Kanker Payudara Dan Penyebarannya

Kanker Payudara Dan Penyebarannya

 

Kanker Payudara Dan PenyebarannyaKanker payudara dalam prosesnya akan berjalan secara tidak wajar sehingga pertumbuhan dan perkembangbiakan sel-sel menjadi tidak terkendali. Sel-sel abnormal tersebut juga bisa menyebar ke bagian-bagian tubuh lain melalui aliran darah. Inilah yang disebut kanker atau tumor ganas yang mengalami metastasis.

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker payudara:

  • Keluarga dekat (ibu dan saudara perempuan) ada yang sudah terkena. Sekitar 20% penderita kanker payudara memiliki saudara yang juga terdiagnosis kanker tersebut.
  • Menstruasi terlalu awal (<di bawah 12 tahun) atau terlambat menopause (> 50 tahun)
  • Usia di atas 50 tahun. Kanker payudara memang menyerang semua wanita tanpa memandang usia, namun semakin meningkat usia wanita, semakin besar risikonya. Wanita di atas 50 tahun memiliki risiko kanker payudara hingga 5-7%.
  • Tidak pernah melahirkan anak atau memiliki anak pertama di atas 30 tahun.
  • Merokok dan mengkonsumsi alkohol.

Belum ada bukti ilmiah yang kuat bahwa radiasi ponsel dan konsumsi minuman bersoda dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Dengan tujuan untuk menentukan pengobatan dan memberikan prognosis, kanker payudara dibagi dalam 5 stadium. Penentuan stadium dilakukan sebelum pengoperasian dan sesudah prosedur operasi pengangkatan kelenjar getah bening supaya dapat diteliti apakah terdapat tanda-tanda kanker. Sistem penentuan stadium adalah hal yang kompleks, berikut adalah versi yang telah dipermudah.

Stadium 0 (disebut carcinoma in situ)

Lobular carcinoma in situ (LCIS) adalah sel-sel yang abnormal yang terdapat pada kelenjar di payudara yang mempunyai risiko berkembang menjadi kanker payudara. Ductal carcinoma in situ (DCIS) adalah sel-sel yang abnormal pada saluran duktus. Perempuan dengan DCIS memiliki risiko tinggi penyebaran kanker di payudaranya. Pilihan pengobatan sama dengan pasien kanker payudara dengan stadium 1.

Stadium I

Stadium awal kanker payudara, ukuran tumor kurang dari 2 cm dan belum menyebar di luar payudara.

Stadium II

Stadium awal kanker payudara, ukuran tumor kurang dari 2 cm dan telah menyebar sampai ke kelenjar getah bening di bawah lengan; atau ukuran tumor antara 2 dan 5 cm (dengan atau tanpa penyebaran di kelenjar getah bening di bawah lengan); atau tumor berukuran lebih dari 5 cm dan belum menyebar dari payudara.

Stadium III

Stadium lanjut kanker payudara, ukuran tumor lebih dari 5 cm dan telah menyebar sampai ke kelenjar getah bening di bawah lengan, atau kanker berada pada kelenjar getah bening di bawah lengan, atau kanker telah menyebar di dekat tulang payudara atau jaringan lain di sekitar payudara.

Stadium IV

Kanker payudara dimana telah terjadi penyebaran di luar payudara ke organ tubuh lainnya. Berdasarkan stadium kanker Anda, dokter Anda mungkin akan melakukan tes tambahan untuk mengetahui penyebaran kanker. Jika Anda sudah pada stadium III, Anda mungkin harus melakukan foto toraks, USG abdomen dan bone scan untuk melihat penyebaran. Pengobatan untuk setiap orang berbeda. Dokter Anda akan memutuskan apa yang perlu dilakukan berdasarkan stadium kanker Anda.

Cara pengobatan kanker payudara adalah dengan melakukan terapi:

1. Terapi Lokal

Terapi lokal ini sendiri terdiri atas dua, yaitu terapi dengan cara operatif dan juga terapi secara radiasi. Terapi operatif adalah terapi dengan cara pengangkatan kanker secara keseluruhan namun terapi radiasi adalah penggunakan sinar sebagai media untuk menghancurkan sel kanker. Namun cara radiasi terkadang masih bisa meloloskan sel-sel kanker. Sehingga tidak efektif terhadap penyembuhannya.

2. Kemoterapi

Keoterapi kini menjadi pilihan bagi kebanyakan penderita kanker, karena terapi ini sama seperti dengan orang yang dirawat inap dirumah sakit. Infuse menjadi media untuk memasukkan obat secara keseluruhan kedalam tubuh melalui darah. Kemoterapi merupakan program lanjutan setelah dilakukan operasi. Bila operasi menganggat, namun kemoterapi adalah mengontrol sel-sel kanker.

3. Terapi hormonal

Terapi ini dipergunakan untuk secara tidak langsung mengusir sel-sel kanker yang dibuat tidak nyaman.

Kanker Payudara Dan Penyebarannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Stadium 1 Dan Gejalanya

Kanker Payudara Stadium 1 Dan Gejalanya

Kanker payudara stadium 1 merupakan kanker payudara stadium awal. Ini adalah kondisi di mana benjolan kanker pada payudara berukuran 2 cm atau lebih kecil. Benjolan ini masih belum menyebar ke kelenjar getah bening di bagian ketiak. Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang cukup menakutkan bagi seorang wanita, setelah kanker serviks. Sel kanker akan tumbuh dan menyerang jaringan payudara Anda, misalnya saluran keluar air susu, lobulus (pabrik penghasil air susu), bersama jaringan penunjang lainnya seperti jaringan lemak. Gaya hidup, hormonal, dan faktor lingkungan memang dicurigai sebagai penyebab dari kanker ini. Namun, tidak semua orang dengan gaya hidup yang hampir sama juga memiliki risiko untuk terkena kanker payudara. Sehingga masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Kanker Payudara Stadium 1 Dan Gejalanya

Stadium Kanker Payudara

Bicara kanker payudara kita pastinya akan bicara soal stadium atau ukuran kanker, di mana, dan sampai sejauh mana kanker payudara tersebut telah menyebar pada tubuh si penderita. Dan berikut ini adalah 5 stadium kanker payudara yang wajib kamu ketahui.

  1. Kanker Payudara Stadium 0.

Beberapa sel yang abnormal masih sedikit terlihat di kelenjar payudara atau pada saluran ductus. Namun, hal inilah yang harus diwaspadai karena bisa berisiko berkembang jadi kanker.

  1. Kanker Payudara Stadium 1.

Ukuran tumor kurang dari 2 cm. Dalam stadium ini sel tumor belum merambah kemana-mana, itu artinya tumor masih berada di satu titik. Kalaupun merambah biasanya hanya sekitar bagian ketiak saja. Kalau tumor berada di kiri, maka proyeksi rambahannya pasti akan menuju getah bening ketiak kiri, begitupun sebaliknya.

  1. Kanker Payudara Stadium 2.

Ukuran tumor biasanya sudah mencapai 2 cm sampai 5 cm. Pada stadium ini kanker sudah menyebar hingga ke kelenjar getah bening yang berada di bawah lengan.

  1. Kanker Payudara Stadium 3.

Pada stadium 3 atau yang biasa disebut dengan stadium lanjut ukuran tumor lebih dari 5 cm dan sudah menyebar hingga ke kelenjar getah bening di bawah lengan. Tidak hanya itu, kanker juga sudah menyebar di dekat tulang payudara atau jaringan lain di lebih kurang payudara.

  1. Kanker Payudara Stadium 4.

Pada stadium ini, sel kanker sudah menyebar ke organ tubuh lain, seperti paru-paru, tulang, kulit, hati, dan otak. Kanker payudara yang sudah memasuki stadium 4 sangat membutuhkan penanganan dan perawatan yang khusus. Pada tahap inilah perawatan paliatif atau perawatan interdisipliner yang berfokus pada pasien penyakit serius atau mengancam jiwa ini sangat dibutuhkan.

Gejala Kanker Payudara Pada Stadium Awal

Pada stadium awal menuju stadium lanjut, ada beberapa gejala kanker payudara yang timbul. Seperti apa gejalanya? Gejala kanker payudara ini biasanya umum terjadi dan semakin lama semakin buruk, berikut ini adalah gejala kanker payudara antara lain:

  • Adanya Penurunan berat badan secara drastis tanpa sebab yang jelas merupakan gejala kanker payudara yang patut diwaspadai. Meskipun hal ini bukan gejala kanker payudara yang pasti, namun dengan adanya pengurangan berat badan secara drastis, itu sudah merupakan indikasi bahwa ada yang salah pada tubuh.
  • Sering demam dan adanya rasa sakit atau nyeri yang kerap datang dan sulit diobati di sekitar payudara.
  • Perubahan dalam kebiasaan buang air kecil atau besar. Ini juga merupakan indikasi bahwa adanya ketidaknormalan pada tubuh.
  • Gejala kanker payudara awal adalah ditemukannya benjolan yang terasa berbeda pada payudara. Jika ditekan, benjolan ini tidak terasa nyeri. Awalnya benjolan ini berukuran kecil, tapi lama kelamaan membesar dan akhirnya melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau puting susu, biasanya adanya daerah berwana coklat tua di sekeliling puting susu.
  • Perubahan ukuran atau bentuk payudara, keluar cairan yang abnormal dari puting susu (biasanya berdarah atau berwarna kuning sampai hijau, mungkin juga bernanah) gejala kanker payudara.
  • Payudara tampak kemerahan, kulit di sekitar puting susu bersisik, puting susu tertarik ke dalam atau terasa gatal.

Untuk mengobati dan mencegah kanker payudara stadium, Anda juga bisa mencegahnya dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

Kanker Payudara Stadium 1 Dan Gejalanya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Dan Pengobatannya

Kanker Payudara Dan Pengobatannya

 

Kanker Payudara Dan PengobatannyaKanker payudara merupakan jenis kanker yang paling umum diderita kalangan wanita. Kanker ini akan menyerang jaringan pada payudara, daerah yang paling sering diserang adalah bagian lobules atau lapisan dalam saluran. Penyakit kanker yang bagian saluran susu dikenal dengan karsinoma duktal, sedangkan yang menyerang bagian lobulus biasa dikenal dengan karsinoma lobular.

Penyakit kanker payudara dapat menyerang pada usia dini, meskipun usia rawan terkena penyakit kanker pada wanita usia 39 tahun keatas, dimana 1 orang dari 231 wanita usia 39 tahun keatas beresiko menderita kanker payudara, selanjutnya usia 40 – 59 tahun, resiko akan naik menjadi dari 25 orang akan ada 1 orang yang terserang, kemudian usia 60 – 79 tahun, resikonya semakin bertambah menjadi 1 orang dari 15 orang wanita.

Stadium Kanker Payudara

Bicara kanker payudara kita pastinya akan bicara soal stadium atau ukuran kanker, di mana, dan sampai sejauh mana kanker payudara tersebut telah menyebar pada tubuh si penderita. Dan berikut ini adalah 5 stadium kanker payudara yang wajib kamu ketahui.

  1. Kanker Payudara Stadium 0.

Beberapa sel yang abnormal masih sedikit terlihat di kelenjar payudara atau pada saluran ductus. Namun, hal inilah yang harus diwaspadai karena bisa berisiko berkembang jadi kanker.

  1. Kanker Payudara Stadium 1.

Ukuran tumor kurang dari 2 cm. Dalam stadium ini sel tumor belum merambah kemana-mana, itu artinya tumor masih berada di satu titik. Kalaupun merambah biasanya hanya sekitar bagian ketiak saja. Kalau tumor berada di kiri, maka proyeksi rambahannya pasti akan menuju getah bening ketiak kiri, begitupun sebaliknya.

  1. Kanker Payudara Stadium 2.

Ukuran tumor biasanya sudah mencapai 2 cm sampai 5 cm. Pada stadium ini kanker sudah menyebar hingga ke kelenjar getah bening yang berada di bawah lengan.

  1. Kanker Payudara Stadium 3.

Pada stadium 3 atau yang biasa disebut dengan stadium lanjut ukuran tumor lebih dari 5 cm dan sudah menyebar hingga ke kelenjar getah bening di bawah lengan. Tidak hanya itu, kanker juga sudah menyebar di dekat tulang payudara atau jaringan lain di lebih kurang payudara.

  1. Kanker Payudara Stadium 4.

Pada stadium ini, sel kanker sudah menyebar ke organ tubuh lain, seperti paru-paru, tulang, kulit, hati, dan otak. Kanker payudara yang sudah memasuki stadium 4 sangat membutuhkan penanganan dan perawatan yang khusus. Pada tahap inilah perawatan paliatif atau perawatan interdisipliner yang berfokus pada pasien penyakit serius atau mengancam jiwa ini sangat dibutuhkan.

Penyebab Kanker Payudara

Semua jenis penyakit kanker, termasuk kanker payudara terjadi karena sel-sel tubuh yang rusak dan mati akan tergantikan dengan sel-sel yang memperbanyak diri dengan membelah diri secara tidak terkendali. Tidak ada faktor tunggal yang menjadi penyebab kanker payudara. Berikut ini beberapa faktor resiko penyebab yang dapat meningkatkan seseorang berpeluang terserang kanker payudara:

  • Wanita berusia 40 tahun keatas sangat rentan menderita kanker payudara.
  • Riwayat dalam keluarga, jika ibu atau saudara perempuan mempunyai riwayat menderita kanker payudara.
  • Riwayat keluarga, ada anggota keluarga yang pernah mengalami kanker ovarium.
  • Usia kehamilan anak pertama usia diatas 30 tahun.
  • Menstruasi pertama terlalu muda dibawah 12 tahun.
  • Menopause di atas usia 55 tahun juga berpengaruh meningkatkan risiko kanker payudara
  • Sering merokok mulai 5 tahun awal sebelum menstruasi 70 % berpeluang terkena kanker payudara.
  • Minuman beralkohol juga memberikan sumbangan terhadap risiko kanker payudara
  • Berat badan berlebihan atau obesitas

Gejala Kanker Payudara

  • Gejala umum pada penyakit kanker payudara adalah adanya benjolan pada bagian payudara. Benjolan keras ini tidak berasa sakit.
  • Kanker payudara yang tumbuh dalam saluran susu, terjadi luka pada puting susu disertai keluarnya darah atau nanah dari puting susu.
  • Bentuk dan ukuran payudara yang berubah.
  • Puting susu tertarik ke dalam, sehingga tampak seperti lesung pipit.
  • Terjadinya benjolan atau pembengkakan di sekitar ketiak dengan warna kemerahan.

Untuk mengobati dan mencegah kanker payudara stadium, Anda juga bisa mencegahnya dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Kanker Payudara Dan Pengobatannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Pada Pria

Kanker Payudara Pada Pria

 

 Kanker Payudara Pada PriaKanker Payudara Pada Pria -Kanker payudara tidak hanya terkena pada wanita, namun pria juga dapat terinfeksi kanker payudara. Walaupun persentasenya sangat kecil daripada wanita.  Karena pada pria juga jaringan payudara mengalami pertumbuhan, maka pada pria juga terinfeksi kanker payudara.

Gejala kanker payudara pada pria sama dengan gejala kanker payudara pada wanita. Pria juga dapat melakukan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri). Jika terdapat benjolan lunak, perubahan atau pendarahan pada puting susu, sebaiknya segera berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter.

Seperti halnya pada wanita, resiko penyakit ini meningkat sejalan dengan bertambahnya usia. Pada banyak kasus, kanker payudara pada pria terjadi pada usia 60an dan 70an. Kanker payudara yang menimpa pria dibawah usia 35 tahun sangat sedikit ditemukan. Para pria dengan riwayat keluarga penderita kanker payudara diharapkan lebih berhati-hati karena memiliki resiko yang lebih besar. Menurut National Cancer Institute, dari pada sekitar satu juta orang pria ditemukan 14 kasus kanker payudara pada pria berkulit hitam dan 8 kasus pada pria berkulit putih. Sedangkan untuk ras Asia, kasus kanker payudara pada pria masih sangat sedikit ditemukan.

Oleh karena itu, berikut adalah beberapa gejala kanker payudara pada pria, antara lain :

Kehilangan Berat Badan Dan Nafsu Makan

Gejala kanker payudara pada pria selanjutnya adalah kehilangan berat badan dan nafsu makan. Oleh karena sel kanker mampu mengganggu fungsi tubuh, maka penyerapan nutrisi di dalam tubuh pun tidak berlangsung maksimal. Anda pun dapat kehilangan nafsu makan. Akibatnya berat badan tubuh Anda pun turun.

Puting Berdarah

Gejala kanker payudara lainnya adalah keluarnya cairan berupa darah atau cairan berwarna putih dari puting susu. Perlu Anda ketahui, bahwa apabila keluar cairan seperti ini dari puting susu, maka itu berarti kanker payudara tersebut sudah parah.

Rasa Lelah Dan Lemah

Sama seperti penyakit kanker lainnya, gejala kanker payudara juga termasuk rasa lemah dan lelah pada tubuh. Hal ini disebabkan karena perkembangan sel kanker mampu mengganggu fungsi tubuh sehingga menyebabkan lelah, lemah, dan bahkan dehidrasi.

Benjolan Di Payudara

Gejala kanker payudara pada pria adalah timbulnya benjolan di sekitar payudara mereka. Walaupun jika diraba tidak menimbulkan rasa sakit, namun apabila Anda menemukan benjolan tidak wajar ini maka sebaiknya Anda segera memeriksakannya ke dokter.

Gangguan Fungsi Tubuh

Gejala kanker payudara pada pria lainnya adalah gangguan fungsi tubuh. Sel-sel kanker payudara termasuk jenis sel kanker yang paling agresif menyerang tubuh. Akibatnya fungsi tubuh Anda pun dapat terganggu dan menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan lainnya. Bahkan dapat menyerang kesehatan prostat dan hati pada pria.

Untuk mengobati dan mencegah penyebab kanker payudara stadium 3, Anda juga bisa mencegahnya dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Kanker Payudara Pada Pria

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Payudara Pada Wanita

Penyebab Kanker Payudara Pada Wanita

 

Penyebab Kanker Payudara Pada WanitaPenyebab Kanker Payudara -Kanker payudara (Carcinoma mammae) adalah sel kanker yang menyerang jaringan-jaringan payudara. Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya dan mematikan. Biasanya kanker payudara menyerang wanita, dengan gejala yang diam-diam terjadi pada tubuh tanpa disadari. Tingkat keganasan kanker payudara di bagi menjadi stadium kanker payudara.

Beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab kanker payudara adalah sebagai berikut:

Faktor Obat-obatan

Contohnya adalah penggunaan hormon estrogen. Misalnya pada wanita yang menggunakan therapy obat hormon pengganti hormone replacement therapy (HRT), seperti Hormon eksogen akan dapat menyebabkan peningkatan resiko penyebab kanker payudara.

Kelebihan Berat Badan

Terkait dengan hormon estrogen dalam tubuh, ternyata menjadi penyebab kanker payudara, terutama seseorang yang mengalami kelebihan berat badan dan telah mengalami menopause lebih berisiko terkena kanker payudara. Hal ini diduga terkait dengan jumlah estrogen dalam tubuh, karena kelebihan berat badan atau obesitas setelah menopause menyebabkan lebih banyak estrogen yang akan diproduksi.

Faktor gizi yang buruk

Ini adalah faktor penyebab kanker payudara yang umum terjadi. Faktor gizi yang buruk pada makanan yang dimakan. Jadi, sangat penting untuk mengatur pola makan. Sebagai contoh disini adalah terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet, perasa, pewarna sintetis, seperti natrium benzoat, MSG dan lain-lain bisa menyebabkan terjadinya kanker payudara.

Pola Hidup yang Kurang Sehat

Pola hidup yang kurang sehat ini misalnya suka merokok penyebab kanker payudara. Sebenarnya hal ini bukan hanya akan menjadi penyebab kanker payudara, tetapi juga menyebabkan kanker-kanker lainnya, seperti kanker paru-paru. Pola hidup yang kurang sehat lainnya adalah makan yang berlebihan sehingga menyebabkan obesitas. Jadi, wanita gemuk lebih berisiko terkena kanker payudara dari pada wanita kurus. Solusinya adalah dengan menurunkan berat badan. Dengan menurunkan berat badan, level estrogen tubuh akan turun pula.

Faktor Genetik penyebab kanker payudara

Ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko. Jika ibu atau saudara wanita Anda mengidap penyakit kanker payudara, maka kemungkinan Anda memiliki resiko kanker payudara 2 kali lipat dibandingkan wanita lain yang dalam keluarganya tidak ada yang menderita. Jika memang ada kemungkinan seperti itu, anda bisa segera mencegahnya sejak dini.

Konsumsi Alkohol

Bahaya alkohol salah satunya adalah dapat menjadi penyebab kanker payudara karena berkembangnya sel kanker. Sebuah penelitian kanker mengemukakan bahwa setiap 200 wanita yang secara teratur mengkonsumsi minuman beralkohol setiap sehari, terdapat tiga wanita yang terkena kanker payudara, dibandingkan dengan wanita yang tidak mengkonsumsi alkohol sama sekali.

Tinggi Melebihi 170 cm

Wanita yang tingginya 170 cm mempunyai resiko penyebab kanker payudara karena pertumbuhan lebih cepat saat usia anak dan remaja membuat adanya perubahan struktur genetik (DNA) pada sel tubuh yang diantaranya berubah ke arah sel ganas.

Faktor lain yang diduga sebagai Penyebab Kanker Payudara

Misalnya pada orang yang tidak menikah, atau yang menikah tapi tidak punya anak, melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun, atau tidak pernah menyusui anak. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress dan juga bagi wanita yang pernah mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. Faktor penyebab lainnya adalah masa reproduksi yang relatif panjang. Wanita terlambat memasuki menopause (lebih dari usia 60 tahun) Wanita yang belum mempunyai anak Lebih lama terpapar dengan hormon estrogen relatif lebih lama dibandingkan wanita yang sudah punya anak. Hal ini dikarenankan kehamilan dan menyusui Berkaitan erat dengan perubahan sel kelenjar payudara saat menyusui.

Untuk mencegah penyakit kanker payudara Anda bisa mengkonsumsi suplemen Anti Kanker No. 1 Di Jepang yaitu Super Lutein (S-Lutena). S-Lutena Naturally Plus merupakan obat kanker herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari s-lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Penyebab Kanker Payudara Pada Wanita

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Kanker Payudara Dan Pencegahannya

Gejala Kanker Payudara Dan Pencegahannya

Gejala Kanker Payudara – Sama halnya pada jenis kanker lainnya, pada stadium awal, biasanya gejala kanker payudara sulit dideteksi dan tidak menimbulkan gejala yang berarti. Gejala kanker payudara biasanya baru timbul ketika kanker telah berkembang menjadi besar dan menekan organ-organ di sekitarnya. Namun, sebagai langkah awal untuk mencegah maka kita harus bisa mengenali gejala kanker payudara stadium awal ini. Setidaknya harus waspada, jangan sampai kanker ini berkembang ke stadium lanjut. Ada juga cara yang bisa anda lakukan yaitu dengan melakukan deteksi dini secara manual (sendiri) yang disebut dengan istilah SADARI.

Gejala Kanker Payudara Dan Pencegahannya

Gejala Kanker Payudara Pada Stadium Awal

Pada stadium awal menuju stadium lanjut, ada beberapa gejala kanker payudara yang timbul. Gejala kanker payudara ini biasanya umum terjadi dan semakin lama semakin buruk, berikut ini adalah gejala kanker payudara antara lain:

  • Adanya Penurunan berat badan secara drastis tanpa sebab yang jelas. Meskipun hal ini bukan ciri-ciri kanker payudara yang pasti, namun dengan adanya pengurangan berat badan secara drastis, itu sudah merupakan indikasi bahwa ada yang salah pada tubuh. Sering demam dan adanya rasa sakit atau nyeri yang kerap datang dan sulit diobati di sekitar payudara.
  • Perubahan dalam kebiasaan buang air kecil atau besar. Ini juga merupakan indikasi bahwa adanya ketidaknormalan pada tubuh.
  • Tanda awal dari kanker payudara adalah ditemukannya benjolan yang terasa berbeda pada payudara. Jika ditekan, benjolan ini tidak terasa nyeri. Awalnya benjolan ini berukuran kecil, tapi lama kelamaan membesar dan akhirnya melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau puting susu, biasanya adanya daerah berwana coklat tua di sekeliling puting susu.
  • Perubahan ukuran atau bentuk payudara, keluar cairan yang abnormal dari puting susu (biasanya berdarah atau berwarna kuning sampai hijau, mungkin juga bernanah).
  • Payudara tampak kemerahan, kulit di sekitar puting susu bersisik, puting susu tertarik ke dalam atau terasa gatal.

Gejala Kanker Payudara Pada Stadium Lanjut

Kalau pada stadium lanjut maka gejala kanker payudara akan lebih parah lagi. Pada stadium lanjut tanda-tanda kanker payudara yang paling jelas adalah sebagai berikut :

  • Adanya borok (ulkus) pada payudara. Seiring dengan berjalannya waktu, borok ini akan menjadi semakin besar dan mendalam sehingga dapat menghancurkan seluruh payudara.
  • Gejala kanker payudara lainnya adalah payudara sering berbau busuk dan mudah berdarah. Pada stadium lanjut bisa timbul nyeri tulang, penurunan berat badan, pembengkakan lengan atau ulserasi kulit.
  • Gejala kanker payudara lanjut sangat mudah dikenali dengan mengetahui kriteria operbilitas Heagensen sebagai berikut: Terdapat edema (bengkak) luas pada kulit payudara (lebih 1/3 luas kulit payudara).
  • Gejala kanker payudara di atas memang merupakan gejala kanker payudara yang umum terjadi, tetapi ada baiknya untuk periksakan diri Anda ke dokter, sehingga dokter bisa menyarankan pengobatan kanker terbaik untuk Anda.

Tips Mencegah Kanker Payudara

  • Hindari makanan-makanan yang dapat memperparah kanker. Seperti daging bakar, makanan gosong, makanan mengandung minyak goreng, makanan dengan penyedap rasa, makanan berpengawet, makanan dan bumbu dengan zat pewarna buatan, dan apa pun yang sifatnya berbahaya bagi tubuh.
  • Hindari makanan berkolesterol tinggi. Seperti kepiting, udang, kerang, belut, kambing, dan jeroan
  • Stop merokok
  • Stop begadang. Berikan waktu istirahat yang cukup agar tubuh mampu memperbaiki sistem imunitas tubuh. Begadang dapat melemahkan imunitas tubuh
  • Stok menyimpan ponsel di area payudara. Radiasi dapat memicu sel kanker menjadi lebih ganas
  • Pastikan Anda cukup serat agar BAB lancar
  • Perbanyak minum air putih untuk membantu tubuh dalam mengeluarkan toksin penyebab kanker
  • Perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayur yang mengandung zat anti oksidan dan anti kanker. Seperti anggur, tomat, wortel, buah sirsak, mengkudu, buah manggis, buah naga ungu, ubi ungu, teh hijau, serta buah dan sayur berwarna orange dan ungu lainnya.
  • Hindari stres dan capek berlebihan. Pikiran yang stes dan tubuh yang capek berlebihan dapat menurunkan imunitas tubuh.

Gejala Kanker Payudara Dan Pencegahannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Kanker Payudara Dan Penyebabnya

Penyakit Kanker Payudara Dan Penyebabnya

 

Penyakit Kanker Payudara Dan PenyebabnyaPenyakit Kanker Payudara -Sampai saat ini penyakit kanker payudara masih menjadi penyakit yang menakutkan di kalangan kaum wanita. Sebab saat kamu terjangkit penyakit ini terutama juga sudah mencapai stadium yang parah maka bisa jadi kanker payudara akan sulit untuk disembuhkan. Untuk itu, menjauhi pemicu kanker menjadi solusi yang patut dilakukan.

Kejadian penyakit kanker payudara di Indonesia mencapai sekitar 40 kasus setiap 100.000 penduduk pada tahun 2012, menurut data di organisasi kesehatan dunia (WHO). Dibandingkan dengan negara tetangga kita, Malaysia, kanker payudara di Indonesia lebih banyak diderita oleh wanita usia muda dan pada tahap yang lebih lanjut. Kanker payudara tidak hanya menyerang kaum wanita tapi juga pria walaupun jarang.

Beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab penyakit kanker payudara adalah sebagai berikut:

  1. Faktor Genetik Penyebab Kanker Payudara

Ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko. Jika ibu atau saudara wanita Anda mengidap penyakit kanker payudara, maka kemungkinan Anda memiliki resiko kanker payudara 2 kali lipat dibandingkan wanita lain yang dalam keluarganya tidak ada yang menderita. Jika memang ada kemungkinan seperti itu, anda bisa segera mencegahnya sejak dini.

  1. Faktor Obat-Obatan

Contohnya adalah penggunaan hormon estrogen. Misalnya pada wanita yang menggunakan therapy obat hormon pengganti hormone replacement therapy (HRT), seperti Hormon eksogen akan dapat menyebabkan peningkatan resiko penyebab penyakit kanker payudara.

  1. Faktor Gizi Yang Buruk

Ini adalah faktor penyebab kanker payudara yang umum terjadi. Faktor gizi yang buruk pada makanan yang dimakan. Jadi, sangat penting untuk mengatur pola makan. Sebagai contoh disini adalah terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet, perasa, pewarna sintetis, seperti natrium benzoat, MSG dan lain-lain bisa menyebabkan terjadinya penyakit kanker payudara.

  1. Pola Hidup yang Kurang Sehat

Pola hidup yang kurang sehat ini misalnya suka merokok penyebab penyakit kanker payudara. Sebenarnya hal ini bukan hanya akan menjadi penyebab kanker payudara, tetapi juga menyebabkan kanker-kanker lainnya, seperti kanker paru-paru. Pola hidup yang kurang sehat lainnya adalah makan yang berlebihan sehingga menyebabkan obesitas. Jadi, wanita gemuk lebih berisiko terkena penyakit kanker payudara dari pada wanita kurus. Solusinya adalah dengan menurunkan berat badan. Dengan menurunkan berat badan, level estrogen tubuh akan turun pula.

  1. Tinggi Melebihi 170 cm

Wanita yang tingginya 170 cm mempunyai resiko penyebab kanker payudara karena pertumbuhan lebih cepat saat usia anak dan remaja membuat adanya perubahan struktur genetik (DNA) pada sel tubuh yang diantaranya berubah ke arah sel ganas.

  1. Faktor lain yang diduga sebagai Penyebab Kanker Payudara

Misalnya pada orang yang tidak menikah, atau yang menikah tapi tidak punya anak, melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun, atau tidak pernah menyusui anak. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress dan juga bagi wanita yang pernah mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. Faktor penyebab lainnya adalah masa reproduksi yang relatif panjang. Wanita terlambat memasuki menopause (lebih dari usia 60 tahun) Wanita yang belum mempunyai anak Lebih lama terpapar dengan hormon estrogen relatif lebih lama dibandingkan wanita yang sudah punya anak. Hal ini dikarenankan kehamilan dan menyusui Berkaitan erat dengan perubahan sel kelenjar payudara saat menyusui.

  1. Konsumsi Alkohol

Bahaya alkohol salah satunya adalah dapat menjadi penyebab penyakit kanker payudara karena  berkembangnya sel kanker. Sebuah penelitian kanker mengemukakan bahwa setiap 200 wanita yang secara teratur mengkonsumsi minuman beralkohol setiap sehari, terdapat tiga wanita yang terkena kanker payudara, dibandingkan dengan wanita yang tidak mengkonsumsi alkohol sama sekali.

  1. Kelebihan Berat Badan

Terkait dengan hormon estrogen dalam tubuh, ternyata menjadi penyebab penyakit kanker payudara, terutama seseorang yang mengalami kelebihan berat badan dan telah mengalami menopause lebih berisiko terkena kanker payudara. Hal ini diduga terkait dengan jumlah estrogen dalam tubuh, karena kelebihan berat badan atau obesitas setelah menopause menyebabkan lebih banyak estrogen yang akan diproduksi.

Untuk mencegah penyakit kanker payudara Anda bisa mengkonsumsi suplemen Anti Kanker No. 1 Di Jepang yaitu Super Lutein (S-Lutena). S-Lutena Naturally Plus merupakan obat kanker herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari s-lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Penyakit Kanker Payudara Dan Penyebabnya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Stadium 1

Kanker Payudara Stadium 1

 

Kanker payudara adalah kanker yang ganas dan kebanyakan awal mula pembentukannya terjadi pada jaringan kelenjar susu. Berdasarkan data pada tahun 2008 saja, jumlah penderita penyakit kanker payudara lebih dari 1.380.000 orang di seluruh dunia. Apalagi sekarang, tentu jumlahnya penderitanya semakin banyak dan Kanker payudara dapat dialami oleh berbagai kategori usia, tidak terkecuali golongan usia muda. Hanya saja, masih terbilang jarang. Baru setelah wanita berusia lebih dari 39 tahun, tingkat kerentanan meningkat menjadi lebih berisiko terkena penyakit kanker payudara. Kemudian, risiko semakin bertambah ketika seorang wanita menginjak usia lansia antara 60-79 tahun.

Kanker Payudara Stadium 1

Secara garis besar, kanker payudara dikategorikan ke dalam empat tahapan, yaitu:

  • Stadium 1: merupakan tahap paling awal dari kanker payudara. Diameter tumor pada tahap ini biasanya tidak melebihi dua centimeter. Tumor-tumor kecil berkelompok mungkin ditemukan pada kelenjar getah bening.
  • Stadium 2: proses penyebaran kanker dimulai di tahap ini. Kanker mungkin tampak di beberapa kelenjar getah bening, dan tumor dalam payudara akan membesar namun tidak melebihi lima centimeter.
  • Stadium 3: dokter mengklasifikasikan tahapan ini sebagai stadium lanjut, di mana penyebaran sel kanker sudah memengaruhi hampir keseluruhan kelenjar getah bening dan jaringan dada. Di tahap ini kanker terkadang menjalar ke jaringan kulit dada, menyebabkan peradangan dan luka.
  • Stadium 4: kanker telah menyebar ke seluruh tubuh.

Gejala atau Tanda Kanker Payudara Stadium 1

Seperti yang dijelaskan diatas, bahwa kanker payudara stadium satu masih sulit dideteksi, karena pada stadium ini biasanya penderita tidak merasakan nyeri atau sakit pada bagian payudara. Akan tetapi, gejalanya sudah mulai bisa dikenali bila :

  • Terdapat benjolan atau penebalan di payudara. Benjolan terasa kasar, tidak bergerak, tidak ada benjolanyang sama di payudara sebelahnya, kulit payudara berlesung pipit, dan benjolan disertai dengan keluarnya cairan.
  • Perubahan ukuran atau bentuk payudara.
  • Terdapat kerutan disekitar payudara.
  • Keluar cairan dari puting secara tiba-tiba.
  • Puting masuk ke dalam.
  • Payudara terlihat bengkak dan nampak kemerahan.
  • Gatal, bersisik dan ruam di puting susu.

Tips Mencegah Kanker Payudara

Untuk mencegah hal buruk itu terjadi pada diri Anda dan membahayakan kesehatan tubuh Anda, maka alangkah baiknya jika para kaum wanita mulai mencegahnya dengan membiasakan pola hidup yang sehat. Berikut ini adalah cara mencegah kanker payudara, antara lain :

Biasakan Rutin Berolahraga

Olahraga adalah kegiatan yang dapat menekan pertumbuhan hormon esterogen yang tumbuh secara berlebihan. Dengan begitu, keseimbangan hormon dalam tubuh akan dapat terkontrol keseimbangannya. Hal tersebut bisa dijadikan sebagai cara mencegah kanker payudara.

Kurangi Konsumsi Makanan Yang Kaya Lemak Jenuh

Contohnya adalah daging, susu, dan lain – lain. Berbeda dengan lemak jenuh, lemak tak jenuh justru dapat membantu pencegahan terhadap penyakit kanker payudara. contohnya adalah minyak ikan dan minyak zaitun.

Perbanyak Mengkonsumsi Suplemen Anti-Oksidan

Meskipun sayur dan buah mengandung anti oksidan yang cukup banyak, mengkonsumsi suplemen anti-oksidan.

Hindari Alkohol

Minuman beralkohol dapat meningkatkan kadar hormon esterogen didalam tubuh. Karena itulah minuman ini dapat memperbesar kemungkinan anda untuk terserang penyakit kanker payudara.

Makan lebih banyak tahu dan makanan yang mengandung kedelai.

Makanan-makanan yang berasal dari kedelai banyak mengandung estrogen tumbuhan (fito-estrogen). Seperti halnya tamoksifen, senyawa ini mirip dengan estrogen tubuh, tapi lebih lemah. Fito-estrogen terikat pada reseptor sel yang sama dengan estrogen tubuh, mengikatnya keluar dari sel payudara sehingga mengurangi efek pemicu kanker payudara. Selain menghalangi estrogen tubuh untuk mencapai sel reseptor, makanan berkedelai juga mempercepat pengeluaran estrogen dari tubuh.

Kurangi lemak.

Anda tentu sudah sering mendengar pertentangan pendapat mengenai hubungan antara kanker payudara dengan makanan berlemak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet rendah lemak membantu mencegah kanker payudara. Penelitian yang lain menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara lemak dan kanker payudara.

Kanker Payudara Stadium 1

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Kanker Payudara

Cara Mencegah Kanker Payudara

Cara Mencegah Kanker Payudara – Selain kanker serviks, salah satu penyakit lain yang ditakuti oleh seorang wanita adalah kanker payudara. Penyakit ini menjadi salah satu penyakit yang ditakuti karena bisa menyebabkan kematian serta tidak lagi memandang umur. Penyakit ini tidak hanya menyerang wanita yang telah lanjut usia, namun juga seorang wanita yang masih muda. Hal inilah yang menyebabkan seorang remaja wanita harus meningkatkan pengetahuannya tentang pencegahan kanker payudara.

Untuk mencegah kanker payudara, seorang remaja wanita tidak harus melakukan berbagai perawatan yang membutuhkan waktu yang lama serta biaya yang mahal. Ada beberapa cara mudah, sederhana serta tidak membutuhkan biaya yang mahal untuk bisa mencegah kanker payudara.

Bagaimana cara mencegah kanker payudara ?

Berikut ini kami akan memberikan tips cara mencegah kanker payudara secara alami :

Berolah raga secara teratur.

Berolahraga merupaka cara mencegah kanker payudara. Penelitian menunjukkan bahwa sejalan dengan menigkatnya aktivitas, maka resiko kanker payudara akan berkurang. Berolah raga akan menurukan kadar estrogen yang diproduksi tubuh sehingga mengurangi resiko kanker payudara.

Menjaga berat badan sehat

Cara Mencegah Kanker Payudara

Cara Mencegah Kanker Payudara

Cara mencegah kanker payudara dengan menjaga berat badan. Kenaikan berat badan setiap pon setelah usia 18 tahun akan menambah resiko kanker payudara. Ini disebabkan karena sejalan dengan bertambahnya lemak tubuh, maka kadar estrogen sebagai hormon pemicu kanker payudara dalam darahpun akan meningkat.

Menghindari alkohol

Cara mencegah kanker payudara dengan menghindari alkohol. Penggunaan alkohol adalah yang paling mapan untuk kanker payudara. Studi Kesehatan menunjukan mengkonsumsi lebih dari satu minuman beralkohol sehari dapat meningkatkan risiko kanker payudara sebanyak 20-25 persen.

Berpikir positif dan tidak merokok

Terlibat dalam perilaku menyenangkan diri secara teratur maka akan mencegah kanker payudara. Mengembangkan hubungan hangat dan saling menguntungkan dengan keluarga dan teman-teman. Dapatkan tidur yang cukup (7-8 jam per malam). Penelitian menunjukkan bahwa merokok jangka panjang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara pada beberapa wanita.

Perbanyak mengkonsumsi suplemen anti-oksidan

Cara mencegah kanker payudara dengan mengkonsumsi suplemen anti oksidan. Meskipun sayur dan buah mengandung anti oksidan yang cukup banyak, mengkonsumsi suplemen anti-oksidan ternyata juga bisa meampu mencegah penyakit ini.

Konsumsi Karbohidrat sesuai porsi

Cara mencegah kanker payudara dengan mengonsumsi karbohidrat yang sesuai. Minimalkan konsumsi indeks glikemik tinggi yaitu nasi putih, kentang putih, gula dan produk produk olahan dari nasi, kentang dan gula. Makanan ini memicu perubahan hormonal yang mempromosikan pertumbuhan sel dalam jaringan payudara. Ganti ini karbonhidrat anda dengan biji-bijian dan kacang-kacangan / polong-polongan. Kacang-kacangan karena serat tinggi dan kandungan lignan terutama khusus.

Bila anda mengkonsumsi daging, jangan dimasak terlalu matang.

Cara mencegah kanker payudara -Terlepas dari lemak jenuh yang terdapat dalam daging, cara anda memasak daging akan mempengaruhi resiko kanker payudara. Daging-daging yang dimasak/dipanggang menghasilkan senyawa karsinogenik (amino heterosiklik). Semakin lama dimasak, semakin banyak senyawa ini terbentuk. Amino heterosiklik paling banyak terdapat dalam daging bakar yang lapisan luarnya (kulitnya) gosong dan hitam.

Menyusui

Cara Mencegah Kanker Payudara

Cara Mencegah Kanker Payudara

Cara mencegah kanker payudara dengan menyusui. Menyusui mungkin akan sedikit menurunkan risiko, khususnya jika berlanjut untuk 18 sampai 24 bulan. Olahraga berat pada saat usia muda dapat memberikan perlindungan yang lama. Bahkan aktifitas fisik ringan pada saat dewasa dapat menurunkan risiko.

Mengkonsumsi produk kedelai

Mengkonsumsi produk kedelai secara teratur, seperti tahu, tempe dan susu kedelai. Penelitian epidemiologi telah menunjukkan hubungan positif antara konsumsi kedelai dan pengurangan risiko kanker payudara.

Mengonsumsi lebih banyak serat.

Cara mencegah kanker payudara dengan mengonsumsi lebih banyak serat. Selain berfungsi sebagai anti-oksidan, buah dan sayuran juga mengandung banyak serat. Makanan berserat akan mengikat estrogen dalam saluran pencernaan, sehingga kadarnya dalam darah akan berkurang.

Cara Mencegah Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Dan Pengobatannya

Kanker Payudara Dan Pengobatannya

Kanker payudara menjadi penyakit yang menyeramkan, karena kanker payudara menjadi kanker yang dapat menyebabkan kematian. Sel ganas yang tumbuh pada jaringan payudara merupakan cikal bakal kanker payudara. Pada umumnya jaringan payudara yang terkena kanker diawali dengan tumbuhnya benjolan. Bagi wanita harus menyadari akan benjolan yang timbul di area payudara. Berikut ini informasi selengkapnya.

Ciri-ciri Benjolan Kanker Payudara

Letak benjolan kanker payudara yang sering ditemukan adalah pada bagian luar atas yaitu disekitar area lengan dan ketiak. Ciri-ciri kanker payudara pada awalnya dapat dirasakan dengan adanya benjolan dan rasa nyeri. Hal ini dapat dirasakan seperti berikut :

  • Ketika diraba, pada payudara terasa ada benjolan
  • Benjolan yang disebabkan karena pertumbuhan sel kanker payudara akan terasa keras dan juga padat ketika diraba serta ada pula yang menimbulkan rasa gatal namun ada yang sama sekali tidak menimbulkan rasa gatal.
  • Akan terjadi perubahan yang signifikan terhadap bentuk serta ukuran payudara.
  • Di bagian sekitar puting susu akan adanya luka yang sukar untuk sembuh, puting akan tertarik ke dalam, yang menimbulkan rasa gatal disebabkan karena terjadinya penebalan kulit.
  • Keluarnya darah atau nanah yang berwarna kekuningan dari puting susu
  • Pada kulit payudara mulai terjadi perubahan, yaitu kulit akan berkerut dan warnanya cenderung kemerahan ataupun berubah menjadi keriput seiring semakin banyaknya sel kanker payudara yang telah menyebar (seperti kulit jeruk purut)
  • Akan terasa nyeri pada bagian tulang, terjadinya penurunan berat badan dan pembengkakan pada bagian lengan. Yang menandakan bahwa kanker sudah menyebar

Pemeriksaan Medis Benjolan Kanker Payudara

Jika kemungkinan dirasakan benjolan kanker pada payudara ini, lakukan pemeriksaan medis seperti berikut :

Pemeriksaan radiologi

Pemeriksaan radiologi diperuntukkan untuk melihat sebagaimana titik-titik yang dicurigai merupakan cikal-bakal pertumbuhan sel kanker. Serta juga pada pemeriksaan ini diperuntukkan melihat secara detail antara tumor dan juga sel kanker.

Core Biopsy

Pengambilan sel jaringan pada payudara dengan menggunakan jarum suntik untuk mengetahui ada atau tidaknya kemungkinan sel-sel kanker yang mencurigakan.

Solusi Mengatasi Kanker Payudara

Kanker Payudara Dan PengobatannyaS-Lutena Naturally Plus berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena obat penyakit kanker payudara adalah suplemen gizi yang kaya akan karotenoid (β-karotin) dengan manfaat yang sebanding dengan mengkonsumsi sayuran berwarna merah, kuning, oranye, serta sayuran berwarna hijau. Produk ini menyediakan suplemen yang tepat untuk mereka yang tidak dapat mengkonsumsi jumlah nutrisi yang dibutuhkan sehari-hari karena berbagai alasan. Nilai gizi dari produk ini diakui selama jumlah spesifik nilai gizi memenuhi standar yang ditetapkan oleh BPOM.

S-Lutena merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S-Lutena juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Super lutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena) ? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Kanker Payudara Dan Pengobatannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment