Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara

Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara

Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara

Kanker payudara menyerang 1 dari 8 wanita, kanker payudara hanya dilampaui oleh kanker kulit dalam jumlah kasus diagnosis kanker, selain memegang peringkat kedua setelah kanker paru-paru sebagai penyebab kematian akibat kanker. Meskipun memiliki risiko yang jauh lebih rendah, pria pun dapat mengalami kanker payudara. Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara berikut ini sangat bebahaya bagi kesehatan diri Anda, diantaranya :

 

  1. Memakai bra pada waktu tidur

Bra memang bermanfaat buat menopang payudara supaya tak kendur, akan tetapi pemakaiannya yang terlampaui lama bisa memicu datangnya penyakit kanker payudara, terutama bra berkawat yang cukup ketat dan memakainya waktu tidur. Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara ini disebabkan oleh adanya tekanan pada payudara yang mengakibatkan tak lancarnya aliran darah. Aliran darah yang tak lancar inilah yang pada akhirnya dapat memicu kanker payudara.

 

  1. Kurang minum air putih

Kurang minum memang membawa dampak yang teramat negatif bagi tubuh, dampaknya tidak cuma dehidrasi atau kulit jadi kering, akan tetapi kekurangan cairan dalam tubuh mampu memicu resiko kanker payudara. Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara ini terjadi karena ada penyusutan jaringan pada payudara. Banyak jaringan pada payudara yang berkurang mampu jadi faktor munculnya penyakit payudara.

 

  1. Diet dengan tak mengkonsumsi daging

Tidak sedikit orang punya anggapan bahwa mengonsumsi daging terlalu sering berbahaya untuk tubuh. Memang hal tersebut ada benarnya, tapi tak konsumsi daging sama sekali juga tak disarankan. Daging yaitu sumber potein hewani, daging pun mengandung serat kolagen untuk menjaga jaringan kulit. Sehingga, kalau Anda tak mengonsumsi daging dampak terserang kanker payudara dapat lebih tinggi sebab serat kolagen terhadap payudara berguna untuk menjaga bentuk & ukuran payudara dapat berkurang.

 

  1. Pemakaian PIL KB

Alat kontrasepsi yang dikenal dengan pil KB Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudarahingga kini masih menjadi kebiasaan yang dilakukan banyak perempuan. Padahal nyata-nyatanya dari banyaknya penelitian ini menjadi salah satu Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara. Pasalnya, dari data penelitian mencatatkan bahwa kandungan hormon sintetis dalam pil KB bisa meningkatkan risiko kanker payudara.

 

  1. Kerja berat

Tuntutan profesi terkadang membuat banyaknya perempuan mesti ekstrak keras, bahkan di luar jam kerja yang sudah ditetapkan. Bagi Anda yang melalukan Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara ini sehingga sebaiknya mulai kini Anda berhati-hati, pasalnya dari hasil studi menemukan fakta bahwa perempuan yang bekerja 2x lebih keras mempunyai risiko kanker 2x lipat dari biasanya.

 

  1. Terapi hormon

Dalam masa menopause dengan cara alami telah mengalami penurunan hormon esterogen yang menciptakan mereka lebih gampang stres, masalah libido sampai depresi. Nah Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara ini dari sekian banyak perempuan untuk mengatasi hal tersebut yakni dengan melaksanakan terapi hormon. Kebiasaan ini sama sekali bukan hal yang positif, pasalnya sejumlah pakar menyebutkan apabila terapi hormon merupakan Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara.

 

  1. Merokok & konsumsi minuman beralkohol

Adat merokok & konsumsi minuman beralkohol pun jadi salah satu Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara. Karena zat-zat beracun dalam rokok dan kandungan alkohol dalam minuman beralkohol bersifat merusak jaringan dalam tubuh termasuk payudara.

 

 

Mayoritas tumor bersifat terhadap hormon. Dengan kata lain , hormon menjadi semacam bahan bakar bagi pertumbuhan tumor. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa wanita yang sudah mengalami menopause dan mempunyai kadar estrogen & progesteron yang tinggi mempunyai risiko terkena kanker payudara 2-3 kali lebih besar di bandingkan para perempuan dengan kadar hormon lebih rendah.   – Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara

 

 

 

Kebiasaan Buruk Penyebab Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Melakukan SADARI

Cara Melakukan SADARI

Cara Melakukan SADARI

Cara Melakukan SADARI – Periksa payudara sendiri (SADARI) dilakukan dengan menggunakan tangan dan penglihatan untuk memeriksa apakah ada perubahan fisik pada payudara. Proses ini dilakukan agar semua perubahan yang mengarah pada kondisi yang lebih serius dapat segera ditangani.

Penting untuk menyadari bagaimana bentuk normal payudara dan ada tidaknya perubahan dari waktu ke waktu. Payudara umumnya akan terasa berbeda di masa menstruasi. Sebelum dan selama periode ini, kebanyakan wanita merasa payudaranya akan menjadi makin kencang dan padat. Memasuki masa menopause, payudara akan terasa lebih kendur dan lembut.

 

 

Periksa Payudara Sendiri (SADARI) Sebelum Terlambat

Namun ada perubahan tertentu yang perlu diwaspadai karena dapat menjadi indikasi adanya penyakit. Pemeriksaan payudara sendiri umumnya bertujuan untuk mengetahui bentuk payudara normal, menyadari ada tidaknya perubahan pada payudara, dan agar perubahan apa pun dapat segera dikonsultasikan dan tidak terlambat ditangani.

 

 

Bagaimana Cara Melakukan SADARI ?

Cara Melakukan SADARI dengan waktu yang terbaik adalah beberapa hari setelah periode menstruasi Anda berakhir. Pada masa menstruasi, kadar hormon berfluktuasi sehingga menyebabkan perubahan pada tubuh, termasuk payudara yang mengencang. Terdapat beberapa Cara Melakukan SADARI. Anda dapat memilih yang sesuai dengan kenyamanan Anda, diantaranya:

 

  1. Di depan cermin

Cara Melakukan SADARI dengan mudah, Anda hanya memerlukan tangan, penglihatan, dan cermin. Berdirilah di depan kaca, buka pakaian dari pinggang ke atas. Pastikan terdapat cukup pencahayaan dalam ruangan tersebut dan lakukan Cara Melakukan SADARI berikut:

  • Perhatikan payudara Anda. Kebanyakan wanita tidak memiliki payudara yang ukurannya sama besar (payudara kanan lebih besar dari yangkiri atau sebaliknya).
  • Berdirilah dengan lengan di samping tubuh. Perhatikan bentuk, ukuran, dan apakah ada perubahan seperti permukaan dan warna kulit, juga bentuk puting payudara.
  • Letakkan tangan pada pinggang dan tekan kuat-kuat untuk mengencangkan otot dada. Perhatikan payudara sambil berkaca dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya.
  • Membungkuklah di depan kaca sehingga payudara terjulur ke bawah. Perhatikan dan raba untuk memeriksa apakah ada perubahan tertentu pada payudara.
  • Tautkan kedua tangan di belakang kepala dan tekan ke dalam. Perhatikan kedua payudara Anda, termasuk di bagian bawah.  – Cara Melakukan SADARI
  • Periksa apakah terdapat cairan yang keluar dari puting Anda. Tempatkan jempol dan jari telunjuk Anda di sekitar puting, lalu tekan perlahan, dan perhatikan apakah ada cairan yang keluar. Ulangi pada payudara yang lain.

 

  1. Saat mandi

Cara Melakukan SADARI kedua juga bisa Anda lakukan pada saat mandi. Busa sabun akan memudahkan pergerakan tangan untuk memeriksa benjolan atau perubahan pada payudara. Angkat satu tangan ke belakang kepala. Dengan tangan lain yang dilumuri sabun, raba payudara di sisi tangan yang terangkat. Gunakan jari untuk menekan-nekan bagian demi bagian dengan lembut. Lakukan pada payudara di sisi lain.

 

  1. Berbaring

Cara Melakukan SADARI ini juga dapat dilakukan dengan berbaring. Pilih tempat tidur atau permukaan datar lain yang nyaman. Saat berbaring, payudara menjadi melebar dan memudahkan untuk diperiksa. Cara Melakukan SADARI saat berbaring seperti berikut:

  • Sambil berbaring, tempatkan gulungan handuk atau bantal kecil di bawah pundak. Tempatkan tangan kanan di bawah kepala. Lumuri tangan kiri dengan losion dan gunakan jari untuk meraba payudara kanan.  – Cara Melakukan SADARI
  • Ibaratkan payudara seperti permukaan jam. Mulailah gerakan dari titik jam 12 ke angka 1 dengan gerakan melingkar. Setelah satu lingkaran, geser jari dan mulailah kembali hingga seluruh permukaan payudara hingga ke puting selesai teraba.
  • Tidak perlu terburu-buru saat melakukan pemeriksaan. Pastikan semua permukaan payudara telah teraba dengan seksama.  – Cara Melakukan SADARI

 

Hal yang perlu diperhatikan saat dan setelah melakukan pemeriksaan adalah tetap tenang jika mendapati perubahan pada payudara. Meski harus tetap waspada, namun sebagian besar perubahan fisik tidak mengarah pada kanker. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendiagnosis kelainan. Sebagian besar benjolan pada payudara juga merupakan tumor jinak yang tidak bersifat kanker.  – Cara Melakukan SADARI

 

 

Jika Terdapat Perubahan

Benjolan atau perubahan payudara ini dapat disebabkan oleh banyak hal. Namun memang hanya sedikit yang mengarah pada penyakit yang serius. Sekitar 1 dari 10 benjolan pada payudara bersifat kanker. Akan tetapi, kanker yang terlambat ditangani akan membawa dampak yang sangat serius. Oleh karenanya, segera periksakan diri ke dokter jika dalam pemeriksaan mandiri Anda menemukan:

  • Benjolan keras pada payudara atau ketiak;
  • Perubahan pada permukaan kulit: kulit menjadi berkerut, atau terdapat cekungan;
  • Perubahan ukuran dan bentuk payudara, terutama ketika Anda mengangkat payudara atau menggerakkan lengan;
  • Keluar cairan dari puting payudara, tapi bukan ASI;
  • Keluar darah dari puting;   – Cara Melakukan SADARI
  • Terdapat bagian puting yang memerah dan menjadi lembap, serta tidak kunjung berubah menjadi seperti semula;
  • Puting berubah bentuk, misalnya menjadi melesak ke dalam.
  • Ruam di sekitar puting;   – Cara Melakukan SADARI
  • Ada rasa sakit atau tidak nyaman yang berkelanjutan pada payudara.

 

Dokter mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan lanjutan untuk mendiagnosis penyebab perubahan, seperti pemeriksaan mamogram dan USG. Periksa payudara lebih sering jika usia Anda telah mencapai 50 tahun atau lebih. Pemeriksaan untuk mendeteksi potensi kanker juga perlu dilakukan secara teratur. Semoga bermanfaat… 🙂

 

 

 

Cara Melakukan SADARI

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Efek Radiasi Kanker Payudara

Efek Radiasi Kanker Payudara

Efek Radiasi Kanker Payudara

Efek Radiasi Kanker Payudara – Terapi radiasi adalah pengobatan menggunakan sinar-X untuk membunuh sel-sel kanker. Terapi ini termasuk ke dalam jenis terapi bertarget yang sering digunakan dalam pengobatan kanker payudara. Radiasi ditujukan langsung pada lokasi tumor, kelenjar getah bening, atau dinding dada. Melalui terapi ini, penyebaran kanker dapat dihentikan dan risiko kekambuhan dapat dikurangi.

Pengobatan radiasi eksternal biasanya diberikan lima kali per minggu selama 5-7sampai minggu. Pendekatan terbaru menganjurkan dosis radiasi yang lebih besar selama 3 minggu (iradiasi payudara dipercepat). Kebanyakan orang dapat menerima terapi radiasi dengan baik.

Dokter mungkin merekomendasikan radiasi internal (brachytherapy). Radiasi internal merupakan prosedur ketika potongan-potongan kecil dari bahan radioaktif ditempatkan di sekitar lokasi tumor. Total waktu pengobatan bervariasi, dari mulai hitungan jam hingga minggu. Efek Radiasi Kanker Payudara jangka pendek dari terapi ini tergolong sedikit, sementara Efek Radiasi Kanker Payudara jangka panjang dari metode ini belum diketahui.

 

 

Efek Radiasi Kanker Payudara Jangka Pendek

Efek Radiasi Kanker Payudara jangka pendek ini adalah iritasi kulit di daerah yang ditargetkan. Setelah menjalani beberapa terapi awal, kulit Anda mungkin menjadi sensitif dan mulai memerah. Akhirnya, kulit mulai terlihat dan terasa seperti terbakar sinar matahari, gatal, mengelupas, atau melepuh. Rasa sakit dan nyeri sangat umum dialami. Berbagai iritasi tersebut bisa menjadi lebih buruk selama pengobatan terus berlangsung. Namun, kulit Anda akan berangsur pulih di minggu-minggu setelah pengobatan terakhir.

Anda mungkin akan kehilangan rambut ketiak jika radiasi ditargetkan di daerah bawah lengan. Di samping itu, bagian bawah lengan Anda juga akan jarang berkeringat sebagai Efek Radiasi Kanker Payudara yang biasanya bersifat sementara. Selama menjalani terapi radiasi, banyak wanita yang mengeluhkan rasa letih yang semakin berat setiap minggunya. Efek Radiasi Kanker Payudara letih yang dirasakan akan berangsur hilang dalam beberapa minggu menjelang pengobatan terakhir.

 

Karena diberikan setiap hari selama berminggu-minggu, terapi radiasi sinar eksternal konvensional membutuhkan komitmen waktu yang sangat besar. Proses ini tentu dapat mengganggu pekerjaan dan tanggung jawab keluarga, terutama jika Anda tidak memiliki alat transportasi atau tinggal cukup jauh dari penyedia fasilitas perawatan. Estimasikan waktu sebanyak 30 menit sampai satu jam untuk satu kali terapi, meskipun pengobatan yang sebenarnya hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Jadwal harian yang sibuk dapat menyebabkan memicu emosi, stres, atau rasa cemas.

 

Efek Radiasi Kanker Payudara

Efek Radiasi Kanker Payudara Jangka Panjang

Karena terapi ini merupakan terapi bertarget, petugas medis akan menghabiskan banyak waktu untuk “menandai” bagian tubuh sebelum memulai pengobatan pertama Anda. Artinya, mereka akan melakukan pengukuran dengan saksama untuk memastikan bahwa radiasi akan mengenai lokasi yang tepat. Kemudian, petugas medis akan membuat tanda tinta kecil pada kulit Anda sebagai panduan untuk perawatan selanjutnya. Tanda ini biasanya akan ditattoo ke kulit Anda secara permanen.

Kulit yang menggelap di daerah radiasi akan kembali normal setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Dalam beberapa kasus, perubahan warna ringan mungkin bersifat permanen, atau kulit tampak lebih tebal dan kencang. Sensitivitas kulit atau nyeri terkadang bisa bertahan selama berbulan-bulan.

Efek Radiasi Kanker Payudara dapat menyebabkan beberapa kerusakan saraf yang mengakibatkan mati rasa dan nyeri. Terapi radiasi dapat membatasi pilihan rekonstruksi maupun kebebasan Anda untuk menyusui. Risiko tersebut harus dibicarakan dengan dokter sebelum Anda memulai perawatan.

 

 

Efek Radiasi Kanker Payudara Langka

Jika Anda telah menjalani pengangkatan kelenjar getah bening sebelum menjalani terapi radiasi, Efek Radiasi Kanker Payudara pada Anda yaitu terkena limfedema atau penyumbatan sistem getah bening. Limfedema menyebabkan pembengkakan lengan tempat kelenjar getah bening diangkat.

Komplikasi langka lainnya adalah:

  • Rusuk patah akibat melemah tulang rusuk
  • Peradangan pada jaringan paru-paru
  • Kerusakan jantung ketika radiasi diberikan di sisi kiri dada
  • Kanker sekunder yang disebabkan oleh radiasi

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami sesak napas, kesulitan menelan, atau nyeri dada.

 

Menghadapi Efek Radiasi Kanker Payudara

Efek Radiasi Kanker Payudara hampir tidak mungkin dihindari. Namun demikian, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meminimalkan Efek Radiasi Kanker Payudara tersebut. Kenakan pakaian longgar jika Anda mengalami iritasi kulit. Jika Anda memakai bra, pilihlah bra tanpa kawat. Tanyakan pada dokter perihal produk khusus yang harus Anda gunakan pada kulit saat mandi. Konsultasikan dengan tim medis sebelum menggunakan salep atau krim pada daerah yang dirawat. Cobalah untuk tidak menggosok atau menggaruk daerah yang dirawat, dan hindari kompres es dan bantalan pemanas.

Lawan kelelahan dengan mendapatkan banyak istirahat. Berikan nutrisi bagi tubuh untuk memperbaiki dirinya sendiri. Pastikan Anda memberitahu dokter onkologi radiasi mengenai Efek Radiasi Kanker Payudara yang dirasakan.

 

 

 

 

Efek Radiasi Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Metode Pengobatan Kanker Payudara

Metode Pengobatan Kanker Payudara

Metode Pengobatan Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan suatu penyakit yang sangat menakutkan bagi kaum wanita, yang dimana penyakit ini merupakan penyakit nomor 2 pembunuh kaum wanita setelah kanker rahim. Namun sayang banyak wanita yang kurang tanggap pada perubahan yang terjadi pada tubuhnya, maka tak jarang banyak kasus yang terlambat ditangani dikarenakan kanker yang di derita sudah terlanjur cukup kronis. Berikut ini ada beberapa Metode Pengobatan Kanker Payudara yang sederhana dan mudah untuk dilakukan, diantaranya :

 

  1. Radikal Mastectomy

Metode Pengobatan Kanker Payudara ini sering disarankan ketika kanker payudara dalam fase yang kian mengkhawatirkan. Tujuan utamanya ialah mengangkat sel-sel kanker yang terdapat pada jaringan kulit. Biasanya metode ini sangat efektif dan tepat sasaran. Meskipun demikian, kebanyakan perempuan cenderung merasa cemas dan khawatir dengan dampak dari operasi. Namun metode ini sebenarnya sangat aman dan bisa dibuktikan pasca 5 hari setelah dilakukan. Tetapi selama masa tersebut, pasien masih harus menjalani beberapa kemoterapi dan radioterapi.

 

  1. Surgical Drain

Selama lebih kurang 14 hari setelah operasi, drain masih dipasang untuk memaksimalkan hasil penyembuhan. Namun Metode Pengobatan Kanker Payudara ini juga bisa dilakukan di rumah setelah dokter memberikan instruksi mengenai cara pengisian dan pengosongan drain. Sehingga seorang pasien bisa tetap menjalankan aktivitas keseharian secara nyaman.  – Metode Pengobatan Kanker Payudara

 

  1. Penyembuhan Tradisional Kulit Manggis

Metode Pengobatan Kanker Payudara ini sangat populer meskipun kebanyakan orang tidak memahami rinciannya. Padahal kulit manggis memiliki khasiat luar biasa yang mampu mengatasi kanker pada tubuh. Hal ini disebabkan oleh kandungan Xanthone dalam kulit manggis yang sangat efektif dalam melancarkan peredaran darah. Pembuluh darah bisa diperluas dengan khasiat dari daun manggis. Hal itulah yang membuat kulit manggis sangat tepat sebagai zat anti kanker dan bisa menghambat peredaran sel-sel berbahaya dalam kulit payudara. Proses metabolisme pun bisa ditingkatkan akibat kandungan dari kalium dan mineral yang selanjutnya berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh. Kita bisa memanfaatkan ekstrak kulit manggis yang bisa menghancurkan sel-sel kanker dalam waktu singkat.  – Metode Pengobatan Kanker Payudara

 

  1. Menggunakan Rosella

Metode Pengobatan Kanker PayudaraBunga Rosella sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dalam kasus kanker payudara, Metode Pengobatan Kanker Payudara dengan bunga ini mampu mengelola dan mengendalikan tekanan darah sehingga bisa mencegah sekaligus mengobato radang dan kanker. Bunga ini mengandung Omega 3, Magnesium, Vitamin A, Vitamin C, Asam Esensial dan beberapa zat lain yang sangat bermanfaat untuk tubuh.

 

  1. Memanfaatkan Kunyit

Kanker payudara bisa dilawan dengan menggunakan curcumol dan kita bisa mendapatkannya dalam kunyit. Metode Pengobatan Kanker Payudara ini sangat sederhana karena kita bisa mendapatkan bahannya dengan mudah. Setiap hari, seorang penderita diharuskan meminum dua gelas rebusan rimpang kunyit putih. Lakukan secara teratur sehingga bisa mendapatkan efek kesembuhan yang optimal. Nah Metode Pengobatan Kanker Payudara ini juga bisa dikombinasikan dengan campuran beberapa bahan lainnya. Misalnya ialah dengan menambahkan waru landak, rumput mutiara, benalu tae, atau keladi tikus. Rebuslah mereka dengan takaran tepat dan tunggu hingga hampir hangat kemudian baru diminum. Meskipun demikian, metode ini juga harus diimbangi dengan pemeriksaan teratur pada kondisi penyakit yang sedang diderita.

 

  1. Pengobatan Daun Sirsak

Jarang yang tahu bahwa Metode Pengobatan Kanker Payudara yang satu ini bisa sangat efektif dalam menyembuhkan penyakit berbahaya. Nah daun sirsak memilliki khasiat luar biasa yang jarang kita temukan pada metode pengobatan modern. Uniknya para ilmuwan di Eropa juga sepakat bahwa daun sirsak ternyata mengandung bahan-bahan alami yang bisa diandalkan dalam melawan kanker payudara. Di dalam daun ini, ternyata ditemukan Gigantetroin, Annocatalin, Linoleic acid, Annocatacin, Muricapentocin, dan Acetogenins. Setiap hari kita hanya membutuhkan sekitar sepuluh lembar daun yang direbus hingga menjadi satu takaran gelas. Untuk hasil lebih sempurna, disarankan untuk meminumnya hingga takaran 2 gelas.

 

  1. Meminum Tapak Dara

Sama halnya dengan Metode Pengobatan Kanker Payudara dengan kunyit, kita bisa mencampurkannya dengan beberapa bahan lain seperti buah adas atau kunyit pulasari. Rebuslah pada takaran 15gram dan ambil hasil ekstraknya. Pengobatan ini terbukti manjur karena tapak dara mengandung banyak alkaloid. Zat ini sangat berperan dalam mengatasi sel-sel kanker terutama pada payudara.

 

Demikianlah beberapa ulasan mengenai Metode Pengobatan Kanker Payudara, sekiranya semoga informasi tersebut bermanfaat untuk Anda, terutama untuk Anda yang di vonis oleh dokter mengidap kanker payudara.

 

 

 

Metode Pengobatan Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Payudara Di Usia Muda

Penyebab Kanker Payudara Di Usia Muda

Penyebab Kanker Payudara Di Usia Muda

Penyebab Kanker Payudara Di Usia Muda – Cara pengobatan secara tradisional seperti inilah yang sangat dianjurkan untuk Anda para wanita yang mengalami kanker di payudara. Mungkin Anda pernah mendengar mitos tentang kanker payudara yang mana jenis kanker ini hanya akan menyerang wanita yang telah berusia diatas 30 tahunan. Jangan percaya mitos itu karena terbantahkan dengan bukti bahwa hari ke hari penderita kanker payudara ini menyerang wanita yang masih muda.

Dikutip dari pernyataan “Sutjipto mengungkapkan, sekali ketika ia baru profesi kedokteran melalui,  sekitar 40 tahun yang lalu, kanker payudara masih didominasi oleh wanita berusia lebih dari 35 tahun. Tumbuh tahun, umur pasien sebenarnya terus menurun. Mulai lima tahun terakhir, kasus di bawah 25 tahun tumbuh” katanya. Maka dari itu tindakan waspadai dan  jika Anda mengalami ciri atau gejala sebaiknya segera lakukan pemeriksaan dan lakukan pengobatannya juga.

 

Penyebab Kanker Payudara Di Usia Muda

Ada beberapa Penyebab Kanker Payudara Di Usia Muda yang Anda harus ketahui, karena seperti yang dikatakan di atas biasanya kanker ini hanya menyerang usia 35 ke atas namun saat ini sudah ditemukan kasus kanker payudara di usia muda, maka berhati-hatilah. Untuk itu pentingnya mengetahui apa saja Penyebab Kanker Payudara Di Usia Muda di bawah ini, diantaranya :

 

  1. Jenis kelamin

Penyebab Kanker Payudara Di Usia Muda yang satu ini jelas dan sangat benar karena wanita 100 kali lebih berisiko terkena kanker ini bila di bandingkan pria.

  1. Riwayat dalam keluarga

Penyebab Kanker Payudara Di Usia Muda berikutnya yaitu riwayat dalam keluarga. Jika Anda mempunyai kerabat yang mengalami kanker ini maka kemungkinan bisa terkena juga jenis kanker payudara ini. Ada gen tertentu yang dapat meningkatkan resiko untuk terkena kanker payudara.

  1. Riwayat kesehatan pribadi

Penyebab Kanker Payudara Di Usia Muda selanjutnya yaitu riwayat pribadi. Bila Anda telah terdiagnosis kanker payudara di salah satu bagian maka ada kemungkinan yang sangat besar untuk menyerang kedua payudara.

  1. Masa menstruasi

Penyebab Kanker Payudara Di Usia Muda lainnya yaitu masa menstruasi. Bila Anda wanita yang masa menstruasi dini pada usia kurang dari 12 tahun dan menopause terlambat dari 55 tahun maka kemungkinan sangat tinggi untuk terkena resiko kanker payudara.

  1. Usia

Selain karena Penyebab Kanker Payudara Di Usia Muda akibat menstruasi ternyata melahirkan di usia yang cukup tua dapat meningkatkan resiko terkena kanker payudara.

  1. Kepadatan payudara

Wanita yang dengan jaringan kelenjar menghasilkan susu jaringan payudara padat tersebut mengandung sel-sel payudara yang lebih tinggi sehingga resiko untuk terkena kanker ini pun menjadi lebih tinggi.

  1. Radiasi

Penyebab Kanker Payudara Di Usia MudaAkibat dari sinar radiasi yang mana merupakan salah satu tindakan medis di dunia kesehatan misalnya sinar X dan CT scan yang mana bisa menjadi penyebab kanker payudara.

  1. Kelebihan berat badan

Seseorang yang mengalami kelebihan berat badan maka sangat beresiko untuk terkena kanker payudara karena adanya kaitan hormon estrogen dalam tubuh.

  1. Implan payudara

Wanita yang menggunakan implan payudara sangat beresiko tinggi untuk terkena kanker payudara daripada wanita yang tidak menggunakan implan payudara.

  1. Melakukan pekerjaan tertentu

Penelitian menunjukan bahwa wanita yang bekerja di malam hari dan belum pernah hamil sangat beresiko terkena kanker. Pekerja tertentu yang membuat resikonya tinggi adalah bekerja di bar, otomotif, perusahaan manufaktur plastik,  dan perusahaan makanan kemasan (kaleng, plastik).

  1. Konsumsi alkohol

Mungkin Anda sudah bahwa minuman yang satu ini bagi wanita dapat memicu terkena kanker payudara.

  1. Terapi penggantian hormon

Wanita yang melakukan terapi ini beresiko terkena kanker payudara ada tambahan 19 kasus kanker payudara setiap tahunnya.

  1. Terdapat benjolan jinak

Untuk para wanita sebaiknya berhati hati bila terdapat benjolan di payudara karena ada beberapa jenis benjolan tertentu yang menjadi Penyebab Kanker Payudara Di Usia Muda.

Itulah beberapa hal yang mana bisa menjadi Penyebab Kanker Payudara Di Usia Muda, semoga dengan kita mengetahui penyebabnya maka bisa terbebas dari kanker payudara yang sangat berbahaya itu. Semoga bermanfaat…

 

 

Penyebab Kanker Payudara Di Usia Muda

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Di Usia Muda

Kanker Payudara Di Usia Muda

Kanker Payudara Di Usia Muda

Kanker Payudara Di Usia Muda – Wanita yang lebih muda umumnya tidak menganggap diri mereka  akan terkena risiko kanker payudara dan pada kenyataannya memang hanya di bawah 7% dari semua kasus kanker payudara terjadi pada wanita berusia di bawah 40 tahun. Namun, kanker payudara bisa menyerang pada usia berapa pun, tidak terkecuali anda yang masih berada di usia yang muda (dibawah 40 tahun).

Sebenarnya ada beberapa faktor yang menyebabkan seorang wanita berada di lingkaran dengan resiko tinggi dapat mengembangakan kanker payudara, termasuk :

  • Sebuah riwayat pribadi kanker payudara atau beberapa penyakit payudara non-kanker.
  • Sebuah riwayat keluarga kanker payudara, khususnya pada ibu, anak, atau saudara perempuan Anda.
  • Sejarah terapi radiasi pada dada sebelum Anda berusia 40 tahun.
  • Adanya bukti cacat genetik tertentu ,perempuan yang membawa cacat pada salah satu dari gen ini memiliki risiko lebih besar untuk mengembangkan kanker payudara.

 

Beberapa studi telah menyarankan bahwa penggunaan baru-baru ini (selama 10 tahun terakhir) dari kontrasepsi oral (pil KB) dapat menghasilkan penurunan risiko terhadap perkembangan kanker payudara dibandingkan wanita yang tidak menggunakan kontrasepsi oral (pil KB). Meskipun harus dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mempelajari hasil penelitian sebelumnya agar dapat diketahui apakah adanya hubungan antara penggunaan pil Kb dengan hormon sintetis (estrogen dan progesteron/progestin) yang berperan dalam Kanker Payudara Di Usia Muda. Namun terapi penggantian hormon estrogen dan progestin dengan telah dikaitkan dengan risiko lebih tinggi perkembangan Kanker Payudara Di Usia Muda.

 

Apa yang menyebabkan Kanker Payudara Di Usia Muda ?

Mendiagnosis Kanker Payudara Di Usia Muda (di bawah 40 tahun) lebih sulit, karena jaringan payudara mereka umumnya lebih padat daripada jaringan payudara pada wanita yang di atas usia 40 tahun. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan adanya deteksi dini dengan perubahan yang dirasakan pada payudara anda. Anda juga harus dapat membedakan perubahan kanker payudara pada saat anda sedang menstruasi, gejala PMS atau benjolan abnormal.

Selain itu, Kanker Payudara Di Usia Muda (di bawah 40 tahun) mungkin menjadi agresif karena biasanya wanita muda tidak mempercayai adanya sel kanker yang berkembang di tubuhnya saat masa muda, sehingga pengobatan yang minim dapat mengembangkan pergerakan sel kanker. Wanita yang didiagnosis dengan Kanker Payudara Di Usia Muda lebih mungkin untuk memiliki bermutasi (berubah) ke arah yang perkembangan sel kanker. Penundaan dalam mendiagnosis kanker payudara juga merupakan masalah. Banyak wanita muda yang memiliki resiko terkena Kanker Payudara Di Usia Muda mengabaikan tanda-tanda peringatan, seperti benjolan payudara atau nipple discharge (perubahan pada puting dan sekitar puting) yang tidak biasa, karena mereka percaya bahwa mereka terlalu muda untuk mendapatkan Kanker Payudara Di Usia Muda.

Karena itu, penting untuk melakukan periksa payudara sendiri (SADARI) secara rutin setiap bulan, agar tidak terdiagnosa Kanker Payudara Di Usia Muda apalagi setelah Anda mengetahui berbagai alasannya berikut ini :

  1. Kecuali untuk beberapa jenis kanker kulit, kanker payudara adalah tipe kanker yang paling umum didiagnosis pada wanita berbagai usia termasuk Kanker Payudara Di Usia Muda. Meski faktor risiko kanker payudara yang telah dikonfirmasi adalah jenis kelamin dan usia yang menua.
  2. Wanita dengan usia lebih muda yang didiagnosis kanker payudara, seringkali mengalami kanker yang lebih agresif dan kesempatan untuk bertahan hidup lebih rendah. Fakta ini cukup menjadi alasan pentingnya deteksi dini dan periksa payudara sendiri secara rutin.
  3. Umumnya, mammogram skrining dianjurkan dilakukan pada usia 40 tahun. Sayangnya, tak jarang ini menyebabkan wanita usia lebih muda sulit terdeteksi jika mengidap kanker payudara. Sehingga, akhirnya baru diketahui pada stadium lanjut dan memperkecil kesempatan bertahan hidup.
  4. Karena jaringan payudara tidak setebal saat usia muda. Untuk alasan inilah wanita muda sudah harus memulai pemeriksaan rutin setiap bulan sejak usia 20 tahun, sehingga akan membuat Anda lebih mengenali setiap bagian payudara dan merasakannya. Jadi, saat ada yang berbeda pada bagian payudara, Anda akan lebih mudah mengenali dan mengetahuinya.
  5. Di Amerika, satu dari tujuh wanita berisiko terkena Kanker Payudara Di Usia Muda, dengan menjaga kesehatan payudara dan rutin melakukan pemeriksaan akan menurunkan risiko kanker payudara stadium lanjut.

 

Kanker Payudara Di Usia Muda

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Bahaya Kanker Payudara

Bahaya Kanker Payudara

 

Bahaya Kanker PayudaraBahaya Kanker Payudara – Sangat tinggi tingkat kejadian kanker payudara pada wanita, tingkat kejadian kanker payudara menempati tumor ganas di seluruh tubuh 7-10%. Wanita dalam masa hidupnya kemungkinan mengidap kanker payudara mencapai 10%. Di seluruh dunia setiap tahunnya sekitar 1.200.000 orang mengidap kanker payudara. 400.000 orang meninggal dikarenakan kanker payudara, tingkat kematian setiap tahun meningkat 2-3%, tingkat kejadiannya setiap tahun meningkat 0,2-8%.

 

Bahaya Kanker Payudara

Di bawah ini adalah Bahaya Kanker Payudara diantaranya :

  1. Bahaya Kanker Payudara karena akan mengancam kehidupan dan kesehatan kaum wanita;
  2. Bahaya Kanker Payudara karena memiliki resiko metastase kanker;
  3. Bahaya Kanker Payudara karena memiliki kemungkinan terjadinya kekambuhan kanker;
  4. Bahaya Kanker Payudara karena akan menyebabkan atrofi otot pada lengan dan anggota tubuh bagian atas.

 

Penyebab Kanker Payudara

Faktor-faktor seperti infertilitas, jumlah kelahiran sedikit, usia menopause yang tua, masa pubertas yang dini, riwayat penyakit tumor jinak payudara, riwayat keluarga kanker payudara, oral kontrasepsi, radiasi eksposur sudah dipastikan ada hubungannya dengan kanker payudara.

Penyebab kanker payudara belum dapat sepenuhnya dipastikan, beberapa faktor penyebab yang telah dibuktikan masih menjadi kontroversi. Hormon estrogen sebelum dan sesudah menopause menjadi faktor signifikan merangsang terjadinya kanker payudara. Selain itu faktor genetik, pola makan dan kejiwaan erat sekali kaitannya dengan terjadinya kanker payudara.

 

Gejala Kanker Payudara

Kanker payudara bisa didiagnosa dan dikenali sebelumnya melalui tanda dan gejala kanker payudara diantaranya sebagai berikut :

  1. Satu sisi payudara terasa sedikit nyeri atau satu sisi punggung terasa pegal dan tidak nyaman;   – Bahaya Kanker Payudara
  2. Di bagian payudara diraba terasa ada benjolan sebesar kacang yang tidak menimbulkan rasa sakit;  – Bahaya Kanker Payudara
  3. Kulit pada benjolan tersebut menonjol;  – Bahaya Kanker Payudara
  4. Kulit di bagian dada mencekung atau keriput;
  5. Puting susu menjadi erosi atau asimetris;
  6. Kulit di bagian payudara menjadi tebal dan kasar serta pori-pori membesar;
  7. Puting susu ada cairan (nipple discharge), cairan berdarah.

 

Metode Diagnosa Kanker Payudara

  1. Memeriksakan diri setiap bulan : Setiap wanita harus periksa diri pada hari kelima setelah haid. Caranya adalah tangan disabuni, rabalah daerah payudara dengan jari tengah dan telunjuk searah jarum jam dan aksila dan klavikularis fosa.
  2. Palpasi dokter : Dokter spesialis yang bepengalaman lewat cara palpasi dapat mengetahui ada tidaknya tumor di payudara, dapat menyaring beberapa pasien kanker payudara.
  3. B-Ultrasound : Pemeriksaan B-Ultrasound dapat memastikan jenis dan letak tumor.
  4. Mamografi X-Ray : Dengan Mamografi X-Ray bisa mendapatkan gambar yang jelas, dapat memeriksa palpasi tunas tumor yang kecil yang sulit ditemukan.
  5. Biopsi Sitologi : Pemeriksaan B-Ultrasound dan Mamografi X-Ray dilakukan jika ada tumor atau abses yang tidak dapat dibedakan, kemudian harus melakukan kepastian lesi diagnostik tusuk.

 

Metode Terapi Tradisional Kanker Payudara

  1. Operasi konservasi payudara merupakan metode dengan mengeksisi tumor dan sejumlah kecil jaringan disekitarnya.
  2. Radikal mastektomi merupakan metode dengan mengeksisi seluruh payudara, termasuk atau tidaknya kelenjar getah bening aksila.

 

Metode Perawatan Kanker Payudara

Metode Perawatan Pasca Operasi

  1. Latihan sendi bahu secara kontinyu pasca operasi;
  2. Istirahat yang cukup sesudah keluar dari rumah sakit, berolahraga yang sesuai, seperti jogging dan tai chi;
  3. Jaga pola makan, nutrisi yang tinggi, membiasakan pola hidup yang sehat.

Metode Perawatan Psikologis

  1. Pemeriksaan secara rutin ke rumah sakit;
  2. Jaga suasana hati dan kondisi mental yang baik;
  3. Dukungan dan suasana yang hangat dari pasangan dan keluarga;
  4. Segera memberikan pencerahan dan bujukan.

 

Bahaya Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara – Di jaman modern ini ketika semua hal termasuk makanan bisa didapatkan dengan instan membuat kita menjadi mudah terserang berbagai penyakit termasuk kanker payudara. Oleh karena itu pilihan sepenuhnya ada di tangan kita, kita bisa mengonsumsi jenis makanan dan nutrisi tertentu yang baik bagi kesehatan.

Sebuah laporan dari American Institute of Cancer Research (makanan, nutrisi dan pencegahan kanker) menyebutkan jenis makanan apa saja yang menjadi penyebab kanker payudara dan jenis makanan yang berpotensi menurunkan risiko kanker payudara.

Wanita yang lebih muda umumnya tidak menganggap diri mereka  akan terkena risiko kanker payudara dan pada kenyataannya memang hanya di bawah 7% dari semua kasus kanker payudara terjadi pada wanita berusia di bawah 40 tahun. Namun, kanker payudara bisa menyerang pada usia berapa pun, tidak terkecuali anda yang masih berada di usia yang muda (dibawah 40 tahun). – Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Sebenarnya ada beberapa faktor yang menyebabkan seorang wanita berada di lingkaran dengan resiko tinggi dapat mengembangkan kanker payudara, termasuk :

  • Sebuah riwayat pribadi kanker payudara atau beberapa penyakit payudara non-kanker.  – Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara
  • Sebuah riwayat keluarga kanker payudara, khususnya pada ibu, anak, atau saudara perempuan Anda.  – Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara
  • Sejarah terapi radiasi pada dada sebelum anda berusia 40 tahun.
  • Adanya bukti cacat genetik tertentu, perempuan yang membawa cacat pada salah satu dari gen ini memiliki risiko lebih besar untuk mengembangkan kanker payudara.

Para ahli dibidang pencernaan menjelaskan bahwa makanan sehat adalah obat paling ampuh dalam menyembuhkan penyakit. Begitu pula sebaliknya, makanan tidak sehat adalah sumber utama penyakit yang wajib dihindari.

Dengan mengetahui jenis makanan tersebut maka diharapkan para wanita dapat mengubah pola makan menjadi sehat dan hanya mengonsumsi makanan yang disarankan. Berikut ini kesimpulan American Institute of Cancer Research perihal Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara :

 

  1. Perbanyak makan buah dan sayur

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara yang pertama yaitu memakan buah-buahan tertentu disebut dapat mengobati kanker payudara. Terutama buah-buahan yang memiliki banyak zat antioksidan, fitokimia, dan tinggi serat. Sama halnya dengan buah, sayur-sayuran juga memiliki zat anti oksidan yang mampu menyerang sel-sel kanker dalam tubuh. Selain itu juga bisa menjadi antibodi untuk tubuh kita yang bisa melindungi tubuh kita dari ancaman virus-virus sel kanker.

  1. Menjaga konsumsi lemak

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara yang kedua yaitu menjaga konsumsi lemak. Para peneliti masih mencari tahu apa dan berapa jumlah lemak serta jenis lemak dalam makanan kita yang meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Penelitian menunjukkan bahwa lemak tak jenuh tunggal seperti minyak zaitun dan kanola tidak membawa dan menimbulkan efek kanker.

  1. Kurangi konsumsi minuman beralkohol

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara berikutnya jika Anda sering mengonsumsi alkohol, maka mulai sekarang coba untuk mengurangi konsumsi minuman beralkohol atau lebih baik lagi untuk berhenti mulai sekarang. Karena setidaknya 50 penelitian menunjukkan bahwa alkohol memiliki peran meningkatkan risiko kanker payudara.

  1. Menjaga berat badan

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara selanjutnya menjaga berat badan. Sebuah penelitian Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudaradi Harvard University menunjukkan bahwa wanita yang mengalami pertambahan berat badan sebanyak 44 sampai 55 pound (20kg) setelah umur 18 tahun memiliki risiko 2 kali lipat terkena kanker payudara saat memasuki masa menopause, dibandingkan dengan wanita yang hanya bertambah beberapa kilogram saja.

  1. Berolahraga minimal 4 jam seminggu

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara yang terakhir berolahraga minimal 4 jam seminggu. Beberapa studi telah menemukan penurunan risiko kanker payudara di kalangan wanita yang berolahraga secara teratur saat usia masih remaja.

 

 

 

Tips Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diagnosa Kanker Payudara

Diagnosa Kanker Payudara

Diagnosa Kanker Payudara

Diagnosa Kanker Payudara – Wanita umumnya didiagnosa menderita kanker payudara setelah melakukan skrining kanker payudara rutin, atau setelah mendeteksi tanda-tanda dan gejala tertentu dan memeriksakan diri ke Dokter.

Jika seorang wanita mendeteksi tanda-tanda kanker payudara dan gejala seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dia harus berbicara dengan dokter segera. Dokter, seringkali dokter umum, pada awalnya akan melakukan pemeriksaan fisik, dan kemudian merujuk pasien ke dokter spesialis jika menurutnya pemeriksaan lebih lanjut diperlukan.

Dokter akan memeriksa kedua payudara pasien, mencari benjolan dan kelainan lainnya yang mungkin, seperti puting terbalik, pengelupasan puting, atau perubahan bentuk payudara. Pasien akan diminta untuk duduk/berdiri dengan tangan di posisi yang berbeda, seperti di atas kepalanya dan kedua sisi tubuhnya. Di bawah ini adalah contoh tes dan prosedur untuk Diagnosa Kanker Payudara:

 

  1. X-ray (mammogram)

Diagnosa Kanker Payudara yang pertama yaitu dengan X-ray atau mammogram. Skrining kanker payudara telah menjadi topik yang kontroversial selama beberapa tahun terakhir. Para ahli, organisasi profesi, dan kelompok pasien saat ini tidak menemui kesepakatan mengenai kapan saat skrining mamografi harus mulai dan seberapa sering harus dilakukan beberapa mengatakan skrining rutin harus dimulai ketika seorang wanita berusia 40 tahun, yang lain bersikeras pada 50 tahun sebagai usia terbaik, dan beberapa percaya bahwa hanya kelompok risiko tinggi harus melakukan skrining rutin.

Dalam Laporan Khusus jurnal The Lancet, sebuah panel ahli menjelaskan bahwa skrining kanker payudara tidak mengurangi risiko kematian akibat penyakit tersebut. Namun, mereka menambahkan bahwa hal itu juga menciptakan lebih banyak kasus hasil positif palsu, dimana perempuan akhirnya harus menjalani Diagnosa Kanker Payudara dengan biopsi yang tidak perlu dan tumor yang tidak berbahaya diangkat melalui pembedahan.

Studi lain, yang dilakukan oleh para ilmuwan di The Dartmouth Institute for Healthy Policy & Clinical Practice di Lebanon, NH, dan dilaporkan dalam New England Journal of Medicine, menemukan bahwa Diagnosa Kanker Payudara dengan mammogram tidak mengurangi angka kematian kanker payudara. – Diagnosa Kanker Payudara

Sebuah tim dari University of Copenhagen melaporkan bahwa wanita yang memiliki hasil mammogram positif palsu mungkin menderita stres jangka panjang dan kecemasan, dalam beberapa kasus, ini bisa bertahan hingga tiga tahun. Mereka menerbitkan temuan mereka dalam Annals of Family Medicine. – Diagnosa Kanker Payudara

 

  1. Mammogram 2D Dikombinasikan dengan Mammogram 3D

Peneliti dari University of Sydney School of Public Health, Australia, melaporkan dalam The Lancet Oncology bahwa Diagnosa Kanker Payudara dengan mammogram 3D, bila digunakan dalam kolaborasi dengan mammogram 2D biasa, diketahui menurunkan kejadian positif palsu. Para peneliti menskrining 7.292 wanita dewasa, dengan usia rata-rata 58 tahun. Skrining awal mereka dilakukan dengan menggunakan mammogram 2D, dan kemudian mereka menjalani kombinasi Diagnosa Kanker Payudara antara mammogram 2D dan 3D.

Profesor Nehmat Houssami dan tim menemukan 57 kanker pada 59 pasien. 66% dari kanker terdeteksi di keduanya, 2D dan gabungan screening 2D/3D. Namun, 33% dari kasus tersebut hanya terdeteksi menggunakan kombinasi 2D ditambah 3D. Tim juga menemukan bahwa screening 2D ditambah kombinasi 3D dikaitkan dengan jumlah positif palsu yang jauh lebih rendah. Bila menggunakan hanya pemeriksaan 2D ada 141 positif palsu, dibandingkan dengan 73 positif palsu bila menggunakan kombinasi 2D ditambah 3D.

Meskipun kontroversial, skrining Diagnosa Kanker Payudara mamografi adalah satu-satunya strategi deteksi dini di tingkat populasi yang telah terbukti mengurangi angka kematian kanker payudara dalam percobaan acak. Terlepas perdebatannya, upaya-upaya harus dilakukan untuk menyelidiki metode yang dapat meningkatkan kualitas dan potensi manfaat dari skrining mamografi. – Diagnosa Kanker Payudara

 

  1. Beasts USG

Jenis Diagnosa Kanker Payudara dengan scan ini dapat membantu dokter memutuskan apakah benjolan atau kelainan yang ada merupakan massa padat atau kista berisi cairan.

 

  1. Biopsi

Contoh jaringan dari suatu kelainan, seperti benjolan, diambil dan dikirim ke laboratorium untuk analisis. Jika sel-sel kanker ditemukan, laboratorium juga akan menentukan jenis kanker payudara tersebut, dan keganasannya (agresivitas). Para ilmuwan dari Technical University of Munich menemukan bahwa untuk Diagnosa Kanker Payudara yang akurat, beberapa situs tumor perlu diambil.

 

  1. MRI (Magnetic Resonance Imaging) Payudara

Pewarna akan disuntikkan ke pasien. Jenis Diagnosa Kanker Payudara dengan scan ini membantu dokter menentukan sejauh mana penyebaran kanker (stadium). Peneliti dari University of California di San Francisco menemukan bahwa MRI memberikan indikasi respon tumor payudara yang berguna untuk kemoterapi pra-operasi jauh lebih awal daripada melalui pemeriksaan klinis. Stadium menggambarkan sejauh mana penyebaran kanker dalam tubuh pasien dan didasarkan pada apakah invasif atau non-invasif, seberapa besar tumor, apakah kelenjar getah bening terlibat dan berapa banyak, dan apakah telah terjadi metastasis (menyebar ke bagian lain dari tubuh).

 

Stadium kanker merupakan faktor penting dalam menentukan pilihan pengobatan yang direkomendasikan, dan dalam menentukan prognosis pasien. Stadium dilakukan setelah Diagnosa Kanker Payudara. Untuk menentukan stadium, dokter akan melakukan beberapa Diagnosa Kanker Payudara yang berbeda, termasuk tes darah, mammogram, sinar-X dada, scan tulang, CT scan, atau PET scan.

 

 

Diagnosa Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Payudara Stadium 2

Penyebab Kanker Payudara Stadium 2

Penyebab Kanker Payudara Stadium 2Penyebab Kanker Payudara Stadium 2 – Pada kanker payudara stadium 2 sel-sel kanker sudah semakin berkembang dan semakin tumbuh menjadi besar. Pada tahap stadium dua ini harus segera diobati. Apabila pada tahap stadium dua tidak segera diobati, maka sel-sel kanker ini akan semakin berkembang menjadi kanker stadium 3. Kemungkinan sembuh pada kanker payudara stadium 2 sekitar 30% sampai 40%. Penyebab Kanker Payudara Stadium 2 tidak berbeda jauh dengan penyebab kanker stadium 1. Berikut ini beberapa diantaranya :

 

  1. Konsumsi rokok

Penyebab Kanker Payudara Stadium 2 akibat konsumsi rokok. Mengapa demikian? Karena rokok mengandung racun yang terdapat di dalam batang tubuh rokok maupun isinya. Seperti aseton yang merupakan bahan kimia yang terdapat pada penghilang cat kuku. Rokok juga memiliki kandungan aseton. Berbahaya jika zat aseton masuk melewati saluran udara serta bersemayam di paru-paru dan menjadi faktor Penyebab Kanker Payudara Stadium 2.

  1. Konsumsi minuman dan makanan mengandung alkohol

Penyebab Kanker Payudara Stadium 2 berikutnya yaitu mengonsumsi makanan dan minuman beralkohol. Alasannya yaitu karena produk metabolisme yang berada didalam alkohol yaitu asetaldehid. Asetaldehid dapat menyebabkan kerusakan DNA dan sel-sel dalam tubuh tidak mau melakukan perbaikan dari kerusakan tersebut. Asetaldehid juga memicu pertumbuhan sel hati melebih normalnya, dan sel-sel yang baru ini mengalami mutasi pada gen-gennya sehingga menjadi kanker.

  1. Makan makanan yang mengandung zat aditif

Penyebab Kanker Payudara Stadium 2 yang selanjutnya yaitu makanan yang mengandung zat aditif. Awalnya zat aditif dibuat dari bahan tumbuh-tumbuhan yang disebut zat aditif alami. BPT yang dibuat dari tumbuh-tumbuhan ini relatif aman Penyebab Kanker Payudara Stadium 2untuk dikonsumsi karena tidak memiliki pengaruh negatif yang berbahaya bagi kesehatan. Namun, seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan bertambahnya kebutuhan akan pangan, ketersediaan zat aditif alami yang terbatas tidak mampu mencukupi kebutuhan manusia. Itu sebabnya, industri-industri yang memproduksi makanan, banyak memanfaatkan zat aditif sintetis yang dibuat dari zat-zat kimia. Karena dibuat dari bahan kimia, tentu saja menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan.

  1. Kurang aktivitas olahraga

Kurang aktivitas olahraga juga merupakan salah satu Penyebab Kanker Payudara Stadium 2. Studi dari University of Southern California, Los Angeles menunjukan bahwa olahraga bisa mencegah kanker payudara pada wanita. Olahraga membantu mengurangi berat badan, membantu proses perubahan metabolisme dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, yang berguna untuk mengurangi risiko tumbuhnya sel kanker.

  1. Memiliki berat badan yang sangat berlebih (obesitas)

Berdasarkan data penelitian tersebut, satu dari delapan wanita di Inggris menderita kanker payudara. Penyebab Kanker Payudara Stadium 2 masalah tersebut bersifat sensitif pada hormon, atau dengan kata lain pertumbuhan kanker tersebut memperoleh “bahan bakar” dari hormon estrogen. Tumpukan lemak di dalam tubuh akan meningkat, antara lain kehamilan, penggunaan pil kontrasepsi, dan menopause. Studi yang dipublikasikan di British Journal of Cancer itu menyebutkan bahwa obesitas harus diletakkan di urutan pertama sebagai Penyebab Kanker Payudara Stadium 2, karena faktor gaya hidup masig menjadi sesuatu yang sulit dikontrol.

  1. Kurang minum air putih yang higienis

Penyebab Kanker Payudara Stadium 2 yang terakhir yaitu karena kurang minum air putih higienis. Air tak hanya tercemar kuman, bakteri maupun virus, tapi juga bahan kimia berbahaya. Bakteri kalau air direbus sampai mendidih mungkin mati, tapi logam berat tidak. Karena itu menghimbau masyarakat untuk konsumsi air yang benar-benar higienis, yaitu tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna, dan tidak berbakteri.

Dalam kesempatan yang sama, pendiri Indonesia Water Institute mengungkapkan, saat ini hanya 29% masyarakat Indonesia yang dapat mengakses air bersih melalui perpipaan. Angka tersebut sangat jauh dari target pemerintah tahun 2019, yakni sebesar 60%.

 

 

Penyebab Kanker Payudara Stadium 2

Posted in Uncategorized | Leave a comment