiliki bermutasi (berubah) ke arah yang perkembangan sel kanker. Penundaan dalam mendiagnosis kanker payudara juga merupakan masalah. Banyak wanita muda yang memiliki resiko terkena Kanker Payudara Di Usia Muda mengabaikan tanda-tanda peringatan, seperti benjolan payudara atau nipple discharge (perubahan pada puting dan sekitar puting) yang tidak biasa, karena mereka percaya bahwa mereka terlalu muda untuk mendapatkan Kanker Payudara Di Usia Muda.

Karena itu, penting untuk melakukan periksa payudara sendiri (SADARI) secara rutin setiap bulan, agar tidak terdiagnosa Kanker Payudara Di Usia Muda apalagi setelah Anda mengetahui berbagai alasannya berikut ini :

  1. Kecuali untuk beberapa jenis kanker kulit, kanker payudara adalah tipe kanker yang paling umum didiagnosis pada wanita berbagai usia termasuk Kanker Payudara Di Usia Muda. Meski faktor risiko kanker payudara yang telah dikonfirmasi adalah jenis kelamin dan usia yang menua.
  2. Wanita dengan usia lebih muda yang didiagnosis kanker payudara, seringkali mengalami kanker yang lebih agresif dan kesempatan untuk bertahan hidup lebih rendah. Fakta ini cukup menjadi alasan pentingnya deteksi dini dan periksa payudara sendiri secara rutin.
  3. Umumnya, mammogram skrining dianjurkan dilakukan pada usia 40 tahun. Sayangnya, tak jarang ini menyebabkan wanita usia lebih muda sulit terdeteksi jika mengidap kanker payudara. Sehingga, akhirnya baru diketahui pada stadium lanjut dan memperkecil kesempatan bertahan hidup.
  4. Karena jaringan payudara tidak setebal saat usia muda. Untuk alasan inilah wanita muda sudah harus memulai pemeriksaan rutin setiap bulan sejak usia 20 tahun, sehingga akan membuat Anda lebih mengenali setiap bagian payudara dan merasakannya. Jadi, saat ada yang berbeda pada bagian payudara, Anda akan lebih mudah mengenali dan mengetahuinya.
  5. Di Amerika, satu dari tujuh wanita berisiko terkena Kanker Payudara Di Usia Muda, dengan menjaga kesehatan payudara dan rutin melakukan pemeriksaan akan menurunkan risiko kanker payudara stadium lanjut.

 

Kanker Payudara Di Usia Muda

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Bahaya Kanker Payudara

Bahaya Kanker Payudara

 

Bahaya Kanker PayudaraBahaya Kanker Payudara – Sangat tinggi tingkat kejadian kanker payudara pada wanita, tingkat kejadian kanker payudara menempati tumor ganas di seluruh tubuh 7-10%. Wanita dalam masa hidupnya kemungkinan mengidap kanker payudara mencapai 10%. Di seluruh dunia setiap tahunnya sekitar 1.200.000 orang mengidap kanker payudara. 400.000 orang meninggal dikarenakan kanker payudara, tingkat kematian setiap tahun meningkat 2-3%, tingkat kejadiannya setiap tahun meningkat 0,2-8%.

 

Bahaya Kanker Payudara

Di bawah ini adalah Bahaya Kanker Payudara diantaranya :

  1. Bahaya Kanker Payudara karena akan mengancam kehidupan dan kesehatan kaum wanita;
  2. Bahaya Kanker Payudara karena memiliki resiko metastase kanker;
  3. Bahaya Kanker Payudara karena memiliki kemungkinan terjadinya kekambuhan kanker;
  4. Bahaya Kanker Payudara karena akan menyebabkan atrofi otot pada lengan dan anggota tubuh bagian atas.

 

Penyebab Kanker Payudara

Faktor-faktor seperti infertilitas, jumlah kelahiran sedikit, usia menopause yang tua, masa pubertas yang dini, riwayat penyakit tumor jinak payudara, riwayat keluarga kanker payudara, oral kontrasepsi, radiasi eksposur sudah dipastikan ada hubungannya dengan kanker payudara.

Penyebab kanker payudara belum dapat sepenuhnya dipastikan, beberapa faktor penyebab yang telah dibuktikan masih menjadi kontroversi. Hormon estrogen sebelum dan sesudah menopause menjadi faktor signifikan merangsang terjadinya kanker payudara. Selain itu faktor genetik, pola makan dan kejiwaan erat sekali kaitannya dengan terjadinya kanker payudara.

 

Gejala Kanker Payudara

Kanker payudara bisa didiagnosa dan dikenali sebelumnya melalui tanda dan gejala kanker payudara diantaranya sebagai berikut :

  1. Satu sisi payudara terasa sedikit nyeri atau satu sisi punggung terasa pegal dan tidak nyaman;   – Bahaya Kanker Payudara
  2. Di bagian payudara diraba terasa ada benjolan sebesar kacang yang tidak menimbulkan rasa sakit;  – Bahaya Kanker Payudara
  3. Kulit pada benjolan tersebut menonjol;  – Bahaya Kanker Payudara
  4. Kulit di bagian dada mencekung atau keriput;
  5. Puting susu menjadi erosi atau asimetris;
  6. Kulit di bagian payudara menjadi tebal dan kasar serta pori-pori membesar;
  7. Puting susu ada cairan (nipple discharge), cairan berdarah.

 

Metode Diagnosa Kanker Payudara

  1. Memeriksakan diri setiap bulan : Setiap wanita harus periksa diri pada hari kelima setelah haid. Caranya adalah tangan disabuni, rabalah daerah payudara dengan jari tengah dan telunjuk searah jarum jam dan aksila dan klavikularis fosa.
  2. Palpasi dokter : Dokter spesialis yang bepengalaman lewat cara palpasi dapat mengetahui ada tidaknya tumor di payudara, dapat menyaring beberapa pasien kanker payudara.
  3. B-Ultrasound : Pemeriksaan B-Ultrasound dapat memastikan jenis dan letak tumor.
  4. Mamografi X-Ray : Dengan Mamografi X-Ray bisa mendapatkan gambar yang jelas, dapat memeriksa palpasi tunas tumor yang kecil yang sulit ditemukan.
  5. Biopsi Sitologi : Pemeriksaan B-Ultrasound dan Mamografi X-Ray dilakukan jika ada tumor atau abses yang tidak dapat dibedakan, kemudian harus melakukan kepastian lesi diagnostik tusuk.

 

Metode Terapi Tradisional Kanker Payudara

  1. Operasi konservasi payudara merupakan metode dengan mengeksisi tumor dan sejumlah kecil jaringan disekitarnya.
  2. Radikal mastektomi merupakan metode dengan mengeksisi seluruh payudara, termasuk atau tidaknya kelenjar getah bening aksila.

