Kanker Payudara Stadium 1

Kanker Payudara Stadium 1

Kanker Payudara Stadium 1Kanker payudara adalah jenis lain dari kanker yang terjadi pada jaringan sel payudara. Ketika sel abnormal membagi dan tidak terkontrol, mereka dapat menjadi besar dengan membentuk jaringan ekstra, atau tumor, yang dapat menjadi jinak atau ganas. Sel tumor jinak tidak menyebar ke jaringan tubuh yang lain, biasanya dapat diangkat dan tidak akan timbul kembali. Sel tumor ganas (kanker) dapat menyebar ke jaringan tubuh yang terdekat dan melepaskan diri dari bentuk tumor primer menjadi bentuk tumor sekunder dimanapun di bagian tubuh.

Dokter memperkirakan bahwa 5 sampai 10 persen kanker payudara berhubungan pada mutasi genetik pada generasi di dalam keluarga. Sejumlah gen rusak yang diwariskan dapat meningkatkan kemungkinan kanker payudara telah diidentifikasi. Yang umum adalah gen kanker payudara 1 (BRCA1) dan gen kanker payudara 2 (BRCA2), keduanya meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker ovarium.

Jika anda memiliki catatan keluarga yang kuat dengan kanker payudara atau kanker lain, tes darah dapat membantu mengidentifikasi BRCA yang rusak atau gen lain yang terdapat di dalam keluarga.

Faktor risiko Terkena Kanker Payudara

Faktor risiko adalah segala sesuatu yang membuat anda lebih memiliki kemungkinan mengalami kanker payudara. Tetapi memiliki satu atau bahkan beberapa faktor risiko tidak berarti anda akan mengalami kanker – beberapa wanita dengan kanker payudara tidak memiliki faktor risiko apapun yang diketahui daripada wanita lain.

Beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara antara lain:

  • Wanita lebih memiliki kemungkinan mengalami kanker payudara daripada laki-laki.
  • Bertambahnya usia. Risiko anda mengalami kanker payudara meningkat seiring usia. Wanita yang berusia lebih dari 60 tahun memiliki risiko lebih besar daripada wanita dengan usia yang lebih muda.
  • Catatan pribadi dengan kanker payudara. Jika anda memiliki kanker pada satu payudara, anda memiliki peningkatan risiko mengalami kanker pada payudara yang lain.
  • Sejarah keluarga dengan kanker payudara. Jika anda memiliki ibu, saudara perempuan atau anak perempuan dengan kanker payudara, anda memiliki peluang yang lebih besar terdiagnosa dengan kanker payudara. Tetapi secara umum mereka yang memiliki kanker payudara tidak memiliki sejarah keluarga dengan kanker payudara.
  • Gen keturunan yang meningkatkan risiko kanker. Mutasi gen tertentu yang meningkatkan risiko kanker payudara dapat menurun dari orang tua kepada anak. Mutasi gen yang dimaksud adalah BRCA1 dan BRCA2. Gen tersebut dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara dan kanker lain, tetapi mereka tidak membuat kanker pasti terjadi.
  • Terkena radiasi. Jika anda menerima perawatan dengan radiasi pada dada saat anak-anak atau orang dewasa yang muda, anda lebih memiliki kemungkinan mengalami kanker payudara di kemudian hari.
  • Memiliki kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko anda mengalami kanker payudara.
  • Datang bulan yang dimulai pada usia lebih muda. Masa datang bulan yang dimulai sebelum usia 12 tahun meningkatkan risiko kanker payudara.
  • Menopause yang dimulai pada usia yang lebih tua. Jika masa menopause anda dimulai setelah usia 55 tahun, anda akan memiliki kemungkinan lebih mengalami kanker payudara.
  • Memiliki anak pertama pada usia yang lebih tua. Wanita yang baru memiliki anak setelah usia 35 dapat meningkatkan risiko kanker payudara.
  • Terapi hormon postmenopausal. Mereka yang menggunakan pengobatan terapi hormon yang mengkombinasikan esterogen dan progesterone untuk mengobati tanda dan gejala menopause memiliki peningkatan risiko kanker payudara.
  • Minum alkohol. Minum alkohol dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Secara garis besar, kanker payudara dikategorikan ke dalam empat tahapan, yaitu:

  • Stadium 1: merupakan tahap paling awal dari kanker payudara. Diameter tumor pada tahap ini biasanya tidak melebihi dua centimeter. Tumor-tumor kecil berkelompok mungkin ditemukan pada kelenjar getah bening.
  • Stadium 2: proses penyebaran kanker dimulai di tahap ini. Kanker mungkin tampak di beberapa kelenjar getah bening, dan tumor dalam payudara akan membesar namun tidak melebihi lima centimeter.
  • Stadium 3: dokter mengklasifikasikan tahapan ini sebagai stadium lanjut, di mana penyebaran sel kanker sudah memengaruhi hampir keseluruhan kelenjar getah bening dan jaringan dada. Di tahap ini kanker terkadang menjalar ke jaringan kulit dada, menyebabkan peradangan dan luka.
  • Stadium 4: kanker telah menyebar ke seluruh tubuh.

Kanker Payudara Stadium 1

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pencegahan Kanker Payudara Secara Alami

Pencegahan Kanker Payudara Secara Alami

 

Pencegahan Kanker Payudara Secara Alami

Pencegahan Kanker Payudara – Kanker payudara merupakan sebuah kanker yang terjadi pada jaringan payudara dengan penderita paling banyak adalah wanita. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa pria dapat terserang penyakit ini walau resikonya sangat kecil. Setiap penyakit mempunyai sebab dan akibat, tidak terkecuali penyakit ini. Terdapat beberapa cara mencegah kanker payudara yang dapat dilakukan agar terhindar dari penyakit tersebut.

Ada beberapa gejala kanker payudara yang dapat dilihat. Berikut adalah gejala-gejala yang dimaksud:

  • Adanya benjolan pada payudara yang dapat diraba.
  • Perubahan bentuk dan ukuran payudara.
  • Adanya luka di sekitar puting susu dan sekitarnya yang sukar sembuh.
  • Adanya cairan (darah atau nanah-berwarna kuning sampai kehijauan) yang keluar dari puting susu.
  • Perubahan pada puting susu seperti gatal, terasa terbakar, dan tertarik ke dalam (retraksi).
  • Adanya kerutan-kerutan (seperti jeruk purut) pada kulit payudara.
  • Pada stadium lanjut bisa timbul nyeri tulang, penurunan berat badan, pembengkakan lengan atau ulserasi kulit.

Berikut ini adalah cara pencegahan kanker payudara:

Bila anda mengkonsumsi daging, jangan dimasak terlalu matang.

Pencegahan kanker payudara -Terlepas dari lemak jenuh yang terdapat dalam daging, cara anda memasak daging akan mempengaruhi resiko kanker payudara. Daging-daging yang dimasak/dipanggang menghasilkan senyawa karsinogenik (amino heterosiklik). Semakin lama dimasak, semakin banyak senyawa ini terbentuk. Amino heterosiklik paling banyak terdapat dalam daging bakar yang lapisan luarnya (kulitnya) gosong dan hitam.

Makan lebih banyak buah dan sayuran.

Pencegahan Kanker Payudara dengan makan sayurdan buah. Semakin banyak buah dan sayuran yang dimakan, semakin berkurang resiko untuk semua kanker, termasuk kanker payudara. Makanan dari tumbuh-tumbuhan mengandung anti-oksidan yang tinggi, diantaranya vitamin A, C, E dan mineral selenium, yang dapat mencegah kerusakan sel yang bisa menjadi penyebab terjadinya kanker. National Cancer Institute (NCI) merekomendasikan untuk mengkonsumsi buah dan sayuran paling tidak 5 (lima) kali dalam sehari. Tapi harus dihindari buah dan sayuran yang mengandung banyak lemak, seperti kentang goreng atau pai dengan krim pisang.

Jangan merokok.

Pencegahan kanker payudara dengan tidak merokok. Merokok akan meningkatkan resiko kanker payudara.

Makan lebih banyak serat.

Pencegahan kanker payudara -Selain berfungsi sebagai anti-oksidan, buah dan sayuran juga mengandung banyak serat. Makanan berserat akan mengikat estrogen dalam saluran pencernaan, sehingga kadarnya dalam darah akan berkurang.

Berolah raga secara teratur.

Pencegahan kanker payudara -Penelitian menunjukkan bahwa sejalan dengan menigkatnya aktivitas, maka resiko kanker payudara akan berkurang. Berolah raga akan menurukan kadar estrogen yang diproduksi tubuh sehingga mengurangi resiko kanker payudara.

Hindari alkohol.

Pencegahan kanker payudara dengan tidak mengonsumsi alkohol. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa semakin banyak mengkonsumsi alkohol, maka resiko kanker payudara semakin bertambah karena alkohol meningkatkan kadar estrogen dalam darah.

Perhatikan berat badan anda.

Pencegahan kanker payudara dengan menjaga berat badan. Kenaikan berat badan setiap pon setelah usia 18 tahun akan menambah resiko kanker payudara. Ini disebabkan karena sejalan dengan bertambahnya lemak tubuh, maka kadar estrogen sebagai hormon pemicu kanker payudara dalam darahpun akan meningkat.

Makan lebih banyak tahu dan makanan yang mengandung kedelai.

Pencegahan kanker payudara -Makanan-makanan yang berasal dari kedelai banyak mengandung estrogen tumbuhan (fito-estrogen). Seperti halnya tamoksifen, senyawa ini mirip dengan estrogen tubuh, tapi lebih lemah. Fito-estrogen terikat pada reseptor sel yang sama dengan estrogen tubuh, mengikatnya keluar dari sel payudara sehingga mengurangi efek pemicu kanker payudara. Selain menghalangi estrogen tubuh untuk mencapai sel reseptor, makanan berkedelai juga mempercepat pengeluaran estrogen dari tubuh.

Kurangi lemak.

Pencegahan kanker payudara -Anda tentu sudah sering mendengar pertentangan pendapat mengenai hubungan antara kanker payudara dengan makanan berlemak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet rendah lemak membantu mencegah kanker payudara. Penelitian yang lain menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara lemak dan kanker payudara.

Makan lebih banyak kacang-kacangan.

Pencegahan kanker payudara dengan makan lebih banyak kacangan-kacangan. Selain dalam kedelai, fito-estrogen juga terdapat dalam jenis kacang-kacangan lainnya.

Pencegahan Kanker Payudara Secara Alami

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Payudara Dan Solusinya

Penyebab Kanker Payudara Dan Solusinya

 

Penyebab Kanker Payudara Dan Solusinya

Penyebab Kanker Payudara – Kanker payudara adalah salah satu jenis kanker yang paling sering menyerang wanita; meskipun tidak menutup kemungkinan juga bisa menyerang pria, namun perbandingannya hanya 1:1000. Kanker ini juga termasuk salah satu dari 5 jenis kanker paling berbahaya. Pengobatan kanker payudara yang paling lazim adalah pembedahan; dan jika diperlukan, dilanjutkan dengan kemoterapi atau radiasi.

Penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui, tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya penyebab kanker payudara diantaranya:

Riwayat keluarga dan faktor genetik

Penyebab kanker payudara yaitu riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. Terdapat peningkatan risiko keganasan pada wanita yang keluarganya menderita kanker payudara. Pada studi genetik ditemukan bahwa kanker payudara berhubungan dengan gen tertentu. Apabila terdapat BRCA 1, yaitu suatu gen kerentanan terhadap kanker payudara, probabilitas untuk terjadi kanker payudara sebesar 60% pada umur 50 tahun dan sebesar 85% pada umur 70 tahun. Faktor Usia sangat berpengaruh -> sekitar 60% kanker payudara terjadi di usia 60 tahun. Resiko terbesar usia 75 tahun.

Konsumsi lemak penyebab kanker payudara

Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu penyebab kanker payudara. Willet dkk melakukan studi prospektif selama 8 tahun tentang konsumsi lemak dan serat dalam hubungannya dengan risiko kanker payudara pada wanita umur 34 sampai 59 tahun

Penggunaan hormon

Hormon estrogen berhubungan dengan penyebab kanker payudara. Laporan dari Harvard School of Public Health menyatakan bahwa terdapat peningkatan kanker payudara yang signifikan pada para pengguna terapi estrogen replacement. Suatu metaanalisis menyatakan bahwa walaupun tidak terdapat risiko kanker payudara pada pengguna kontrasepsi oral, wanita yang menggunakan obat ini untuk waktu yang lama mempunyai risiko tinggi untuk mengalami kanker payudara sebelum menopause. Sel-sel yang sensitive terhadap rangsangan hormonal mungkin mengalami perubahan degenerasi jinak atau menjadi ganas.

Obesitas penyebab kanker payudara

Penyebab kanker payudara yaitu obesitas. Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. Variasi terhadap kekerapan kanker ini di negara-negara Barat dan bukan Barat serta perubahan kekerapan sesudah migrasi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh diet terhadap terjadinya keganasan ini.

Faktor reproduksi penyebab kanker payudara

Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan penyebab kanker payudara adalah nuliparitas, menarche pada umur muda, menopause pada umur lebih tua, dan kehamilan pertama pada umur tua. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. Diperkirakan, periode antara terjadinya haid pertama dengan umur saat kehamilan pertama merupakan window of initiation perkembangan kanker payudara. Secara anatomi dan fungsional, payudara akan mengalami atrofi dengan bertambahnya umur. Kurang dari 25% kanker payudara terjadi pada masa sebelum menopause sehingga diperkirakan awal terjadinya tumor terjadi jauh sebelum terjadinya perubahan klinis.

Radiasi

Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko penyebab kanker payudara. Dari beberapa penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa risiko kanker radiasi berhubungan secara linier dengan dosis dan umur saat terjadinya eksposur.

Pendeteksian Dini Kanker Payudara

Hal yang paling lazim dibicarakan dalam upaya mendeteksi kanker payudara secara mandiri adalah benjolan pada payudara. Namun demikian, tidak semua benjolan pada payudara adalah gejala kanker. Oleh karena itu, setelah positif merasa adanya benjolan pada payudara anda, segeralah melakukan diagnosa lebih lanjut dengan ahlinya.

Indikasi lain dari kanker ini adalah munculnya benjolan pada ketiak, rasa nyeri pada payudara, perubahan warna dan atau tekstur payudara, puting mencuat, aerola (daerah sekitar puting) atau puting mengalami perubahan warna menjadi kecoklatan tidak seperti biasanya. Dalam beberapa kasus, deteksi dilakukan dari cairan yang muncul dari puting: berwarna kekuningan, kehijauan, atau bernanah.

Kunci untuk bisa segera bertahan dari serangan kanker ini adalah deteksi sedini mungkin. Sebagian besar kasus kanker payudara yang berujung pada kematian adalah kurangnya kesadaran akan gejala awal dan deteksi sedini mungkin. Umumnya, yang terjadi adalah pasien berkonsultasi dengan dokter setelah kasus kanker payudara berada pada stadium tingkat lanjut. Tentunya proses penyembuhan akan semakin sulit jika kasus kanker payudara semakin berada pada stadium-stadium akhir.

Penyebab Kanker Payudara Dan Solusinya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Dan Sadari

Kanker Payudara Dan Sadari

Kanker Payudara Dan Sadari

Kanker Payudara Dan Sadari

Kanker Payudara -Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dilakukan dengan menggunakan tangan dan penglihatan untuk memeriksa apakah ada perubahan fisik pada payudara. Proses ini dilakukan agar semua perubahan yang mengarah pada kondisi yang lebih serius dapat segera ditangani.

Penting untuk menyadari bagaimana bentuk normal payudara dan ada tidaknya perubahan dari waktu ke waktu. Payudara umumnya akan terasa berbeda di masa menstruasi. Sebelum dan selama periode ini, kebanyakan wanita merasa payudaranya akan menjadi makin kencang dan padat. Memasuki masa menopause, payudara akan terasa lebih kendur dan lembut.

Namun ada perubahan tertentu yang perlu diwaspadai karena dapat menjadi indikasi adanya penyakit. Pemeriksaan payudara sendiri umumnya bertujuan untuk mengetahui bentuk payudara normal, menyadari ada tidaknya perubahan pada payudara, dan agar perubahan apa pun dapat segera dikonsultasikan dan tidak terlambat ditangani.

Gejala Kanker Payudara Stadium Awal

Penderita kanker payudara stadium awal akan mengalami benjolan kecil, dimana bentuk dan ukuran benjolan ini berbeda dengan jaringan payudara. Benjolan tersebut dapat didorong menggunakan tangan. Meski begitu, penderita tidak akan mengalami nyeri ataupun sakit pada tahap awal kanker payudara.

Gejala Kanker Payudara Stadium Lanjut

Pada kanker payudara stadium lanjut, umumnya benjolan yang dialami pada stdium awal akan menempel pada bagian kulit atau dada. Selain itu, benjolan akan mengalami pembengkakan. Bahkan dari beberapa kasus, benjolan tersebut bisa menjadi borok di kulit payudara.

Periksa payudara Anda!

Berikut ini langkah mudah memeriksa payudara sendiri dengan benar. Ada 7 tahap bagaimana melakukan pemeriksaan payudara sendiri:

  • Berbaring dan letakkan bantal di bawah pundak. Letakkan tangan kanan di bagian belakang kepala
  • Gunakan tiga jari tengah kiri Anda untuk merasakan benjolan di tengah-tengah payudara kanan Anda
  • Tekan payudara Anda dengan kuat untuk merasakan payudara. Jika Anda tidak yakin seberapa kuat untuk menekan, tanyakan pada dokter Anda atau mencoba mencontohkan cara menggunakan jari selama pemeriksaan payudara. Semakin sering Anda melatih merasakan payudara akan lsemakin baik
  • Lakukan pemutaran dengan satu alur. Anda dapat menandai setiap putaran (A), atas dan bawah (B), atau benjolan (C). Lakukan hal yang sama setiap bulan. Hal itu akan membantu Anda untuk memeriksa semua area payudara
  • Lakukan hal yang sama untuk payudara kiri dengan jari kanan.
  • Ulangi pemeriksaan untuk kedua payudara saat berdiri, dengan tangan di belakang kepala. Buat posisi yang mudah untuk memeriksa bagian atas dan setiap bagian payudara (mengarah ke ketiak). Anda dapat melakukan periksa payudara sendiri saat mandi. Perubahan pada payudara dapat lebih mudah dirasakan pada saat kulit kita basah dan licin.
  • Untuk lebih aman, Anda juga dapat memeriksa payudara dengan melihat lekukan di kulit payudara, perubahan pada puting, kemerahan atau bengkak saat berdiri di depan kaca setelah Anda melakukan pemeriksaan setiap bulan

Penting untuk diingat bahwa pemeriksaan payudara sendiri bukanlah satu-satunya pemeriksaan untuk deteksi dini kanker payudara. Mammografi (foto pemeriksaan payudara) dan pemeriksaan oleh dokter lebih sensitif dan akurat dibandingkan pemeriksaan sendiri dalam menemukan stadium dini kanker payudara.

Jika Terdapat Perubahan

Benjolan atau perubahan payudara ini dapat disebabkan oleh banyak hal. Namun memang hanya sedikit yang mengarah pada penyakit yang serius. Sekitar 1 dari 10 benjolan pada payudara bersifat kanker payudara. Akan tetapi, kanker payudara yang terlambat ditangani akan membawa dampak yang sangat serius. Oleh karenanya, segera periksakan diri ke dokter jika dalam pemeriksaan mandiri Anda menemukan:

  • Benjolan keras pada payudara atau ketiak.
  • Perubahan pada permukaan kulit: kulit menjadi berkerut, atau terdapat cekungan.
  • Perubahan ukuran dan bentuk payudara, terutama ketika Anda mengangkat payudara atau menggerakkan lengan.
  • Keluar cairan dari puting payudara, tapi bukan ASI.
  • Keluar darah dari puting.
  • Terdapat bagian puting yang memerah dan menjadi lembap, serta tidak kunjung berubah menjadi seperti semula.
  • Puting berubah bentuk, misalnya menjadi melesak ke dalam.
  • Ruam di sekitar puting.
  • Ada rasa sakit atau tidak nyaman yang berkelanjutan pada payudara.

Dokter mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan lanjutan untuk mendiagnosis penyebab perubahan, seperti pemeriksaan mamogram dan USG.

Kanker Payudara Dan Sadari

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri Ciri Kanker Payudara Stadium Awal

Ciri Ciri Kanker Payudara Stadium Awal

 

Ciri Ciri Kanker Payudara Stadium Awal

Ciri Ciri Kanker Payudara Stadium Awal

Ciri ciri kanker payudara pada wanita remaja dan dewasa perlu disosialisasikan sejak dini sebab setiap wanita memiliki resiko terkena kanker payudara. Dengan mengenali ciri ciri kanker payudara sejak dini, diharapkan pengobatan dapat segera dilakukan sehingga memperbesar kesempatan untuk sembuh.

Ciri ciri kanker payudara yang menandai adanya kanker payudara pada seorang remaja maupun wanita dewasa sesungguhnya cukup mudah dikenali. Berikut ini ciri ciri kanker payudara pada tubuh yang perlu diwaspadai sebagai pertanda kanker payudara. :

Muncul perubahan di payudara

Kaum wanita harus memperhatikan bagian payudara dengan cermat termasuk perubahan sekecil apapun yang terjadi pada bagian ini. Gunakan cermin untuk mencermati adanya berubahan bentuk maupun perubahan lainnya seperti perubahan warna kulit payudara yang menjadi kemerahan, pembengkakan, kerutan maupun kulit payudara yang terasa lebih tebal. Perubahan-perubahan ini perlu dicurigai sebagai ciri ciri kanker payudara.

Perubahan pada puting payudara

Dalam keadaan normal, puting payudara menonjol ke arah luar. Kaum wanita perlu mencurigai adanya ketidakberesan saat menemukan puting payudara masuk ke dalam karena bisa merupakan ciri ciri kanker payudara.

Benjolan pada payudara

Benjolan pada payudara juga ciri ciri kanker payudara. Benjolan pada payudara sesungguhnya mudah sekali diketahui asalkan kaum wanita melakukan pemeriksaan dengan cermat. Caranya, rapatkan jari dan telusuri payudara dengan menggunakan bagian ujung jari secara rutin. Dengan cara ini, jika terdapat benjolan yang berukuran kecil kurang lebih 1 cm pun dapat diketahui.

Cairan yang keluar dari payudara

Ciri ciri kanker payudara selanjutnya yaitu mewaspadai jika ada cairan yang keluar dari payudara. Kecuali pada ibu yang menyusui, payudara yang normal tentu tidak mengeluarkan cairan apapun. Karena itu, waspadai jika payudara mengeluarkan cairan.

Bila beberapa ciri ciri kanker payudara ini muncul, maka sebaiknya segera lakukan pemeriksaan untuk memastikan gejala kanker payudara. Pemeriksaan yang disarankan adalah pemeriksaan dengan mamografi dan juga ultrasonografi. Pada remaja, pemeriksaan yang dilakukan umumnya hanyalah pemeriksaan dengan menggunakan ultrasonografi. Sedangkan pada wanita dewasa, pemeriksaan yang dilakukan menggunakan mamografi sebab payudara wanita dewasa lebih banyak mengandung lemak.

Stadium Kanker Payudara

Pada kasus ini stadiumnya ada (empat) sama seperti penyakit lainnya dengan gejala dan penampakan yang berbeda antara satu stadium dengan stadium lainnya.

Stadium 1

Adanya benjolan yang ada di dada yang kalau dilihat berbeda dengan daerah sekitarnya. Biasanya tidak memberikan rasa nyeri pada yang mengalami

Stadium 2

Benjolan yang tadinya kecil menjadi besar dengan ukuran minimal 2,5 Cm dan memberikan rasa nyeri pada si penderita. Pada tahan ini, sudah terjadi proses metastase di kelenjar yang menghasilkan getah bening tepatnya berada di ketiak wanita tersebut.

Stadium 3

Kini kanker semakin besar dan ini akan menyulikan penyembuhan. Kemungkinan sembuh sedikit lebih sulit dibanding dengan stadium 1 dan stadium 2. pengobatan yang sering dilakukan adalah penyinaran dan kemoterapi (pemberian obat, dimana obat ini akan mematikan atau menghentikan sel yang terus membelah. Makanya orang dikemoterapi biasanya rambutnya rontok, kukunya menghitam).

Stadium 4

Pada stadium ini, semua orang tahu apa hasilnya. Penyembuhan sangat sulit dilakukan, tapi buat Allah apa yang tidak mungkin. gejalanya akan mengurangi berat badan, nyeri dll.

Kanker payudara bukanlah penyakit yang tak dapat disembuhkan. Penyakit ini memerlukan diagnosa awal yang dapat diperoleh berdasarkan ciri-ciri kanker payudara yang dialami oleh pasien. Setelah itu, barulah Anda dapat membuat keputusan mengenai penanganan yang tepat berdasarkan atas konsultasi dokter tentunya.

Kanker payudara biasanya ditandai dengan adanya benjolan disekitar payudara. Namun, jika ditelusuri lebih jauh pada payudara wanita terdiri dari beragam kelenjar susu yang dipersiapkan bagi sang buah hati. Benjolan kecil pada kelenjar susu tidak selalui menandakan kanker, hal inilah yang seringkali menyulitkan pemeriksaan kanker secara manual.

Ciri Ciri Kanker Payudara Stadium Awal

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Dan Pengobatan

Kanker Payudara Dan Pengobatan

Kanker Payudara – Dua di antara tiga wanita yang mengidap kanker payudara berusia di atas 50 tahun. Saat Anda menyadari adanya gejala kanker payudara, Anda dianjurkan untuk segera mengonsultasikannya ke dokter. Setelah pemeriksaan, dokter biasanya merujuk Anda ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan diagnosis.

Dalam memikirkan metode pengobatan apa yang hendak Anda jalani, Anda memerlukan tidak hanya informasi terkait peran masing-masing metode tersebut tetapi efektivitas dan efek sampingnya. Pengetahuan yang lengkap dan seimbang akan semua segi pengobatan kanker payudara termasuk risiko pengobatan sangat diperlukan.

Kanker Payudara Dan PengobatanCiri-ciri Benjolan Kanker Payudara

Letak benjolan kanker payudara yang sering ditemukan adalah pada bagian luar atas yaitu disekitar area lengan dan ketiak. Ciri-ciri kanker payudara pada awalnya dapat dirasakan dengan adanya benjolan dan rasa nyeri. Hal ini dapat dirasakan seperti berikut :

  • Ketika diraba, pada payudara terasa ada benjolan
  • Benjolan yang disebabkan karena pertumbuhan sel kanker payudara akan terasa keras dan juga padat ketika diraba serta ada pula yang menimbulkan rasa gatal namun ada yang sama sekali tidak menimbulkan rasa gatal.
  • Akan terjadi perubahan yang signifikan terhadap bentuk serta ukuran payudara.
  • Di bagian sekitar puting susu akan adanya luka yang sukar untuk sembuh, puting akan tertarik ke dalam, yang menimbulkan rasa gatal disebabkan karena terjadinya penebalan kulit.
  • Keluarnya darah atau nanah yang berwarna kekuningan dari puting susu
  • Pada kulit payudara mulai terjadi perubahan, yaitu kulit akan berkerut dan warnanya cenderung kemerahan ataupun berubah menjadi keriput seiring semakin banyaknya sel kanker payudara yang telah menyebar (seperti kulit jeruk purut)
  • Akan terasa nyeri pada bagian tulang, terjadinya penurunan berat badan dan pembengkakan pada bagian lengan. Yang menandakan bahwa kanker sudah menyebar

Faktor Penyebab Kanker Payudara

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui tentang perubahan yang terjadi pada payudara, serta mengetahui adanya faktor risiko yang dapat menyebabkan pertumbuhan sel kanker payudara. Faktor resiko penyebab kanker payudara terjadi karena faktor internal (riwayat keluarga dan juga usia) dan juga eksternal (gaya hidup)

  • Usia – Semakin bertambahnya umur seseorang, maka semakin besar risiko untuk terkena kanker payudara.\
  • Seorang wanita yang mempunyai anak pertama ketika berusia telah melewati 35 tahun atau wanita yang telah menikah namun tidak dikaruniai anak
  • Penggunaan KB hormonal yang justru meningkatkan risiko kanker payudara
  • Wanita yang mengkonsumsi alkohol
  • Adanya garis keturunan yang mengidap kanker payudara

Penyebab kanker payudara yang utama belum diketahui. Karena itu, pencegahan sepenuhnya untuk kanker payudara juga sulit ditentukan. Banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker, misalnya usia dan riwayat kesehatan keluarga.

Pemeriksaan payudara dan genetika dianjurkan untuk wanita dengan kemungkinan terkena kanker payudara melebihi rata-rata. Risiko kanker payudara meningkat seiring usia, maka wanita berusia 50-70 tahun dianjurkan memeriksakan diri setiap tiga tahun sekali. Wanita berusia 70 tahun ke atas juga dianjurkan untuk memeriksakan diri dan berkonsultasi dengan dokter.

Untuk mengobati dan mencegah kanker payudara, Anda juga bisa mencegahnya dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Kanker Payudara Dan Pengobatan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Gejala

Kanker Payudara Gejala

 

Kanker Payudara – Payudara terbentuk dari lemak, jaringan ikat, dan ribuan lobulus (kelenjar kecil penghasil air susu). Saat seorang wanita melahirkan, Air Susu Ibu (ASI) akan dikirim ke puting melalui saluran kecil saat menyusui. Sel-sel dalam tubuh kita biasanya tumbuh dan berkembang biak secara teratur. Sel-sel baru hanya terbentuk saat dibutuhkan. Tetapi proses dalam tubuh pengidap kanker akan berbeda.

Kejadian kanker payudara di Indonesia mencapai sekitar 40 kasus setiap 100.000 penduduk pada tahun 2012, menurut data di organisasi kesehatan dunia (WHO). Dibandingkan dengan negara tetangga kita, Malaysia, kanker payudara di Indonesia lebih banyak diderita oleh wanita usia muda dan pada tahap yang lebih lanjut.

kanker payudara gejala

Tanda Awal Kanker Payudara

Nyeri serta benjolan di payudara, meskipun tidak selalu, tetap bisa menjadi tanda awal dari kanker payudara. Namun, Anda patut lebih waspada jika rasa nyeri dan benjolan disertai oleh tanda lain dari kanker payudara. Beberapa di antaranya yaitu:

  • Puting payudara terlihat menyusut atau keluar cairan
  • Salah satu payudara tampak membesar
  • Beberapa bagian permukaan payudara lesung ke dalam
  • Tekstur kulit payudara berubah menjadi seperti “kulit jeruk”
  • Vagina terasa sakit
  • Bobot badan berkurang padahal tidak melakukan diet
  • Pembesaran kelenjar getah bening di ketiak
  • Pembuluh darah yang terlihat pada payudara

Jika sudah melihat beberapa dari tanda-tanda awal di atas, Anda sebaiknya mulai waspada dan periksa ke dokter. Beliau mungkin akan melakukan beberapa tes pemeriksaan payudara untuk memastikan apakah tanda tersebut memang merupakan gejala kanker payudara.

Penyebab kanker payudara belum diketahui secara pasti tetapi ada beberapa faktor resiko yang memungkinkan seorang wanita terserang penyakit ini, yakni sebagai berikut:

  • Riwayat keluarga yang menderita kanker payudara.
  • Wanita yang belum pernah hamil dan melahirkan.
  • Kehamilan pertama terjadi setelah berumur 30 tahun.
  • Mendapat menstruasi pertama pada usia di bawah 12 tahun dan menopause setelah usia 55 tahun.
  • Pemakaian pil KB atau terapi sulih estrogen.
  • Obesitas pasca menopause dan pemakaian alkohol.
  • Bahan kimia – Beberapa penelitian telah menyebutkan pemaparan bahan kimia yang menyerupai estrogen (yang terdapat di dalam pestisida dan produk industri lainnya) mungkin meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara.
  • Penggunaan DES (dietilstilbestrol). Wanita yang mengonsumsi DES untuk mencegah keguguran memiliki resiko tinggi menderita kanker payudara.

Perlu diingat bahwa faktor-faktor yang disebutkan di atas tidaklah selalu dapat memicu serangan kanker payudara, namun seringkali riwayat hidup seseorang yang terkena kanker payudara berhubungan dengan faktor-faktor tersebut.

Pengobataan Kanker Payudara

Untuk mengobati dan mencegah penyebab kanker payudara stadium 3, Anda juga bisa mencegahnya dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Kanker Payudara Gejala

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Kanker Payudara Sejak Dini

Cara Mencegah Kanker Payudara Sejak Dini

 

Cara Mencegah Kanker Payudara – Carcinoma Mammae atau secara umum disebut sebagai kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker ganas yang dapat menyerang wanita. Kanker ini dapat tumbuh dalam jaringan payudara seperti saluran dan kalenjar susu serta jaringan lemak ataupun jaringan ikat pada payudara.

Gejala Kanker Payudara Stadium Awal

Penderita kanker payudara stadium awal akan mengalami benjolan kecil, dimana bentuk dan ukuran benjolan ini berbeda dengan jaringan payudara. Benjolan tersebut dapat didorong menggunakan tangan. Meski begitu, penderita tidak akan mengalami nyeri ataupun sakit pada tahap awal kanker payudara.

Gejala Kanker Payudara Stadium Lanjut

Pada kanker payudara stadium lanjut, umumnya benjolan yang dialami pada stdium awal akan menempel pada bagian kulit atau dada. Selain itu, benjolan akan mengalami pembengkakan. Bahkan dari beberapa kasus, benjolan tersebut bisa menjadi borok di kulit payudara.

Cara Mencegah Kanker Payudara Sejak DiniCara Mencegah Kanker Payudara

Berikut ini kami akan memberikan tips cara mencegah kanker payudara secara alami :

Olahraga secara teratur

Berolahraga merupaka cara mencegah kanker payudara. Penelitian menunjukkan bahwa sejalan dengan menigkatnya aktivitas, maka resiko kanker payudara akan berkurang. Berolah raga akan menurukan kadar estrogen yang diproduksi tubuh sehingga mengurangi resiko kanker payudara.

Jagalah berat badan sehat

Cara mencegah kanker payudara dengan menjaga berat badan. Kenaikan berat badan setiap pon setelah usia 18 tahun akan menambah resiko kanker payudara. Ini disebabkan karena sejalan dengan bertambahnya lemak tubuh, maka kadar estrogen sebagai hormon pemicu kanker payudara dalam darahpun akan meningkat.

Tidak mengonsumsi alkohol

Cara mencegah kanker payudara dengan menghindari alkohol. Penggunaan alkohol adalah yang paling mapan untuk kanker payudara. Studi Kesehatan menunjukan mengkonsumsi lebih dari satu minuman beralkohol sehari dapat meningkatkan risiko kanker payudara sebanyak 20-25 persen.

Tidak merokok dan berpikir positif

Terlibat dalam perilaku menyenangkan diri secara teratur maka akan mencegah kanker payudara. Mengembangkan hubungan hangat dan saling menguntungkan dengan keluarga dan teman-teman. Dapatkan tidur yang cukup (7-8 jam per malam). Penelitian menunjukkan bahwa merokok jangka panjang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara pada beberapa wanita.

Perbanyak mengkonsumsi suplemen anti-oksidan

Cara mencegah kanker payudara dengan mengkonsumsi suplemen anti oksidan. Meskipun sayur dan buah mengandung anti oksidan yang cukup banyak, mengkonsumsi suplemen anti-oksidan ternyata juga bisa meampu mencegah penyakit ini.

Konsumsi Karbohidrat sesuai porsi

Cara mencegah kanker payudara dengan mengonsumsi karbohidrat yang sesuai. Minimalkan konsumsi indeks glikemik tinggi yaitu nasi putih, kentang putih, gula dan produk produk olahan dari nasi, kentang dan gula. Makanan ini memicu perubahan hormonal yang mempromosikan pertumbuhan sel dalam jaringan payudara. Ganti ini karbonhidrat anda dengan biji-bijian dan kacang-kacangan / polong-polongan. Kacang-kacangan karena serat tinggi dan kandungan lignan terutama khusus.

Bila anda mengkonsumsi daging, jangan dimasak terlalu matang

Cara mencegah kanker payudara -Terlepas dari lemak jenuh yang terdapat dalam daging, cara anda memasak daging akan mempengaruhi resiko kanker payudara. Daging-daging yang dimasak/dipanggang menghasilkan senyawa karsinogenik (amino heterosiklik). Semakin lama dimasak, semakin banyak senyawa ini terbentuk. Amino heterosiklik paling banyak terdapat dalam daging bakar yang lapisan luarnya (kulitnya) gosong dan hitam.

Menyusui

Cara mencegah kanker payudara dengan menyusui. Menyusui mungkin akan sedikit menurunkan risiko, khususnya jika berlanjut untuk 18 sampai 24 bulan. Olahraga berat pada saat usia muda dapat memberikan perlindungan yang lama. Bahkan aktifitas fisik ringan pada saat dewasa dapat menurunkan risiko.

Mengkonsumsi produk kedelai

Mengkonsumsi produk kedelai secara teratur, seperti tahu, tempe dan susu kedelai. Penelitian epidemiologi telah menunjukkan hubungan positif antara konsumsi kedelai dan pengurangan risiko kanker payudara.

Mengonsumsi lebih banyak serat

Cara mencegah kanker payudara dengan mengonsumsi lebih banyak serat. Selain berfungsi sebagai anti-oksidan, buah dan sayuran juga mengandung banyak serat. Makanan berserat akan mengikat estrogen dalam saluran pencernaan, sehingga kadarnya dalam darah akan berkurang.

Untuk mengobati dan mencegah kanker payudara, Anda juga bisa mencegahnya dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

Cara Mencegah Kanker Payudara Sejak Dini

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Payudara Gejala Awal

Penyebab Kanker Payudara Gejala Awal

 

Penyebab Kanker Payudara Gejala Awal

Penyebab Kanker Payudara Gejala Awal

Penyebab Kanker Payudara – Kejadian kanker payudara di Indonesia mencapai sekitar 40 kasus setiap 100.000 penduduk pada tahun 2012, menurut data di organisasi kesehatan dunia (WHO). Dibandingkan dengan negara tetangga kita, Malaysia, kanker payudara di Indonesia lebih banyak diderita oleh wanita usia muda dan pada tahap yang lebih lanjut.

Dua di antara tiga wanita yang mengidap kanker payudara berusia di atas 50 tahun. Saat Anda menyadari adanya gejala kanker payudara, Anda dianjurkan untuk segera mengonsultasikannya ke dokter. Setelah pemeriksaan, dokter biasanya merujuk Anda ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan diagnosis.

Gejala Kanker Payudara

  • Gejala umum pada penyakit kanker payudara adalah adanya benjolan pada bagian payudara. Benjolan keras ini tidak berasa sakit.
  • Kanker payudara yang tumbuh dalam saluran susu, terjadi luka pada puting susu disertai keluarnya darah atau nanah dari puting susu.
  • Bentuk dan ukuran payudara yang berubah.
  • Puting susu tertarik ke dalam, sehingga tampak seperti lesung pipit.
  • Terjadinya benjolan atau pembengkakan di sekitar ketiak dengan warna kemerahan.

Penyebab Kanker Payudara

Penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui, tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya penyebab kanker payudara diantaranya:

Riwayat keluarga dan faktor genetik

Penyebab kanker payudara yaitu riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. Terdapat peningkatan risiko keganasan pada wanita yang keluarganya menderita kanker payudara. Pada studi genetik ditemukan bahwa kanker payudara berhubungan dengan gen tertentu. Apabila terdapat BRCA 1, yaitu suatu gen kerentanan terhadap kanker payudara, probabilitas untuk terjadi kanker payudara sebesar 60% pada umur 50 tahun dan sebesar 85% pada umur 70 tahun. Faktor Usia sangat berpengaruh -> sekitar 60% kanker payudara terjadi di usia 60 tahun. Resiko terbesar usia 75 tahun.

Konsumsi lemak penyebab kanker payudara

Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu penyebab kanker payudara. Willet dkk melakukan studi prospektif selama 8 tahun tentang konsumsi lemak dan serat dalam hubungannya dengan risiko kanker payudara pada wanita umur 34 sampai 59 tahun

Penggunaan hormon

Hormon estrogen berhubungan dengan penyebab kanker payudara. Laporan dari Harvard School of Public Health menyatakan bahwa terdapat peningkatan kanker payudara yang signifikan pada para pengguna terapi estrogen replacement. Suatu metaanalisis menyatakan bahwa walaupun tidak terdapat risiko kanker payudara pada pengguna kontrasepsi oral, wanita yang menggunakan obat ini untuk waktu yang lama mempunyai risiko tinggi untuk mengalami kanker payudara sebelum menopause. Sel-sel yang sensitive terhadap rangsangan hormonal mungkin mengalami perubahan degenerasi jinak atau menjadi ganas.

Obesitas penyebab kanker payudara

Penyebab kanker payudara yaitu obesitas. Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. Variasi terhadap kekerapan kanker ini di negara-negara Barat dan bukan Barat serta perubahan kekerapan sesudah migrasi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh diet terhadap terjadinya keganasan ini.

Faktor reproduksi penyebab kanker payudara

Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan penyebab kanker payudara adalah nuliparitas, menarche pada umur muda, menopause pada umur lebih tua, dan kehamilan pertama pada umur tua. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. Diperkirakan, periode antara terjadinya haid pertama dengan umur saat kehamilan pertama merupakan window of initiation perkembangan kanker payudara. Secara anatomi dan fungsional, payudara akan mengalami atrofi dengan bertambahnya umur. Kurang dari 25% kanker payudara terjadi pada masa sebelum menopause sehingga diperkirakan awal terjadinya tumor terjadi jauh sebelum terjadinya perubahan klinis.

Radiasi

Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko penyebab kanker payudara. Dari beberapa penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa risiko kanker radiasi berhubungan secara linier dengan dosis dan umur saat terjadinya eksposur.

Untuk mengobati dan mencegah kanker payudara stadium, Anda juga bisa mencegahnya dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Penyebab Kanker Payudara Gejala Awal

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Dan Penyebarannya

Kanker Payudara Dan Penyebarannya

 

Kanker Payudara Dan PenyebarannyaKanker payudara dalam prosesnya akan berjalan secara tidak wajar sehingga pertumbuhan dan perkembangbiakan sel-sel menjadi tidak terkendali. Sel-sel abnormal tersebut juga bisa menyebar ke bagian-bagian tubuh lain melalui aliran darah. Inilah yang disebut kanker atau tumor ganas yang mengalami metastasis.

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker payudara:

  • Keluarga dekat (ibu dan saudara perempuan) ada yang sudah terkena. Sekitar 20% penderita kanker payudara memiliki saudara yang juga terdiagnosis kanker tersebut.
  • Menstruasi terlalu awal (<di bawah 12 tahun) atau terlambat menopause (> 50 tahun)
  • Usia di atas 50 tahun. Kanker payudara memang menyerang semua wanita tanpa memandang usia, namun semakin meningkat usia wanita, semakin besar risikonya. Wanita di atas 50 tahun memiliki risiko kanker payudara hingga 5-7%.
  • Tidak pernah melahirkan anak atau memiliki anak pertama di atas 30 tahun.
  • Merokok dan mengkonsumsi alkohol.

Belum ada bukti ilmiah yang kuat bahwa radiasi ponsel dan konsumsi minuman bersoda dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Dengan tujuan untuk menentukan pengobatan dan memberikan prognosis, kanker payudara dibagi dalam 5 stadium. Penentuan stadium dilakukan sebelum pengoperasian dan sesudah prosedur operasi pengangkatan kelenjar getah bening supaya dapat diteliti apakah terdapat tanda-tanda kanker. Sistem penentuan stadium adalah hal yang kompleks, berikut adalah versi yang telah dipermudah.

Stadium 0 (disebut carcinoma in situ)

Lobular carcinoma in situ (LCIS) adalah sel-sel yang abnormal yang terdapat pada kelenjar di payudara yang mempunyai risiko berkembang menjadi kanker payudara. Ductal carcinoma in situ (DCIS) adalah sel-sel yang abnormal pada saluran duktus. Perempuan dengan DCIS memiliki risiko tinggi penyebaran kanker di payudaranya. Pilihan pengobatan sama dengan pasien kanker payudara dengan stadium 1.

Stadium I

Stadium awal kanker payudara, ukuran tumor kurang dari 2 cm dan belum menyebar di luar payudara.

Stadium II

Stadium awal kanker payudara, ukuran tumor kurang dari 2 cm dan telah menyebar sampai ke kelenjar getah bening di bawah lengan; atau ukuran tumor antara 2 dan 5 cm (dengan atau tanpa penyebaran di kelenjar getah bening di bawah lengan); atau tumor berukuran lebih dari 5 cm dan belum menyebar dari payudara.

Stadium III

Stadium lanjut kanker payudara, ukuran tumor lebih dari 5 cm dan telah menyebar sampai ke kelenjar getah bening di bawah lengan, atau kanker berada pada kelenjar getah bening di bawah lengan, atau kanker telah menyebar di dekat tulang payudara atau jaringan lain di sekitar payudara.

Stadium IV

Kanker payudara dimana telah terjadi penyebaran di luar payudara ke organ tubuh lainnya. Berdasarkan stadium kanker Anda, dokter Anda mungkin akan melakukan tes tambahan untuk mengetahui penyebaran kanker. Jika Anda sudah pada stadium III, Anda mungkin harus melakukan foto toraks, USG abdomen dan bone scan untuk melihat penyebaran. Pengobatan untuk setiap orang berbeda. Dokter Anda akan memutuskan apa yang perlu dilakukan berdasarkan stadium kanker Anda.

Cara pengobatan kanker payudara adalah dengan melakukan terapi:

1. Terapi Lokal

Terapi lokal ini sendiri terdiri atas dua, yaitu terapi dengan cara operatif dan juga terapi secara radiasi. Terapi operatif adalah terapi dengan cara pengangkatan kanker secara keseluruhan namun terapi radiasi adalah penggunakan sinar sebagai media untuk menghancurkan sel kanker. Namun cara radiasi terkadang masih bisa meloloskan sel-sel kanker. Sehingga tidak efektif terhadap penyembuhannya.

2. Kemoterapi

Keoterapi kini menjadi pilihan bagi kebanyakan penderita kanker, karena terapi ini sama seperti dengan orang yang dirawat inap dirumah sakit. Infuse menjadi media untuk memasukkan obat secara keseluruhan kedalam tubuh melalui darah. Kemoterapi merupakan program lanjutan setelah dilakukan operasi. Bila operasi menganggat, namun kemoterapi adalah mengontrol sel-sel kanker.

3. Terapi hormonal

Terapi ini dipergunakan untuk secara tidak langsung mengusir sel-sel kanker yang dibuat tidak nyaman.

Kanker Payudara Dan Penyebarannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment