Kanker Payudara Dan Stadiumnya

Kanker Payudara Dan Stadiumnya

 

Kanker payudara adalah jenis lain dari kanker yang terjadi pada jaringan sel payudara. Ketika sel abnormal membagi dan tidak terkontrol, mereka dapat menjadi besar dengan membentuk jaringan ekstra, atau tumor, yang dapat menjadi jinak atau ganas. Sel tumor jinak tidak menyebar ke jaringan tubuh yang lain, biasanya dapat diangkat dan tidak akan timbul kembali.

Kanker Payudara Dan Stadiumnya

Kanker Payudara Dan Stadiumnya

Kanker payudara ada beberapa jenis dengan teknik menyerang berbeda. Stadium istilah yang dipakai untuk menggambarkan ukuran kanker, di mana, dan sampai sejauh mana kanker payudara telah menyebar. Seperti kanker pada umumnya, kanker payudara memiliki empat stadium. Berikut terkait apa yang terjadi pada setiap stadium dan berapa tingkat kesembuhannya sebagai berikut :

  1. Stadium 1

Besar tumornya 2 cm atau kurang, sel tumor belum merambah ke mana-mana. Kalaupun merambah, paling banter ke area kelenjar getah bening pada ketiak. Kalau benjolan di kiri, maka proyeksi rambahan menuju getah bening ketiak kiri.

  1. Stadium 2

Ukuran benjolannya 2 cm sampai 5 cm, kelenjar getah beningnya bisa positif atau negatif. Maksudnya, sel-sel kanker payudara sudah ada yang mengembara ke kelenjar getah bening. Positif tidaknya baru bisa ditentukan setelah dilakukan periksa, pemeriksaannya dengan standar histopatologi, dengan tingkat akurasi mencapai 98 persen. Hasil pemeriksaan dijadikan pegangan untuk melakukan treatment berikutnya.

  1. Stadium 3

Ukuran benjolan lebih dari 5 cm, kondisi kelenjar getah bening positif. Seringkali dalam stadium tiga lanjut, sel-sel kanker melekat di kulit payudara. Kalau sudah begini, warna kulit berubah kemerahan, bergelombang menyerupai kulit jeruk. Pori-pori menonjol dan kulit lebih sembap karena ada proses peradangan, kalau ada sesuatu asing merasuk ke dalam tubuh, sistem tubuh tidak akan tinggal diam. Ia melancarkan proses inflamasi yang memicu perubahan warna kulit. Pada saat itu, operasi tidak boleh dijadikan langkah pertama.

Kalau kanker merangsek ke kulit, tim medis susah menentukan batas, sampai di mana dokter akan melakukan sayatan pada kulit payudara. Bahayanya adalah, kalau sel kanker menggelayut di bawah kulit, lalu disayat, bisa memicu penyebaran sel kanker lebih lanjut. Karena sayatan pada bawah kulit akan membuka pembuluh darah (dengan memotong sebagian daerah infiltrasi tumor) sehingga tumor menyebar lebih jauh.

Karenanya, harus dikemoterapi dulu. Tujuannya, mengecilkan daerah infiltrasi. Setelah daerah infiltrasi kanker memendek, dokter bisa melihat sejauh mana operasi dilakukan. Terlihat lebih jelas mana daerah yang terkontaminasi, mana yang bersih. Barulah sel kanker diangkat.

  1. Stadium 4

Kanker payudara di mana sudah berlangsung penyebaran di luar payudara ke organ tubuh yang lain, pada pasien kanker payudara pasca operasi, dapat diberikan edukasi serta latihan-latihan untuk kurangi penderitaan dikarenakan kankernya. Misalnya saja pencegahan kekakuan sesudah operasi semakin banyak pada komunikasi, edukasi serta kursus (fisioterapi).

Stadium empat merupakan tahap puncak dari penyakit kanker payudara. Pasalnya, jika seseorang telah mencapai tahap ini sangat sulit untuk sembuh secara menyeluruh, biasanya yang dilakukan adalah mengurangi rasa sakit dan menunda waktu kematian .

Pada stadium empat sel kanker payudara telah menyebar sangat luas dan mengakibatkan pengaruh secara massive (besar-besaran). Dalam stadium ini, ciri yang dapat dilihat adalah timbulnya pembengkakan dan rasa nyeri, keluarnya darah atau cairan aneh yang berbau tidak sedap, dan rasa nyeri yang tidak kunjung berhenti. Selain itu, juga terjadi luka dan menyebabkan borok (ulkus) .

Jika payudara telah borok atau bolong luka yang besar satu-satunya alternatif adalah dengan memotong payudara penderita kanker payudara. Mau tidak mau penderita harus kehilangan payudara mereka. Oleh sebab itu, jika Anda telah mengalami gejala awal usahakan cepat diatasi agar kejadian seperti ini tidak terjadi pada Anda.

Menurut nationalbreastcancer.org sel kanker pada stadium 4 ini juga dapat menyebar ke otak, paru-paru, dan hati. Jadi bisa dibayangkan jika Anda telah mencapai tahap ini, kemungkinan besar penyakit komplikasi akan terjadi pada Anda. Kanker Payudara

Untuk mengobati dan mencegah kanker payudara, Anda bisa mencegahnya dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Kanker Payudara Dan Stadiumnya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Invasif

Kanker Payudara Invasif

 

Kanker payudara invasif atau kanker payudara duktal invasif adalah kanker yang berkembang pada sel-sel pembentuk saluran payudara. Kata invasif berarti kanker ini dapat menyebar di luar payudara. Sekitar 80 persen dari semua kasus kanker payudara invasif merupakan jenis semacam ini.

Kanker Payudara Invasif

Kanker Payudara Invasif

Kanker payudara invasif yang ditandai dengan penyebaran sel-sel kanker dari saluran air susu ke jaringan payudara dan kelenjar getah bening di sekitarnya. Ini merupakan bentuk kanker payudara yang paling umum yang terjadi baik pada pria maupun wanita. Namun, hal ini lebih sering terjadi pada wanita yang memiliki riwayat keluarga menderita kanker payudara dan didiagnosis sebagai karsinoma duktal in situ, suatu bentuk kanket payudara yang bersifat non-invasif. Stadium awal dari karsinoma duktal invasif mungkin tidak menimbulkan gejala kanker payudara invasif apapun.

Namun seiring dengan perkembangannya, akan terbentuk benjolan atau massa pada payudara yang dapat dirasakan. Payudara akan membengkak dan tampak merah. Pada kasus-kasus dimana kanker payudara invasif telah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya, mungkin akan ada benjolan pada daerah ketiak. Perawatan dari karsinoma duktal invasif tergantung pada stadium kanker payudara invasif tersebut. Umumnya, angka kelangsungan hidup lebih tinggi pada penderita yang didiagnosis dan diobati pada stadium awal. Karsinoma duktal infiltratif adalah tipe karsinoma dukat invasif yang paling umum.

Ada empat tipe kanker payudara invasif lain yang jarang:

  1. Karsinoma Duktal Medularis (tumor kanker yang tidak terasa seperti benjolan, tetapi malah terasa seperti spons/berlubang-lubang),
  2. Karsinoma Duktam Mucinosa (sel-sel kanker di dalam payudara menghasilkan mukus/lendir),
  3. Karsinoma Duktal Papiler (tumor yang apabila dilihat dengan mikroskop tampak seperti jari kecil yang jarang menjadi invasif) dan
  4. Karsinoma Duktal Tubuler (tumor yang apabila dilihat dengan mikroskop tampak seperti pipa-pipa kecil).

Penyebab Kanker Payudara Invasif

Penyebab kanker payudara invasif belum diketahui secara pasti tetapi ada beberapa faktor resiko yang memungkinkan seorang wanita terserang penyakit ini, yakni sebagai berikut:

  • Riwayat keluarga yang menderita kanker payudara.
  • Wanita yang belum pernah hamil dan melahirkan.
  • Kehamilan pertama terjadi setelah berumur 30 tahun.
  • Mendapat menstruasi pertama pada usia di bawah 12 tahun dan menopause setelah usia 55 tahun.
  • Pemakaian pil KB atau terapi sulih estrogen.
  • Obesitas pasca menopause dan pemakaian alkohol.
  • Bahan kimia – Beberapa penelitian telah menyebutkan pemaparan bahan kimia yang menyerupai estrogen (yang terdapat di dalam pestisida dan produk industri lainnya) mungkin meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara.
  • Penggunaan DES (dietilstilbestrol). Wanita yang mengonsumsi DES untuk mencegah keguguran memiliki resiko tinggi menderita kanker payudara

Perlu diingat bahwa faktor-faktor yang disebutkan di atas tidaklah selalu dapat memicu serangan kanker payudara invasif , namun seringkali riwayat hidup seseorang yang terkena kanker payudara berhubungan dengan faktor-faktor tersebut.

Pencegahan Kanker Payudara Invasif

Pada saat ini kanker payudara invasif tidak dapat dicegah, tapi dapat didiagnosa lebih awal dari sebelumnya. Diagnosa awal mungkin dengan mammography secara rutin dan pemeriksaan awal pada luka yang dicurigai. Semakin awal kanker diketahui, semakin besar peluang untuk disembuhkan. Berikut ini adalah cara yang mungkin dapat menolong mencegah kanker payudara:

  • Diet rendah lemak (kurang dari 20 persen), dengan cukup buah dan sayuran, dan menjaga berat badan ideal.
  • Ketika kanker ditemukan dan ditangani secara dini, akan ada lebih banyak pilihan pengobatan yang dapat diambil dan memiliki peluang lebih baik untuk sembuh.
  • Diantara check-ups klinis, lakukan breast self-exam (BSE) bulanan. Setiap payudara wanita berbeda, dan berubah seiring usia, siklus menstruasi, kehamilan, menopause, atau penggunaan pil KB atau hormon lain. Mungkin akan normal jika pada payudara anda terasa gumpalan, bengkak atau perih pada waktu tertentu, seperti sebelum terjadinya kehamilan.
  • Menyusui mungkin akan sedikit menurunkan risiko, khususnya jika berlanjut untuk 18 sampai 24 bulan. Olahraga berat pada saat usia muda dapat memberikan perlindungan yang lama. Bahkan aktifitas fisik ringan pada saat dewasa dapat menurunkan risiko.

Untuk mengobati dan mencegah kanker payudara invasif Anda dapat mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !

Kanker Payudara Invasif

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Dan Pengobatannya

Kanker Payudara Dan Pengobatannya

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling umum diderita kalangan wanita. Kanker ini akan menyerang jaringan pada payudara, daerah yang paling sering diserang adalah bagian lobules atau lapisan dalam saluran. Penyakit kanker yang bagian saluran susu dikenal dengan karsinoma duktal, sedangkan yang menyerang bagian lobulus biasa dikenal dengan karsinoma lobular.

Penyakit kanker payudara dapat menyerang pada usia dini, meskipun usia rawan terkena penyakit kanker pada wanita usia 39 tahun keatas, dimana 1 orang dari 231 wanita usia 39 tahun keatas beresiko menderita kanker payudara, selanjutnya usia 40 – 59 tahun, resiko akan naik menjadi dari 25 orang akan ada 1 orang yang terserang, kemudian usia 60 – 79 tahun, resikonya semakin bertambah menjadi 1 orang dari 15 orang wanita.

Kanker Payudara Dan Pengobatannya

Inilah ciri umum kanker payudara yang perlu diketahui :

Adanya benjolan disekitar payudara

Ciri yang pertama adalah adanya benjolan disekitar payudara. Hampir setiap orang mengetahui bahwa benjolan di sekitar payudara merupakan ciri umum dari kanker yang yang harus diperhatikan. Meskipun tidak sepenuhnya benjolan ini menandakan bahwa Anda terkena kanker, akan tetapi Anda harus waspada jika benjolan tersebut terasa sangat keras, tidak dapat digerakkan dan tidak ada benjolan yang sama di payudara sebelahnya.

Terdapat kerutan di sekitar payudara

Kerutan biasanya hanya akan dialami oleh seseorang yang sudah tua, namun seorang penderita kanker payudara keutan tersebut mungkin saja terdapat di bagian tertentu di payudara Anda. Kerutan tanda kanker payudara akan berwarna sedikit hitam dan tidak terlalu besar lingkupnya. Tak hanya itu saja kerutan tersebut juga memiliki permukaan yang kasar.

Payudara bengkak dan kemerahan

Ciri-ciri kanker payudara selanjutnya adalah payudara mengalami pembengkakan dan kemerahan. jika sudah begini sebaiknya Anda harus berkonsultasi dengan dokter spesialis. Warna kemerahan pada payudara juga akan memiliki rasa hangat jika disentuh, seperti halnya saat demam.

Gatal dan ruam di puting susu

Berikutnya adalah terjadi ruam pada puting, bersisik sakit, dan juga gatal pada payudara. Gatal yang disebabkan oleh kanker payudara juga memiliki intensitas yang berbeda. Ada yang gatal dalam skala kecil dan tidak menganggu dan juga ada yang cukup menganggu karena gatal tidak dapat hilang. Selain itu, di kulit payudara juga akan timbul seperti sisik yang cukup menganggu karena akan menimbulkan rasa sakit jika dipegang ataupun dikelupas.

Terjadi perubahan ukuran dan bentuk payudara

Jika Anda melihat ada keanehan dalam salah satu bentuk payudara, maka sebaiknya Anda harus berkonsultasi dengan dokter spesialis karena hal ini merupakan salah satu ciri kanker payudara stadium awal. Sebagai contoh adalah dari sebelumnya yang besar yaitu 34 dan hanya menjadi 32 (dalam ukuran bh).

Keluarnya cairan dari puting

Jika Anda sedang tidak menyusui namun tiba-tiba keluar cairan dari puting, makah hal ini merupakan gejala bahwa Anda sedang terkena kanker payudara. Warna cairannya pun berbeda-beda, yaitu jika cairan putih atau bening maka ini belum masuk ke dalam tahap serius, akan tetapi jika cairan berwarna kecoklatan ataupun merah darah hal ini sudah masuk dalam tahap kronis dan segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter.

Puting susu masuk ke dalam

Ciri-ciri kanker payudara selanjutnya adalah puting susu masuk ke dalam. Seperti yang kita ketahui puting susu biasanya akan timbul. Dan jika sedang mengecil ia akan sejajar dengan kulit. Akan tetapi seseorang yang menderita payudara puting susunya akan menukik ke dalam dan tidak wajar. Namun tahukah Anda tak hanya puting susu yang masuk ke dalam, semua bagian yang ada di payudara juga akan mengalami hal yang sama. Oleh karena itu, jika Anda mendapati hal ini segeralah melakukan pengecekan lebih lanjut agar tidak menjadi lebih bahaya.

Sakit, gatal dan berisik di puting susu

Ciri lainnya yaitu sakit, gatal, ruam dan bersisik pada puting susu. Jika kulit payudara timbul semacam sisik Anda juga perlu waspada. Karena hal tersebut merupakan gejala awal kanker payudara yang paling umum. Jika terjadi ruam, maka sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter.

Untuk mengobati dan mencegah kanker payudara stadium, Anda juga bisa mencegahnya dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

Kanker Payudara Dan Pengobatannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Gejala

Kanker Payudara Gejala

 

Kanker Payudara GejalaKanker payudara (karsinoma payudara) adalah tumor ganas yang tumbuh di jaringan payudara.  Jenis kanker ini sering terjadi pada wanita dan tidak menutup kemungkinan jika terjadi pada kaum pria, hanya saja kasusnya sangat jarang.

Penyebab kanker payudara belum diketahui secara pasti tetapi ada beberapa faktor resiko yang memungkinkan seorang wanita terserang penyakit ini, yakni sebagai berikut:

  • Riwayat keluarga yang menderita kanker payudara.
  • Wanita yang belum pernah hamil dan melahirkan.
  • Kehamilan pertama terjadi setelah berumur 30 tahun.
  • Mendapat menstruasi pertama pada usia di bawah 12 tahun dan menopause setelah usia 55 tahun.
  • Pemakaian pil KB atau terapi sulih estrogen.
  • Obesitas pasca menopause dan pemakaian alkohol.
  • Bahan kimia – Beberapa penelitian telah menyebutkan pemaparan bahan kimia yang menyerupai estrogen (yang terdapat di dalam pestisida dan produk industri lainnya) mungkin meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara.
  • Penggunaan DES (dietilstilbestrol). Wanita yang mengonsumsi DES untuk mencegah keguguran memiliki resiko tinggi menderita kanker payudara.

Perlu diingat bahwa faktor-faktor yang disebutkan di atas tidaklah selalu dapat memicu serangan kanker payudara, namun seringkali riwayat hidup seseorang yang terkena kanker payudara berhubungan dengan faktor-faktor tersebut.

Pada stadium awal menuju stadium lanjut, ada beberapa gejala kanker payudara yang timbul. Seperti apa gejalanya? Gejala kanker payudara ini biasanya umum terjadi dan semakin lama semakin buruk, berikut ini adalah gejala kanker payudara antara lain:

  • Adanya Penurunan berat badan secara drastis tanpa sebab yang jelas merupakan gejala kanker payudara yang patut diwaspadai. Meskipun hal ini bukan gejala kanker payudara yang pasti, namun dengan adanya pengurangan berat badan secara drastis, itu sudah merupakan indikasi bahwa ada yang salah pada tubuh.
  • Sering demam dan adanya rasa sakit atau nyeri yang kerap datang dan sulit diobati di sekitar payudara.
  • Perubahan dalam kebiasaan buang air kecil atau besar. Ini juga merupakan indikasi bahwa adanya ketidaknormalan pada tubuh.
  • Gejala kanker payudara awal adalah ditemukannya benjolan yang terasa berbeda pada payudara. Jika ditekan, benjolan ini tidak terasa nyeri. Awalnya benjolan ini berukuran kecil, tapi lama kelamaan membesar dan akhirnya melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau puting susu, biasanya adanya daerah berwana coklat tua di sekeliling puting susu.
  • Perubahan ukuran atau bentuk payudara, keluar cairan yang abnormal dari puting susu (biasanya berdarah atau berwarna kuning sampai hijau, mungkin juga bernanah) gejala kanker payudara.
  • Payudara tampak kemerahan, kulit di sekitar puting susu bersisik, puting susu tertarik ke dalam atau terasa gatal.

Gejala Kanker Payudara Pada Stadium Lanjut

Kalau pada stadium lanjut maka gejala kanker payudara akan lebih parah lagi. Pada stadium lanjut tanda-tanda kanker payudara yang paling jelas adalah sebagai berikut :

  • Adanya borok (ulkus) pada payudara. Seiring dengan berjalannya waktu, borok ini akan menjadi semakin besar dan mendalam sehingga dapat menghancurkan seluruh payudara.
  • Gejala lainnya adalah payudara sering berbau busuk dan mudah berdarah. Pada stadium lanjut bisa timbul nyeri tulang, penurunan berat badan, pembengkakan lengan atau ulserasi kulit.
  • Kanker payudara lanjut sangat mudah dikenali dengan mengetahui kriteria operbilitas Heagensen sebagai berikut: Terdapat edema (bengkak) luas pada kulit payudara (lebih 1/3 luas kulit payudara).

Apa yang dapat dilakukan masing-masing wanita untuk mencegah timbulnya kanker payudara?

  • Lakukan deteksi dini (pemeriksaan sendiri) setiap bulan setelah masa haid dan pemeriksaan klinis (mammografi dan biopsi).
  • Hindari mengonsumsi makanan yang berlemak tinggi.
  • Penggunaan obat atau alat kontrasepsi yang mengandung hormon harus atas petunjuk dokter.
  • Menyusui bayi selama mungkin (sampai sekitar 2 tahun).
  • Banyak mengonsumsi buah dan sayur serta kedelai termasuk produk olahannya.

Kunci untuk bertahan hidup adalah mendeteksi kanker payudara sedini mungkin, sebelum ia memiliki kesempatan untuk menyebar. Pemeriksaan payudara secara pribadi hendaknya dilakukan dengan teratur setiap bulan, karena seorang wanita harus waspada dalam mencari sesuatu yang tampak atau terasa mencurigakan pada payudaranya, seperti adanya pengerasan atau benjolan.

Kanker Payudara Gejala

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Stadium 1

Kanker Payudara Stadium 1

Kanker Payudara Stadium 1Kanker payudara adalah jenis lain dari kanker yang terjadi pada jaringan sel payudara. Ketika sel abnormal membagi dan tidak terkontrol, mereka dapat menjadi besar dengan membentuk jaringan ekstra, atau tumor, yang dapat menjadi jinak atau ganas. Sel tumor jinak tidak menyebar ke jaringan tubuh yang lain, biasanya dapat diangkat dan tidak akan timbul kembali. Sel tumor ganas (kanker) dapat menyebar ke jaringan tubuh yang terdekat dan melepaskan diri dari bentuk tumor primer menjadi bentuk tumor sekunder dimanapun di bagian tubuh.

Dokter memperkirakan bahwa 5 sampai 10 persen kanker payudara berhubungan pada mutasi genetik pada generasi di dalam keluarga. Sejumlah gen rusak yang diwariskan dapat meningkatkan kemungkinan kanker payudara telah diidentifikasi. Yang umum adalah gen kanker payudara 1 (BRCA1) dan gen kanker payudara 2 (BRCA2), keduanya meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker ovarium.

Jika anda memiliki catatan keluarga yang kuat dengan kanker payudara atau kanker lain, tes darah dapat membantu mengidentifikasi BRCA yang rusak atau gen lain yang terdapat di dalam keluarga.

Faktor risiko Terkena Kanker Payudara

Faktor risiko adalah segala sesuatu yang membuat anda lebih memiliki kemungkinan mengalami kanker payudara. Tetapi memiliki satu atau bahkan beberapa faktor risiko tidak berarti anda akan mengalami kanker – beberapa wanita dengan kanker payudara tidak memiliki faktor risiko apapun yang diketahui daripada wanita lain.

Beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara antara lain:

  • Wanita lebih memiliki kemungkinan mengalami kanker payudara daripada laki-laki.
  • Bertambahnya usia. Risiko anda mengalami kanker payudara meningkat seiring usia. Wanita yang berusia lebih dari 60 tahun memiliki risiko lebih besar daripada wanita dengan usia yang lebih muda.
  • Catatan pribadi dengan kanker payudara. Jika anda memiliki kanker pada satu payudara, anda memiliki peningkatan risiko mengalami kanker pada payudara yang lain.
  • Sejarah keluarga dengan kanker payudara. Jika anda memiliki ibu, saudara perempuan atau anak perempuan dengan kanker payudara, anda memiliki peluang yang lebih besar terdiagnosa dengan kanker payudara. Tetapi secara umum mereka yang memiliki kanker payudara tidak memiliki sejarah keluarga dengan kanker payudara.
  • Gen keturunan yang meningkatkan risiko kanker. Mutasi gen tertentu yang meningkatkan risiko kanker payudara dapat menurun dari orang tua kepada anak. Mutasi gen yang dimaksud adalah BRCA1 dan BRCA2. Gen tersebut dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara dan kanker lain, tetapi mereka tidak membuat kanker pasti terjadi.
  • Terkena radiasi. Jika anda menerima perawatan dengan radiasi pada dada saat anak-anak atau orang dewasa yang muda, anda lebih memiliki kemungkinan mengalami kanker payudara di kemudian hari.
  • Memiliki kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko anda mengalami kanker payudara.
  • Datang bulan yang dimulai pada usia lebih muda. Masa datang bulan yang dimulai sebelum usia 12 tahun meningkatkan risiko kanker payudara.
  • Menopause yang dimulai pada usia yang lebih tua. Jika masa menopause anda dimulai setelah usia 55 tahun, anda akan memiliki kemungkinan lebih mengalami kanker payudara.
  • Memiliki anak pertama pada usia yang lebih tua. Wanita yang baru memiliki anak setelah usia 35 dapat meningkatkan risiko kanker payudara.
  • Terapi hormon postmenopausal. Mereka yang menggunakan pengobatan terapi hormon yang mengkombinasikan esterogen dan progesterone untuk mengobati tanda dan gejala menopause memiliki peningkatan risiko kanker payudara.
  • Minum alkohol. Minum alkohol dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Secara garis besar, kanker payudara dikategorikan ke dalam empat tahapan, yaitu:

  • Stadium 1: merupakan tahap paling awal dari kanker payudara. Diameter tumor pada tahap ini biasanya tidak melebihi dua centimeter. Tumor-tumor kecil berkelompok mungkin ditemukan pada kelenjar getah bening.
  • Stadium 2: proses penyebaran kanker dimulai di tahap ini. Kanker mungkin tampak di beberapa kelenjar getah bening, dan tumor dalam payudara akan membesar namun tidak melebihi lima centimeter.
  • Stadium 3: dokter mengklasifikasikan tahapan ini sebagai stadium lanjut, di mana penyebaran sel kanker sudah memengaruhi hampir keseluruhan kelenjar getah bening dan jaringan dada. Di tahap ini kanker terkadang menjalar ke jaringan kulit dada, menyebabkan peradangan dan luka.
  • Stadium 4: kanker telah menyebar ke seluruh tubuh.

Kanker Payudara Stadium 1

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pencegahan Kanker Payudara Secara Alami

Pencegahan Kanker Payudara Secara Alami

 

Pencegahan Kanker Payudara Secara Alami

Pencegahan Kanker Payudara – Kanker payudara merupakan sebuah kanker yang terjadi pada jaringan payudara dengan penderita paling banyak adalah wanita. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa pria dapat terserang penyakit ini walau resikonya sangat kecil. Setiap penyakit mempunyai sebab dan akibat, tidak terkecuali penyakit ini. Terdapat beberapa cara mencegah kanker payudara yang dapat dilakukan agar terhindar dari penyakit tersebut.

Ada beberapa gejala kanker payudara yang dapat dilihat. Berikut adalah gejala-gejala yang dimaksud:

  • Adanya benjolan pada payudara yang dapat diraba.
  • Perubahan bentuk dan ukuran payudara.
  • Adanya luka di sekitar puting susu dan sekitarnya yang sukar sembuh.
  • Adanya cairan (darah atau nanah-berwarna kuning sampai kehijauan) yang keluar dari puting susu.
  • Perubahan pada puting susu seperti gatal, terasa terbakar, dan tertarik ke dalam (retraksi).
  • Adanya kerutan-kerutan (seperti jeruk purut) pada kulit payudara.
  • Pada stadium lanjut bisa timbul nyeri tulang, penurunan berat badan, pembengkakan lengan atau ulserasi kulit.

Berikut ini adalah cara pencegahan kanker payudara:

Bila anda mengkonsumsi daging, jangan dimasak terlalu matang.

Pencegahan kanker payudara -Terlepas dari lemak jenuh yang terdapat dalam daging, cara anda memasak daging akan mempengaruhi resiko kanker payudara. Daging-daging yang dimasak/dipanggang menghasilkan senyawa karsinogenik (amino heterosiklik). Semakin lama dimasak, semakin banyak senyawa ini terbentuk. Amino heterosiklik paling banyak terdapat dalam daging bakar yang lapisan luarnya (kulitnya) gosong dan hitam.

Makan lebih banyak buah dan sayuran.

Pencegahan Kanker Payudara dengan makan sayurdan buah. Semakin banyak buah dan sayuran yang dimakan, semakin berkurang resiko untuk semua kanker, termasuk kanker payudara. Makanan dari tumbuh-tumbuhan mengandung anti-oksidan yang tinggi, diantaranya vitamin A, C, E dan mineral selenium, yang dapat mencegah kerusakan sel yang bisa menjadi penyebab terjadinya kanker. National Cancer Institute (NCI) merekomendasikan untuk mengkonsumsi buah dan sayuran paling tidak 5 (lima) kali dalam sehari. Tapi harus dihindari buah dan sayuran yang mengandung banyak lemak, seperti kentang goreng atau pai dengan krim pisang.

Jangan merokok.

Pencegahan kanker payudara dengan tidak merokok. Merokok akan meningkatkan resiko kanker payudara.

Makan lebih banyak serat.

Pencegahan kanker payudara -Selain berfungsi sebagai anti-oksidan, buah dan sayuran juga mengandung banyak serat. Makanan berserat akan mengikat estrogen dalam saluran pencernaan, sehingga kadarnya dalam darah akan berkurang.

Berolah raga secara teratur.

Pencegahan kanker payudara -Penelitian menunjukkan bahwa sejalan dengan menigkatnya aktivitas, maka resiko kanker payudara akan berkurang. Berolah raga akan menurukan kadar estrogen yang diproduksi tubuh sehingga mengurangi resiko kanker payudara.

Hindari alkohol.

Pencegahan kanker payudara dengan tidak mengonsumsi alkohol. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa semakin banyak mengkonsumsi alkohol, maka resiko kanker payudara semakin bertambah karena alkohol meningkatkan kadar estrogen dalam darah.

Perhatikan berat badan anda.

Pencegahan kanker payudara dengan menjaga berat badan. Kenaikan berat badan setiap pon setelah usia 18 tahun akan menambah resiko kanker payudara. Ini disebabkan karena sejalan dengan bertambahnya lemak tubuh, maka kadar estrogen sebagai hormon pemicu kanker payudara dalam darahpun akan meningkat.

Makan lebih banyak tahu dan makanan yang mengandung kedelai.

Pencegahan kanker payudara -Makanan-makanan yang berasal dari kedelai banyak mengandung estrogen tumbuhan (fito-estrogen). Seperti halnya tamoksifen, senyawa ini mirip dengan estrogen tubuh, tapi lebih lemah. Fito-estrogen terikat pada reseptor sel yang sama dengan estrogen tubuh, mengikatnya keluar dari sel payudara sehingga mengurangi efek pemicu kanker payudara. Selain menghalangi estrogen tubuh untuk mencapai sel reseptor, makanan berkedelai juga mempercepat pengeluaran estrogen dari tubuh.

Kurangi lemak.

Pencegahan kanker payudara -Anda tentu sudah sering mendengar pertentangan pendapat mengenai hubungan antara kanker payudara dengan makanan berlemak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet rendah lemak membantu mencegah kanker payudara. Penelitian yang lain menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara lemak dan kanker payudara.

Makan lebih banyak kacang-kacangan.

Pencegahan kanker payudara dengan makan lebih banyak kacangan-kacangan. Selain dalam kedelai, fito-estrogen juga terdapat dalam jenis kacang-kacangan lainnya.

Pencegahan Kanker Payudara Secara Alami

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Payudara Dan Solusinya

Penyebab Kanker Payudara Dan Solusinya

 

Penyebab Kanker Payudara Dan Solusinya

Penyebab Kanker Payudara – Kanker payudara adalah salah satu jenis kanker yang paling sering menyerang wanita; meskipun tidak menutup kemungkinan juga bisa menyerang pria, namun perbandingannya hanya 1:1000. Kanker ini juga termasuk salah satu dari 5 jenis kanker paling berbahaya. Pengobatan kanker payudara yang paling lazim adalah pembedahan; dan jika diperlukan, dilanjutkan dengan kemoterapi atau radiasi.

Penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui, tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya penyebab kanker payudara diantaranya:

Riwayat keluarga dan faktor genetik

Penyebab kanker payudara yaitu riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. Terdapat peningkatan risiko keganasan pada wanita yang keluarganya menderita kanker payudara. Pada studi genetik ditemukan bahwa kanker payudara berhubungan dengan gen tertentu. Apabila terdapat BRCA 1, yaitu suatu gen kerentanan terhadap kanker payudara, probabilitas untuk terjadi kanker payudara sebesar 60% pada umur 50 tahun dan sebesar 85% pada umur 70 tahun. Faktor Usia sangat berpengaruh -> sekitar 60% kanker payudara terjadi di usia 60 tahun. Resiko terbesar usia 75 tahun.

Konsumsi lemak penyebab kanker payudara

Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu penyebab kanker payudara. Willet dkk melakukan studi prospektif selama 8 tahun tentang konsumsi lemak dan serat dalam hubungannya dengan risiko kanker payudara pada wanita umur 34 sampai 59 tahun

Penggunaan hormon

Hormon estrogen berhubungan dengan penyebab kanker payudara. Laporan dari Harvard School of Public Health menyatakan bahwa terdapat peningkatan kanker payudara yang signifikan pada para pengguna terapi estrogen replacement. Suatu metaanalisis menyatakan bahwa walaupun tidak terdapat risiko kanker payudara pada pengguna kontrasepsi oral, wanita yang menggunakan obat ini untuk waktu yang lama mempunyai risiko tinggi untuk mengalami kanker payudara sebelum menopause. Sel-sel yang sensitive terhadap rangsangan hormonal mungkin mengalami perubahan degenerasi jinak atau menjadi ganas.

Obesitas penyebab kanker payudara

Penyebab kanker payudara yaitu obesitas. Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. Variasi terhadap kekerapan kanker ini di negara-negara Barat dan bukan Barat serta perubahan kekerapan sesudah migrasi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh diet terhadap terjadinya keganasan ini.

Faktor reproduksi penyebab kanker payudara

Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan penyebab kanker payudara adalah nuliparitas, menarche pada umur muda, menopause pada umur lebih tua, dan kehamilan pertama pada umur tua. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. Diperkirakan, periode antara terjadinya haid pertama dengan umur saat kehamilan pertama merupakan window of initiation perkembangan kanker payudara. Secara anatomi dan fungsional, payudara akan mengalami atrofi dengan bertambahnya umur. Kurang dari 25% kanker payudara terjadi pada masa sebelum menopause sehingga diperkirakan awal terjadinya tumor terjadi jauh sebelum terjadinya perubahan klinis.

Radiasi

Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko penyebab kanker payudara. Dari beberapa penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa risiko kanker radiasi berhubungan secara linier dengan dosis dan umur saat terjadinya eksposur.

Pendeteksian Dini Kanker Payudara

Hal yang paling lazim dibicarakan dalam upaya mendeteksi kanker payudara secara mandiri adalah benjolan pada payudara. Namun demikian, tidak semua benjolan pada payudara adalah gejala kanker. Oleh karena itu, setelah positif merasa adanya benjolan pada payudara anda, segeralah melakukan diagnosa lebih lanjut dengan ahlinya.

Indikasi lain dari kanker ini adalah munculnya benjolan pada ketiak, rasa nyeri pada payudara, perubahan warna dan atau tekstur payudara, puting mencuat, aerola (daerah sekitar puting) atau puting mengalami perubahan warna menjadi kecoklatan tidak seperti biasanya. Dalam beberapa kasus, deteksi dilakukan dari cairan yang muncul dari puting: berwarna kekuningan, kehijauan, atau bernanah.

Kunci untuk bisa segera bertahan dari serangan kanker ini adalah deteksi sedini mungkin. Sebagian besar kasus kanker payudara yang berujung pada kematian adalah kurangnya kesadaran akan gejala awal dan deteksi sedini mungkin. Umumnya, yang terjadi adalah pasien berkonsultasi dengan dokter setelah kasus kanker payudara berada pada stadium tingkat lanjut. Tentunya proses penyembuhan akan semakin sulit jika kasus kanker payudara semakin berada pada stadium-stadium akhir.

Penyebab Kanker Payudara Dan Solusinya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Dan Sadari

Kanker Payudara Dan Sadari

Kanker Payudara Dan Sadari

Kanker Payudara Dan Sadari

Kanker Payudara -Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dilakukan dengan menggunakan tangan dan penglihatan untuk memeriksa apakah ada perubahan fisik pada payudara. Proses ini dilakukan agar semua perubahan yang mengarah pada kondisi yang lebih serius dapat segera ditangani.

Penting untuk menyadari bagaimana bentuk normal payudara dan ada tidaknya perubahan dari waktu ke waktu. Payudara umumnya akan terasa berbeda di masa menstruasi. Sebelum dan selama periode ini, kebanyakan wanita merasa payudaranya akan menjadi makin kencang dan padat. Memasuki masa menopause, payudara akan terasa lebih kendur dan lembut.

Namun ada perubahan tertentu yang perlu diwaspadai karena dapat menjadi indikasi adanya penyakit. Pemeriksaan payudara sendiri umumnya bertujuan untuk mengetahui bentuk payudara normal, menyadari ada tidaknya perubahan pada payudara, dan agar perubahan apa pun dapat segera dikonsultasikan dan tidak terlambat ditangani.

Gejala Kanker Payudara Stadium Awal

Penderita kanker payudara stadium awal akan mengalami benjolan kecil, dimana bentuk dan ukuran benjolan ini berbeda dengan jaringan payudara. Benjolan tersebut dapat didorong menggunakan tangan. Meski begitu, penderita tidak akan mengalami nyeri ataupun sakit pada tahap awal kanker payudara.

Gejala Kanker Payudara Stadium Lanjut

Pada kanker payudara stadium lanjut, umumnya benjolan yang dialami pada stdium awal akan menempel pada bagian kulit atau dada. Selain itu, benjolan akan mengalami pembengkakan. Bahkan dari beberapa kasus, benjolan tersebut bisa menjadi borok di kulit payudara.

Periksa payudara Anda!

Berikut ini langkah mudah memeriksa payudara sendiri dengan benar. Ada 7 tahap bagaimana melakukan pemeriksaan payudara sendiri:

  • Berbaring dan letakkan bantal di bawah pundak. Letakkan tangan kanan di bagian belakang kepala
  • Gunakan tiga jari tengah kiri Anda untuk merasakan benjolan di tengah-tengah payudara kanan Anda
  • Tekan payudara Anda dengan kuat untuk merasakan payudara. Jika Anda tidak yakin seberapa kuat untuk menekan, tanyakan pada dokter Anda atau mencoba mencontohkan cara menggunakan jari selama pemeriksaan payudara. Semakin sering Anda melatih merasakan payudara akan lsemakin baik
  • Lakukan pemutaran dengan satu alur. Anda dapat menandai setiap putaran (A), atas dan bawah (B), atau benjolan (C). Lakukan hal yang sama setiap bulan. Hal itu akan membantu Anda untuk memeriksa semua area payudara
  • Lakukan hal yang sama untuk payudara kiri dengan jari kanan.
  • Ulangi pemeriksaan untuk kedua payudara saat berdiri, dengan tangan di belakang kepala. Buat posisi yang mudah untuk memeriksa bagian atas dan setiap bagian payudara (mengarah ke ketiak). Anda dapat melakukan periksa payudara sendiri saat mandi. Perubahan pada payudara dapat lebih mudah dirasakan pada saat kulit kita basah dan licin.
  • Untuk lebih aman, Anda juga dapat memeriksa payudara dengan melihat lekukan di kulit payudara, perubahan pada puting, kemerahan atau bengkak saat berdiri di depan kaca setelah Anda melakukan pemeriksaan setiap bulan

Penting untuk diingat bahwa pemeriksaan payudara sendiri bukanlah satu-satunya pemeriksaan untuk deteksi dini kanker payudara. Mammografi (foto pemeriksaan payudara) dan pemeriksaan oleh dokter lebih sensitif dan akurat dibandingkan pemeriksaan sendiri dalam menemukan stadium dini kanker payudara.

Jika Terdapat Perubahan

Benjolan atau perubahan payudara ini dapat disebabkan oleh banyak hal. Namun memang hanya sedikit yang mengarah pada penyakit yang serius. Sekitar 1 dari 10 benjolan pada payudara bersifat kanker payudara. Akan tetapi, kanker payudara yang terlambat ditangani akan membawa dampak yang sangat serius. Oleh karenanya, segera periksakan diri ke dokter jika dalam pemeriksaan mandiri Anda menemukan:

  • Benjolan keras pada payudara atau ketiak.
  • Perubahan pada permukaan kulit: kulit menjadi berkerut, atau terdapat cekungan.
  • Perubahan ukuran dan bentuk payudara, terutama ketika Anda mengangkat payudara atau menggerakkan lengan.
  • Keluar cairan dari puting payudara, tapi bukan ASI.
  • Keluar darah dari puting.
  • Terdapat bagian puting yang memerah dan menjadi lembap, serta tidak kunjung berubah menjadi seperti semula.
  • Puting berubah bentuk, misalnya menjadi melesak ke dalam.
  • Ruam di sekitar puting.
  • Ada rasa sakit atau tidak nyaman yang berkelanjutan pada payudara.

Dokter mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan lanjutan untuk mendiagnosis penyebab perubahan, seperti pemeriksaan mamogram dan USG.

Kanker Payudara Dan Sadari

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri Ciri Kanker Payudara Stadium Awal

Ciri Ciri Kanker Payudara Stadium Awal

 

Ciri Ciri Kanker Payudara Stadium Awal

Ciri Ciri Kanker Payudara Stadium Awal

Ciri ciri kanker payudara pada wanita remaja dan dewasa perlu disosialisasikan sejak dini sebab setiap wanita memiliki resiko terkena kanker payudara. Dengan mengenali ciri ciri kanker payudara sejak dini, diharapkan pengobatan dapat segera dilakukan sehingga memperbesar kesempatan untuk sembuh.

Ciri ciri kanker payudara yang menandai adanya kanker payudara pada seorang remaja maupun wanita dewasa sesungguhnya cukup mudah dikenali. Berikut ini ciri ciri kanker payudara pada tubuh yang perlu diwaspadai sebagai pertanda kanker payudara. :

Muncul perubahan di payudara

Kaum wanita harus memperhatikan bagian payudara dengan cermat termasuk perubahan sekecil apapun yang terjadi pada bagian ini. Gunakan cermin untuk mencermati adanya berubahan bentuk maupun perubahan lainnya seperti perubahan warna kulit payudara yang menjadi kemerahan, pembengkakan, kerutan maupun kulit payudara yang terasa lebih tebal. Perubahan-perubahan ini perlu dicurigai sebagai ciri ciri kanker payudara.

Perubahan pada puting payudara

Dalam keadaan normal, puting payudara menonjol ke arah luar. Kaum wanita perlu mencurigai adanya ketidakberesan saat menemukan puting payudara masuk ke dalam karena bisa merupakan ciri ciri kanker payudara.

Benjolan pada payudara

Benjolan pada payudara juga ciri ciri kanker payudara. Benjolan pada payudara sesungguhnya mudah sekali diketahui asalkan kaum wanita melakukan pemeriksaan dengan cermat. Caranya, rapatkan jari dan telusuri payudara dengan menggunakan bagian ujung jari secara rutin. Dengan cara ini, jika terdapat benjolan yang berukuran kecil kurang lebih 1 cm pun dapat diketahui.

Cairan yang keluar dari payudara

Ciri ciri kanker payudara selanjutnya yaitu mewaspadai jika ada cairan yang keluar dari payudara. Kecuali pada ibu yang menyusui, payudara yang normal tentu tidak mengeluarkan cairan apapun. Karena itu, waspadai jika payudara mengeluarkan cairan.

Bila beberapa ciri ciri kanker payudara ini muncul, maka sebaiknya segera lakukan pemeriksaan untuk memastikan gejala kanker payudara. Pemeriksaan yang disarankan adalah pemeriksaan dengan mamografi dan juga ultrasonografi. Pada remaja, pemeriksaan yang dilakukan umumnya hanyalah pemeriksaan dengan menggunakan ultrasonografi. Sedangkan pada wanita dewasa, pemeriksaan yang dilakukan menggunakan mamografi sebab payudara wanita dewasa lebih banyak mengandung lemak.

Stadium Kanker Payudara

Pada kasus ini stadiumnya ada (empat) sama seperti penyakit lainnya dengan gejala dan penampakan yang berbeda antara satu stadium dengan stadium lainnya.

Stadium 1

Adanya benjolan yang ada di dada yang kalau dilihat berbeda dengan daerah sekitarnya. Biasanya tidak memberikan rasa nyeri pada yang mengalami

Stadium 2

Benjolan yang tadinya kecil menjadi besar dengan ukuran minimal 2,5 Cm dan memberikan rasa nyeri pada si penderita. Pada tahan ini, sudah terjadi proses metastase di kelenjar yang menghasilkan getah bening tepatnya berada di ketiak wanita tersebut.

Stadium 3

Kini kanker semakin besar dan ini akan menyulikan penyembuhan. Kemungkinan sembuh sedikit lebih sulit dibanding dengan stadium 1 dan stadium 2. pengobatan yang sering dilakukan adalah penyinaran dan kemoterapi (pemberian obat, dimana obat ini akan mematikan atau menghentikan sel yang terus membelah. Makanya orang dikemoterapi biasanya rambutnya rontok, kukunya menghitam).

Stadium 4

Pada stadium ini, semua orang tahu apa hasilnya. Penyembuhan sangat sulit dilakukan, tapi buat Allah apa yang tidak mungkin. gejalanya akan mengurangi berat badan, nyeri dll.

Kanker payudara bukanlah penyakit yang tak dapat disembuhkan. Penyakit ini memerlukan diagnosa awal yang dapat diperoleh berdasarkan ciri-ciri kanker payudara yang dialami oleh pasien. Setelah itu, barulah Anda dapat membuat keputusan mengenai penanganan yang tepat berdasarkan atas konsultasi dokter tentunya.

Kanker payudara biasanya ditandai dengan adanya benjolan disekitar payudara. Namun, jika ditelusuri lebih jauh pada payudara wanita terdiri dari beragam kelenjar susu yang dipersiapkan bagi sang buah hati. Benjolan kecil pada kelenjar susu tidak selalui menandakan kanker, hal inilah yang seringkali menyulitkan pemeriksaan kanker secara manual.

Ciri Ciri Kanker Payudara Stadium Awal

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Dan Pengobatan

Kanker Payudara Dan Pengobatan

Kanker Payudara – Dua di antara tiga wanita yang mengidap kanker payudara berusia di atas 50 tahun. Saat Anda menyadari adanya gejala kanker payudara, Anda dianjurkan untuk segera mengonsultasikannya ke dokter. Setelah pemeriksaan, dokter biasanya merujuk Anda ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan diagnosis.

Dalam memikirkan metode pengobatan apa yang hendak Anda jalani, Anda memerlukan tidak hanya informasi terkait peran masing-masing metode tersebut tetapi efektivitas dan efek sampingnya. Pengetahuan yang lengkap dan seimbang akan semua segi pengobatan kanker payudara termasuk risiko pengobatan sangat diperlukan.

Kanker Payudara Dan PengobatanCiri-ciri Benjolan Kanker Payudara

Letak benjolan kanker payudara yang sering ditemukan adalah pada bagian luar atas yaitu disekitar area lengan dan ketiak. Ciri-ciri kanker payudara pada awalnya dapat dirasakan dengan adanya benjolan dan rasa nyeri. Hal ini dapat dirasakan seperti berikut :

  • Ketika diraba, pada payudara terasa ada benjolan
  • Benjolan yang disebabkan karena pertumbuhan sel kanker payudara akan terasa keras dan juga padat ketika diraba serta ada pula yang menimbulkan rasa gatal namun ada yang sama sekali tidak menimbulkan rasa gatal.
  • Akan terjadi perubahan yang signifikan terhadap bentuk serta ukuran payudara.
  • Di bagian sekitar puting susu akan adanya luka yang sukar untuk sembuh, puting akan tertarik ke dalam, yang menimbulkan rasa gatal disebabkan karena terjadinya penebalan kulit.
  • Keluarnya darah atau nanah yang berwarna kekuningan dari puting susu
  • Pada kulit payudara mulai terjadi perubahan, yaitu kulit akan berkerut dan warnanya cenderung kemerahan ataupun berubah menjadi keriput seiring semakin banyaknya sel kanker payudara yang telah menyebar (seperti kulit jeruk purut)
  • Akan terasa nyeri pada bagian tulang, terjadinya penurunan berat badan dan pembengkakan pada bagian lengan. Yang menandakan bahwa kanker sudah menyebar

Faktor Penyebab Kanker Payudara

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui tentang perubahan yang terjadi pada payudara, serta mengetahui adanya faktor risiko yang dapat menyebabkan pertumbuhan sel kanker payudara. Faktor resiko penyebab kanker payudara terjadi karena faktor internal (riwayat keluarga dan juga usia) dan juga eksternal (gaya hidup)

  • Usia – Semakin bertambahnya umur seseorang, maka semakin besar risiko untuk terkena kanker payudara.\
  • Seorang wanita yang mempunyai anak pertama ketika berusia telah melewati 35 tahun atau wanita yang telah menikah namun tidak dikaruniai anak
  • Penggunaan KB hormonal yang justru meningkatkan risiko kanker payudara
  • Wanita yang mengkonsumsi alkohol
  • Adanya garis keturunan yang mengidap kanker payudara

Penyebab kanker payudara yang utama belum diketahui. Karena itu, pencegahan sepenuhnya untuk kanker payudara juga sulit ditentukan. Banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker, misalnya usia dan riwayat kesehatan keluarga.

Pemeriksaan payudara dan genetika dianjurkan untuk wanita dengan kemungkinan terkena kanker payudara melebihi rata-rata. Risiko kanker payudara meningkat seiring usia, maka wanita berusia 50-70 tahun dianjurkan memeriksakan diri setiap tiga tahun sekali. Wanita berusia 70 tahun ke atas juga dianjurkan untuk memeriksakan diri dan berkonsultasi dengan dokter.

Untuk mengobati dan mencegah kanker payudara, Anda juga bisa mencegahnya dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Kanker Payudara Dan Pengobatan

Posted in Uncategorized | Leave a comment