 

Metode Perawatan Kanker Payudara

Metode Perawatan Pasca Operasi

  1. Latihan sendi bahu secara kontinyu pasca operasi;
  2. Istirahat yang cukup sesudah keluar dari rumah sakit, berolahraga yang sesuai, seperti jogging dan tai chi;
  3. Jaga pola makan, nutrisi yang tinggi, membiasakan pola hidup yang sehat.

Metode Perawatan Psikologis

  1. Pemeriksaan secara rutin ke rumah sakit;
  2. Jaga suasana hati dan kondisi mental yang baik;
  3. Dukungan dan suasana yang hangat dari pasangan dan keluarga;
  4. Segera memberikan pencerahan dan bujukan.

 

Bahaya Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara – Di jaman modern ini ketika semua hal termasuk makanan bisa didapatkan dengan instan membuat kita menjadi mudah terserang berbagai penyakit termasuk kanker payudara. Oleh karena itu pilihan sepenuhnya ada di tangan kita, kita bisa mengonsumsi jenis makanan dan nutrisi tertentu yang baik bagi kesehatan.

Sebuah laporan dari American Institute of Cancer Research (makanan, nutrisi dan pencegahan kanker) menyebutkan jenis makanan apa saja yang menjadi penyebab kanker payudara dan jenis makanan yang berpotensi menurunkan risiko kanker payudara.

Wanita yang lebih muda umumnya tidak menganggap diri mereka  akan terkena risiko kanker payudara dan pada kenyataannya memang hanya di bawah 7% dari semua kasus kanker payudara terjadi pada wanita berusia di bawah 40 tahun. Namun, kanker payudara bisa menyerang pada usia berapa pun, tidak terkecuali anda yang masih berada di usia yang muda (dibawah 40 tahun). – Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Sebenarnya ada beberapa faktor yang menyebabkan seorang wanita berada di lingkaran dengan resiko tinggi dapat mengembangkan kanker payudara, termasuk :

  • Sebuah riwayat pribadi kanker payudara atau beberapa penyakit payudara non-kanker.  – Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara
  • Sebuah riwayat keluarga kanker payudara, khususnya pada ibu, anak, atau saudara perempuan Anda.  – Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara
  • Sejarah terapi radiasi pada dada sebelum anda berusia 40 tahun.
  • Adanya bukti cacat genetik tertentu, perempuan yang membawa cacat pada salah satu dari gen ini memiliki risiko lebih besar untuk mengembangkan kanker payudara.

Para ahli dibidang pencernaan menjelaskan bahwa makanan sehat adalah obat paling ampuh dalam menyembuhkan penyakit. Begitu pula sebaliknya, makanan tidak sehat adalah sumber utama penyakit yang wajib dihindari.

Dengan mengetahui jenis makanan tersebut maka diharapkan para wanita dapat mengubah pola makan menjadi sehat dan hanya mengonsumsi makanan yang disarankan. Berikut ini kesimpulan American Institute of Cancer Research perihal Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara :

 

  1. Perbanyak makan buah dan sayur

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara yang pertama yaitu memakan buah-buahan tertentu disebut dapat mengobati kanker payudara. Terutama buah-buahan yang memiliki banyak zat antioksidan, fitokimia, dan tinggi serat. Sama halnya dengan buah, sayur-sayuran juga memiliki zat anti oksidan yang mampu menyerang sel-sel kanker dalam tubuh. Selain itu juga bisa menjadi antibodi untuk tubuh kita yang bisa melindungi tubuh kita dari ancaman virus-virus sel kanker.

  1. Menjaga konsumsi lemak

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara yang kedua yaitu menjaga konsumsi lemak. Para peneliti masih mencari tahu apa dan berapa jumlah lemak serta jenis lemak dalam makanan kita yang meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Penelitian menunjukkan bahwa lemak tak jenuh tunggal seperti minyak zaitun dan kanola tidak membawa dan menimbulkan efek kanker.

  1. Kurangi konsumsi minuman beralkohol

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara berikutnya jika Anda sering mengonsumsi alkohol, maka mulai sekarang coba untuk mengurangi konsumsi minuman beralkohol atau lebih baik lagi untuk berhenti mulai sekarang. Karena setidaknya 50 penelitian menunjukkan bahwa alkohol memiliki peran meningkatkan risiko kanker payudara.

  1. Menjaga berat badan

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara selanjutnya menjaga berat badan. Sebuah penelitian Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudaradi Harvard University menunjukkan bahwa wanita yang mengalami pertambahan berat badan sebanyak 44 sampai 55 pound (20kg) setelah umur 18 tahun memiliki risiko 2 kali lipat terkena kanker payudara saat memasuki masa menopause, dibandingkan dengan wanita yang hanya bertambah beberapa kilogram saja.

  1. Berolahraga minimal 4 jam seminggu

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara yang terakhir berolahraga minimal 4 jam seminggu. Beberapa studi telah menemukan penurunan risiko kanker payudara di kalangan wanita yang berolahraga secara teratur saat usia masih remaja.

 

 

 

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diagnosa Kanker Payudara

Diagnosa Kanker Payudara

Diagnosa Kanker Payudara

Diagnosa Kanker Payudara – Wanita umumnya didiagnosa menderita kanker payudara setelah melakukan skrining kanker payudara rutin, atau setelah mendeteksi tanda-tanda dan gejala tertentu dan memeriksakan diri ke Dokter.

Jika seorang wanita mendeteksi tanda-tanda kanker payudara dan gejala seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dia harus berbicara dengan dokter segera. Dokter, seringkali dokter umum, pada awalnya akan melakukan pemeriksaan fisik, dan kemudian merujuk pasien ke dokter spesialis jika menurutnya pemeriksaan lebih lanjut diperlukan.

Dokter akan memeriksa kedua payudara pasien, mencari benjolan dan kelainan lainnya yang mungkin, seperti puting terbalik, pengelupasan puting, atau perubahan bentuk payudara. Pasien akan diminta untuk duduk/berdiri dengan tangan di posisi yang berbeda, seperti di atas kepalanya dan kedua sisi tubuhnya. Di bawah ini adalah contoh tes dan prosedur untuk Diagnosa Kanker Payudara:

 

  1. X-ray (mammogram)

Diagnosa Kanker Payudara yang pertama yaitu dengan X-ray atau mammogram. Skrining kanker payudara telah menjadi topik yang kontroversial selama beberapa tahun terakhir. Para ahli, organisasi profesi, dan kelompok pasien saat ini tidak menemui kesepakatan mengenai kapan saat skrining mamografi harus mulai dan seberapa sering harus dilakukan beberapa mengatakan skrining rutin harus dimulai ketika seorang wanita berusia 40 tahun, yang lain bersikeras pada 50 tahun sebagai usia terbaik, dan beberapa percaya bahwa hanya kelompok risiko tinggi harus melakukan skrining rutin.

Dalam Laporan Khusus jurnal The Lancet, sebuah panel ahli menjelaskan bahwa skrining kanker payudara tidak mengurangi risiko kematian akibat penyakit tersebut. Namun, mereka menambahkan bahwa hal itu juga menciptakan lebih banyak kasus hasil positif palsu, dimana perempuan akhirnya harus menjalani Diagnosa Kanker Payudara dengan biopsi yang tidak perlu dan tumor yang tidak berbahaya diangkat melalui pembedahan.

Studi lain, yang dilakukan oleh para ilmuwan di The Dartmouth Institute for Healthy Policy & Clinical Practice di Lebanon, NH, dan dilaporkan dalam New England Journal of Medicine, menemukan bahwa Diagnosa Kanker Payudara dengan mammogram tidak mengurangi angka kematian kanker payudara. – Diagnosa Kanker Payudara

Sebuah tim dari University of Copenhagen melaporkan bahwa wanita yang memiliki hasil mammogram positif palsu mungkin menderita stres jangka panjang dan kecemasan, dalam beberapa kasus, ini bisa bertahan hingga tiga tahun. Mereka menerbitkan temuan mereka dalam Annals of Family Medicine. – Diagnosa Kanker Payudara

 

  1. Mammogram 2D Dikombinasikan dengan Mammogram 3D

Peneliti dari University of Sydney School of Public Health, Australia, melaporkan dalam The Lancet Oncology bahwa Diagnosa Kanker Payudara dengan mammogram 3D, bila digunakan dalam kolaborasi dengan mammogram 2D biasa, diketahui menurunkan kejadian positif palsu. Para peneliti menskrining 7.292 wanita dewasa, dengan usia rata-rata 58 tahun. Skrining awal mereka dilakukan dengan menggunakan mammogram 2D, dan kemudian mereka menjalani kombinasi Diagnosa Kanker Payudara antara mammogram 2D dan 3D.

Profesor Nehmat Houssami dan tim menemukan 57 kanker pada 59 pasien. 66% dari kanker terdeteksi di keduanya, 2D dan gabungan screening 2D/3D. Namun, 33% dari kasus tersebut hanya terdeteksi menggunakan kombinasi 2D ditambah 3D. Tim juga menemukan bahwa screening 2D ditambah kombinasi 3D dikaitkan dengan jumlah positif palsu yang jauh lebih rendah. Bila menggunakan hanya pemeriksaan 2D ada 141 positif palsu, dibandingkan dengan 73 positif palsu bila menggunakan kombinasi 2D ditambah 3D.

Meskipun kontroversial, skrining Diagnosa Kanker Payudara mamografi adalah satu-satunya strategi deteksi dini di tingkat populasi yang telah terbukti mengurangi angka kematian kanker payudara dalam percobaan acak. Terlepas perdebatannya, upaya-upaya harus dilakukan untuk menyelidiki metode yang dapat meningkatkan kualitas dan potensi manfaat dari skrining mamografi. – Diagnosa Kanker Payudara

 

  1. Beasts USG

Jenis Diagnosa Kanker Payudara dengan scan ini dapat membantu dokter memutuskan apakah benjolan atau kelainan yang ada merupakan massa padat atau kista berisi cairan.

 

  1. Biopsi

Contoh jaringan dari suatu kelainan, seperti benjolan, diambil dan dikirim ke laboratorium untuk analisis. Jika sel-sel kanker ditemukan, laboratorium juga akan menentukan jenis kanker payudara tersebut, dan keganasannya (agresivitas). Para ilmuwan dari Technical University of Munich menemukan bahwa untuk Diagnosa Kanker Payudara yang akurat, beberapa situs tumor perlu diambil.

 

  1. MRI (Magnetic Resonance Imaging) Payudara

Pewarna akan disuntikkan ke pasien. Jenis Diagnosa Kanker Payudara dengan scan ini membantu dokter menentukan sejauh mana penyebaran kanker (stadium). Peneliti dari University of California di San Francisco menemukan bahwa MRI memberikan indikasi respon tumor payudara yang berguna untuk kemoterapi pra-operasi jauh lebih awal daripada melalui pemeriksaan klinis. Stadium menggambarkan sejauh mana penyebaran kanker dalam tubuh pasien dan didasarkan pada apakah invasif atau non-invasif, seberapa besar tumor, apakah kelenjar getah bening terlibat dan berapa banyak, dan apakah telah terjadi metastasis (menyebar ke bagian lain dari tubuh).

 

Stadium kanker merupakan faktor penting dalam menentukan pilihan pengobatan yang direkomendasikan, dan dalam menentukan prognosis pasien. Stadium dilakukan setelah Diagnosa Kanker Payudara. Untuk menentukan stadium, dokter akan melakukan beberapa Diagnosa Kanker Payudara yang berbeda, termasuk tes darah, mammogram, sinar-X dada, scan tulang, CT scan, atau PET scan.

 

 

Diagnosa Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Payudara Stadium 2

Penyebab Kanker Payudara Stadium 2

Penyebab Kanker Payudara Stadium 2Penyebab Kanker Payudara Stadium 2 – Pada kanker payudara stadium 2 sel-sel kanker sudah semakin berkembang dan semakin tumbuh menjadi besar. Pada tahap stadium dua ini harus segera diobati. Apabila pada tahap stadium dua tidak segera diobati, maka sel-sel kanker ini akan semakin berkembang menjadi kanker stadium 3. Kemungkinan sembuh pada kanker payudara stadium 2 sekitar 30% sampai 40%. Penyebab Kanker Payudara Stadium 2 tidak berbeda jauh dengan penyebab kanker stadium 1. Berikut ini beberapa diantaranya :

 

  1. Konsumsi rokok

Penyebab Kanker Payudara Stadium 2 akibat konsumsi rokok. Mengapa demikian? Karena rokok mengandung racun yang terdapat di dalam batang tubuh rokok maupun isinya. Seperti aseton yang merupakan bahan kimia yang terdapat pada penghilang cat kuku. Rokok juga memiliki kandungan aseton. Berbahaya jika zat aseton masuk melewati saluran udara serta bersemayam di paru-paru dan menjadi faktor Penyebab Kanker Payudara Stadium 2.

  1. Konsumsi minuman dan makanan mengandung alkohol

Penyebab Kanker Payudara Stadium 2 berikutnya yaitu mengonsumsi makanan dan minuman beralkohol. Alasannya yaitu karena produk metabolisme yang berada didalam alkohol yaitu asetaldehid. Asetaldehid dapat menyebabkan kerusakan DNA dan sel-sel dalam tubuh tidak mau melakukan perbaikan dari kerusakan tersebut. Asetaldehid juga memicu pertumbuhan sel hati melebih normalnya, dan sel-sel yang baru ini mengalami mutasi pada gen-gennya sehingga menjadi kanker.

  1. Makan makanan yang mengandung zat aditif

Penyebab Kanker Payudara Stadium 2 yang selanjutnya yaitu makanan yang mengandung zat aditif. Awalnya zat aditif dibuat dari bahan tumbuh-tumbuhan yang disebut zat aditif alami. BPT yang dibuat dari tumbuh-tumbuhan ini relatif aman Penyebab Kanker Payudara Stadium 2untuk dikonsumsi karena tidak memiliki pengaruh negatif yang berbahaya bagi kesehatan. Namun, seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan bertambahnya kebutuhan akan pangan, ketersediaan zat aditif alami yang terbatas tidak mampu mencukupi kebutuhan manusia. Itu sebabnya, industri-industri yang memproduksi makanan, banyak memanfaatkan zat aditif sintetis yang dibuat dari zat-zat kimia. Karena dibuat dari bahan kimia, tentu saja menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan.

  1. Kurang aktivitas olahraga

Kurang aktivitas olahraga juga merupakan salah satu Penyebab Kanker Payudara Stadium 2. Studi dari University of Southern California, Los Angeles menunjukan bahwa olahraga bisa mencegah kanker payudara pada wanita. Olahraga membantu mengurangi berat badan, membantu proses perubahan metabolisme dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, yang berguna untuk mengurangi risiko tumbuhnya sel kanker.

  1. Memiliki berat badan yang sangat berlebih (obesitas)

Berdasarkan data penelitian tersebut, satu dari delapan wanita di Inggris menderita kanker payudara. Penyebab Kanker Payudara Stadium 2 masalah tersebut bersifat sensitif pada hormon, atau dengan kata lain pertumbuhan kanker tersebut memperoleh “bahan bakar” dari hormon estrogen. Tumpukan lemak di dalam tubuh akan meningkat, antara lain kehamilan, penggunaan pil kontrasepsi, dan menopause. Studi yang dipublikasikan di British Journal of Cancer itu menyebutkan bahwa obesitas harus diletakkan di urutan pertama sebagai Penyebab Kanker Payudara Stadium 2, karena faktor gaya hidup masig menjadi sesuatu yang sulit dikontrol.

  1. Kurang minum air putih yang higienis

Penyebab Kanker Payudara Stadium 2 yang terakhir yaitu karena kurang minum air putih higienis. Air tak hanya tercemar kuman, bakteri maupun virus, tapi juga bahan kimia berbahaya. Bakteri kalau air direbus sampai mendidih mungkin mati, tapi logam berat tidak. Karena itu menghimbau masyarakat untuk konsumsi air yang benar-benar higienis, yaitu tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna, dan tidak berbakteri.

Dalam kesempatan yang sama, pendiri Indonesia Water Institute mengungkapkan, saat ini hanya 29% masyarakat Indonesia yang dapat mengakses air bersih melalui perpipaan. Angka tersebut sangat jauh dari target pemerintah tahun 2019, yakni sebesar 60%.

 

 

Penyebab Kanker Payudara Stadium 2

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Payudara Stadium 1

Penyebab Kanker Payudara Stadium 1

Penyebab Kanker Payudara Stadium 1Penyebab Kanker Payudara Stadium 1 – Kanker payudara (Carcinoma mammae) adalah sel kanker yang menyerang jaringan-jaringan payudara. Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya dan mematikan. Biasanya kanker payudara menyerang wanita, dengan gejala yang diam-diam terjadi pada tubuh tanpa disadari. Tingkat keganasan kanker payudara di bagi menjadi stadium kanker payudara. Ada beberapa Penyebab Kanker Payudara Stadium 1 seperti berikut ini :

 

  1. Obesitas

Penyebab Kanker Payudara Stadium 1 yang pertama yaitu obesitas. Obesitas merupakan kondisi dimana kita memiliki berat badan yang sangat berlebih. Obesitas ini membuat kita susah beraktivitas dan badan akan terasa berat. Penderita obesitas memang sangat rentang terhadap banyak penyakit, salah satunya adalah penyakit kanker payudara.

  1. Kandungan lemak

Lemak yang berlebih dalam tubuh kita juga dapat menimbulkan masalah. Kandungan lemak dalam tubuh kita menjadi salah satu Penyebab Kanker Payudara Stadium 1. Lemak berlebih pada tubuh yang semakin lama semakin menumpuk bisa saja menumpuk di bagian kelenjar payudara, yang selanjutnya dapat menimbulkan kanker payudara. Menurut Willet, dalam studinya menyatakan bahwa kandungan lemak berhubungan dengan risiko kanker payudara pada wanita umur 34 tahun sampai 59 tahun.

  1. Faktor genetika

Untuk para wanita yang memiliki keluargaPenyebab Kanker Payudara Stadium 1 penderita kanker payudara maka, ia juga memiliki faktor Penyebab Kanker Payudara Stadium 1 lebih tinggi dibandingkan dengan wanita lainnya. Sebuah studi menyatakan bahwa penyakit kanker payudara mempunyai keterkaitan atau hubungan dengan gen tertentu. Bila seseorang berusia 50 tahun terdapat BRCA 1 (suatu gen penurun kanker payudara) maka kemungkinan ia terkena kanker payudara adalah sebesar 60%. Sedangkan pada usia 70 tahun kemungkinan terkena kanker payudara adalah sebesar 85%, dan 60% wanita terkena kanker payudara adalah usia 60 tahun. Serta pada usia 75 tahun adalah usia yang sangat rentang terkena kanker payudara.

  1. Radiasi ionisasi

Penyebab Kanker Payudara Stadium 1 selanjutnya yaitu radiasi ionisasi. Radiasi ionisasi merupakan gelombang elektromagnetik dari suatu benda yang kemudian dapat diserap oleh benda lain. Gelombang elektromagnetik itu sendiri berupa gelombang radio, cahaya inframerah, cahaya tampak, sinar ultra violet, dan X-ray. Radiasi ionisasi ini juga dapat diserap oleh tubuh manusia dan mengganggu sistem biologi pada tubuh kita. Salah satu gangguan biologi yang ditimbulkan adalah penyakit kanker payudara. Hal ini seperti radiasi hp yang menyebabkan kanker otak.

  1. Penyakit fibrokistik

Penyebab Kanker Payudara Stadium 1 juga terjadi akibat penyakit fibrokistik. Penyakit fibrokistik adalah perubahan bentuk payudara yang ditandai dengan adanya benjolan tumor lunak dan jinak pada payudara. Benjolan inilah yang dapat berubah menjadi kanker payudara bisa tidak segera diobati.

  1. Faktor reproduksi

Faktor reproduksi yang menjadi Penyebab Kanker Payudara Stadium 1 seperti nuliparitas, menarche pada umur muda, menopause pada umur lebih tua, dan kehamilan pertama pada umur tua. Semakin bertambahnya umur, maka semakin bertambah juga risiko terkena kanker payudara. Rentang Waktu antara haid pertama dengan umur saat kehamilan pertama merupakan Window of Initiation perkembangan kanker payudara. Pada saat itu secara anatomi dan fungsional, payudara akan mengalami perubahan dan rentan terkena kanker payudara.

  1. Penggunaan hormon

Hormon yang mempunyai risiko dengan penyakit kanker payudara adalah horman estrogen. Harvard School of Public Health melaporkan bahwa para pengguna terapi estrogen replacement terdapat peningkatan kanker payudara. Suatu analisa juga menyatakan bahwa wanita yang menggunakan obat kontrasepsi oral memiliki Penyebab Kanker Payudara Stadium 1 pada usia menopause.

  1. Konsumsi makanan tidak sehat

Penyebab Kanker Payudara Stadium 1 yang terakhir yaitu konsumsi makanan tidak sehat. Makanan yang berkembang pada zaman sekarang sangatlah bervariasi. Makanan yang berwarna cerah biasanya sangat diminati dan menggoda selera. Tetapi, kita harus waspada terhadap makanan yang ada pada saat ini. Makanan yang mengandung zat berbahaya seperti boraks dan pewarna tekstil dapat menimbulkan penyakit kanker payudara, termasuk jenis kanker lainnya.

 

Penyebab Kanker Payudara Stadium 1

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Kanker Payudara Stadium 4

Gejala Kanker Payudara Stadium 4

Gejala Kanker Payudara Stadium 4

Secara garis besar, kanker payudara dikategorikan ke dalam empat tahapan, yaitu:

  • Stadium 1: merupakan tahap paling awal dari kanker payudara. Diameter tumor pada tahap ini biasanya tidak melebihi dua centimeter. Tumor-tumor kecil berkelompok mungkin ditemukan pada kelenjar getah bening.
  • Stadium 2: proses penyebaran kanker dimulai di tahap ini. Kanker mungkin tampak di beberapa kelenjar getah bening, dan tumor dalam payudara akan membesar namun tidak melebihi lima centimeter.
  • Stadium 3: dokter mengklasifikasikan tahapan ini sebagai stadium lanjut, di mana penyebaran sel kanker sudah memengaruhi hampir keseluruhan kelenjar getah bening dan jaringan dada. Di tahap ini kanker terkadang menjalar ke jaringan kulit dada, menyebabkan peradangan dan luka.
  • Stadium 4: kanker telah menyebar ke seluruh tubuh.

 

Kanker payudara stadium 4 digolongkan sebagai stadium terparah yang membutuhkan terapi intensif dan berkelanjutan. Berikut ini adalah Gejala Kanker Payudara Stadium 4 yang paling umum, diantaranya :

 

  1. Benjolan di payudara nampak jelas

Gejala Kanker Payudara Stadium 4 yang pertama yaitu benjolan di payudara yang jelas. Benjolan tumor payudara pada tahapan awal kanker sangat jarang bisa dilihat atau dirasakan. Untuk mendeteksi adanya benjolan dan tanda-tanda kanker sejak dini, dokter akan melakukan pemindaian gambar dengan mammogram.

Di setiap kasus stadium 4, benjolan akan tampak kasat mata atau jelas dan dapat dirasakan. Benjolan tumor biasanya terdapat di bawah ketiak atau sekitarnya. Dokter biasanya akan merekomendasikan Anda untuk menjalani operasi pengangkatan tumor. Pasien juga dapat merasakan perubahan yang terjadi pada payudara mereka, seperti pembengkakan payudara dan daerah sekitarnya.

 

  1. Perubahan kulit

Kanker payudara dapat memengaruhi penampilan kulit. Umumnya, penampakan abnormal terjadi di kulit sekitar puting dan adanya kehadiran tumor-tumor kecil dalam payudara. Perubahan tidak hanya terjadi pada struktur dan penampilan, namun kulit juga akan terasa gatal atau kesemutan, terlihat memerah dan menebal. Beberapa pasien melaporkan kulit di daerah payudara mereka mengering dan pecah-pecah.

Peradangan akibat kanker juga dapat memengaruhi kulit. Sel kanker akan menutup jalur getah bening dan menyebabkan kemerahan, pembengkakan, dan kulit mencekung ke dalam. Semua Gejala Kanker Payudara Stadium 4 mengalami peradangan kulit yang serupa dengan stadium sebelumnya. Pada beberapa kasus tertentu, penebalan payudara dan warna kemerahan di kulit menunjukkan tanda-tanda awal kanker.

 

  1. Keluarnya cairan dari puting tanpa sebab

Cairan yang keluar dari puting secara tiba-tiba adalah gejala yang umum ditemukan di semua tahapan kanker payudara. Cairan yang menetes keluar bisa berwarna kuning seperti nanah, darah, atau seperti air biasa. Ini juga merupakan Gejala Kanker Payudara Stadium 4.

 

  1. Pembengkakan

Pada tahap awal kanker, walau ukuran dan penampilan payudara terlihat normal, namun sel kanker sedang tumbuh dan berkembang di dalamnya. Di tahapan lanjutan, pasien mungkin akan mulai menyadari adanya pembengkakan di area payudara dan di bawah ketiak, di mana kelenjar getah bening berada. Pembengkakan akan mulai terasa sangat jelas dan menyakitkan di stadium 4. – Gejala Kanker Payudara Stadium 4

 

  1. Rasa sakit dan tidak nyaman

Gejala Kanker Payudara Stadium 4 yang berikutnya yaitu rasa sakit dan tidak nyaman. Seiring pertumbuhan kanker, pasien akan merasakan sakit dan tidak nyaman di area payudara mereka. Apalagi jika sel kanker menyebabkan peradangan kemerahan, atau jika iritasi kulit terjadi. Tumor berukuran besar juga menyebabkan sakit dan tekanan yang tidak nyaman pada payudara. Rasa sakit di kulit mungkin juga diakibatkan oleh luka bakar akibat terapi radiasi. – Gejala Kanker Payudara Stadium 4

 

  1. Kelelahan

Kelelahan merupakan Gejala Kanker Payudara Stadium 4 yang paling sering dilaporkan muncul pada pasien kanker payudara. Kelelahan melanda setidaknya seperempat populasi pasien selama terapi berlangsung, lainnya merasakan kelelahan setelah usai menjalani terapi. Pada stadium 4, kelelahan akan menjadi semakin tak tertahankan dan sulit untuk ditangani. – Gejala Kanker Payudara Stadium 4

 

  1. Insomnia

Beberapa pasien melaporkan menopause sebagai hasil terapi kanker payudara, dan mengalami “kepanasan” (hot flashes) yang membuat mereka sulit tidur nyenyak di malam hari. Gejala Kanker Payudara Stadium 4 dapat menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman yang mengganggu tidur.

Kehadiran insomnia pada pasien kanker payudara seringkali luput untuk untuk ditangani. Para ahli merekomendasikan pasien untuk menjalankan terapi kognitif dan perubahan gaya hidup daripada mengharuskan mereka untuk mengonsumsi pil tidur untuk membantu memperbaiki pola tidur mereka.

 

  1. Kram perut, hilang nafsu makan, penurunan berat badan

Kanker dan juga terapi penyembuhannya dapat menyebabkan mual, Gejala Kanker Payudara Stadium 4muntah, diare, dan sembelit. Obat-obatan, stress akibat penyakit, dan insomnia juga dapat mengganggu sistem pencernaan. Akan semakin sulit untuk mematuhi pola makan sehat saat Gejala Kanker Payudara Stadium 4 ini mulai terlihat, yang memerangkap pasien dalam sebuah lingkaran setan. Pasien akan menghindari makanan tertentu yang diketahui menyebabkan sakit perut, akibatnya sistem pencernaan mengeluhkan kekurangan serat dan nutrisi untuk dapat bekerja dengan baik. Munculah sembelit.

Seiring waktu, pasien akan kehilangan nafsu makan dan kesulitan untuk mencerna makanan yang mereka perlukan. Penurunan berat badan akan sangat drastis terlihat dan menyebabkan malnutrisi.

 

  1. Napas terengah-engah

Sesak dada, sulit untuk menarik napas dalam-dalam, dan kesulitan bernapas mungkin dapat terjadi pada kanker stadium 4. Terkadang, Gejala Kanker Payudara Stadium 4 ini mengindikasikan bahwa kanker telah menjalar hingga paru-paru. Kemoterapi dan terapi radiasi adalah salah satu faktor risiko dari Gejala Kanker Payudara Stadium 4 ini. Kesulitan bernapas di tahap ini akan diikuti oleh batuk kering kronis.

 

  1. Gejala Kanker Payudara Stadium 4 lain yang berkaitan dengan penyebaran kanker

Penyebaran kanker dapat memunculkan beberapa gejala yang dapat terdeteksi.

  • Tulang: Saat kanker menyebar, sel tersebut akan merusak fisiologis tulang, menyebabkan rasa ngilu dan meningkatnya risiko keretakan tulang. Gejala Kanker Payudara Stadium 4 pada tulang biasanya ditemukan di pinggul, tulang belakang, lengan, kaki, rusuk, atau tengkorak kepala. Rasa sakit dan tidak nyaman pada tulang juga akan menyulitkan pasien untuk berjalan.
  • Paru-paru: sel kanker yang memengaruhi paru-paru dapat menyebabkan kesulitan bernapas dan batuk kronis.
  • Hati: kanker hati mungkin tidak akan memunculkan Gejala Kanker Payudara Stadium 4 selama beberapa waktu. Namun pada stadium akhir, pasien akan mengalami sakit kuning, demam, dan penurunan berat badan secara signifikan.

 

Ketahuilah Gejala Kanker Payudara Stadium 4 sejak dari sekarang, karena gejala kanker payudara akan sangat nampak jelas ketika memasuki stadium 4 atau akhir. Faktor resiko kanker payudara yang dimiliki oleh seseorang memungkinkan dapat menjadi kanker payudara jika tidak mengetahuinya dari awal. Semoga ulasan mengenai Gejala Kanker Payudara Stadium 4 diatas bermanfaat..

 

Gejala Kanker Payudara Stadium 4

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Stadium 4

Kanker Payudara Stadium 4

Kanker Payudara Stadium 4

Kanker Payudara Stadium 4 merupakan fase dimana sel kanker sudah sangat parah dan sangat ganas. Kemungkinan untuk penyembuhan secara total bagi pasien pun sangat kecil. Tetapi, tentu saja pasien harus tetap berusaha dan optimis untuk menyembuhkan kanker payudara tersebut.

 

Kondisi Kanker Payudara Stadium 4

Pada Kanker Payudara Stadium 4 sel kanker mengalami fase metastasis, yaitu penyebaran sel kanker ke jaringan tubuhnya yang semakin luas. Penyebaran sel kanker akan menjalar ke kelenjar getah bening dan yang lebih berbahaya lagi sel kanker tersebut dapat menjalar ke tulang, otak, paru-paru dan hati. Bila sel kanker sudah sangat menyebar, maka bisa saja akan timbul komplikasi penyakit lainnya.

Sejauh ini, pengobatan Kanker Payudara Stadium 4 belum tersedia obat yang spesifik untuk penyakit ini. Namun dengan menyusutnya kanker, pengobatan dapat memperlambat penyakit, membantu membuat pasien merasa lebih baik, dan membiarkan hidup lebih lama. Walaupun pasien dengan Kanker Payudara Stadium 4 dapat hidup bertahun-tahun, namun bisa mengancam jiwa setiap saat.

 

Ciri-ciri Kanker Payudara Stadium 4

Ciri-ciri Kanker Payudara Stadium 4 merupakan kelanjutan stadium 3. Hal ini dapat terlihat dari gejala kanker payudara seperti berikut :

  • Terdapat borok pada payudara yang sangat besar.
  • Rasa nyeri yang sudah sangat terasa sakit.
  • Payudara mengeluarkan darah dan bernanah.
  • Benjolan sudah besar dan bahkan tidak diketahui ukuran pastinya.
  • Mengeluarkan bau yang tidak sedap.
  • Terasa perih dan panas yang sangat mengganggu.
  • Berat badan yang menurun secara cepat
  • Terjadi komplikasi penyakit lainnya

 

Pengobatan Kanker Payudara Stadium 4

Ada banyak jenis Kanker Payudara Stadium 4, ada banyak jenis pilihan pengobatan. Namun tidak setiap pengobatan akan sama diberikan untuk setiap pasien. Disini beberapa daftar pilihan pengobatan Kanker Payudara Stadium 4 yang tersedia yaitu :

  1. Kemoterapi

Pengobatan dengan obat anti kanker, sering menjadi pilihan utama untuk tahap Kanker Payudara Stadium 4. Hal ini dapat memperlambat pertumbuhan kanker. Kemoterapi sering digunakan dalam kombinasi dengan terapi hormon atau imunoterapi. Kemoterapi biasanya akan menimbulkan efek samping seperti kebotakan, turun berat badan, dan mual-mual.

  1. Terapi Hormonal

Kanker Payudara Stadium 4Terapi hormon dapat membantu wanita dengan kanker yang memerlukan hormon untuk tumbuh. Tamoxifen telah digunakan untuk memblokir efek estrogen selama beberapa dekade. Obat-obat baru, seperti inhibitor aromatase Arimidex, Aromasin, dan Femara, juga efektif pada wanita pasca menopause. Obat-obatan ini akan mengurangi jumlah estrogen tubuh dengan memotong pasokan estrogen dan dapat memperlambat pertumbuhan kanker.

Bagi wanita yang belum mencapai masa menopause, dapat mempertimbangkan untuk pengangkatan indung telur untuk menghentikan produksi hormon. Untuk mengendalikan pertumbuhan kanker atau melalui pengobatan dengan efek yang sama.

  1. Terapi Biologi

Pada sekitar 25% dari wanita dengan kanker payudara, kelebihan protein yang dikenal sebagai HER2 membuat kanker menyebar dengan cepat. Herceptin adalah obat yang telah disetujui untuk mengobati wanita dengan kanker payudara metastatik yang positif mengalami HER2. Protein ini dari membuat sel kanker tumbuh, namun juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memberikan kekuatan untuk melawan kanker itu sendiri.

  1. Uji klinis

Uji klinis adalah studi penelitian dengan menggunakan obat baru atau kombinasi baru obat-obatan, yang telah disetujui untuk digunakan dalam penelitian manusia. Ujian dilakukan ketika para peneliti, mempercayai bahwa pengobatan tersebut memiliki potensi untuk menjadi lebih baik, daripada pengobatan standar saat ini.

Meskipun pikiran menakutkan tentang menjadi bagian dari studi penelitian, namun penting untuk diingat bahwa masing-masing dari perawatan standar saat ini pernah menjadi bagian dari percobaan klinis ini.

  1. Operasi dan Radiasi

Tindakan pembedahan (operasi) sudah tidak mungkin dihindari oleh pasien. Sel kanker yang semakin menyebar harus segera di bersihkan dan angkat. Biasanya pada stadium 4, payudara akan diangkat semuanya. Metode operasi dan radiasi ini digunakan dalam beberapa kasus. Perawatan ini dapat membantu mengobati rasa sakit dan gejala lain di daerah di mana kanker telah menyebar.

Kanker payudara memang sangat mengerikan, terlebih lagi apa bila kanker tersebut sudah memasuki Kanker Payudara Stadium 4. Sebaiknya apabila anda menyadari bahwa diri anda terkena penyakit kanker payudara segeralah lakukan tidakan pengobatan untuk mencegah penyakit tersebut semakin berkembang dan menjadi Kanker Payudara Stadium 4.

 

Pencegahan Kanker Payudara Stadium 4

Tindakan pencegahan penyakit Kanker Payudara Stadium 4 ini sebaiknya dilakukan jauh sebelum kanker payudara berada pada stadium 4 ini. Termasuk ketika penyakit kanker payudara ini baru berada pada stadium 1, 2 dan 3. Berikut ini beberapa tindakan pencegahan kanker yang bisa dilakukan :

  • Rajin berolahraga
  • Menjadi berat badan
  • Tidak makan makanan yang mengandung zat berbahaya
  • Tidak merokok
  • Tidak makan dan minuman yang mengandung alkohol
  • Banyak minum air putih yang higienis
  • Makan buah dan sayuran secara rutin
  • Periksakan segera bila terdapat benjolan di payudara atau sekitar bawah ketiak

 

Memang tidak mudah menerima kondisi ketika kanker payudara ini, telah berada pada fase yang sangat parah. Namun, setiap usaha pasti akan mendatangkan hasil meskipun sekecil apapun.

 

Kanker Payudara Stadium 4

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Makanan untuk Melawan Kanker Payudara

Makanan untuk Melawan Kanker Payudara

Makanan untuk Melawan Kanker Payudara

Makanan untuk Melawan Kanker Payudara – Kanker payudara adalah jenis kanker kedua yang paling sering didiagnosis pada kalangan wanita. Penyakit ini terus meningkat, dan telah mengambil banyak nyawa sudah sejak bertahun-tahun. Sebagian besar wanita menyerah terhadap penyakit, tetapi keberanian Angelina Jolie melakukan mastektomi ganda telah mendorong banyak wanita untuk melawan kanker payudara dan mengatasinya.

Ada beberapa obat yang dapat membantu untuk melawan kanker payudara, namun juga perlu untuk menjaga diet yang baik dan sehat untuk membunuh sel kanker dalam tubuh . Makanan seperti sayuran berdaun hijau, biji rami, delima, bawang putih, salmon, kacang Brasil, brokoli dan kubis dapat mencegah kanker payudara .

Tetapi jika sudah terdiagnosis, seseorang perlu menyertakan Makanan untuk Melawan Kanker Payudara. Selain dengan jalan menambahkan Makanan untuk Melawan Kanker Payudara, penderita juga harus mengikuti gaya hidup sehat. Seperti berhenti merokok, minuman beralkohol, serta menjalankan latihan secara teratur dan tetap bahagia.

Berikut ini Makanan untuk Melawan Kanker Payudara :

 

  • Brokoli hijau

Makanan untuk Melawan Kanker Payudara yang satu ini sangat sehat untuk wanita. Mengandung senyawa antioksidan Sulforaphane (senyawa melawan kanker payudara), yang dapat mencegah pertumbuhan sel kanker payudara.

 

  • Delima

Buah berwarna merah ini tidak hanya akan mencegah, tetapi juga dapat menjadi Makanan untuk Melawan Kanker Payudara. Untuk melindungi diri atau melawan kanker payudara, Anda harus menyertakan buah delima ini ke dalam diet Anda. Delima mengandung polifenol yang memiliki sifat untuk melawan kanker payudara.

 

  • Sayuran berdaun hijau tua

Bayam, lobak dan beberapa sayuran berdaun Makanan untuk Melawan Kanker Payudarahijau tua merupakan Makanan untuk Melawan Kanker Payudara karena kaya akan folat, vitamin B dan serat yang dapat mengurangi kelebihan produksi estrogen, dan mengurangi sel-sel kanker payudara. Jika Anda suka kadang-kadang minum alkohol, pastikan makan-makanan yang sehat yang dapat mengurangi efek karsinogenik dari alkohol.

 

  • Biji-bijian

Biji-bijian kaya serat, antioksidan dan vitamin. Sertakan Makanan untuk Melawan Kanker Payudara ini dalam diet harian Anda. Serat dalam biji-bijian mencegah estrogen dengan menyerapnya dalam aliran darah.

 

  • Ikan salmon

Makanan untuk Melawan Kanker Payudara lainnya juga didapatkan dari ikan salmon. Salmon adalah jenis ikan yang sehat, karena memiliki sifat melawan kanker payudara. Asam lemak omega-3 dalam ikan salmon akan mengurangi pertumbuhan sel kanker payudara.

 

  • Jamur

Jamur cremini, jamur tiram dan jamur shiitake mengandung antioksidan L – ergothioneine, yang menurunkan pembentukan sel kanker payudara serta melindungi tubuh. Jamur juga merupakan salah satu Makanan untuk Melawan Kanker Payudara.

 

  • Lentil

Lentil dan kacang-kacangan telah lama dikenal untuk mengurangi kemungkinan sel-sel kanker payudara. Makanan untuk Melawan Kanker Payudara ini kaya akan folat, serat dan nutrisi penting lain yang dibutuhkan dalam diet sehat wanita.

 

  • Bayam

Wanita yang dalam tahap pra-menopause berada pada risiko yang lebih tinggi terkena kanker payudara. Bayam mengandung serat yang menjadikan bayam sebagai Makanan untuk Melawan Kanker Payudara.

 

  • Produk susu

Produk susu termasuk penting dalam diet seorang wanita. Makanan untuk Melawan Kanker Payudara ini kaya akan kalsium, zat besi dan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, produk susu memiliki sifat melawan kanker payudara serta dapat mengurangi risiko kanker payudara hampir 19%.

 

Mencegah lebih baik daripada mengobati, itulah pepatah yang sering sekali diucapkan banyak orang. Karena dengan mencegah kita akan terus hidup sehat tanpa mengeluarkan biaya yang mahal untuk pengobatan. Semoga bermanfaat.. 🙂

 

Makanan untuk Melawan Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Kanker Payudara Pada Pria

Gejala Kanker Payudara Pada Pria

 

Gejala Kanker Payudara Pada PriaGejala Kanker Payudara Pada Pria – Kanker payudara tidak hanya terkena pada wanita, namun pria juga dapat terinfeksi kanker payudara. Walaupun persentasenya sangat kecil daripada wanita. Karena pada pria juga jaringan payudara mengalami pertumbuhan, maka pada pria juga terinfeksi kanker payudara.

 

Penyebab Kanker Payudara Pada Pria

  • Adanya mutasi gen pada penderita kanker payudara
  • Memiliki kelainan genetic atau adanya factor keturunan kanker payudara
  • Payudara yang membesar secara tidak wajar pada pria
  • Membrane sel yang mengandung reseptor esterogen
  • Pengkonsumsi rokok yang menyerang bagian lain dapat menyebar ke payudara

 

Metode Pendeteksian Kanker Payudara

Cara pengobatan kanker payudara secara medis, melalui beberapa pemeriksaan untuk mendeteksi keberadaan kanker payudara ini. Berikut ini beberapa diantaranya :

  • Pendeteksian SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri)
  • Deteksi dengan USG dan mamografi, namun belum memungkinkan jika anda berada dinegara berkembang, karena pendeteksian ini baru ada di Negara maju
  • CBE (Clinical Breast Examination)

 

Gejala Kanker Payudara Pada Pria

Ketika umur pria memasuki usia 60-70 tahun, Gejala Kanker Payudara Pada Pria ini biasanya mulai menyerang. Pada usia tersebutlah, usia yang paling riskan untuk pertumbuhan sel kanker payudara. Walaupun persentase penderitanya sangat kecil, 1:1000 orang yang dapat terinfeksi kanker ini, namun kanker ini tetaplah menjadi hal yang mematikan. Untuk menegenalinya, ketahui apa saja Gejala Kanker Payudara Pada Pria berikut penjelasannya :

 

  1. Benjolan di payudara

Gejala Kanker Payudara Pada Pria awal dari penyakit kanker payudara pada pria adalah timbulnya benjolan di sekitar payudara mereka, walaupun jika diraba tidak menimbulkan rasa sakit, namun apabila Anda menemukan benjolan tidak wajar ini maka sebaiknya Anda segera memeriksakannya ke dokter

  1. Perubahan tekstur payudara

Terjadinya perubahan pada tekstur payudara merupakan Gejala Kanker Payudara Pada Pria yang berikutnya, dimulai dengan kulit disekitar puting yang akan mulai bersisik, memerah yang disertai dengan rasa gatal serta mengkerut dan puting akan masuk ke dalam.

  1. Puting berdarah

Keluarnya cairan berwarna merah atau terkadang seperti susu dari puting susu. Cairan yang keluar pada puting ini, mengidentifikasi bahwa stadium kanker payudara sudah berada pada fase yang berbahaya. Jika Gejala Kanker Payudara Pada Pria ini terjadi segeralah memeriksakannya ke dokter dikhawatirkan Gejala Kanker Payudara Pada Pria ini sudah menyebar ke seluruh jaringan payudara.

  1. Rasa lelah dan lemah

Sama seperti penyakit kanker lainnya, Gejala Kanker Payudara Pada Pria juga termasuk Gejala Kanker Payudara Pada Priarasa lemah dan lelah pada tubuh. Hal ini disebabkan karena perkembangan sel kanker mampu mengganggu fungsi tubuh sehingga menyebabkan lelah, lemah, dan bahkan dehidrasi.

  1. Terjadi penurunan berat badan

Gejala Kanker Payudara Pada Pria yang berikutnya juga bisa diketahui dari fungsi tubuh yang mulai terganggu karena pertumbuhan sel kanker, maka mengakibatkan asupan makanan yang dikonsumsi menjadi tidak maksimal yang mengakibatkan penderitanya mengalami kekurangan nafsu makan, sehingga berefek langsung terhadap berat badan menurun.

  1. Fungsi tubuh terganggu

Gejala Kanker Payudara Pada Pria terakhir yaitu fungsi tubuh terganggu. Sel kanker adalah sel-sel yang paling agresif yang menyerang tubuh manusia. Jika sel kanker ini begitu aktif, maka tidak mustahil bahwa sel kanker ini dapat menyerang kesehatan prostat dan hati pada pria. Ketika fungsi tubuh anda mulai terganggu, maka bisa terkena dampak pada kesehatan dan juga fungsi tubuh pengidapnya.

 
Dari penjelasan di atas yang memungkinkan hanya 1 dari 1000 orang pria yang bisa terkena kanker payudara. Jadi tidak ada salahnya jika Anda tetap berhati-hati dan menjauhkan apa saja yang menjadi penyebab kanker payudara pada pria. Semoga ulasan ini bermanfaat..

 

Gejala Kanker Payudara Pada Pria

Posted in Uncategorized | Leave a comment