PENYEBAB KANKER PAYUDARA, APA SAJAKAH ?

PENYEBAB KANKER PAYUDARA, APA SAJAKAH ?

PENYEBAB KANKER PAYUDARA – Kanker payudara merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh para wanita. Sebenarnya pria juga memiliki resiko terkena kanker ini, hanya saja kemungkinannya sangat kecil sekali. Proses pengobatannya pun terbilang tidak murah dan memakan waktu yang cukup lama.

penyebab kanker payudara

PENYEBAB KANKER PAYUDARA

Jika ada gejala tentu ada penyebab kanker payudara. Risiko penyebab kanker payudara yang menjadi alasan dari penyebab kanker payudara meliputi :
1. Usia kehamilan pertama
Risiko kanker payudara menunjukkan peningkatan seiring dengan peningkatan usia mereka saat kehamilan pertama terutama wanita yang mengandung pada usia lebih dari 35 tahun. Hal in diperkirakan karena adanya rangsangan pematangan sel-sel payudara yang diinduksi oleh kehamilan, membuat sel-sel ini lebih peka terhadap perubahan ke arah keganasan. Dalam suatu penelitian ditemukan bahwa usia kehamilan pertama memiliki dampak yang lebih besar terhadap risiko kanker payudara daripada usia kehamilan yang berikutnya.
2. Jumlah kelahiran
Efek dari jumlah keahiran terhadap risiko penyebab kanker payudara telah lama diteliti. Dalam suatu penelitian, diaporkan bahwa wanita yang belum melahirkan mempunyai risiko 30% untuk berkembang menjadi kanker dibandingkan dengan wanita yang sudah melahirkan. Sementara itu, penelitian lain uga menunjukkan adanya penurunan risiko penyebab kanker payudara dnegan peningkatan jumalh kelahiran dibandingkan dengan wanita yang belum mempunyai anak.
3. Masa menyusui
Menyusui merupakan hal yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Suatu penelitian menyebutkan bahwa menyusui mempuyai efek protektif terhadap risiko terjadinya penyebab kanker payudara. Penelitian lain juga menyebutkan bahwa waktu menyusui lebih lama mempunyai efek yang lebih kuat dalam menurunkan risiko kanker payudara di mana terjadi penurunan kadar hormon estrogen dan pengeluaran bahan-bahan pemicu kanker selama proses menyusui. Penelitian lain juga menyebutkan semakin lama waktu menyusui, semakin besar efek proteksi terhadap kanker yang ada, dan ternyata risiko kanker menurun 4,3% tiap tahunnya pada wanita yang menyusui.
4. Faktor endokrin
Faktor endokrin terkait dengan kadar hormon estrogen yang telah disebutkan di atas sebagai faktor utama risiko terjadinya kanker payudara. Faktor endokrin ini dapat dibagi menjadi faktor endogen (hormon estrogen yang didapatkan dari dalam tubuh) dan faktor eksogen (hormon estrogen yang didapatkan dari luar tubuh).
5. Faktor endogen
Telah diketahui bahwa salah satu faktor risiko yang penting dalam pertumbuhan kanker payudara pada wanita adalah paparan hormin estrogen dari dalam tubuh selama hidupnya. Faktor-faktor seperti menstruasi dini (sebelum usia 12 tahun) dan menopause pada usia lanjut (setelah usia 55 tahun) merupakan faktor risiko yang berperan dalam pertumbuhan penyebab kanker payudara.
6. Faktor eksogen
Penggunaan terapi hormon estrogen dari luar untuk tujuan kontrasepsi seperti pada penggunaan kontrasepsi oral maupun pada penggunaan terapi sulit hormon pada wanita menopause, keduanya dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara.
7. Lingkungan dan Sekitarnya
Lingkungan adalah salah satu penyebab utama wanita mengidap kanker payudara. Setiap paparan radiasi yang berasal dari lingkungan dapat menjadi penyebab kanker bagi para wanita. Pengunaan radiasi untuk pengobatan suatu penyakit lainnya ternyata dapat memicu terjadinya kanker payudara.
Pestisida dan DDT merupakan faktor lingkungan yang juga memicu kanker payudara. Pestisida umumnya digunakan dalam kegiatan pertanian. Nah, pestisida dapat masuk ke dalam tubuh Anda melalui produk pertanian yang mengandung pestisida.
8. Pola Makan Yang Tidak Seimbang
Pola makan yang tidak seimbang dapat memicu penyebab kanker payudara. Jika makanan Anda mengandung terlalu banyak lemak, kemungkinan besar Anda beresiko terkena kanker payudara. Batasilah asupan lemak dari makanan Anda. Diet Anda haruslah seimbang. Makanlah secara teratur agar tubuh Anda tetap mendapat asupan antioksidan untuk melawan hal-hal buruk penyebab penyakit dalam tubuh.
9. Alkohol
Inilah penyebab kanker payudara. Kebiasaan meminum alkohol berlebihan akan meningkatkan resiko Anda untuk mengidap kanker payudara kapan saja. Jadi, jika Anda memang ingin meminum alkohol, konsumsilah secara terbatas dan tidak berlebihan.
10. Riwayat adanya penyakit tumor jinak
Beberapa tumor jinak pada payudara dapat berubah struktur menjadi ganas, seperti pada jenis tumor hiperplasia duktus atipik.

Hampir semua kasus penyebab kanker payudara dapat diketahui dengan mengidenifikasi faktor-faktor risiko yang ada, seperti usai menstruasi pertama, riwayat penyakit payudara, serta usia saat menopause. Dengan mengetahui faktor risiko yang ada akan memudahkan kita untuk mengindentifikasi apakah wanita tersebut tergolong risio tinggi atau tidak, mengintervensi serta memodifikasi faktor risiko kanker payudara yang ada.

Terimakasih karena anda telah membaca artikel mengenai penyebab kanker payudara. Semoga artikel mengenai penyebab kanker payudara diatas dapat menambah pengetahuan anda dan dapat bermanfaat untuk anda.

PENYEBAB KANKER PAYUDARA, APA SAJA ?

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

KANKER PAYUDARA

KANKER PAYUDARA, APA ITU ?

KANKER PAYUDARA – Kanker payudara adalah jenis lain dari kanker yang terjadi pada jaringan sel payudara. Ketika sel abnormal membagi dan tidak terkontrol, mereka dapat menjadi besar dengan membentuk jaringan ekstra, atau tumor, yang dapat menjadi jinak atau ganas. Sel tumor jinak tidak menyebar ke jaringan tubuh yang lain, biasanya dapat diangkat dan tidak akan timbul kembali.
Sel tumor ganas (kanker) dapat menyebar ke jaringan tubuh yang terdekat dan melepaskan diri dari bentuk tumor primer menjadi bentuk tumor sekunder dimanapun di bagian tubuh. Kanker payudara biasanya dimulai dari lapisan dalam saluran susu atau lobulus. Kanker payudara yang dimulai dalam lobulus dikenal sebagai karsinoma lobular, sementara yang terjadi dalam saluran susu disebut karsinoma duktal. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara, walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000[butuh rujukan].
Sebagian besar kanker payudara mempunyai prognosis yang lebih baik jika dilakukan perawatan pada fase awal perkembangannya. Oleh karena itu, deteksi dini dari tanda dan gejala kanker payudara akan sangat penting, apalagi pada wanita dengan risiko tinggi terkena kanker payudara.
Angka kejadian kanker payudara jauh lebih tinggi di negara maju dibandingkan dengan negara berkembang. Ada beberapa alasan terjadinya fenomena ini, dengan kemungkinan harapan hidup menjadi salah satu faktor kunci – kanker payudara lebih sering terjadi pada wanita lansia; perempuan di negara-negara maju hidup lebih lama dibandingkan di negara-negara berkembang. Para ahli juga meyakini gaya hidup dan kebiasaan makan yang berbeda dari perempuan di negara-negara maju dan berkembang jugamenjadi faktor penyebab.

kanker payudara
Macam-Macam Kanker Payudara
Ada beberapa tipe umum kanker payudara diantaranya :

• Infiltrating/Invasive Ductal Carcinoma (IDC) terjadi pada 65 sampai 85 persen kasus kanker payudara. Dimulai di sel saluran susu dan dapat menembus dinding saluran untuk menyerang jaringan yang berlemak. Dapat menyebar dengan darah atau getah bening. Dengan mammogram (pemotretan sinar X) biasanya terlihat sebagai jaringan yang tidak biasa, flek kecil atau keduanya. Muncul sebagai gumpalan yang biasanya terasa keras daripada jaringan disekitarnya.

• Infiltrating/Invasive Lobular Carcinoma (ILC) terjadi pada 5 sampai 10 persen kasus kanker payudara. Terdapat pada kelenjar penghasil susu, dan dapat menyebar ke jaringan lemak dan dimanapun pada tubuh. Dengan mammogram, dapat terlihat seperti IDC, tapi pemeriksaan fisik biasanya tidak menemukan adanya gumpalan yang keras – jaringan yang agak samara ketebalannya. Dapat terjadi lebih dari satu tempat di dada atau pada kedua dada secara simultan.

• Tiga subtipe slow-growing invasive adalah Medullary, Mucinous dan Tubular Carcinomas. Yang secara bersamaan terjadi pada 12 persen kasus kanker payudara. Mereka dapat diketahui dengan secara lebih baik dari pada kanker ganas lainnya.

• Inflammatory Carcinoma adalah subtipe IDC. Memiliki karakteristik payudara menjadi merah, bengkak dan terasa panas, dan kulit menebal dan dapat membentuk benjolan kecil. Ini terjadi karena pertumbuhan kanker yang cepat dan menyumbat jaringan getah bening. Pada 90 persen kasus, kanker telah menyebar pada jaringan getah bening saat terdiagnosa. Ini merupakan kanker yang agresif dan umumnya dilakukan perawatan dengan chemotherapy. Pembengkakan kanker terjadi pada satu dari empat persen kasus yang terjadi.

• Paget’s disease dimulai pada saluran susu dan dapat menyebar pada puting susu dan areola, menyebabkan pengerasan. Jika tidak ada gumpalan yang terasa, dan biopsi menunjukkan tidak ada kanker ganas, itu pertanda baik. Perawarannya sama dengan kanker ganas lain.

• Tumor jaringan lunak: Tumor dapat terjadi di jaringan pendukung pada payudara. Tumor ini adalah jenis yang tidak umum.
GEJALA KANKER PAYUDARA

kanker payudara

Tanda dan gejala kanker payudara antara lain :
1. Benjolan pada payudara atau terasa menebal dan berbeda dari jaringan di sekitarnya
2. Keluar darah pada puting susu
3. Perubahan ukuran atau bentuk payudara
4. Perubahan pada kulit payudara, contohnya lesung
5. Bentuk puting susu yang terbalik
6. Pengelupasan kulit puting susu
7. Kemerahan pada kulit payudara, seperti kulit jeruk
Terimakasih karena anda telah membaca artikel mengenai penyakit kanker payudara. Semoga artikel mengenai penyakit kanker payudara diatas dapat menambah pengetahuan anda dan dapat bermanfaat untuk anda.

KANKER PAYUDARA, APAKAH ITU ?

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Ginekomastia

Gejala Ginekomastia

Gejala Ginekomastia- Ginekomastia merupakan suatu kondisi di mana payudara laki-laki membesar seperti perempuan. Hal ini disebabkan oleh membengkaknya jaringan pada payudara akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan testosteron. Apabila seorang pria memiliki hormon estrogen yang lebih tinggi daripada hormon testosteron maka berisiko mengalami ginekomastia.

Umumnya, pria akan mengalami nyeri pada dada dan lama kelamaan ukuran payudara akan membesar. Kelainan ini biasanya hanya mempengaruhi satu bagian payudara. Namun, Anda juga mungkin mengalami hal ini di kedua payudara Anda. Gejala Ginekomastia- Ginekomastia bukanlah masalah yang serius, sebab hal ini akan membaik dengan sendirinya walaupun Anda tidak melakukan pengobatan. Namun, waktu pemulihan alami mungkin relatif lama dan menyebabkan Anda mengalami masalah pada penampilan. Semua pria dapat mengalami hal ini di setiap masa dalam hidupnya. Berikut penjelasannya:

  1. BayiGejala Ginekomastia- Bayi laki-laki yang baru dilahirkan bisa langsung memiliki payudara besar. Hal ini disebabkan oleh adanya efek estrogen dari ibunya. Namun, umumnya, jaringan payudara yang bengkak akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu dua sampai tiga minggu setelah kelahiran. Tapi bisa juga payudara akan terus membengkak dan harus mendapatkan perawatan.

2.   Praremaja

Biasanya, ginekomastia terjadi akibat adanya tumor yang memproduksi estrogen. Gejala Ginekomastia- Hal ini menyebabkan timbulnya tunas pada payudara yang dapat bertahan hingga dua tahun. Namun, hal ini cenderung akan sembuh dengan sendirinya

3.   Remaja

Pada kaum remaja, ginekomastia terjadi akibat adanya perubahan hormon pubertas, biasanya selama awal hingga pertengahan dari masa pubertas. Gejala Ginekomastia-  Namun, hal ini biasanya akan pulih dengan sendirinya, kurang lebih enam bulan hingga dua tahun.

4.  Dewasa

Gejala Ginekomastia- Prevalensi puncak dari ginekomastia adalah pada usia 50 tahun dan 80 tahun. Setidaknya satu dari empat pria dapat mengalami ginekomastia selama waktu itu. Biasanya, hal ini muncul akibat beberapa kondisi, seperti kanker hati atau paru-paru, sirosis hati, tiroid yang terlalu aktif, masalah hormon, seperti kanker dari kelenjar pituitary, kelenjar adrenal, atau testis.

Gejala Ginekomastia

Gejala Ginekomastia

Gejala Ginekomastia

Berikut beberapa tanda dan gejala yang biasanya dialami oleh pria yang mengalami ginekomastia:

  • Gejala Ginekomastia- Payudara terasa nyeri
  • Gejala Ginekomastia- Payudara membengkak, khususnya pada bagian jaringan kelenjar. Hal ini menyebabkan ukuran payudara menjadi lebih besar
  • Gejala Ginekomastia- Muncul tunas pada payudara
  • Gejala Ginekomastia- Payudara mengeluarkan cairan

Biasanya tanda dan gejala seperti di atas akan membaik dan menghilang dengan sendirinya. Namun, bila Anda mengalami hal itu dalam waktu yang lama dan tidak kunjung sembuh, segera periksakan diri ke dokter.

Penyebab Gejala Ginekomastia

Ginekomastia terjadi akibat jumlah hormon testosteron lebih rendah dibandingkan dengan hormon estrogen. Ada beberapa hal yang dianggap dapat menganggu keseimbangan hormon pria dan memicu terjadinya ginekomastia, seperti:

  1. Perubahan hormon alami
  2. Obat-obatan
    Pria yang positif mengalami HIV pasti akan melakukan pengobatan seperti terapi antiretroviral (ART). Pengobatan itu memang dapat menyembuhkan penyakit HIV yang Anda alami. Namun, hal itu juga dapat menyebabkan payudara pria mengalami pembengkakan (ginekomastia).
  • Obat anti kecemasan, seperti diazepam (Valium)
  • Obat antibiotik
  • Obat maag, seperti cimetidine
  • Obat bisul, seperti cimetidine
  • Obat epilepsi, seperti phenytoin (Dilantin)
  • Obat jantung, seperti digoxin (Lanoxin) dan calcium channel blockers
  • Obat steroid anabolik atau androgen yang digunakan untuk meningkatkan kinerja atletik
  1. Narkoba dan alcohol
  2. Kondisi kesehatan Ada beberapa penyakit yang memiliki dampak pada kondisi kesehatan Anda di mana hal itu akan mempengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh. Seperti :

Hipogonadisme

Jika Anda mengalami hal ini, produksi testosteron normal dalam tubuh akan terganggu.

Hipertiroidisme

Kondisi ini menyebabkan kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroksin dalam jumlah yang berlebihan.

  • Tumor

Tumor yang menyerang bagian testis, kelenjar adrenal atau kelenjar pituitari, dapat menghasilkan hormon yang dapat mengubah keseimbangan hormon laki-laki.

  • Gagal ginjal

Salah satu jenis pengobatan yang dilakukan untuk menangani penyakit gagal ginjal adalah hemodialisis. Namun, jika Anda melakukannya secara terus menerus, hormon dalam tubuh Anda bisa tidak seimbang dan menyebabkan ginekomastia.

  • Gagal hati dan sirosis

Fluktuasi hormon yang terkait dengan masalah hati serta obat-obatan untuk sirosis berhubungan dengan ginekomastia.

 

Gejala Ginekomastia

 

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Faktor Resiko Ginekomastia

Faktor Resiko Ginekomastia

Faktor Resiko- Setiap remaja pada masa pubertas dan pria yang memasuki usia emas, akan selalu mengalami perubahan kadar hormon. Perubahan hormon inilah yang menyebabkan ginekomastia terjadi. Karena itulah, sangat penting untuk mengetahui gejala-gejala ginekomastia, sehingga Anda bisa mencari bantuan medis sejak awal.

Normalnya ukuran payudara pria lebih kecil ketimbang payudara wanita. Namun, bagaimana bila pria memiliki ukuran payudara yang sama dengan wanita pada umumnya?

Ginekomastia memiliki penyebab fisiologis baru lahir anak laki-laki dan pubertal anak laki-laki remaja. Dalam bayi yang baru lahir, payudara pengembangan dapat disertai oleh sekresi susu. Hal ini terjadi karena pengaruh hormon-hormon wanita ibu anak dalam rahim. Ini biasanya hilang dalam satu atau dua minggu. Faktor Resiko- Remaja laki-laki mengembangkan payudara tunas yang biasanya pergi dalam satu tahun atau dua. Hal ini juga disebabkan oleh perubahan hormon saldo di dalamnya pada masa pubertas.

Faktor Resiko Ginekomastia

Faktor Resiko Ginekomastia

Pembesaran payudara pada pria ini disebut dengan ginekomastia. Kondisi abnormal ini umumnya terjadi pada pria dewasa akibat beberapa faktor resiko.

Perubahan hormon pria yang terjadi selama masa puber inilah yang mengakibatkan salah satu atau kedua payudara membesar. Seiring tambahnya usia, pria akan cenderung kehilangan testosteron dan menaikkan berat badan.

Faktor Resiko- Pembesaran kelenjar payudara disebabkan tingkat testoteron yang rendah. Sementara itu, bertambahnya berat badan pria bisa memproduksi tumpukkan jaringan lemak yang mengakibatkan tingginya tingkat estrogen. Akibatnya, kondisi ini memicu terjadinya pembesaran payudara. Selain itu, pemakaian obat-obatan tertentu juga bisa mengakibatkan ginekomastia.

Sebenarnya ginekomastia bukanlah gangguan kesehatan yang serius, namun kondisi ini bisa saja membuat pria menjadi kurang percaya diri.

Faktor Resiko- Umumnya payudara pria yang membesar bisa sembuh tanpa pengobatan. Tapi, kondisi tertentu membuat sebagian pria membutuhkan bantuan medis akibat payudara terus membesar dan menimbulkan rasa sakit.

Jika payudara Anda menunjukkan gejala ginekomastia segera periksakan ke dokter. Sebagai usaha pencegahan sebaiknya konsumsi sayuran hijau secara teratur untuk meningkatkan produksi tertosteron. Faktor Resiko

Faktor-faktor resiko lain yang juga mempengaruhi pembesaran payudara pada pria:

·        Faktor Resiko pada Kerusakan Organ Reproduksi Pria

Kerusakan pada organ reproduksi pria bisa menyebabkan penurunan produksi hormon testoteron. Penurunan kadar hormon pria yang tiba-tiba akan mempengaruhi kadar hormon wanita dalam tubuh, sehingga bisa memicu pembesaran jaringan payudara. Biasanya hal ini terjadi pada pria yang menderita kanker testis, sindrom Klinefelter, dan yang lainnya.

·         Malnutrisi

Faktor Resiko Ketika seseorang mengalami malnutrisi, tubuh tidak memiliki nutrisi yang cukup untuk mengatur metabolisme hormon di dalam tubuh, sehingga ketidakseimbangan hormon akan semakin besar dan meningkatkan kemungkinan terkena ginekomastia.

·         Efek Samping Obat

Faktor Resiko pada Obat-obatan yang meningkatkan risiko ini misalnya, Aldactone, Capoten, Digitoxin, Vasotec, Valium dan Zantac. Jika Anda merasa ada perubahan pada payudara Anda saat mengkonsumsi obat-obatan ini, segera hubungi dokter.

Gejala Ginekomastia

Anda mungkin menderita Ginekomastia, jika memiliki gejala berikut ini:

  • Sakit yang menetap di bagian payudara
  • Pembesaran payudara (jaringan glandular, bukan jaringan lemak)
  • Payudara menjadi sensitif dan lunak
  • Perubahan pada puting payudara

Pengobatan Untuk Ginekomastia

Banyak dokter yang menyarankan untuk melakukan evaluasi selama 3-6 bulan, sebelum melakukan terapi untuk ginekomastia, karena kebanyakan kasus ginekomastia akan sembuh dengan sendirinya seiring waktu. Namun, ada baiknya juga untuk menghubungi dokter ahli endokrin di tahap awal ketika muncul gejala, karena dikhawatirkan akan semakin membesar.

Prosedur perawatan bedah yang umumnya dilakukan kepada pasien:

  • Sedot lemak
  • Eksisi Kelenjar
  • Skin sculpture
  • Reduction mammoplasty
  • Kombinasi satu atau dua metode di atas

 

Kanker payudara dan ginekomastia

Kadang-kadang sebenarnya alasan di balik pembesaran payudara mungkin mendasari tumor atau kanker.

Kanker payudara pada pria jarang tetapi perlu harus dikecualikan saat ginekomastia terdeteksi. Kanker payudara muncul sebagai benjolan yang perusahaan atau keras dengan atau tanpa rasa sakit dan cairan dari puting.

Tumor dan kanker juga cenderung muncul sebagai pembesaran payudara tunggal sementara kebanyakan hormon alasan untuk pembesaran payudara pada laki-laki biasanya menghasilkan pembesaran payudara kedua.

 

 

Faktor Resiko Ginekomastia

 

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Penyebab Ginekomastia adalah

Penyebab Ginekomastia adalah

Penyebab Ginekomastia- Ginekomastia adalah kondisi medis yang ditandai dengan pembesaran payudara pada laki-laki akibat pembengkakan jaringan payudara.

Ginekomastia dapat mengenai satu atau kedua payudara dan sering didapatkan pada bayi laku-laki baru lahir, laki-laki yang sedang pubertas dan pria lebih tua. Penyebab Ginekomastia- Selain menyebabkan rasa maul, yang dapat menyebabkan masalah psikologis, ginekomastia secara relatif tidak berbahaya dan biasanya menghilang dengan sendirinya. Akan tetapi pada beberapa kasus dimana gejala menetap, pengobatan atau pembedahan untuk mengangkat jaringan payudara yang berlebihan dapat membantu mengurangi pembengkakan payudara.

Penyebab Ginekomastia adalah

Penyebab Ginekomastia adalah

Penyebab Ginekomastia- Ginekomastia memiliki penyebab fisiologis baru lahir anak laki-laki dan pubertal anak laki-laki remaja. Dalam bayi yang baru lahir, payudara pengembangan dapat disertai oleh sekresi susu. Hal ini terjadi karena pengaruh hormon-hormon wanita ibu anak dalam rahim. Ini biasanya hilang dalam satu atau dua minggu. Remaja laki-laki mengembangkan payudara tunas yang biasanya pergi dalam satu tahun atau dua. Hal ini juga disebabkan oleh perubahan hormon saldo di dalamnya pada masa pubertas.

Penyebab Ginekomastia- Hormon wanita bahkan memungkinkan elongasi tulang dan pertumbuhan. Munculnya hormon ini pada masa pubertas sehingga diiringi payudara bud pengembangan anak laki-laki.

Tanda dan gejala Ginekomastia yang mungkin timbul:

  • Benjolan atau gumpalan yang keras pada payudara
  • Keluar cairan dari puting
  • Nyeri payudara
  • Nyeri tekan pada payudara
  • Payudara yang bengkak
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak
  • Pembesaran salah satu atau kedua payudara

 

Penyebab ginekomastia lainnya:

  1. Penyebab ginekomastia penyakit jangka panjang waktu dapat meningkatkan produksi hormon wanita yang dapat mengakibatkan ginekomastia.
  2. Gagal ginjal dan perlunya dialysis penyebab ginekomastia
  3. Kurangnya testosteron atau hormon laki-laki penyebab ginekomastia
  4. Paparan Estrogen perempuan hormone penyebab ginekomastia
  5. Penyebab ginekomastia busa juga karena asupan anabolic steroid
  6. Penyebab ginekomastia dari penggunaan alkohol, Heroin, metadon atau ganja
  7. Radiasi therapy dan kanker kemoterapi terutama untuk menangani dan prostat kanker
  8. Kelainan genetik-Klinefelter’s syndrome menyebabkan malformasi dan keterbelakangan testis anak laki-laki dan mengarah ke ginekomastia.
  9. Gangguan tiroid – terutama tiroid terlalu aktif.
  10. Tumor – khususnya yang mensekresikan perempuan hormon estrogen. Tumor testis, kelenjar adrenal atau hipofisis juga dapat mengakibatkan misbalance hormon laki-laki dan perempuan.
  11. Kekurangan gizi atau parah diet-pada kekurangan gizi kadar testosteron drop tapi kadar hormon wanita tetap normal. Ini mengarah ke ginekomastia dalam beberapa.
  12. Beberapa tumbuhan seperti pohon teh atau lavender sabun dan sampo telah dikaitkan dengan ginekomastia berkat mereka diklaim sebagai lemah estrogen seperti tindakan.
  13. Unknown-kadang-kadang menyebabkan ginekomastia mungkin tidak diketahui.
  14. Obat Efek Samping
    Ginekomastia mungkin merupakan efek samping dari berbagai obat-obatan dan obat-obatan. Banyak diuretik dapat menyebabkan aktivitas anti-androgenik pada tubuh laki-laki. Obat hipertensi, terutama yang mengandung calcium channel blockers, mempengaruhi proses metabolisme hormon dan ini dapat dikaitkan dengan jangka panjang atau penggunaan yang tidak tepat dari obat untuk kanker prostat, infeksi bakteri dan bisul. Obat-obatan seperti alkohol, amfetamin, ganja dan heroin juga dapat menyebabkan ginekomastia. Penggunaan jangka panjang minyak lavender dan minyak pohon teh, yang sering hadir dalam produk perawatan kulit, yang diamati untuk menginduksi ginekomastia. Ini mungkin karena aktivitas estrogenik mereka yang lemah.

 

Risiko terjangkit Ginekomastia meningkat bila Anda:

a)      Adalah seorang pengguna narkoba, seperti kokain, heroin dan ganja

b)      Bertambah tua

c)      Memiliki efek samping dari obat-obatan, seperti spironolaktona, penghambat saluran kalsium, diazepam

d)     Menggunakan steroid untuk meningkatkan performa atletik

e)      Pernah terpapar oleh hormon estrogen

f)       Sebelumnya pernah menjalani Kemoterapi

g)      Sebelumnya pernah menjalani Terapi Radiasi pada testis

h)      Sedang menderita Gagal Ginjal

i)        Sedang menderita Obesitas

j)        Sedang menderita Sirosis Hati

k)      Sedang mengalami pubertas

 

Kanker payudara dan ginekomastia

Kadang-kadang sebenarnya alasan di balik pembesaran payudara mungkin mendasari tumor atau kanker.

Kanker payudara pada pria jarang tetapi perlu harus dikecualikan saat ginekomastia terdeteksi. Kanker payudara muncul sebagai benjolan yang perusahaan atau keras dengan atau tanpa rasa sakit dan cairan dari puting.

Tumor dan kanker juga cenderung muncul sebagai pembesaran payudara tunggal sementara kebanyakan hormon alasan untuk pembesaran payudara pada laki-laki biasanya menghasilkan pembesaran payudara kedua.

 

Penyebab Ginekomastia adalah

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Nyeri Payudara apakah pertanda Kanker?

Nyeri Payudara apakah pertanda Kanker?

Payudara adalah bagian tubuh wanita yang sangat sensitif. Payudara bisa terasa nyeri ketika hormon-hormon kewanitaan diproduksi melebihi jumlah yang normal. Seringkali, nyeri payudara akan anda rasakan ketika menjelang datang bulan dan terasa semakin parah ketika mendekati puncak datang bulan.

Sering kali, rasa nyeri payudara berasal dari luar tubuh yang bisa disebabkan oleh salah posisi tidur, salah memakai bra, atau mengalami tekanan dari luar. Namun, tidak ada kemungkinan nyeri atau rasa sakit yang datang dari luar tubuh bisa memicu serangan kanker payudara pada anda

Di saat-saat tertentu kaum perempuan mengalami nyeri payudara. Sensasi sakit di payudara antara lain dialami pada saat seorang perempuan akan mengalami menstruasi. Pada saat pubertas, yakni ketika payudara berkembang, terkadang dirasakan sakit ringan dan sedikit tidak nyaman di payudara.

Nyeri payudara bisa dibagi menjadi dua jenis yakni rasa sakit yang berhubungan dengan siklus menstruasi (disebut juga nyeri payudara siklik) dan nyeri payudara nonsiklik. Nyeri payudara siklik terjadi seiring dengan datangnya menstruasi. Sedangkan nyeri payudara nonsiklik terjadi tanpa ada kaitan dengan siklus menstruasi.

Nyeri payudara siklik biasanya dirasakan di bagian atas atau luar payudara. Namun demikian rasa sakit juga dapat dirasakan di salah satu payudara saja atau di bawah lengan. Nyeri yang berhubungan dengan siklus menstruasi biasanya perlahan menghilang selama atau setelah menstruasi. Sedangkan nyeri payudara nonsiklik, biasanya rasa sakit bukan dari payudara itu sendiri, melainkan dari otot-otot sekitarnya.

Rasa nyeri yang merupakan akibat dari kanker payudara biasanya ditandai dengan rasa sakit yang lokal atau terpusat pada titik tertentu pada payudara. Selain itu, pada bagian yang sakit biasanya akan anda temukan benjolan atau kondisi kulit yang berbeda dari kulit di bagian tubuh yang lainnya.

Nyeri Payudara apakah pertanda Kanker?

Nyeri Payudara apakah pertanda Kanker?

Berikut adalah beberapa penyebab nyeri payudara

  1. Retensi AirSelama siklus menstruasi, volume payudara seorang perempuan bisa bertambah hingga sekitar 13,6 persen. Hal ini terjadi karena retensi air dan pertumbuhan sel. Namun terkadang payudara sakit karena retensi air yang tidak berkaitan dengan siklus menstruasi juga terjadi. Penelitian pun dilakukan untuk mengetahui apakah sakit itu terjadi karena masalah yang berkaitan dengan lingkungan atau nutrisi. Akan tetapi belum ada bukti yang jelas terkait penyebabnya.

2.       Payudara Fibrokistik

Payudara fibrokistik terjadi karena pertumbuhan berlebihan jaringan ikat payudara. Lebih dari setengah perempuan mengalami fase payudara fibrokistik dalam hidupnya. Inilah penyebab umum timbulnya rasa sakit. Sangat normal memang jika perempuan mengalami payudara fibrokistik. Namun saat hal ini terjadi menyebabkan rasa sakit pada payudara dan bagian luar dada.

3.  Herpes Zoster

Herpes zoster bisa muncul di daerah payudara. Ketika ini terjadi, seorang perempuan bisa merasakan sakit, sensasi seperti terbakar, sekaligus juga gatal-gatal. Untuk menyembuhkannya, diperlukan waktu beberapa pekan.

4.  Kista Payudara

Terdapat cairan dalam kantung yang dapat membesar dan nyeri saat pada saat sebelum menstruasi. Meskipun terasa seperti benjolan, tapi ini tidak bersifat kanker. Benjolannya mungkin kecil, bisa muncul satu atau beberapa di payudara. Kista payudara yang jinak merupakan masalah umum perempuan usia subur. Hal ini biasanya dialami perempuan usia 35-50 tahun. Kista ini bisa muncul di mana saja di payudara, dan bagi beberapa orang menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman.

5.  Costochondritis

Merupakan jenis peradangan pada persimpangan tulang rusuk ke tulang dada dan menyebabkan nyeri di sekitar tulang dada dan tulang rusuk. Ini merupakan masalah paling umum bagi orang-orang dengan fibromyalgia (rasa sakit kronis yang dialami oleh dari kepala sampai ke kaki). Rasa sakit dapat berkisar dari yang ringan sampai sangat menyakitkan.

6.  Perubahan Hormonal

Beberapa perempuan mengalami nyeri payudara karena perubahan hormonal. Beberapa jenis perubahan hormonal disebabkan oleh menopause, menstruasi dan sindrom pramenstruasi, kehamilan, serta pubertas. Pembengkakan dan nyeri payudara sebenarnya cukup normal sebelum menstruasi.

Sesaat setelah melahirkan, payudara juga bisa penuh dengan susu. Kondisi ini bisa jadi menyakitkan jika Anda tidak segera memberikan ASI kepada si kecil. Itu dia penting bagi ibu sedang menyusui yang bekerja untuk memompa ASI-nya dengan teratur. Selain mengurangi ketegangan di payudara, memompa ASI secara teratur juga membuat produksi ASI semakin lancar.

 

 

Nyeri Payudara apakah pertanda Kanker?

 

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Kanker Payudara Pada Pria

Kanker Payudara Pada Pria

Kanker payudara juga bisa menyerang pria. Meski jumlah kasusnya sangat sedikit dibanding wanita, namun sel kanker payudara pada pria umumnya justru lebih ganas.

Pria, sebagaimana wanita, memiliki jaringan payudara namun dalam jumlah yang sangat minim. Namun karena jaringan tersebut masih ada, maka pria juga berpeluang mengalami gangguan payudara, seperti kista, tumor jinak, hingga kanker.

Walaupun tidak berkembang, pria memiliki jaringan organ payudara yang sama dengan yang dimiliki wanita. Berbeda dengan wanita, payudara pria hanya memproduksi hormon estrogen (hormon wanita) dalam jumlah sedikit. Hormon estrogen adalah salah satu pemicu terjadinya kanker pada organ payudara. Dengan demikian, walaupun kemungkinannya sangat kecil, pria juga memiliki peluang terserang kanker payudara.

Kanker payudara- Pada usia pubertas, jaringan payudara pada anak laki-laki dapat mengalami pembesaran yang bersifat sementara, bilateral (terjadi di kedua payudara), jaringan bersifat lembut, padat, dan terdistribusi simetris yakni dibawah areola. Kondisi ini dinamakan dengan ginekomastia fisiologis, dan diduga diakibatkan oleh pengaruh ketidakseimbangan hormon dalam tubuh, dan dapat menimbulkan rasa nyeri pada payudara. Kanker payudara- Ginekomastia fisiologis sendiri akan berangsur membaik dan mereda dalam jangka waktu 6 bulan hingga 2-3 tahun setelah pubertas, sehingga tidak diperlukan penanganan khusus, kecuali jika keluhan lain seperti rasa nyeri dirasakan sangat mengganggu.

Kanker payudara- Selain produksi hormon estrogen yang tidak normal, ada beberapa faktor lain penyebab kanker payudara, yaitu gynecomastia, sindrom Klinefelter, terpapar radiasi, serta riwayat keluarga. Gynecomastia adalah kondisi dimana ditemukannya gumpalan akibat peningkatan jaringan tisu pada organ payudara. Kondisi ini paling umum ditemukan pada kasus kanker payudara pada pria. Gynecomastia terjadi akibat ketidakseimbangan hormon seperti pada saat remaja. Sebenarnya, gumpalan atau keanehan pada payudara pria akan lebih mudah ditemukan karena pria memiliki jaringan tisu yang lebih sedikit dibanding wanita. Sementara Sindrom Klinefelter adalah sindrom kelainan genetika pada pria dimana salah satu cirinya adalah bentuk payudara pria yang membesar. Kanker payudara- Pembesaran payudara yang abnormal pada pria biasanya disebabkan obat-obatan atau aktivitas hormonal.

Gangguan kesehatan lain adalah kista, tumor jinak seperti fibroadenoma mammae (FAM), dan kanker payudara. Khusus kanker payudara, umumnya terjadi pada dekade ke 6 kehidupan, namun bisa juga timbul pada usia berapa saja, meskipun dengan frekuensi yang jauh lebih sedikit. Tumor dan kanker payudara pada pria dapat dibedakan dari ginekomastia dengan melihat beberapa cirinya, yakni:

  • Benjolan yang sifatnya eksentrik atau terlokalisir di salah satu payudara saja
  • Benjolan umumnya tidak nyeri (meski tidak semua)
  • Perubahan pada ukuran atau bentuk payudara
  • Kulit berkerut, atau kemerahan
  • Kemerahan atau luka bersisik diiringi rasa gatal pada puting
  • Keluar cairan dari puting
  • Puting atau bagian lain payudara tertarik ke arah dalam
Kanker Payudara pada Pria

Kanker Payudara pada Pria

Penyebab Kanker Payudara pada Pria

Tidak jelas apa yang menyebabkan kanker payudara. Dokter meyakini bahwa kanker payudara pada laki-laki terjadi ketika beberapa sel jaringan payudara berkembang dengan tidak normal. Sel ini tumbuh lebih cepat daripada sel normal. Akumulasi sel ini membentuk tumor yang dapat menyebar ke jaringan lain.

 

Jenis kanker payudara yang terdiagnosa pada laki-laki antara lain :

• Kanker payudara yang dimulai di saluran susu. Merupakan kanker payudara yang paling sering terjadi pada laki-laki.

• Kanker payudara yang dimulai di kelenjar produksi susu (lobules). Kanker payudara jenis ini jarang terjadi pada laki-laki.

• Kanker payudara yang menyebar ke puting susu. Pada beberapa kasus, kanker payudara dapat terjadi di saluran payudara dan menyebar ke puting susu.

Faktor risiko

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker payudara pada laki-laki antara lain :

• Berusia diantara 60 sampai 70 tahun

• Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan

• Mengkonsumsi obat yang memacu estrogen

• Sejarah keluarga dengan kanker payudara

• Sindrom Klinefelter’s (merupakan salah satu jenis kelainan genetik yang sering dialami oleh kaum pria. Kelainan ini biasanya terjadi akibat hasil dari penggandaan ekstra kromosom X pada setiap sel. Di dunia, sindrom Klinefelter dialami oleh satu di antara 500 pria hingga satu di antara 1.000 pria)

• Penyakit hati, seperti cirrhosis

• Obesitas

• Terkena radiasi

 

Kanker Payudara Pada Pria

 

 

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Pengertian Kanker Payudara

Pengertian Kanker Payudara

Pengertian Kanker - Kanker Payudara yang dalam bahasa medis disebut kanker payudara dengan Carcinoma  Mammae adalah salah satu kanker yang sangat ditakuti oleh kaum wanita, setelah kanker serviks.  Pengertian Kanker payudara adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya, sehingga terjadi pertumbuhan yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali yang terjadi pada jaringan payudara. Pengertian Kanker- Kanker payudara pada umumnya menyerang kaum wanita, meskipun sebenarnya tidak menutup kemungkinan juga bisa menyerang kaum laki-laki, walaupun kemungkinan itu sangat kecil sekali yaitu 1 : 1000. Kanker payudara ini adalah salah satu jenis kanker yang juga menjadi penyebab kematian terbesar kaum wanita di dunia, termasuk di Indonesia.

Pengertian Kanker- Kanker payudara adalah suatu penyakit dimana sel-sel ganas terbentuk pada jaringan payudara. Payudara wanita terdiri dari kelenjar yang membuat air susu ibu (disebut lobulus), saluran kecil yang membawa susu dari lobulus ke puting (disebut duktus), lemak dan jaringan ikatnya, pembuluh darah, dan kelenjar getah bening. Sebagian besar kanker payudara bermula pada sel-sel yang melapisi duktus (kanker duktal), beberapa bermula di lobulus (kanker lobular), dan sebagian kecil bermula di jaringan lain.

Pengertian Kanker Payudara

Pengertian Kanker Payudara

Pengertian Kanker- Mungkin tidak banyak kaum wanita yang tahu apa penyebab hingga seorang wanita bisa terkena kanker payudara. Hingga kadang-kadang menjadi ketakutan tersendiri bila sorang wanita merasakan sakit disekitar payudaranya. Pengertian Kanker Memang sampai sekarang penyebab secara pasti kanker payudara masih belum diketahui, tetapi ada beberapa faktor yang mempengaruhi atau faktor penyebab terjadinya kanker payudara, diantaranya :

 

 

1. Faktor Reproduksi

Pengertian Kanker- Faktor reproduksi ini sangat berhubungan dengan resiko terjadinya kanker payudara yaitu wanita yang menopause pada umur labih tua, haid pertama dengan umur muda dan kehamilan pertama pada umur tua. Hal ini bisa menjadi window of initiation / sebagai jalan pembuka perkembangan kanker payudara. Pengertian Kanker- Karena saat tersebut secara anatomi dan fungsional, payudara akan mengalami perubahan seiring bertambahnya umur.

2. Penggunaan Hormon

Pengertian Kanker- Hal ini terjadi karena hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. Sebuah metaanalisis menyatakan walaupun tidak terdapat resiko kanker payudara pada pengguna kontrasepsi oral, tetapi wanita yang menggunakan obat tersebut dalam waktu lama mempunyai resiko tinggi akan mengalami kanker payudara sebelum menopause.

3. Obesitas

Pengertian Kanker- kanker payudara a Hal ini dikarenakan antara berat badan dan bentuk tubuh mempunyai hubungan yang positif dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause, sehingga hal tersebut bisa menjadi pemicu resiko kanker payudara.

4. Konsumsi Lemak

Pengertian Kanker- Konsumsi lemak juga diperkirakan menjadi salah satu faktor resiko terjadinya kanker payudara. Dan itu dibuktikan dengan sebuah penelitian bahwa lemak dan serat sangat berhubungan dengan resiko kanker payudara pada wanita usia 34 sampai usia 59 tahun.

5. Riwayat Keluarga

Pengertian Kanker- Riwayat keluarga adalah komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara, hal ini dikarenakan terdapat peningkatan resiko keganasan pada wanita yang keluarganya menderita kanker payudara.

6. Faktor Genetik

Pengertian Kanker- Maksud dari faktor genetik adalah kanker payudara dapat terjadi karena beberapa faktor genetik yang diturunkan orang tua kepada anak-anaknya, yaitu adanya mutasi pada beberapa gen yang penting dalam pembentukan kanker payudara.

Pengertian Kanker- Pada umumnya gejala awal dari kanker payudara adalah berupa benjolan yang tidak terasa nyeri dan bentuknya kecil, tetapi lama kelamaan bertambah besar dan kemudian melakat pada kulit serta menimbulkan perubahan pada warna kulit payudara dan puting susu. Untuk lebih jelasnya berikut beberapa gejala klinis kanker payudara :

>> Adanya benjolan pada payudara

>> Kulit atau puting susu tertarik kedalam

>> terjadi perubahan pada kulit payudara, berwarna merah muda atau kecoklatan hingga menyerupai kulit jeruk

>> Keluarnya cairan dari puting susu secara tiba-tiba dan tidak normal yaitu cairan encer berwarna merah atau coklat.

>> Timbulnya borok dipayudara yang semakin lama semakin membesar, yang ahirnya akan menghancurkan seluruh payudara. Dan hal ini biasanya ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut :

>>**  Pendarahan pada puting susu

>>**  Timbul rasa sakit/ nyeri apabila tumor sudah besar

>>** Timbulnya pembesaran kelenjar getah bening diketiak, bengkak pada lengan hingga kanker menyebar keseluruh tubuh

 

Pengertian Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Ginekomastia- Pembesaran pada payudara pria

Ginekomastia- Pembesaran pada payudara pria

Ginekomastia adalah suatu kondisi di mana laki-laki mengembangkan payudara sangat besar. Pembesaran bukanlah lemak tapi jaringan payudara.

Umumnya, pria akan mengalami nyeri pada dada dan lama kelamaan ukuran payudara akan membesar. Kelainan ini biasanya hanya mempengaruhi satu bagian payudara. Namun, Anda juga mungkin mengalami hal ini di kedua payudara Anda. Ginekomastia bukanlah masalah yang serius, sebab hal ini akan membaik dengan sendirinya walaupun Anda tidak melakukan pengobatan. Akan tetapi, waktu pemulihan alami mungkin relatif lama dan menyebabkan Anda mengalami masalah pada penampilan. Semua pria dapat mengalami hal ini di setiap masa dalam hidupnya.

Anatomi payudara

Ginekomastia- Pembesaran pada payudara pria

Ginekomastia- Pembesaran pada payudara pria

Payudara dalam laki-laki dan perempuan terutama terdiri dari jaringan lemak, saluran atau tabung, kelenjar dan otot dengan puting dan areola di garis depan. Jaringan payudara merujuk pada jaringan kelenjar dan otot. Pada pria ada sangat sedikit kelenjar jaringan.

Ketika ginekomastia terjadi ada pertumbuhan jaringan payudara dan bukan hanya lemak di sekitar jaringan.

Gejala ginekomastia

Ginekomastia mungkin mempengaruhi salah satu atau kedua payudara dan Mei sering mulai di belakang puting sebagai pembengkakan menyakitkan.

Pembesaran mungkin seragam tetapi lebih sering daripada tidak merata dan tidak proporsional. Hormon biasanya laki-laki atau mereka bertanggung jawab untuk fitur laki-laki seperti suara berat, pertumbuhan otot, pola kebotakan rambut, wajah dan tubuh rambut pola dll.

Hormon wanita seperti Estrogen bertanggung jawab untuk perempuan karakteristik seperti rambut pola, payudara pengembangan dll. Pada pria androgen dikonversi ke estrogen dalam jumlah yang sangat miniscule. Dengan demikian mereka memiliki dominasi mereka dalam darahnya.

Penyebab ginekomastia

Ada beberapa penyebab ginekomastia. Sejumlah normal atau fisiologis ginekomastia dilihat di sekitar 60% dari anak-anak pada masa pubertas. Ini biasanya pergi waktu sendiri selama beberapa bulan.

Dalam 70% dari anak-anak ini payudara bud pergi jauh dalam setahun dan 90% kelanjutannya pergi dalam dua tahun.

Bayi yang baru lahir anak laki-laki juga dapat mengembangkan payudara engorgement atau pembesaran bahkan dengan susu aliran. Ini disebut galactorrhea. Ini mungkin terakhir seminggu atau dua setelah kelahiran atau jarang lagi. Ini terjadi karena pengaruh hormon-hormon wanita ibu pada bayi laki-laki ketika dia masih dalam rahim. Dengan usia dan obesitas beberapa orang biasanya mengembangkan pembesaran payudara. Ini mungkin tidak selalu menjadi ginekomastia yang sebenarnya.

Penyebab lain mungkin:

  • penggunaan obat-obatan tertentu,
  • jangka panjang hati penyakit,
  • munculnya hormon wanita dan kurangnya hormon laki-laki,
  • gagal ginjal dan perlunya dialisis ginjal,
  • Beberapa kanker kemoterapi atau radiasi terapi,
  • ganja penyalahgunaan dll.

Beberapa kondisi genetika yang mengakibatkan dalam pengembangan testis anak laki-laki seperti sindrom Klinefelter’s juga menyebabkan kurangnya testosteron menuju ginekomastia.

Ginekomastia dan kanker payudara

Kadang-kadang pembesaran payudara pada pria mungkin mendasari gejala kanker payudara. Meskipun hal ini jarang terjadi pada laki-laki, ginekomastia perlu cukup bekerja sampai mengecualikan kanker. Kanker payudara harus dicurigai jika ada benjolan payudara perusahaan atau keras terutama di satu sisi, sakit kulit selama benjolan atau darah dan keluar dari puting.

Penggunaan obat-obatan juga dapat menyebabkan ginekomastia. Obat-obat penyebab ginekomastia dapat dikategorikan berdasarkan mekanisme kerjanya. Tipe pertama adalah yang bekerja seperti estrogen, seperti diethylstilbestrol, digitalis, dan juga kosmetik yang mengandung estrogen. Tipe kedua adalah obat-obat yangmeningkatkan pembentukan estrogen endogen, seperti gonadotropin.Tipe ketiga adalah obat yang menghambat sintesis dan kerja testosteron, sepertiketokonazole,metronidazole, dan cimetidine. Tipe terakhir adalah obat yang tidak diketahui mekanismenya seperti captopril, antidepresan trisiklik, diazepam danheroin.

Apakah ginekomastia berbahaya?

Ginekomastia sendiri mungkin tidak berbahaya. Pubertal dan remaja anak laki-laki itu mungkin bahkan pergi dengan sendirinya. Namun, mungkin akan memalukan dan mempengaruhi individu psikologis. Kadang-kadang beberapa individu dapat memilih terapi untuk mengurangi atau mengobati ginekomastia. Ini termasuk terapi hormon yang memblokir hormon wanita atau operasi pengurangan payudara kosmetik.

Dalam tumbuh anak laki-laki ini dapat membantu mencegah masalah psikologis, meningkatkan self esteem dan mencegah Penggertakan dan lain masalah di sekolah.

 

Ginekomastia- Pembesaran pada payudara pria

 

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Mitos Kanker Payudara

Mitos Kanker Payudara

Mitos Kanker Payudara- Kanker payudara adalah tumor ganas. Kanker payudara terjadi ketika sel payudara menjadi abnormal dan terbagi tanpa kendali atau urutan. Sel normal terbagi dan diproduksi berdasarkan urutan. Kadang proses berurutan ini terganggu dan sel tumbuh dan terbagi diluar kendali memproduksi jaringan ekstra yang membentuk masa atau benjolan disebut tumor. Tumor bisa jinak (non-kanker) atau ganas (kanker). Mitos Kanker Payudara- Payudara sebagian besar terbuat dari sel lemak dan sel kelenjar. Kelenjar produksi-susu di payudara terbuat dari sel individual yang secara normal bereproduksi di bawah kontrol hormon. Kadang kala proses reproduksi ini tidak terkontrol dan struktur kelenjar abnormal terbentuk. Ini menjadi awal kanker. Mayoritas kanker payudara bermula dari saluran susu. Sebagian kecil mulai dari kantung susu atau lobulus.

Mitos Kanker Payudara

Mitos Kanker Payudara

 

Banyak rumor dan kontroversi yang beredar tentang kanker payudara. Dan itu sulit dipercaya kebenarannya karena kebanyakan sumbernya berasal dari mulut ke mulut saja atau sering dikenal sebagai mitos.

Beberapa mitos mengenai kanker payudara, berikut ini:

1. Mitos Kanker Payudara- Penyebab umum kanker payudara adalah genetik
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh tim Love/Avon Army of Women hanya lima sampai sepuluh persen penderita kanker payudara karena masalah gen keturunan.

2. Mitos Kanker Payudara- Wanita berpayudara kecil berisiko kecil
Kanker payudara berkembang pada sel yang berhubungan dengan lobulus, bagian yang membuat ASI dan membawanya ke puting, dan semua wanita memiliki jumlah sel yang sama dan tidak berpengaruh pada ukuran payudara. Mitos Kanker Payudara- Yang membuat payudara kecil atau besar adalah karena kandungan lemak dan jaringan serat, yang berdasarkan penelitian kecil kemungkinan menyebabkan kanker payudara.

3. Mitos Kanker Payudara- Selalu timbul gumpalan
Kira-kira 10 persen penderita didiagnosa tidak memiliki gumpalan, rasa sakit atau keluhan lain selayaknya penderita kanker. Sekitar 80-85 persen yang memiliki gumpalan lebih jinak dibandingkan yang tidak memiliki gumpalan. Mitos Kanker Payudara- Umumnya, gumpalan tersebut hanya tumor yang tidak berpotensi kanker yang dikenal dengan fibroadenomas.

4. Mitos Kanker Payudara- Mamogram mencegah atau mengurangi risiko
Mamogram tidak akan mengurangi risiko kanker payudara, karena mamogram hanya mendeteksi adanya kanker sehingga mengurangi hingga 16 persen pasien penderita kanker.

5. Mamogram menyebabkan kanker
Mitos Kanker Payudara- Risiko radiasi mamogram amat kecil dibandingkan dengan pengecekan sebagai pencegahan awal.

6. Pil KB menyebabkan kanker
Mitos Kanker Payudara- Menurut para dokter, bukti yang ada tidak cukup menguatkan bahwa wanita berhenti minum pil KB dapat terhindar dari kanker. Penelitian pada pertengahan tahun 90-an menyatakan, wanita yang meminum pil KB memiliki risiko terkena kanker, karena hal tersebut kemudian dosis dari pil KB diubah. Risiko kembali normal 10 tahun setelah berhenti minum pil KB. Mitos Kanker Payudara- Ada juga penelitian mengatakan bahwa umur dan etnis mempengaruhi juga. Hal ini membuat para dokter menilai bahwa pengaruh pengendalian kelahiran terhadap kanker tidak sama setiap wanita.

7. Mitos Kanker Payudara- Wanita muda memiliki risiko kecil
Mitos Kanker Payudara- Meskipun benar kanker payudara lebih banyak diderita oleh wanita yang mengalami pascamenopause, kanker juga bisa menyerang siapa pun di usia berapa pun.

8. Deodoran menyebabkan kanker
Mitos Kanker Payudara- Pada tahun 2002, Fred Hutchinson Cancer Research Center meneliti bersama timnya di Seattle bahwa tidak ada hubungan antara deodoran dengan kanker payudara.

9. Mengenakan bra memperbesar risiko kanker
Mitos Kanker Payudara- Wanita yang tidak menggunakan bra lebih kecil terkena kanker karena mereka mungkin lebih kurus, karena obesitas diketahui sebagai penyebab kanker payudara.

10. Meminum air dari dalam botol plastik yang ditinggalkan di mobil yang panas menyebabkan kanker. Mitos Kanker Payudara- Tidak ada penelitian yang signifikan mengenai hal ini, tetapi memang lebih baik tidak meminum dari botol plastik bekas apalagi yang sudah terjemur, karena memungkinkan terurainya zat-zat plastik ke dalam air yang akan diminum.

11. Mamogram yang normal bukan berarti bebas kanker payudara
Mitos Kanker Payudara- Mamogram hanya sebuah fasilitas yang dapat digunakan untuk mendeteksi kanker, kemungkinan untuk meleset pun ada.

12. Kanker payudara dapat dicegah
Mitos Kanker Payudara- Meskipun faktor pemicu yang terlihat seperti obesitas dapat dicegah, hal tersebut tidak dapat dipastikan tidak mungkin terkena kanker.

Pencegahan kanker payudara memang tidak dapat dideteksi dengan mudah bahkan dengan metode pencegahan sekalipun. Jika Anda merasa tidak sehat, sebaiknya memeriksakan kesehatan secara rutin dan melakukan konsultasi ke dokter dilakukan untuk mengurangi resiko terjadinya kanker.

 

 

Mitos Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment