Cara Mengurangi Risiko Kanker Payudara

Cara Mengurangi Risiko Kanker Payudara

Cara Mengurangi Risiko Kanker Payudara

Cara Mengurangi Risiko Kanker Payudara – Seperti jenis kanker lainnya, sampai sekarang belum ada obat medis yang ampuh menyembuhkan kanker payudara secara tuntas sampai ke akar-akarnya terutama oleh mereka yang telah mencapai kanker stadium akhir. Bahkan jika pengobatan tetap dipaksakan maka yang muncul biasanya adalah efek samping yang justru berbahaya bagi organ tubuh lainnya. Sampai saat ini yang bisa dilakukan hanya meminimalisir perkembangan sel dan mencegahnya berkembang dengan cepat.

Kanker payudara umumnya terjadi karena gaya hidup tidak sehat di saat muda yang menyebabkan sel tubuh tumbuh dan berkembang secara tidak wajar pada saat usia memasuki menopause. Oleh karena cara mengurangi risiko kanker payudara semenjak dini adalah cara yang terbaik untuk mengurangi risikonya.

Mengurangi risiko kanker payudara adalah segala upaya untuk mencegah kanker payudara yang meliputi perbaikan gaya hidup dan menjalankan pola makan yang sehat. Cara mengurangi risiko kanker payudara tersebut selain dapat mengurangi faktor risiko seminimal mungkin juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga sel tubuh tidak menjadi ganas. Tindakan pencegahan tersebut seharusnya dilakukan saat usia masih muda untuk menghindari munculnya sel yang berkembang tidak wajar dan menjadi ganas di kemudian hari.

 

Cara Mengurangi Risiko Kanker Payudara

Selain itu banyak hal yang bisa dilakukan para wanita untuk mengurangi resiko terkena kanker payudara. Pemeriksaan rutin dan pola hidup sehat sangat dianjurkan oleh para ahli. Berikut ini cara mengurangi risiko kanker payudara yang paling sederhana yang bisa Anda lakukan, antara lain:

 

  1. Lakukan pemeriksaan sendiri sebulan sekali

Salah satu cara mengurangi risiko kanker payudara yang praktis di kemudian hari adalah rajin berkonsultasi ke dokter terutama tentang cara melakukan pemeriksaan sendiri pada payudara. Pastikan hanya melakukan cara seperti yang telah diajarkan oleh dokter Anda. Pemeriksaan sendiri sangat bermanfaat sebagai alat deteksi dini terhadap kelainan-kelainan pada organ payudara.

 

  1. Berolahraga minimal tiga kali seminggu

Cara Mengurangi Risiko Kanker PayudaraSebuah tim dari American Association for Cancer Research menemukan bahwa olahraga dapat menjadi cara mengurangi risiko kanker payudara yang baik. Lakukan olahraga selama 20 menit dengan frekuensi minimal 3 kali seminggu. Lebih banyak frekuensinya, tentu lebih baik. Bentuk olahraga yang disarankan antara lain jogging dan berjalan kaki.

 

  1. Hindari minuman beralkohol

Minuman beralkohol meskipun hanya dalam jumlah sedikit, dapat meningkatkan resiko kanker payudara. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan hubungan antara alkohol dan kanker payudara adalah terutama kuat dalam 70% tumor yang dikenal sebagai hormon-sensitif. Maka dari itu cara mengurangi risiko kanker payudara yang disarankan adalah menghindari minuman beralkohol jika Anda sudah menjadi peminum minuman beralkohol cobalah berhenti mulai sekarang.

 

  1. Jaga berat badan Anda

Penelitian menunjukkan bahwa kelebihan berat badan atau obesitas (terutama jika Anda melewati menopause) meningkatkan risiko kanker payudara. Hal ini terutama bagi yang bertambah berat badan di usia dewasa. Penelitian yang dirilis pada bulan Maret 2008 oleh tim dari University of Texas MD Anderson Cancer Center di Houston menunjukkan bahwa wanita obesitas dan kelebihan berat badan juga memiliki tingkat kelangsungan hidup lebih rendah saat mengalami kanker payudara. Selain itu, wanita obesitas beresiko lebih besar terkena penyakit dibandingkan wanita dengan berat badan rata-rata dan wanita kurus.

 

  1. Lakukan pemeriksaan mammogram setahun sekali setelah usia 40 tahun

Mammogram adalah pemeriksaan payudara dengan sinar-X. Tujuannya untuk mendeteksi perubahan yang terjadi pada payudara. Mammogram sangat penting karena adanya tumor di payudara bisa segera terdeteksi. Cara mengurangi risiko kanker payudara dengan deteksi lebih awal bisa meningkatkan kemungkinan sembuh hingga 98% untuk kanker level ringan.

 

  1. Rajin berjemur di pagi hari

Sebuah penelitian pernah dilakukan dan diketahui rajin berjemur di pagi hari disarankan sebagai cara mengurangi risiko kanker payudara karena bisa mengurangi risiko kanker sampai 50%. Menurut penelitian tersebut vitamin D yang diperoleh tubuh dari sinar matahari pagi dapat menghasilkan hormon yang bersifat anti kanker.

 

  1. Menyusui bayi mengurangi risiko kanker payudara

Wanita yang menyusui bayinya minimal satu tahun atau memberi ASI eksklusif pada tiga anak mengalami penurunan risiko kanker payudara sampai 50%. Para peneliti memperkirakan hal tersebut disebabkan karena selama masa kehamilan dan saat menyusui kadar hormon estrogen akan menurun. Sebagaimana diketahui hormon estrogen adalah bahan utama penyebab kanker payudara pada wanita.

 

Demikian cara mengurangi risiko kanker payudara, beberapa herbalis menyarankan perbanyak makan buah dan sayuran untuk membantu tubuh memperbaiki sel-sel yang rusak.

 

 

Cara Mengurangi Risiko Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Terjadinya Kanker Payudara

Penyebab Terjadinya Kanker Payudara

Penyebab Terjadinya Kanker Payudara

Penyebab Terjadinya Kanker Payudara – Setiap tubuh manusia sebenarnya sudah memiliki bakal sel kanker. Bakal sel kanker ini dapat terpicu oleh beberapa faktor, yang akhirnya bisa menyebabkan tubuh mengalami serangan kanker, termasuk payudara. Penyebab terjadinya kanker payudara sebenarnya masih tidak bisa untuk diketahui secara pasti. Sehingga memang agak sedikit rumit, tidak bisa di pastikan penyebab terjadinya kanker payudara pada setiap penderita adalah sama.

Untuk penyebab terjadinya kanker payudara, ada beberapa seperti apabila seseorang pernah mengidap kanker payudara, atau juga mengalami perubahan sifat sel kanker non-invasif yang terkandung di dalam saluran payudara menjadi sel kanker invasif maka hal ini bisa berakibat pada orang yang mengalaminya terkena kanker payudara, baik itu pada bagian payudara yang sama (jika sebelumnya sudah terkena kanker) ataupun pada payudara satunya.

 

  1. Benjolan jinak yang dialami

Terkena masalah benjolan jinak sebenarnya tidak serta merta membuat orang yang mengalaminya terkena kanker payudara, akan tetapi benjolan tertentu memang bisa meningkatkan risiko kanker payudara. Perubahan kecil pada jaringan payudara, seperti pertumbuhan sel yang tidak lazim dalam saluran (lobulus), bisa meningkatkan penyebab terjadinya kanker payudara.

 

  1. Faktor genetika

Memiliki anggota keluarga, seperti ibu, kakak, adik atau anak, apabila ada yang mengidap kanker payudara (ovarium), maka penyebab terjadinya kanker payudara akan meningkat.

 

  1. Faktor usia

Penyebab terjadinya kanker payudara bisa meningkat seiring dengan bertambahnya usaha, dimana kanker payudara umumnya dialami oleh wanita berusia di atas 50 tahun, yaitu sekitar 80 persen.

 

  1. Paparan radiasi

Paparan radiasi juga mengakibatkan meningkatnya penyebab terjadinya kanker payudara, paparan radasi termasuk berasal dari prosedur medis, seperti melakukan rontgen dan CT scan.

 

  1. Risiko paparan estrogen

Penyebab terjadinya kanker payudara juga bisa meningkat akibat tingkat paparan terhadap estrogen di dalam tubuh, kondisinya yaitu: Jika seorang wanita tidak memiliki keturunan hingga usia tua maka berakibat meningkatkan risiko kanker payudara karena paparan terhadap estrogen tidak terhalang oleh proses kehamilan. Hal lainnya karena mengalami masa menstruasi yang lebih lama

 

  1. Akibat terapi penggantian hormon

Terapi penggantian hormon kombinasi memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan terapi penggantian hormon estrogen. Tetapi tetap saja, keduanya tetap meningkatkan penyebab terjadinya kanker payudara. Risiko kanker payudara meningkat seiring durasi lamanya terapi, tetapi kondisi bisa kembali normal setelah berhenti menjalaninya.

 

  1. Kelebihan berat badan

Kelebihan berat badan setelah menopause bisa berakibat pada meningkatnya produksi estrogen, yang akan membuat meningkatnya penyebab terjadinya kanker payudara.

 

  1. Konsumsi minuman keras

Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 200 wanita pengonsumsi minuman keras dan 200 wanita bukan pengonsumsi minuman keras. Hasilnya, ditemukan bahwa mereka yang mengonsumsi minuman keras bisa terserang kanker sebanyak tiga kali lebih besar. Penyebab terjadinya kanker payudara meningkat seiring dengan banyaknya jumlah minuman keras yang dikonsumsi.

 

  1. Merokok

Termasuk gaya hidup tidak sehat (yang tidak diragukan lagi) adalah merokok. Pada sebatang rokok mengandung banyak sekali zat beracun, dan sebagian besar Penyebab Terjadinya Kanker Payudaradapat memicu pertumbuhan sel kanker. Tidak hanya perokok aktif yang beresiko terkena penyakit kanker, tetapi juga perokok pasif bisa rentan terkena penyakit kanker tersebut. Untuk itu, hal yang sangat penting diusahakan, agar kita semua berusaha untuk menjauhi yang namanya rokok, yang merupakan cerminan gara hidup tidak sehat.

 

  1. Terkena racun pestisida

Konsumsi sayur dan buah-buahan menjadi ciri gaya hidup sehat. Akan tetapi, hal ini juga bisa menjadi bumerang ketika kesalahan dalam memilih sayur dan buah yang hendak dikonsumsi. Kandungan pestisida yang menempel pada sayur atau buah bisa berakibat timbulnya reaksi pada tubuh berupa pertumbuhan sel kanker. Sehingga, penting untuk cerdas dalam memilih sayur dan buah yang organik, yang tidak tercemar pestisida. Sebuah penelitian yang dilakukan para ahli dari University of Liverpool menyebutkan bahwa pestisida bisa meningkatkan penyebab terjadinya kanker payudara. Apabila memang terpaksa membeli sayur dan buah non organik, maka dalam pengolahannya harus dicuci hingga bersih sebelumnya.

 

  1. Akibat implan payudara

Implan sering ditanam dalam tubuh, tidak terkecuali di payudara. Wanita yang menggunakan implan payudara memiliki risiko penyebab terjadinya kanker payudara yang lebih tinggi dibandingkan perempuan yang tidak memakainya. Hal ini dikemukakan oleh para peneliti dari Kanada, seperti dilaporkan dalam BMJ (British Medical Journal).

 

  1. Melakukan pekerjaan memicu kanker payudara

Beberapa penelitian yang dilakukan para ahli, menemukan adanya hubungan antara pekerjaan wanita dengan penyebab terjadinya kanker payudara. Penelitian di Prancis menunjukkan bahwa hubungan antara wanita yang bekerja pada malam hari dan belum pernah mengalami kehamilan, bisa menjadi penyebab terjadinya kanker payudara.

Selain itu, penelitian dari Kanada menemukan bahwa pekerjaan tertentu, bisa memungkinkan tubuh manusia kontak ke dalam karsinogen, seperti pekerjaan di bar, otomotif, perusahaan manufaktur plastik, dan perusahaan makanan kemasan (kaleng, plastik), yang memicu resiko kanker payudara.

 

 

 

Penyebab Terjadinya Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Risiko Kanker Payudara

Risiko Kanker Payudara

Risiko Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan tumor ganas yang menyerang jaringan payudara. Sel dan jaringan payudara menjadi berubah bentuk dan tumbuh secara tidak terkendali. Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang angka kematiannya tinggi. Survival rate 5 tahun kanker payudara bervariasi sesuai stadium kanker, mulai dari 100% pada stadium 0 dan 1 hingga mencapai 22% pada kanker payudara yang sudah metastasis (stadium 4). Komplikasi dan pengobatan kanker dapat menimbulkan gangguan kualitas hidup, produktifitas serta beban biaya yang besar. Oleh karena itu, pencegahan kanker payudara menjadi hal pertama dan utama yang perlu dilakukan.

Untuk dapat mencegah, kita harus mengetahui faktor-faktor risiko apa saja yang dapat berperan dalam terjadinya kanker payudara. Faktor risiko bukanlah penyebab kanker melainkan merupakan kondisi-kondisi yang dapat meningkatkan kemungkinan atau peluang terjadinya kanker. Faktor risiko tersebut dibedakan menjadi faktor yang dapat serta tidak dapat diubah/dimodifikasi.

Meski tidak dapat kita ubah, faktor-faktor risiko berikut dapat menjadi kewaspadaan kita terhadap kemungkinan terjadinya kanker di masa depan.

 

Faktor risiko kanker payudara yang tidak dapat diubah:

  • Genetik : faktor genetik dapat meningkatkan secara signifikan risiko kanker payudara. Terdapat gen yang kita sebut sebagai BRCA1 dan BCRA2 yang menjadi penanda risiko kanker payudara. Sebagai perbandingan, orang yang memiliki gen BRCA1 memiliki peluang sebesar 65% mengalami kanker payudara dengan usia rata-rata terjadinya adalah 43 tahun. Orang dengan gen BRCA2 memiliki peluang sebesar 45% mengalami kanker payudara dengan usia rata-rata terjadinya adalah 41 tahun. Sementara itu, populasi umum, memiliki risiko kanker payudara sebesar 11%, dengan usia rata-rata terjadinya adalah 61 tahun.
  • Usia : semakin tua, risiko kanker payudara akan semakin tinggi. Pada wanita, 80% kejadian kanker payudara terjadi pada wanita usia >50th.
  • Gender : Sebagian besar penderita kanker payudara adalah wanita, yang mana kejadiannya mencapai 99%. Namun, pria juga dapat mengalami kanker payudara meski hanya pada 1% kasus.
  • Riwayat keluarga : Mereka yang memiliki anggota keluarga seperti ayah, ibu atau saudara dengan kanker payudara memiliki risiko yang lebih besar mengalami kanker tersebut dibandingkan yang tidak.
  • Radiasi payudara di usia muda : mereka yang pernah mengalami radiasi di bagian dada atau payudara di usia muda memiliki risiko kanker payudara yang lebih besar dibanding yang tidak pernah. Radiasi tersebut misalnya pada pengobatan timoma (keganasan pada rongga dada)
  • Ras : ras yang paling memiliki risiko kanker payudara berturut-turut adalah ras kaukasian diikuti oleh afrika, asia pasifik, hispanik dan indian.
  • Kepadatan jaringan payudara : semakin padat jaringan payudara, yang dapat diperiksa/dibuktikan dengan pemeriksaan mamografi, semakin tinggi risiko kanker payudara.
  • Tumor jinak sebelumnya : mereka yang pernah mengalami tumor jinak pada payudara sebelumnya, memiliki risiko kanker payudara yang lebih besar.
  • Periode menstruasi : wanita yang mengalami periode menstruasi lebih lama, seperti mulai pertama kali mens di usia muda <12 tahun atau mengalami menopause di usia >55 tahun memiliki risiko kanker payudara yang lebih besar.

 

Selain faktor yang memang tidak dapat diubah, terdapat beberapa faktor risiko yang dapat diubah, yang mana masih dapat kita upayakan untuk menekan risiko kanker payudara.

  • Tidak punya anak atau baru memiliki anak pertama setelah usia 30 tahun memiliki risiko kanker payudara yang lebih besar. Oleh karena itu, bagi yang sudah berkesempatan, sebaiknya tidak menunda untuk memiliki keturunan, terutama mereka yang hampir mencapai usia 30 tahun.
  • Tidak menyusui menjadi faktor risiko kanker payudara selanjutnya. Oleh karena itu, selain baik untuk tumbuh kembang bayi dan kelekatan hubungan ibu dan bayinya, menyusui sangat direkomendasikan karena dapat menurunkan risiko berbagai penyakit seperti kanker payudara.
  • Penggunaan KB hormonal dapat menjadi faktor risiko terjadinya kanker payudara. Oleh karena itu, mereka yang memang memiliki faktor risiko lain terjadinya kanker payudara seperti faktor genetik (atau yang lainnya) disarankan untuk menggunakan metode kontrasepsi yang lain seperti spiral, barier (kondom) atau pantang berkala.
  • Terapi hormon setelah menopause dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Oleh karena itu, penggunaannya harus benar benar mempertimbangkan risiko dan manfaatnya, terutama mereka yang memang memiliki faktor risiko lain terjadinya kanker payudara.
  • Konsumsi alkohol atau rokok dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara. Selain perokok aktif, perokok pasif juga memiliki peningkatan risiko yang serupa. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika kebiasaan merokok dihentikan sesegera mungkin demi kebaikan diri sendiri dan keluarga.
  • Seringnya seseorang bekerja di malam hari ternyata juga meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara. Hal tersebut berkaitan dengan gangguan pada irama sikardian.
  • Obesitas atau berat badan berlebih dapat menjadi faktor risiko kanker payudara karena adanya proses inflamasi yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang memiliki berat badan ideal. Olahraga dan menjada diet menjadi kunci untuk bisa mendapatkan dan mempertahankan berat badan ideal. Selain mencegah kanker, menjaga berat badan sekaligus juga mencegah berbagai penyakit lain terutama penyakit kardiovaskular.

 

Kanker payudara dapat terjadi pada siapa saja, baik yang memiliki faktor risiko tersebut maupun tidak. Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan skrining kanker payudara bagi wanita usia >40 tahun. Selain itu, dapat diupayakan untuk secara rutin melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) untuk secara dini mendeteksi adanya tumor atau bahkan kanker payudara.

 

 

Risiko Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Indikasi Kanker Payudara

Indikasi Kanker Payudara

Indikasi Kanker Payudara

Indikasi Kanker Payudara yang paling umum adalah adanya/timbulnya benjolan di sekitar payudara, bisa kecil, sedang, atau besar, dapat pula terasa mengganggu atau tidak. Dalam artikel ini kita akan membahas secara detil mengenai tanda kanker payudara yang harus di perhatikan, pengetahuan awal ini sangat membantu dalam proses penyembuhan,

 

  1. Benjolan / penebalan di sekitar payudara

Benjolan di sekitar payudara merupakan salah satu indikasi kanker payudara paling awal yang harus Anda perhatikan. Sebagian wanita memiliki benjolan di daerah ketiak atau sekitar payudara sebagai tanda awal mereka telah terkena kanker payudara stadium awal. Walau tidak 100% benjolan ini menandakan bahwa Anda terkena kanker, namun setidaknya Anda harus waspada, mulai dari yang terasa kecil atau yang sudah mengganggu, sebaiknya langsung berkonsultasi ke dokter terkait.

Untuk membedakan mana benjolan yang kemungkinan besar adalah kanker payudara dan mana yang tidak, berikut adalah beberapa karakteristiknya. Selain benjolan, penebalan payudara di bawah ketiak juga wajib Anda waspadai dan segera konsultasi di dokter terkait jika Anda merasakan hal ini.

 

  1. Perubahan ukuran dan bentuk payudara

Indikasi Kanker PayudaraJika Anda melihat ada keanehan dalam salah satu bentuk payudara Anda maka Anda harus khawatir karena ini merupakan indikasi kanker payudara umum kedua yang paling sering terjadi. Tidak hanya bentuk, ukuran payudara juga menjadi indikasi kanker payudara yang umum.

Perubahan ukuran dan bentuk ini dapat terjadi pada salah satu payudara, atau kedua-duanya. Jadi ada baiknya jika anda memperhatikan salah satu berubah, atau keduanya berubah dalam hal bentuk dan ukuran Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut pada dokter terkait.

 

  1. Terdapat kerutan di sekitar payudara

Kerutan biasanya dialami oleh orang yang sudah tua, namun tidak halnya jika Anda mengalami atau terkena indikasi kanker payudara, kerutan mungkin saja terdapat di bagian tertentu di payudara Anda. Kulit payudara normal tidak memiliki kerutan, cenderung halus dan permukaan yang rata (kecuali di daerah puting). Kerutan indikasi kanker payudara ini dapat Anda rasakan dengan tangan perbedaannya, permukan kasar dan spesifik di daerah tertentu pada kulit payudara. Biasanya kerutan ini akan berwarna sedikit hitam dan tidak terlalu besar lingkupnya.

 

  1. Keluarnya cairan dari puting secara tiba-tiba

Ketika tanpa sebab yang jelas (tidak sedang menyusui) tiba-tiba keluar cairan dari puting, maka ini adalah salah satu indikasi kanker payudara. Cairan yang keluar dari puting ini dapat berwarna putih dan bening, agak kental atau encer. Jika puting mengeluarkan cairan coklat atau bahkan berupa cairan berwarna merah darah, ini sudah tahap kronis dimana anda harus segera berkonsultasi ke dokter. Kemungkinan besar Anda mengalami indikasi kanker payudara awal. Namun secara garis besar, apapun cairan yang keluar dari puting tanpa sebab yang jelas sebaiknya Anda beri perhatian khusus, periksa ke dokter.

 

  1. Nyeri tidak kunjung hilang di bagian tertentu payudara

Payudara mungkin saja terasa nyeri ketika Anda mengalami menstruasi ataupun ketika sedang hamil. Namun tentu rasa nyeri tersebut dapat hilang seiring dengan selesainya siklus yang Anda lalui. Lalu bagaimana jika rasa nyeri tersebut tidak kunjung hilang? Jika tidak kunjung hilang coba teliti lagi apakah bagian yang nyeri tersebut terletak pada posisi yang sama atau tidak ? jika pada bagian yang sama maka akan semakin besar kemungkinan bahwa itu merupakan indikasi kanker payudara yang harus Anda waspadai.

 

  1. Payudara nampak kemerahan dan bengkak

Jika Anda mengalami perubahan drastis dari warna kulit sekitar payudara seperti memerah, bengkak, atau terlihat gelap di salah satu sisi dan bagian tertentu pada payudara Anda, maka sebaiknya Anda mulai berkonsultasi pada dokter spesialis terkait. Amati kulit sekitar payudara Anda, lihat apakah ada warna aneh di bagian bawah, atas, atau samping. Indikasi kanker payudara merah ini biasanya akan membawa kehangatan jika di sentuh. Seperti orang pada saat demam, namun hanya pada daerah tersebut saja. Selain benjolan ada juga bengkak yang lunak, tidak seperti benjolan yang keras bengkak ini cenderung lebih lunak sifatnya.

 

  1. Puting masuk ke dalam

Puting susu biasanya akan timbul, kalau pun sedang mengecil setidaknya dia akan sejajar dengan kulit. Namun keanehan harus Anda perhatikan ketika ia telah menukik ke dalam dan tidak sewajarnya. Apakah puting susu saja ? Tidak. Semua bagian di payudara yang menukik di dalam harus Anda waspadai sebagai indikasi kanker payudara yang patut dilakukan pengecekan lebih lanjut agar tidak menjadi lebih bahaya.

Puting susu yang ‘bersembunyi’ di dalam dapat terjadi di hanya salah satu bagian saja atau di kedua bagian sekali gus. Ingat!! Tidak hanya puting susu, bagian lain selain puting juga dapat menukik ke dalam yang tandanya harus Anda perhatikan agar tidak berdampak kronis.

 

  1. Gatal, bersisik sakit, dan ruam di puting susu

Faktor lain yang dapat menjadi indikasi kanker payudara adalah timbulnya gatal yang tidak terduga di sekitar daerah payudara. Gatal ini dapat terjadi dalam skala kecil dan tidak terlalu mengganggu sampai yang cukup mengganggu karena sulit hilang serta intensitasnya sudah sangat tinggi. Di kulit payudara juga timbul semacam sisik yang cukup mengganggu karena sakit jika di kelupas atau di pegang. Bersisik pada bagian kulit mana pun tentu harus mendapat treatment yang lebih karena sewajarnya kulit manusia tidak akan bersisik, terlebih jika terjadi di daerah payudara.

Khusus untuk ruam hanya terjadi di sekitar puting susu, jika terjadi ruam, sebaiknya berkonsultasi di dokter terkait.

 

 

 

Indikasi Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pil KB Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Pil KB Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Pil KB Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Pil KB Tingkatkan Risiko Kanker Payudara – Kalau Anda menggunakan alat kontrasepsi hormonal, seperti pil KB, ada baiknya Anda mempertimbangkan pilihan lain. Peneliti Sanna Heikkinen dari University of Helsinki dan Finnish Cancer Registry mengevaluasi Pil KB Tingkatkan Risiko Kanker Payudara. Faktor risiko terbesar pada kanker payudara adalah usia dan faktor gaya hidup yang berisiko, termasuk usia tua saat melahirkan untuk pertama kali, jumlah anak yang sedikit, konsumsi alkohol dalam jumlah besar, dan gaya hidup sedentary.

Heikkinen dan timnya menganalisis data dari 8 ribu pasien kanker payudara dan 20 ribu kontrol di Finlandia. Hasilnya, mereka menemukan penggunaan Pil KB Tingkatkan Risiko Kanker Payudara yang 32% lebih tinggi pada wanita dewasa muda, dibandingkan dengan wanita yang tidak menggunakan kontrasepsi jenis ini.

 

Tim ini juga menginvestigasi jumlah dari dari mamografi oportunis, yang ditemukan sangat umum. Lebih dari 60% responden dilaporkan pernah melakukan mamografi sebelum usia yang disarankan, yaitu 50 tahun. Wanita harusnya diberi informasi yang lebih jelas sehubungan dengan bahaya dari mamografi oportunis, seperti meningkatnya beban radiasi, dan konsekuensi potensial dari temuan yang salah.

Kanker payudara adalah tipe kanker yang berasal dari jaringan payudara. Baik pria dan wanita bisa menderita hal ini, walaupun kasus pada pria lebih jarang. Seiring dengan kanker serviks, kanker ini adalah kanker paling banyak diderita wanita. Salah satu permasalahan utama pada kanker payudara adalah, mereka sering ditemukan terlambat. Hal ini karena kurangnya kesadaran tentang penyakit ini. Deteksi dini kanker payudara bisa secara signifikan menurunkan risiko kematian.  Pil KB Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

 

Bagaimana Cara Memeriksa Payudara?

Waktu terbaik untuk melakukan SADARI adalah beberapa hari setelah periode menstruasi Anda berakhir. Pada masa menstruasi, kadar hormon berfluktuasi sehingga menyebabkan perubahan pada tubuh, termasuk payudara yang mengencang. Terdapat beberapa cara untuk melakukan pemeriksaan. Anda dapat memilih yang sesuai dengan kenyamanan Anda.  – Pil KB Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

 

Di depan cermin

Untuk melakukan pemeriksaan payudara secara mandiri, Anda hanya memerlukan tangan, penglihatan, dan cermin. Berdirilah di depan kaca, buka pakaian dari pinggang ke atas. Pastikan terdapat cukup pencahayaan dalam ruangan tersebut dan lakukan cara berikut:

  • Perhatikan payudara Anda. Kebanyakan wanita tidak memiliki payudara yang ukurannya sama besar (payudara kanan lebih besar atau lebih kecil daripada yang lain).  – Pil KB Tingkatkan Risiko Kanker Payudara
  • Berdirilah dengan lengan di samping tubuh. Perhatikan bentuk, ukuran, dan apakah ada perubahan seperti permukaan dan warna kulit, juga bentuk puting payudara.
  • Letakkan tangan pada pinggang dan tekan kuat-kuat untuk mengencangkan otot dada. Perhatikan payudara sambil berkaca dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya.
  • Membungkuklah di depan kaca sehingga payudara terjulur ke bawah. Perhatikan dan raba untuk memeriksa apakah ada perubahan tertentu pada payudara.
  • Tautkan kedua tangan di belakang kepala dan tekan ke dalam. Perhatikan kedua payudara Anda, termasuk di bagian bawah.
  • Periksa apakah terdapat cairan yang keluar dari puting Anda. Tempatkan jempol dan jari telunjuk Anda di sekitar puting, lalu tekan perlahan, dan perhatikan apakah ada cairan yang keluar. Ulangi pada payudara yang lain.

 

Saat mandi

Anda juga dapat memeriksa payudara saat mandi. Busa sabun akan memudahkan pergerakan tangan untuk memeriksa benjolan atau perubahan pada payudara. Angkat satu tangan ke belakang kepala. Dengan tangan lain yang dilumuri sabun, raba payudara di sisi tangan yang terangkat. Gunakan jari untuk menekan-nekan bagian demi bagian dengan lembut. Lakukan pada payudara di sisi lain.

 

Berbaring

Pemeriksaan juga dapat dilakukan dengan berbaring. Pilih tempat tidur atau permukaan datar lain yang nyaman. Saat berbaring, payudara menjadi melebar dan memudahkan untuk diperiksa.  – Pil KB Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

  • Sambil berbaring, tempatkan gulungan handuk atau bantal kecil di bawah pundak. Tempatkan tangan kanan di bawah kepala. Lumuri tangan kiri dengan losion dan gunakan jari untuk meraba payudara kanan.
  • Ibaratkan payudara seperti permukaan jam. Mulailah gerakan dari titik jam 12 ke angka 1 dengan gerakan melingkar. Setelah satu lingkaran, geser jari dan mulailah kembali hingga seluruh permukaan payudara hingga ke puting selesai teraba.
  • Tidak perlu terburu-buru saat melakukan pemeriksaan. Pastikan semua permukaan payudara telah teraba dengan seksama. – Pil KB Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

 

Hal yang perlu diperhatikan saat dan setelah melakukan pemeriksaan adalah tetap tenang jika mendapati perubahan pada payudara. Meski harus tetap waspada Pil KB Tingkatkan Risiko Kanker Payudara, namun sebagian besar perubahan fisik tidak mengarah pada kanker. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendiagnosis kelainan. Sebagian besar benjolan pada payudara juga merupakan tumor jinak yang tidak bersifat kanker. Dokter mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan lanjutan untuk mendiagnosis penyebab perubahan, seperti pemeriksaan mamogram dan USG. Periksa payudara lebih sering jika usia Anda telah mencapai 50 tahun atau lebih. Pemeriksaan untuk mendeteksi potensi kanker juga perlu dilakukan secara teratur. – Pil KB Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

 

 

 

Pil KB Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tanda-Tanda Kanker Payudara

Tanda-Tanda Kanker Payudara

Tanda-Tanda Kanker Payudara

Kanker payudara bukanlah penyakit yang tak dapat disembuhkan. Penyakit ini memerlukan deteksi dini yang dapat diperoleh berdasarkan Tanda-Tanda Kanker Payudara yang dialami oleh pasien. Setelah itu, barulah Anda dapat membuat keputusan mengenai penanganan yang tepat. Karena deteksi sedini mungkin ciri kanker payudara sangatlah vital untuk keberhasilan pengobatan, maka Anda sebaiknya mulai dari sekarang berupaya mengenali bagaimana kondisi normal payudara terlihat dan terasa, serta mengetahui perubahan apa yang harus dilihat darinya. Berikut adalah beberapa Tanda-Tanda Kanker Payudara yang perlu Anda cermati saat melakukan pemeriksaan di depan cermin:

 

  1. Sebuah benjolan di payudara

Sebuah benjolan atau pertumbuhan di payudara adalah Tanda-Tanda Kanker Payudara yang umum. Benjolan ini seringkali bentuknya keras dan tidak terasa sakit, meski ada juga terasa sakit. Namun tidak semua benjolan adalah Tanda-Tanda Kanker Payudara.

Ada beberapa kelainan lain pada payudara (seperti kista) yang juga dapat menimbulkan benjolan abnormal. Akan tetapi, jika Anda melihat terbentuknya benjolan aneh di payudara, maka sebaiknya segera periksakan ke dokter. Bila benjolan tersebut memang bersifat kanker, akan lebih baik kalau lebih cepat didiagnosis.

 

  1. Pembengkakan di atau di sekitar payudara, tulang selangka, atau ketiak

Tanda-Tanda Kanker Payudara berikutnya yaitu adanya pembengkakan di payudara bisa disebabkan oleh peradangan akibat kanker di payudara, yang menandakan bahwa kanker berkembang secara agresif. Bengkak atau benjolan di sekitar tulang selangka (yang menghubungkan tulang dada dengan tulang belikat) atau ketiak bisa diakibatkan oleh kanker yang telah menyebar ke kelenjar getah bening di area tersebut.

Pembengkakan bahkan dapat terjadi sebelum Anda bisa menemukan benjolan di payudara. Jadi apabila terdapat pembengkakan yang dicurigai sebagai kanker, segeralah pastikan itu dengan periksa ke dokter.

 

  1. Penebalan dan kemerahan pada kulit payudara

Jika kulit payudara Anda mulai terasa seperti kulit jeruk atau menjadi kemerahan, periksakan segera ke dokter. Seringkali Tanda-Tanda Kanker Payudara ini disebabkan oleh mastitis infeksi payudara yang umum dialami ibu menyusui. Dokter mungkin akan meresepkan obat antibiotik untuk mengobati infeksi.Tanda-Tanda Kanker Payudara

Jika gejala ini tidak kunjung membaik setelah seminggu, sebaiknya periksakan lagi ke dokter, sebab ini bisa jadi Tanda-Tanda Kanker Payudara agresif yang menyebabkan peradangan sehingga menimbulkan kemerahan serta penebalan di kulit.

Jenis kanker payudara yang menyebabkan gejala ini dapat terlihat sangat mirip seperti infeksi pada payudara, dan karena jenis kanker ini berkembang cepat, maka sangatlah penting untuk mendiagnosanya sesegera mungkin.

 

  1. Payudara terasa panas dan gatal

Seperti penebalan kulit dan kemerahan, rasa panas serta gatal di payudara mungkin adalah gejala mastitis atau bahkan Tanda-Tanda Kanker Payudara. Periksakan ke dokter, dan bila obat antibiotik resep dokter tidak membantu, kembalilah kunjungi dokter Anda.

 

  1. Perubahan pada bentuk puting payudara

Kanker payudara kadang-kadang dapat menyebabkan perubahan pada bentuk puting Anda. Bila Anda melihat puting seperti tertarik ke dalam, atau kulitnya menebal, atau menjadi merah atau bersisik, segeralah periksakan diri ke dokter. Semua perubahan aneh pada puting ini dapat menjadi Tanda-Tanda Kanker Payudara.

 

  1. Keluar cairan aneh dari dalam puting

Memang bikin khawatir kalau Anda melihat ada cairan (selain ASI) keluar dari dalam puting. Tetapi jangan panik dulu, karena seringkali hal itu ‘hanya’ disebabkan oleh cedera, infeksi, atau tumor jinak (bukan kanker). Meskipun begitu, Anda tetap perlu waspada dengan Tanda-Tanda Kanker Payudara ini, terutama apabila cairan yang keluar bercampur dengan darah.

 

  1. Rasa nyeri di payudara

Anda perlu berhati-hati bila ada rasa sakit di payudara. Memang sebagian besar Tanda-Tanda Kanker Payudara yang masih tahap awal tidak disertai dengan nyeri payudara. Biasanya masalah nyeri di payudara hanya diakibatkan oleh siklus menstruasi hal ini wajar terjadi.

Rasa sakit seperti ini paling umum terjadi seminggu (atau lebih) sebelum periode menstruasi dimulai, kemudian hilang setelah menstruasi dimulai. Beberapa kelainan payudara, seperti mastitis, juga bisa menyebabkan rasa sakit yang datangnya tiba-tiba. Dalam kasus ini, rasa sakit itu tidak berhubungan dengan siklus menstruasi Anda.

 

Bila Anda merasakan nyeri payudara yang parah atau yang tetap terasa serta bukan disebabkan oleh siklus menstruasi, Anda harus periksa ke dokter. Bisa jadi itu memang adalah Tanda-Tanda Kanker Payudara yang perlu segera ditangani. Semoga bermanfaat…

 

 

 

Tanda-Tanda Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara

Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara

Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara

Kanker payudara menyerang 1 dari 8 wanita, kanker payudara hanya dilampaui oleh kanker kulit dalam jumlah kasus diagnosis kanker, selain memegang peringkat kedua setelah kanker paru-paru sebagai penyebab kematian akibat kanker. Meskipun memiliki risiko yang jauh lebih rendah, pria pun dapat mengalami kanker payudara. Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara berikut ini sangat bebahaya bagi kesehatan diri Anda, diantaranya :

 

  1. Memakai bra pada waktu tidur

Bra memang bermanfaat buat menopang payudara supaya tak kendur, akan tetapi pemakaiannya yang terlampaui lama bisa memicu datangnya penyakit kanker payudara, terutama bra berkawat yang cukup ketat dan memakainya waktu tidur. Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara ini disebabkan oleh adanya tekanan pada payudara yang mengakibatkan tak lancarnya aliran darah. Aliran darah yang tak lancar inilah yang pada akhirnya dapat memicu kanker payudara.

 

  1. Kurang minum air putih

Kurang minum memang membawa dampak yang teramat negatif bagi tubuh, dampaknya tidak cuma dehidrasi atau kulit jadi kering, akan tetapi kekurangan cairan dalam tubuh mampu memicu resiko kanker payudara. Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara ini terjadi karena ada penyusutan jaringan pada payudara. Banyak jaringan pada payudara yang berkurang mampu jadi faktor munculnya penyakit payudara.

 

  1. Diet dengan tak mengkonsumsi daging

Tidak sedikit orang punya anggapan bahwa mengonsumsi daging terlalu sering berbahaya untuk tubuh. Memang hal tersebut ada benarnya, tapi tak konsumsi daging sama sekali juga tak disarankan. Daging yaitu sumber potein hewani, daging pun mengandung serat kolagen untuk menjaga jaringan kulit. Sehingga, kalau Anda tak mengonsumsi daging dampak terserang kanker payudara dapat lebih tinggi sebab serat kolagen terhadap payudara berguna untuk menjaga bentuk & ukuran payudara dapat berkurang.

 

  1. Pemakaian PIL KB

Alat kontrasepsi yang dikenal dengan pil KB Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudarahingga kini masih menjadi kebiasaan yang dilakukan banyak perempuan. Padahal nyata-nyatanya dari banyaknya penelitian ini menjadi salah satu Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara. Pasalnya, dari data penelitian mencatatkan bahwa kandungan hormon sintetis dalam pil KB bisa meningkatkan risiko kanker payudara.

 

  1. Kerja berat

Tuntutan profesi terkadang membuat banyaknya perempuan mesti ekstrak keras, bahkan di luar jam kerja yang sudah ditetapkan. Bagi Anda yang melalukan Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara ini sehingga sebaiknya mulai kini Anda berhati-hati, pasalnya dari hasil studi menemukan fakta bahwa perempuan yang bekerja 2x lebih keras mempunyai risiko kanker 2x lipat dari biasanya.

 

  1. Terapi hormon

Dalam masa menopause dengan cara alami telah mengalami penurunan hormon esterogen yang menciptakan mereka lebih gampang stres, masalah libido sampai depresi. Nah Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara ini dari sekian banyak perempuan untuk mengatasi hal tersebut yakni dengan melaksanakan terapi hormon. Kebiasaan ini sama sekali bukan hal yang positif, pasalnya sejumlah pakar menyebutkan apabila terapi hormon merupakan Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara.

 

  1. Merokok & konsumsi minuman beralkohol

Adat merokok & konsumsi minuman beralkohol pun jadi salah satu Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara. Karena zat-zat beracun dalam rokok dan kandungan alkohol dalam minuman beralkohol bersifat merusak jaringan dalam tubuh termasuk payudara.

 

 

Mayoritas tumor bersifat terhadap hormon. Dengan kata lain , hormon menjadi semacam bahan bakar bagi pertumbuhan tumor. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa wanita yang sudah mengalami menopause dan mempunyai kadar estrogen & progesteron yang tinggi mempunyai risiko terkena kanker payudara 2-3 kali lebih besar di bandingkan para perempuan dengan kadar hormon lebih rendah.   – Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara

 

 

 

Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Melakukan SADARI

Cara Melakukan SADARI

Cara Melakukan SADARI

Cara Melakukan SADARI – Periksa payudara sendiri (SADARI) dilakukan dengan menggunakan tangan dan penglihatan untuk memeriksa apakah ada perubahan fisik pada payudara. Proses ini dilakukan agar semua perubahan yang mengarah pada kondisi yang lebih serius dapat segera ditangani.

Penting untuk menyadari bagaimana bentuk normal payudara dan ada tidaknya perubahan dari waktu ke waktu. Payudara umumnya akan terasa berbeda di masa menstruasi. Sebelum dan selama periode ini, kebanyakan wanita merasa payudaranya akan menjadi makin kencang dan padat. Memasuki masa menopause, payudara akan terasa lebih kendur dan lembut.

 

 

Periksa Payudara Sendiri (SADARI) Sebelum Terlambat

Namun ada perubahan tertentu yang perlu diwaspadai karena dapat menjadi indikasi adanya penyakit. Pemeriksaan payudara sendiri umumnya bertujuan untuk mengetahui bentuk payudara normal, menyadari ada tidaknya perubahan pada payudara, dan agar perubahan apa pun dapat segera dikonsultasikan dan tidak terlambat ditangani.

 

 

Bagaimana Cara Melakukan SADARI ?

Cara Melakukan SADARI dengan waktu yang terbaik adalah beberapa hari setelah periode menstruasi Anda berakhir. Pada masa menstruasi, kadar hormon berfluktuasi sehingga menyebabkan perubahan pada tubuh, termasuk payudara yang mengencang. Terdapat beberapa Cara Melakukan SADARI. Anda dapat memilih yang sesuai dengan kenyamanan Anda, diantaranya:

 

  1. Di depan cermin

Cara Melakukan SADARI dengan mudah, Anda hanya memerlukan tangan, penglihatan, dan cermin. Berdirilah di depan kaca, buka pakaian dari pinggang ke atas. Pastikan terdapat cukup pencahayaan dalam ruangan tersebut dan lakukan Cara Melakukan SADARI berikut:

  • Perhatikan payudara Anda. Kebanyakan wanita tidak memiliki payudara yang ukurannya sama besar (payudara kanan lebih besar dari yangkiri atau sebaliknya).
  • Berdirilah dengan lengan di samping tubuh. Perhatikan bentuk, ukuran, dan apakah ada perubahan seperti permukaan dan warna kulit, juga bentuk puting payudara.
  • Letakkan tangan pada pinggang dan tekan kuat-kuat untuk mengencangkan otot dada. Perhatikan payudara sambil berkaca dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya.
  • Membungkuklah di depan kaca sehingga payudara terjulur ke bawah. Perhatikan dan raba untuk memeriksa apakah ada perubahan tertentu pada payudara.
  • Tautkan kedua tangan di belakang kepala dan tekan ke dalam. Perhatikan kedua payudara Anda, termasuk di bagian bawah.  – Cara Melakukan SADARI
  • Periksa apakah terdapat cairan yang keluar dari puting Anda. Tempatkan jempol dan jari telunjuk Anda di sekitar puting, lalu tekan perlahan, dan perhatikan apakah ada cairan yang keluar. Ulangi pada payudara yang lain.

 

  1. Saat mandi

Cara Melakukan SADARI kedua juga bisa Anda lakukan pada saat mandi. Busa sabun akan memudahkan pergerakan tangan untuk memeriksa benjolan atau perubahan pada payudara. Angkat satu tangan ke belakang kepala. Dengan tangan lain yang dilumuri sabun, raba payudara di sisi tangan yang terangkat. Gunakan jari untuk menekan-nekan bagian demi bagian dengan lembut. Lakukan pada payudara di sisi lain.

 

  1. Berbaring

Cara Melakukan SADARI ini juga dapat dilakukan dengan berbaring. Pilih tempat tidur atau permukaan datar lain yang nyaman. Saat berbaring, payudara menjadi melebar dan memudahkan untuk diperiksa. Cara Melakukan SADARI saat berbaring seperti berikut:

  • Sambil berbaring, tempatkan gulungan handuk atau bantal kecil di bawah pundak. Tempatkan tangan kanan di bawah kepala. Lumuri tangan kiri dengan losion dan gunakan jari untuk meraba payudara kanan.  – Cara Melakukan SADARI
  • Ibaratkan payudara seperti permukaan jam. Mulailah gerakan dari titik jam 12 ke angka 1 dengan gerakan melingkar. Setelah satu lingkaran, geser jari dan mulailah kembali hingga seluruh permukaan payudara hingga ke puting selesai teraba.
  • Tidak perlu terburu-buru saat melakukan pemeriksaan. Pastikan semua permukaan payudara telah teraba dengan seksama.  – Cara Melakukan SADARI

 

Hal yang perlu diperhatikan saat dan setelah melakukan pemeriksaan adalah tetap tenang jika mendapati perubahan pada payudara. Meski harus tetap waspada, namun sebagian besar perubahan fisik tidak mengarah pada kanker. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendiagnosis kelainan. Sebagian besar benjolan pada payudara juga merupakan tumor jinak yang tidak bersifat kanker.  – Cara Melakukan SADARI

 

 

Jika Terdapat Perubahan

Benjolan atau perubahan payudara ini dapat disebabkan oleh banyak hal. Namun memang hanya sedikit yang mengarah pada penyakit yang serius. Sekitar 1 dari 10 benjolan pada payudara bersifat kanker. Akan tetapi, kanker yang terlambat ditangani akan membawa dampak yang sangat serius. Oleh karenanya, segera periksakan diri ke dokter jika dalam pemeriksaan mandiri Anda menemukan:

  • Benjolan keras pada payudara atau ketiak;
  • Perubahan pada permukaan kulit: kulit menjadi berkerut, atau terdapat cekungan;
  • Perubahan ukuran dan bentuk payudara, terutama ketika Anda mengangkat payudara atau menggerakkan lengan;
  • Keluar cairan dari puting payudara, tapi bukan ASI;
  • Keluar darah dari puting;   – Cara Melakukan SADARI
  • Terdapat bagian puting yang memerah dan menjadi lembap, serta tidak kunjung berubah menjadi seperti semula;
  • Puting berubah bentuk, misalnya menjadi melesak ke dalam.
  • Ruam di sekitar puting;   – Cara Melakukan SADARI
  • Ada rasa sakit atau tidak nyaman yang berkelanjutan pada payudara.

 

Dokter mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan lanjutan untuk mendiagnosis penyebab perubahan, seperti pemeriksaan mamogram dan USG. Periksa payudara lebih sering jika usia Anda telah mencapai 50 tahun atau lebih. Pemeriksaan untuk mendeteksi potensi kanker juga perlu dilakukan secara teratur. Semoga bermanfaat… 🙂

 

 

 

Cara Melakukan SADARI

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Efek Radiasi Kanker Payudara

Efek Radiasi Kanker Payudara

Efek Radiasi Kanker Payudara

Efek Radiasi Kanker Payudara – Terapi radiasi adalah pengobatan menggunakan sinar-X untuk membunuh sel-sel kanker. Terapi ini termasuk ke dalam jenis terapi bertarget yang sering digunakan dalam pengobatan kanker payudara. Radiasi ditujukan langsung pada lokasi tumor, kelenjar getah bening, atau dinding dada. Melalui terapi ini, penyebaran kanker dapat dihentikan dan risiko kekambuhan dapat dikurangi.

Pengobatan radiasi eksternal biasanya diberikan lima kali per minggu selama 5-7sampai minggu. Pendekatan terbaru menganjurkan dosis radiasi yang lebih besar selama 3 minggu (iradiasi payudara dipercepat). Kebanyakan orang dapat menerima terapi radiasi dengan baik.

Dokter mungkin merekomendasikan radiasi internal (brachytherapy). Radiasi internal merupakan prosedur ketika potongan-potongan kecil dari bahan radioaktif ditempatkan di sekitar lokasi tumor. Total waktu pengobatan bervariasi, dari mulai hitungan jam hingga minggu. Efek Radiasi Kanker Payudara jangka pendek dari terapi ini tergolong sedikit, sementara Efek Radiasi Kanker Payudara jangka panjang dari metode ini belum diketahui.

 

 

Efek Radiasi Kanker Payudara Jangka Pendek

Efek Radiasi Kanker Payudara jangka pendek ini adalah iritasi kulit di daerah yang ditargetkan. Setelah menjalani beberapa terapi awal, kulit Anda mungkin menjadi sensitif dan mulai memerah. Akhirnya, kulit mulai terlihat dan terasa seperti terbakar sinar matahari, gatal, mengelupas, atau melepuh. Rasa sakit dan nyeri sangat umum dialami. Berbagai iritasi tersebut bisa menjadi lebih buruk selama pengobatan terus berlangsung. Namun, kulit Anda akan berangsur pulih di minggu-minggu setelah pengobatan terakhir.

Anda mungkin akan kehilangan rambut ketiak jika radiasi ditargetkan di daerah bawah lengan. Di samping itu, bagian bawah lengan Anda juga akan jarang berkeringat sebagai Efek Radiasi Kanker Payudara yang biasanya bersifat sementara. Selama menjalani terapi radiasi, banyak wanita yang mengeluhkan rasa letih yang semakin berat setiap minggunya. Efek Radiasi Kanker Payudara letih yang dirasakan akan berangsur hilang dalam beberapa minggu menjelang pengobatan terakhir.

 

Karena diberikan setiap hari selama berminggu-minggu, terapi radiasi sinar eksternal konvensional membutuhkan komitmen waktu yang sangat besar. Proses ini tentu dapat mengganggu pekerjaan dan tanggung jawab keluarga, terutama jika Anda tidak memiliki alat transportasi atau tinggal cukup jauh dari penyedia fasilitas perawatan. Estimasikan waktu sebanyak 30 menit sampai satu jam untuk satu kali terapi, meskipun pengobatan yang sebenarnya hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Jadwal harian yang sibuk dapat menyebabkan memicu emosi, stres, atau rasa cemas.

 

Efek Radiasi Kanker Payudara

Efek Radiasi Kanker Payudara Jangka Panjang

Karena terapi ini merupakan terapi bertarget, petugas medis akan menghabiskan banyak waktu untuk “menandai” bagian tubuh sebelum memulai pengobatan pertama Anda. Artinya, mereka akan melakukan pengukuran dengan saksama untuk memastikan bahwa radiasi akan mengenai lokasi yang tepat. Kemudian, petugas medis akan membuat tanda tinta kecil pada kulit Anda sebagai panduan untuk perawatan selanjutnya. Tanda ini biasanya akan ditattoo ke kulit Anda secara permanen.

Kulit yang menggelap di daerah radiasi akan kembali normal setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Dalam beberapa kasus, perubahan warna ringan mungkin bersifat permanen, atau kulit tampak lebih tebal dan kencang. Sensitivitas kulit atau nyeri terkadang bisa bertahan selama berbulan-bulan.

Efek Radiasi Kanker Payudara dapat menyebabkan beberapa kerusakan saraf yang mengakibatkan mati rasa dan nyeri. Terapi radiasi dapat membatasi pilihan rekonstruksi maupun kebebasan Anda untuk menyusui. Risiko tersebut harus dibicarakan dengan dokter sebelum Anda memulai perawatan.

 

 

Efek Radiasi Kanker Payudara Langka

Jika Anda telah menjalani pengangkatan kelenjar getah bening sebelum menjalani terapi radiasi, Efek Radiasi Kanker Payudara pada Anda yaitu terkena limfedema atau penyumbatan sistem getah bening. Limfedema menyebabkan pembengkakan lengan tempat kelenjar getah bening diangkat.

Komplikasi langka lainnya adalah:

  • Rusuk patah akibat melemah tulang rusuk
  • Peradangan pada jaringan paru-paru
  • Kerusakan jantung ketika radiasi diberikan di sisi kiri dada
  • Kanker sekunder yang disebabkan oleh radiasi

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami sesak napas, kesulitan menelan, atau nyeri dada.

 

Menghadapi Efek Radiasi Kanker Payudara

Efek Radiasi Kanker Payudara hampir tidak mungkin dihindari. Namun demikian, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meminimalkan Efek Radiasi Kanker Payudara tersebut. Kenakan pakaian longgar jika Anda mengalami iritasi kulit. Jika Anda memakai bra, pilihlah bra tanpa kawat. Tanyakan pada dokter perihal produk khusus yang harus Anda gunakan pada kulit saat mandi. Konsultasikan dengan tim medis sebelum menggunakan salep atau krim pada daerah yang dirawat. Cobalah untuk tidak menggosok atau menggaruk daerah yang dirawat, dan hindari kompres es dan bantalan pemanas.

Lawan kelelahan dengan mendapatkan banyak istirahat. Berikan nutrisi bagi tubuh untuk memperbaiki dirinya sendiri. Pastikan Anda memberitahu dokter onkologi radiasi mengenai Efek Radiasi Kanker Payudara yang dirasakan.

 

 

 

 

Efek Radiasi Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Metode Pengobatan Kanker Payudara

Metode Pengobatan Kanker Payudara

Metode Pengobatan Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan suatu penyakit yang sangat menakutkan bagi kaum wanita, yang dimana penyakit ini merupakan penyakit nomor 2 pembunuh kaum wanita setelah kanker rahim. Namun sayang banyak wanita yang kurang tanggap pada perubahan yang terjadi pada tubuhnya, maka tak jarang banyak kasus yang terlambat ditangani dikarenakan kanker yang di derita sudah terlanjur cukup kronis. Berikut ini ada beberapa Metode Pengobatan Kanker Payudara yang sederhana dan mudah untuk dilakukan, diantaranya :

 

  1. Radikal Mastectomy

Metode Pengobatan Kanker Payudara ini sering disarankan ketika kanker payudara dalam fase yang kian mengkhawatirkan. Tujuan utamanya ialah mengangkat sel-sel kanker yang terdapat pada jaringan kulit. Biasanya metode ini sangat efektif dan tepat sasaran. Meskipun demikian, kebanyakan perempuan cenderung merasa cemas dan khawatir dengan dampak dari operasi. Namun metode ini sebenarnya sangat aman dan bisa dibuktikan pasca 5 hari setelah dilakukan. Tetapi selama masa tersebut, pasien masih harus menjalani beberapa kemoterapi dan radioterapi.

 

  1. Surgical Drain

Selama lebih kurang 14 hari setelah operasi, drain masih dipasang untuk memaksimalkan hasil penyembuhan. Namun Metode Pengobatan Kanker Payudara ini juga bisa dilakukan di rumah setelah dokter memberikan instruksi mengenai cara pengisian dan pengosongan drain. Sehingga seorang pasien bisa tetap menjalankan aktivitas keseharian secara nyaman.  – Metode Pengobatan Kanker Payudara

 

  1. Penyembuhan Tradisional Kulit Manggis

Metode Pengobatan Kanker Payudara ini sangat populer meskipun kebanyakan orang tidak memahami rinciannya. Padahal kulit manggis memiliki khasiat luar biasa yang mampu mengatasi kanker pada tubuh. Hal ini disebabkan oleh kandungan Xanthone dalam kulit manggis yang sangat efektif dalam melancarkan peredaran darah. Pembuluh darah bisa diperluas dengan khasiat dari daun manggis. Hal itulah yang membuat kulit manggis sangat tepat sebagai zat anti kanker dan bisa menghambat peredaran sel-sel berbahaya dalam kulit payudara. Proses metabolisme pun bisa ditingkatkan akibat kandungan dari kalium dan mineral yang selanjutnya berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh. Kita bisa memanfaatkan ekstrak kulit manggis yang bisa menghancurkan sel-sel kanker dalam waktu singkat.  – Metode Pengobatan Kanker Payudara

 

  1. Menggunakan Rosella

Metode Pengobatan Kanker PayudaraBunga Rosella sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dalam kasus kanker payudara, Metode Pengobatan Kanker Payudara dengan bunga ini mampu mengelola dan mengendalikan tekanan darah sehingga bisa mencegah sekaligus mengobato radang dan kanker. Bunga ini mengandung Omega 3, Magnesium, Vitamin A, Vitamin C, Asam Esensial dan beberapa zat lain yang sangat bermanfaat untuk tubuh.

 

  1. Memanfaatkan Kunyit

Kanker payudara bisa dilawan dengan menggunakan curcumol dan kita bisa mendapatkannya dalam kunyit. Metode Pengobatan Kanker Payudara ini sangat sederhana karena kita bisa mendapatkan bahannya dengan mudah. Setiap hari, seorang penderita diharuskan meminum dua gelas rebusan rimpang kunyit putih. Lakukan secara teratur sehingga bisa mendapatkan efek kesembuhan yang optimal. Nah Metode Pengobatan Kanker Payudara ini juga bisa dikombinasikan dengan campuran beberapa bahan lainnya. Misalnya ialah dengan menambahkan waru landak, rumput mutiara, benalu tae, atau keladi tikus. Rebuslah mereka dengan takaran tepat dan tunggu hingga hampir hangat kemudian baru diminum. Meskipun demikian, metode ini juga harus diimbangi dengan pemeriksaan teratur pada kondisi penyakit yang sedang diderita.

 

  1. Pengobatan Daun Sirsak

Jarang yang tahu bahwa Metode Pengobatan Kanker Payudara yang satu ini bisa sangat efektif dalam menyembuhkan penyakit berbahaya. Nah daun sirsak memilliki khasiat luar biasa yang jarang kita temukan pada metode pengobatan modern. Uniknya para ilmuwan di Eropa juga sepakat bahwa daun sirsak ternyata mengandung bahan-bahan alami yang bisa diandalkan dalam melawan kanker payudara. Di dalam daun ini, ternyata ditemukan Gigantetroin, Annocatalin, Linoleic acid, Annocatacin, Muricapentocin, dan Acetogenins. Setiap hari kita hanya membutuhkan sekitar sepuluh lembar daun yang direbus hingga menjadi satu takaran gelas. Untuk hasil lebih sempurna, disarankan untuk meminumnya hingga takaran 2 gelas.

 

  1. Meminum Tapak Dara

Sama halnya dengan Metode Pengobatan Kanker Payudara dengan kunyit, kita bisa mencampurkannya dengan beberapa bahan lain seperti buah adas atau kunyit pulasari. Rebuslah pada takaran 15gram dan ambil hasil ekstraknya. Pengobatan ini terbukti manjur karena tapak dara mengandung banyak alkaloid. Zat ini sangat berperan dalam mengatasi sel-sel kanker terutama pada payudara.

 

Demikianlah beberapa ulasan mengenai Metode Pengobatan Kanker Payudara, sekiranya semoga informasi tersebut bermanfaat untuk Anda, terutama untuk Anda yang di vonis oleh dokter mengidap kanker payudara.

 

 

 

Metode Pengobatan Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment