Pengobatan Kanker Payudara

Pengobatan Kanker Payudara

 

Pengobatan Kanker Payudara

Pengobatan Kanker Payudara – Ada beberapa faktor yang jadi pertimbangan dokter sebelum memutuskan pengobatan yang terbaik, yaitu stadium serta tingkat perkembangan kanker, kondisi kesehatan menyeluruh dari penderita dan masa menopause. Pengobatan Kanker Payudara 

Kanker payudara yang terdeteksi melalui pemeriksaan rutin biasanya berada pada stadium awal. Kanker payudara primer (sel kanker pertama berawal dari sel payudara dan bukan hasil penyebaran sel kanker dari organ lain) umumnya bisa sembuh secara total jika didiagnosis dan diobati sejak dini. Pengobatan Kanker Payudara 

Sedangkan kanker yang terdeteksi akibat gejala fisik yang muncul mungkin sudah berada pada stadium lebih lanjut. Jika terdeteksi pada stadium lanjut dan setelah menyebar ke bagian lain tubuh, maka kanker payudara tidak bisa disembuhkan. Jenis pengobatan yang akan dianjurkan pun berbeda dan bertujuan untuk meringankan beban bagi penderitanya.

Jenis penanganan kanker payudara yang pertama biasanya adalah operasi. Jenis operasinya bervariasi tergantung jenis kanker payudara yang Anda derita. Proses operasi biasanya ditindaklanjuti dengan kemoterapi, radioterapi, atau perawatan biologis untuk beberapa kasus tertentu. Kemoterapi atau terapi hormon juga terkadang dapat menjadi langkah Pengobatan Kanker Payudara pertama.

Jika terdeteksi pada stadium lanjut setelah menyebar ke bagian lain tubuh, kanker payudara tidak bisa disembuhkan. Jenis pengobatan yang akan dianjurkan pun berbeda dan bertujuan untuk meringankan beban bagi penderitanya. Pengobatan Kanker Payudara 

 

  1. Pengobatan Kanker Payudara dengan Proses-Proses Operasi

Operasi untuk kanker payudara terbagi dua, yaitu operasi yang hanya mengangkat tumor dan operasi yang mengangkat payudara secara menyeluruh (mastektomi). Operasi plastik rekonstruksi biasanya dapat dilakukan langsung setelah mastektomi.

Untuk Pengobatan Kanker Payudara stadium awal, penelitian menunjukkan bahwa kombinasi operasi pengangkatan tumor dan radioterapi memiliki tingkat kesuksesan yang sama dengan mastektomi total.

 

  • Pengobatan Kanker Payudara Lumpektomi (operasi pengangkatan tumor)

Dalam lumpektomi, bentuk payudara akan dibiarkan seutuh mungkin. Operasi ini umumnya dianjurkan untuk tumor berukuran kecil dan meliputi pengangkatan tumor beserta sedikit jaringan sehat di sekitarnya. Pertimbangan dalam menentukan jumlah jaringan payudara yang akan diangkat meliputi kuantitas jaringan di sekitar tumor yang perlu diangkat, jenis, ukuran, lokasi tumor, dan ukuran payudara.

 

  • Pengobatan Kanker Payudara Mastektomi (pengangkatan payudara)

Proses Pengobatan Kanker Payudara dengan operasi ini adalah pengangkatan seluruh jaringan payudara, termasuk puting. Penderita dapat menjalani mastektomi bersamaan dengan biopsi noda limfa sentinel jika tidak ada indikasi penyebaran kanker pada kelenjar getah bening. Sebaliknya, penderita dianjurkan untuk menjalani proses pengangkatan kelenjar getah bening di ketiak jika kanker sudah menyebar ke bagian itu.

 

  • Pengobatan Kanker Payudara Operasi plastik rekonstruksi

Ini adalah Pengobatan Kanker Payudara dengan proses operasi untuk membuat payudara baru yang semirip mungkin dengan payudara satunya. Operasi plastik rekonstruksi bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu operasi rekonstruksi langsung yang bersamaan dengan mastektomi, dan operasi rekonstruksi berkala yang dilakukan beberapa waktu setelah mastektomi. Operasi pembuatan payudara baru ini bisa dilakukan dengan menggunakan implan payudara atau jaringan dari bagian tubuh lain.

 

  1. Pengobatan Kanker Payudara dengan Langkah Kemoterapi

Pengobatan Kanker Payudara dengan kemoterapi umumnya ada dua jenis, yaitu kemoterapi setelah operasi untuk menghancurkan sel-sel kanker dan sebelum operasi yang berguna mengecilkan tumor. Jenis dan kombinasi obat-obatan antikanker yang digunakan akan ditentukan oleh dokter berdasarkan jenis kanker dan tingkat penyebarannya.

Efek samping kemoterapi umumnya akan memengaruhi sel-sel sehat. Karena itu, pencegahan atau pengendalian sebagian efek samping akan ditangani dengan obat-obatan lain oleh dokter. Beberapa efek samping dari kemoterapi meliputi hilangnya nafsu makan, mual, muntah, sariawan atau sensasi perih dalam mulut, rentan terhadap infeksi, kelelahan, serta rambut rontok.

Kemoterapi juga bisa menghambat produksi hormon estrogen tubuh. Penderita yang belum mengalami menopause akan mengalami menstruasi yang terhenti selama kemoterapi. Siklus ini seharusnya akan kembali setelah pengobatan selesai. Namun, menopause dini juga mungkin bisa terjadi pada wanita yang berusia di atas 40 tahun karena mereka mendekati usia rata-rata menopause.

Jika bagian tubuh lainnya sudah terkena penyebaran kanker payudara, kemoterapi tidak akan bisa menyembuhkan kanker. Tetapi kemoterapi dapat mengecilkan tumor, meringankan gejala-gejala, dan memperpanjang usia.

 

  1. Pengobatan Kanker Payudara dengan Langkah Radioterapi

Radioterapi adalah proses terapi untuk memusnahkan sisa-sisa sel-sel kanker dengan dosis radiasi yang terkendali. Proses ini biasanya diberikan sekitar satu bulan setelah operasi dan kemoterapi agar kondisi tubuh dapat pulih terlebih dulu. Tetapi tidak semua penderita kanker payudara membutuhkannya. Pengobatan Kanker Payudara 

Sama seperti kemoterapi, prosedur ini juga memiliki efek samping, yaitu iritasi sehingga kulit payudara perih, merah, dan berair, warna kulit payudara menjadi lebih gelap, kelelahan berlebihan serta limfedema (kelebihan cairan yang muncul di lengan akibat tersumbatnya kelenjar getah bening di ketiak).

 

  1. Terapi Hormon Untuk Mengatasi Kanker Payudara

Khusus untuk kanker payudara yang pertumbuhannya dipicu estrogen atau progesteron alami (kanker positif reseptor-hormon), terapi hormon digunakan untuk menurunkan tingkatan kanker atau menghambat efek hormon tersebut. Langkah ini juga kadang dilakukan sebelum operasi untuk mengecilkan tumor agar mudah diangkat, tapi umumnya diterapkan setelah operasi dan kemoterapi. Pengobatan Kanker Payudara 

Jika kondisinya kurang sehat, penderita tidak akan bisa menjalani operasi, kemoterapi, atau radioterapi. Karena itu, terapi hormon dapat menjadi alternatif sebagai proses Pengobatan Kanker Payudara tunggal. Durasi terapi hormon yang umumnya dianjurkan adalah maksimal lima tahun setelah operasi. Jenis terapi yang akan dijalani tergantung kepada usia, apakah Anda sudah menopause atau belum, tingkat perkembangan kanker, jenis hormon yang memicu kanker, dan jenis pengobatan lain yang dijalani.

Tamoksifen dan penghambat enzim aromatase adalah dua jenis obat yang biasanya digunakan dalam terapi hormon. Tamoksifen berfungsi untuk menghambat estrogen agar tidak mengikatkan diri pada sel-sel kanker.

Sedangkan penghambat enzim aromatase dianjurkan untuk penderita yang sudah mengalami menopause. Fungsinya adalah menghalangi kinerja aromatase, yaitu substansi yang membantu produksi estrogen dalam tubuh setelah menopause. Contoh obat ini dalam bentuk tablet yang tersedia dan diminum setiap hari adalah letrozol, eksemestan, dan anastrozol.

Tamoksifen dan penghambat enzim aromatase dapat menyebabkan beberapa efek samping yang mirip, antara lain sakit kepala, mual, muntah serta sensasi rasa panas, berkeringat, dan jantung berdebar (hot flushes). Tetapi, tamoksifen memiliki efek samping khusus, yaitu dapat menyebabkan perubahan siklus menstruasi pada penderita kanker payudara.

 

  1. Pengobatan Kanker Payudara dengan Langkah Ablasi Atau Supresi Ovarium

Pengobatan Kanker Payudara dengan cara ablasi atau supresi ovarium akan menghentikan kinerja ovarium untuk memproduksi estrogen. Ablasi sendiri bisa dilakukan dengan operasi atau radioterapi. Ablasi ovarium akan menghentikan kinerja ovarium secara permanen dan memicu menopause dini.

Supresi ovarium menggunakan Agonis Luteinising Hormone-Releasing Hormone (ALH-RH) yang bernama goserelin. Pemakaian obat ini akan menghentikan menstruasi untuk sementara. Menstruasi akan kembali normal setelah proses pemakaian selesai. Bagi penderita berusia mendekati usia menopause atau sekitar 45 tahun, menstruasi mereka mungkin akan berhenti secara permanen meski pemakaian goserelin sudah selesai.

Suntikan goserelin diberikan sebulan sekali. Efek samping obat ini menyerupai masa menopause seperti perasaan yang emosional, kesulitan tidur dan sensasi panas yang disertai dengan jantung yang berdebar-debar.

 

  1. Pengobatan Kanker Payudara dengan Terapi Biologis Dengan Trastuzumab

Pertumbuhan sebagian jenis kanker payudara yang dipicu oleh protein HER2 (human epidermal growth factor receptor 2) disebut positif HER2. Selain menghentikan efek HER2, terapi biologis juga membantu sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel-sel kanker. Jika tingkat protein HER2 Anda tinggi dan Anda mampu menjalani terapi biologis, trastuzumab mungkin akan dianjurkan oleh dokter untuk Anda setelah kemoterapi.

Antibodi berfungsi memusnahkan sel-sel berbahaya seperti virus dan bakteri. Protein ini diproduksi secara alami oleh sistem kekebalan tubuh. Trastuzumab adalah Pengobatan Kanker Payudara jenis terapi biologis yang dikenal sebagai antibodi monoklonal. Obat ini akan menghambat HER2 sehingga sel-sel kanker akan mati.

Terapi ini tidak cocok untuk penderita dengan penyakit jantung seperti angina, hipertensi, atau penyakit katup jantung. Jika memang diharuskan menggunakan trastuzumab, penderita harus menjalani pemeriksaan jantung secara rutin. Efek samping lain dari trastuzumab adalah mual, sakit kepala, diare, sesak napas, menggigil, demam, serta rasa nyeri. Pengobatan Kanker Payudara 

 

 

Pengobatan Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Stadium 2

Kanker Payudara Stadium 2

Kanker Payudara Stadium 2

Ada 4 tingkatan yang dipakai oleh dokter untuk mendeskripsikan kondisi kanker payudara yang Anda alami. Tingkatan itu dimulai dari stadium 0 – 4.

Jika Anda sudah sampai pada Kanker Payudara Stadium 2, itu berarti sel-sel kanker telah berkembang, namun belum menyebar ke seluruh tubuh. Sel-sel ini hanya ada di payudara atau baru menyebar di kelenjar getah bening di dekat payudara. Kanker Payudara Stadium 2 terbagi menjadi 2 yaitu stadium 2A dan 2B

 

Jika Anda mengalami salah satu dari gejala ini, maka Anda didiagnosis . Kanker Payudara Stadium 2A.

  • Dokter telah menemukan adanya tumor di payudara sebesar 2 cm atau lebih kecil. Sel-sel kanker juga sudah ditemukan di kelenjar getah bening yang berada di dekat tulang dada.
  • Tidak ada pembentukan tumor pada payudara. Namun, dokter telah mendeteksi keberadaan kanker pada tiga kelenjar getah bening yang berada di bawah lengan atau berdekatan dengan tulang dada. Kanker Payudara Stadium 2A juga bisa ditandai oleh kehadiran tumor pada payudara berukuran 2 cm hingga 5 cm. Namun, dokter belum menemukan adanya penyebaran kanker pada kelenjar getah bening.
  • Kanker Payudara Stadium 2A juga bisa ditandai oleh kehadiran tumor pada payudara berukuran 2 cm hingga 5 cm. Namun, dokter belum menemukan adanya penyebaran kanker pada kelenjar getah bening.

 

Jika Anda mengalami salah satu dari gejala ini, maka Anda didiagnosis Kanker Payudara Stadium 2B.

  • Kanker Payudara Stadium 2. Ada tumor berukuran 2 cm hingga 5 cm, beserta sel-sel kanker yang tersebar pada satu atau tiga kelenjar getah bening yang berada di bawah lengan atau di dekat tulang dada.
  • Kanker Payudara Stadium 2. Dokter telah mendeteksi tumor berukuran melebihi 5 cm, tapi belum ada efek buruk menimpa kelenjar getah bening.
  • Kanker Payudara Stadium 2. Telah ditemukan adanya tumor berukuran 2 cm hingga 5 cm di payudara, serta sel-sel kanker yang telah berkelompok pada kelenjar getah bening. Ukuran kelompok sel-sel tersebut berkisar antara 0,02 mm dan 2 mm.

 

Segera Lakukan Hal ini ketika Kanker Payudara Stadium 2 Menyerang

Ada beberapa langkah medis yang mungkin bisa membantu mengatasi Kanker Payudara Stadium 2 yang Anda alami, dengan tujuan agar tidak berubah status ke stadium yang lebih parah. Anda mungkin membutuhkan kombinasi perawatan untuk terbebas dari penyakit serius ini.

 

Berikut beberapa langkah medis yang bisa Anda coba:

  • Opersai. Jika Kanker Payudara Stadium 2 yang Anda miliki masih tergolong kecil, Anda mungkin bisa menjalani operasi payudara konservasi atau lumpektomi. Operasi ini hanya mengangkat tumor dan beberapa jaringan yang ada di sekitarnya. Namun, jika tumor yang Anda miliki cukup besar, operasi mastektomi (pengangkatan payudara) mungkin diperlukan. Setelah prosedur mastektomi, Anda mungkin ingin melakukan operasi rekonstruksi Kanker Payudara Stadium 2.
  • Kemoterapi. Perawatan ini dapat dilakukan sebelum dan sesudah Anda menjalani operasi. Bila dilakukan sebelum operasi, kemoterapi bertujuan untuk mengecilkan ukuran tumor. Hal ini dilakukan untuk menghindari operasi pengangkatan payudara secara keseluruhan atau operasi mastektomi. Kemoterapi yang dilakukan setelah operasi berguna untuk membantu menghancurkan sel-sel kanker yang belum terangkat sepenuhnya.  Pada saat kemoterapi, obat-obatan berkekuatan super akan dimasukkan ke dalam tubuh melalui pembuluh darah selama hitungan minggu atau bulan. Anda juga mungkin bisa mengonsumsi obat-obatan kemoterapi dalam bentuk pil.
  • Terapi radiasi. Terapi ini bisa membantu membasmi sel-sel kanker yang belum terangkat setelah operasi lumpektomi dilakukan. Terapi ini juga bisa dilakukan jika Anda menjalani operasi mastektomi, khususnya jika tumor yang Anda miliki tergolong besar atau Anda memiliki sel-sel kanker pada kelenjar getah bening.
  • Terapi hormon. Kanker dapat tumbuh ketika dirangsang oleh hormon. Jika Anda memiliki reseptor hormon kanker yang aktif, Anda mungkin bisa menjalani terapi hormon. Obat-obatan terapi hormon bisa mencegah tumor bersentuhan dengan hormon tersebut. Jika Anda belum mengalami menopause, Anda mungkin disarankan untuk melakukan pengangkatan ovarium untuk menghentikan produksi hormon, atau bisa juga mengonsumsi obat-obatan yang bisa mencegah ovarium melepas hormon.

Tetaplah tenang dan jangan putus asa ketika didiagnosis mengidap Kanker Payudara Stadium 2. Diperkirakan, kemungkinan hidup penderita Kanker Payudara Stadium 2 dalam kurun waktu 5 tahun sebesar 93 persen. Kemungkinan untuk hidup lama bisa lebih tinggi lagi, jika Anda menjalani pengobatan yang tepat.

 

 

Kanker Payudara Stadium 2

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Stadium 1

Kanker Payudara Stadium 1

Kanker Payudara Stadium 1

Kanker Payudara Stadium 1 merupakan kanker payudara stadium awal. Ini adalah kondisi di mana benjolan kanker pada payudara berukuran 2 cm atau lebih kecil. Benjolan ini masih belum menyebar ke kelenjar getah bening di bagian ketiak.

 

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang cukup menakutkan bagi seorang wanita, setelah kanker serviks. Sel kanker akan tumbuh dan menyerang jaringan payudara Anda, misalnya saluran keluar air susu, lobulus (pabrik penghasil air susu), bersama jaringan penunjang lainnya seperti jaringan lemak. Gaya hidup, hormonal, dan faktor lingkungan memang dicurigai sebagai penyebab dari kanker ini. Namun, tidak semua orang dengan gaya hidup yang hampir sama juga memiliki risiko untuk terkena Kanker Payudara Stadium 1. Sehingga masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

 

Meski begitu, ada beberapa faktor risiko yang memungkinkan Anda terkena Kanker Payudara Stadium 1. Misalnya saja jika Anda berusia 50 tahun atau lebih, jika Anda memiliki keluarga dekat atau bahkan ibu yang terkena kanker ovarium atau kanker payudara, pernah muncul benjolan jinak pada payudara atau pernah didiagnosa terkena kanker payudara. Seharusnya, Kanker Payudara Stadium 1 bukan penyakit warisan. Namun, ada gen tertentu, yang disebut BRCA1 dan BRCA2, yang meningkatkan risiko seseorang terkena kanker payudara. Gen ini diduga dapat diturunkan kepada generasi penerus.

 

Ciri-ciri Kanker Payudara Stadium 1 yang Perlu Anda Kenali

Memiliki risiko atau tidak, tentu tidak ada salahnya untuk mengenali ciri-ciri kanker payudara. TerutamaKanker Payudara Stadium 1. Agar jika sel kanker tersebut tumbuh, Anda tidak terlambat untuk mengobatinya. Berikut ini adalah ciri-ciri Kanker Payudara Stadium 1 yang perlu Anda ketahui.

  • Munculnya benjolan di payudara

Benjolan di dalam payudara merupakan salah satu pertanda awal dari munculnya kanker payudara. Dan benjolan ini tidak selalu terasa sakit. Meski begitu, tidak semua benjolan yang muncul merupakan benjolan kanker payudara. Benjolan ini dapat teraba saat Anda melakukan pemeriksaan pribadi di rumah. Biasanya teraba saat Anda sedang menstruasi.

  • Warna kulit payudara Anda berubah

Perubahan warna ini terkadang disalahartikan dengan infeksi. Padahal, jika Anda tidak yakin dengan benjolan yang muncul di dalam payudara, perubahan warna kulit mungkin bisa membuat Anda lebih waspada. Pada tahap ini, kulit payudara akan menjadi kemerahan, seperti terjadi iritasi, tekstur kulit terasa seperti kulit jeruk, permukaan kulit area payudara yang terkena kanker tampak berlekuk-lekuk, dan terjadi penebalan kulit. Meski begitu, pada Kanker Payudara Stadium 1 tipe tertentu yang cukup jarang, perubahan warna tidak terjadi.

  • Puting terasa sakit

Ciri-ciri dari Kanker Payudara Stadium 1 lainnya adalah dengan munculnya perubahan pada bagian puting disertai rasa nyeri. Selain itu, ditandai dengan keluar cairan tidak normal dari puting atau puting melesak.

  • Muncul benjolan pada ketiak

Meski disebutKanker Payudara Stadium 1, bukan berarti benjolan pada di bawah ketiak yang Anda temui tidak ada hubungannya dengan kanker ini. Jaringan payudara meluas hingga di bawah ketiak. Itulah kenapa kanker dapat menyebar melalui kelenjar getah bening di bawah ketiak.

 

Guna mengenali ciri-ciri Kanker Payudara Stadium 1 di atas, cobalah untuk rajin melakukan SADARI atau Pemeriksaan Payudara Sendiri setiap bulan. Rajin melakukan SADARI juga dapat membantu Anda mengenali tekstur jaringan payudara Anda. Sehingga jika Anda merasakan ada sesuatu yang tidak biasa pada payudara (bukan perubahan tekstur payudara pada saat Pra menstruasi), Anda akan lebih menyadarinya.

 

Kanker Payudara Stadium 1 tidak kalah mematikannya dengan kanker serviks. Meski penyebab dari kanker ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut, tidak ada salahnya untuk lebih waspada terhadap penyakit ini. Anda tetap disarankan menjaga pola makan dan menjalani hidup sehat. Rajinlah melakukan SADARI. Dan jika Anda merasa berpotensi terkena kanker karena ibu atau kerabat Anda mengidap kanker, dan Anda merasa sangat khawatir, cobalah untuk mengonsultasikan hal ini kepada dokter.

 

Kanker Payudara Stadium 1

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Pada Pria

Kanker Payudara Pada Pria

Kanker Payudara Pada Pria

Kanker payudara tidak hanya terkena pada wanita, namun pria juga dapat terinfeksi kanker payudara. Walaupun persentasenya sangat kecil daripada wanita.  Karena pada pria juga jaringan payudara mengalami pertumbuhan, maka juga terinfeksi Kanker Payudara Pada Pria.

Penyebab Kanker Payudara Pada Pria

  • Adanya mutasi gen pada penderita Kanker Payudara Pada Pria
  • Memiliki kelainan genetic atau adanya factor keturunan kanker payudara
  • Payudara yang membesar secara tidak wajar pada pria
  • Membrane sel yang mengandung reseptor
  • esterogen
  • Pengkonsumsi rokok yang menyerang bagian lain dapat menyebar ke payudara

Metode Pendeteksian Kanker Payudara Pada Pria

Cara pengobatan Kanker Payudara Pada Pria secara medis, melalui beberapa pemeriksaan untuk mendeteksi keberadaan Kanker Payudara Pada Pria ini. Berikut ini beberapa diantaranya :

  • Pendeteksian SARARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri)
  • Deteksi dengan USG dan mamografi, namun belum memungkinkan jika anda berada dinegara berkembang, karena pendeteksian ini baru ada di Negara maju
  • CBE (Clinical Breast Examination)

Ketika umur pria memasuki usia 60-70 tahun, ciri-ciri kanker payudara ini biasanya mulai menyerang. Pada usia tersebutlah, usia yang paling riskan untuk pertumbuhan sel kanker payudara. Walaupun persentase penderitanya sangat kecil, 1:1000 orang yang dapat terinfeksi kanker ini, namun kanker ini tetaplah menjadi hal yang mematikan. Untuk menegenalinya, ketahui ciri-ciri Kanker Payudara Pada Pria:

  1. Puting berdarah – Keluarnya cairan berwarna merah atau terkadang seperti susu dari puting susu. Cairan yang keluar pada puting ini, mengidentifikasi bahwa stadium kanker payudara sudah berada pada fase yang berbahaya.
  2. Rasa lelah dan lemah – Pertumbuhan sel kanker yang cepat mengganggu fungsi tubuh yang membuat tubuh menjadi cepat lelah dan terasa lemah serta bersamaan dengan rasa haus (dehidrasi)
  3. Terjadi penurunan berat badan – Fungsi tubuh yang mulai terganggu karena pertumbuhan sel kanker maka mengakibatkan asupan makanan yang dikonsumsi menjadi tidak maksimal yang mengakibatkan penderitanya mengalami kekurangan nafsu makan, sehingga berefek langsung terhadap berat badan.
  4. Fungsi Tubuh Terganggu – Sel kanker adalah sel-sel yang paling agresif yang menyerang tubuh manusia. Jika sel kanker ini begitu aktif, maka tidak mustahil bahwa sel kanker ini dapat menyerang kesehatan prostat dan hati pada pria. Ketika fungsi tubuh anda mulai terganggu, maka bisa terkena dampak pada kesehatan dan juga fungsi tubuh pengidapnya.
  5. Perubahan Tekstur Payudara – Terjadinya perubahan pada tekstur payudara, dimulai dengan kulit disekitar putting yang akan mulai bersisik, memerah yang disertai dengan rasa gatal serta mengkerut dan puting akan masuk ke dalam.

 

Cara Pengobatan Kanker Payudara Pada Pria Secara Alami

Baik pengobatan atau cara mencegah kanker payudara ini, dapat memanfaatkan tumbuhan obat kanker alamai yang sering hidup dipekarangan rumah. Berikut ini beberapa diantaranya :

  1. Kunyit / Temu Putih atau Kunir – Rasa yang pahit pada kunyit justru berkhasiat. Didalam kunyit terkandung Ribosome In Activing Protein (RIP) yang membantu ribosom untuk mengganggu protes sintesis protein. Dan RIP juga sangat penting untuk membantu penghambatan terhadap pertumbuhan sel-sel kanker. Kunyit berperan menangkal radikal bebas penyebab utama tumbuhnya sel kanker.
  1. Tapak Dara – Adanya komponen Vinblastine (VLB), Vincristine (VCR), Leurosine (VLR) Vincadioline, Leurosidine dan juga Catharanthine yang berfungsi sebagai antikanker.
  2. Daun Dewa – Flavonoid, Monoterpen dan Seskuitpen Lakton yang terkandung didalam daun dewa memiliki peran penting untuk menghambat pertumbuhan serta perkembangan dari sel Kanker Payudara Pada Pria. Serta dengan adanya sifat farmakologis yang terdapat dalam daun dewa dapat meringankan rasa sakit yang ditimbulkan karena penyebaran sel kanker.

 

Tips Pencegahan Kanker Payudara Pada Pria

Kanker Payudara Pada Pria adalah perkembangan sel yang terjadi secara tidak normal. Dengan banyaknya penyebab kanker payudara yang tanpa kita sadari ini, alangkah baiknya lakukan pendeteksian secara dini terhadap tubuh, hingga lebih baik cara penanganannya apabila masih dini. Semakin banyak sel kanker yang berkembang, maka semakin besar pula resiko yang dapat terjadi pada tubuh.

Selain itu, langkah pencegahan juga dapat dilakukan mulai dari sekarang. Berikut ini beberapa langkah pencegahan Kanker Payudara Pada Pria dan wanita :

Tips 1 : Berolahraga yang teratur

Kadar esterogen yang meningkat pada tubuh, menyebabkan tubuh menjadi rentan terinfeksi kanker payudara. Namun dengan dilakukkan olahraga secara teratur, maka akan menurunkan kadar esterogen tersebut.

Tips 2 : Menurunkan Lemak

Didalam tubuh terdapat lemak jahat (lemak jenuh) dan juga lemak baik (lemak tak jenuh), namun lemak jenuh yang banyak, harus diturunkan agar meminimalisir dari penyebaran sel Kanker Payudara Pada Pria.

Tips 3 : Hindari Konsumsi daging yang melewati batas masak

Daging yang terlalu lama dimasak, tidak baik dikonsumsi. Daging yang dikonsumsi dengan terlalu masak, baik itu karena dipanggang ataupun dimasak akan meningkatkan senyawa karsinogenik.

Tips 4 : Konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran

Didalam buah-buahan dan sayur-sayuran memiliki antioksidan yang tinggi yang baik untuk kesehatan, didalam keduanya juga terkandung serat yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi. Namun hindari mengkonsumsi buah-buahan ataupun sayur-sayuran yang banyak mengandung lemak.

Tips 5 : Hindari mengkonsumsi alkohol

Ketika anda mengkonsumsi alcohol, maka produksi esterogen pada darah akan meningkat, sehingga mudahnya sel-sel kanker menyerang.

Tips 6 : Hindari Strees

Strees yang berlebihan dapat mengakibatkan tubuh menjadi rentan terhadap penyakit, begitu juga terinfeksi Kanker Payudara Pada Pria.

 

Kanker Payudara Pada Pria

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara

Kanker Payudara

 

Kanker PayudaraKanker Payudara adalah kanker pada jaringan payudara.Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara, walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi.

 

Penting untuk menyadari bagaimana bentuk normal payudara dan ada tidaknya perubahan dari waktu ke waktu. Payudara umumnya akan terasa berbeda di masa menstruasi. Sebelum dan selama periode ini, kebanyakan wanita merasa payudaranya akan menjadi makin kencang dan padat. Memasuki masa menopause, payudara akan terasa lebih kendur dan lembut.

Namun ada perubahan tertentu yang perlu diwaspadai karena dapat menjadi indikasi adanya penyakit. Pemeriksaan Kanker Payudara sendiri umumnya bertujuan untuk mengetahui bentuk payudara normal, menyadari ada tidaknya perubahan pada payudara, dan agar perubahan apa pun dapat segera dikonsultasikan dan tidak terlambat ditangani.

Bagaimana Cara Memeriksa Kanker Payudara?

Waktu terbaik untuk melakukan SADARI untuk mencegah Kanker Payudara adalah beberapa hari setelah periode menstruasi Anda berakhir. Pada masa menstruasi, kadar hormon berfluktuasi sehingga menyebabkan perubahan pada tubuh, termasuk payudara yang mengencang.

Terdapat beberapa cara untuk melakukan pemeriksaan Kanker Payudara. Anda dapat memilih yang sesuai dengan kenyamanan Anda.

Didepan Cermin

Untuk melakukan pemeriksaan Kanker Payudara secara mandiri, Anda hanya memerlukan tangan, penglihatan, dan cermin. Berdirilah di depan kaca, buka pakaian dari pinggang ke atas. Pastikan terdapat cukup pencahayaan dalam ruangan tersebut dan lakukan cara berikut.

  • Perhatikan payudara Anda. Kebanyakan wanita tidak memiliki payudara yang ukurannya sama besar (payudara kanan lebih besar atau lebih kecil daripada yang lain).
  • Berdirilah dengan lengan di samping tubuh. Perhatikan bentuk, ukuran, dan apakah ada perubahan seperti permukaan dan warna kulit, juga bentuk puting payudara.
  • Letakkan tangan pada pinggang dan tekan kuat-kuat untuk mengencangkan otot dada. Perhatikan payudara sambil berkaca dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya.
  • Membungkuklah di depan kaca sehingga payudara terjulur ke bawah. Perhatikan dan raba untuk memeriksa apakah ada perubahan tertentu pada payudara.
  • Tautkan kedua tangan di belakang kepala dan tekan ke dalam. Perhatikan kedua payudara Anda, termasuk di bagian bawah.
  • Periksa apakah terdapat cairan yang keluar dari puting Anda. Tempatkan jempol dan jari telunjuk Anda di sekitar puting, lalu tekan perlahan, dan perhatikan apakah ada cairan yang keluar. Ulangi pada payudara yang lain.

Saat Mandi

Anda juga dapat memeriksa Kanker Payudara saat mandi. Busa sabun akan memudahkan pergerakan tangan untuk memeriksa benjolan atau perubahan pada payudara. Angkat satu tangan ke belakang kepala. Dengan tangan lain yang dilumuri sabun, raba payudara di sisi tangan yang terangkat. Gunakan jari untuk menekan-nekan bagian demi bagian dengan lembut. Lakukan pada payudara di sisi lain.

Berbaring

Pemeriksaan Kanker Payudara juga dapat dilakukan dengan berbaring. Pilih tempat tidur atau permukaan datar lain yang nyaman. Saat berbaring, payudara menjadi melebar dan memudahkan untuk diperiksa.

Untuk memeriksa Kanker Payudara Sambil berbaring, tempatkan gulungan handuk atau bantal kecil di bawah pundak. Tempatkan tangan kanan di bawah kepala. Lumuri tangan kiri dengan losion dan gunakan jari untuk meraba payudara kanan.

Ibaratkan payudara seperti permukaan jam. Mulailah gerakan dari titik jam 12 ke angka 1 dengan gerakan melingkar. Setelah satu lingkaran, geser jari dan mulailah kembali hingga seluruh permukaan payudara hingga ke puting selesai teraba.

Tidak perlu terburu-buru saat melakukan pemeriksaan Kanker Payudara. Pastikan semua permukaan payudara telah teraba dengan seksama.

 

Hal yang perlu diperhatikan saat dan setelah melakukan pemeriksaan Kanker Payudara adalah tetap tenang jika mendapati perubahan pada payudara. Meski harus tetap waspada, namun sebagian besar perubahan fisik tidak mengarah pada Kanker Payudara. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendiagnosis kelainan. Sebagian besar benjolan pada payudara juga merupakan tumor jinak yang tidak bersifat kanker.

 

Jika Terdapat Perubahan

Benjolan atau perubahan payudara ini dapat disebabkan oleh banyak hal. Namun memang hanya sedikit yang mengarah pada penyakit yang serius. Sekitar 1 dari 10 benjolan pada payudara bersifat Kanker Payudara. Akan tetapi, kanker yang terlambat ditangani akan membawa dampak yang sangat serius. Oleh karenanya, segera periksakan diri ke dokter jika dalam pemeriksaan mandiri Anda menemukan:

  • Benjolan keras pada payudara atau ketiak.
  • Perubahan pada permukaan kulit: kulit menjadi berkerut, atau terdapat cekungan.
  • Perubahan ukuran dan bentuk payudara, terutama ketika Anda mengangkat payudara atau menggerakkan lengan.
  • Keluar cairan dari puting payudara, tapi bukan ASI.
  • Keluar darah dari puting.
  • Terdapat bagian puting yang memerah dan menjadi lembap, serta tidak kunjung berubah menjadi seperti semula.
  • Puting berubah bentuk, misalnya menjadi melesak ke dalam.
  • Ruam di sekitar puting.
  • Ada rasa sakit atau tidak nyaman yang berkelanjutan pada payudara.

 

Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mencegah Kanker Payudara Pada Wanita

Mencegah Kanker Payudara Pada Wanita

 

Mencegah Kanker Payudara Pada Wanita, Kanker payudara merupakan penyakit yang disebabkan oleh sel ganas (kanker) yang tumbuh pada jaringan payudara. Sel-sel ini biasanya muncul pada saluran atau lobula di payudara. Sel-sel kanker ini dapat menyebar di antara jaringan atau organ yang ada dan ke bagian tubuh lainnya. Kanker payudara biasanya baru diketahui saat sudah ada di stadium lanjut. Selain karena rendahnya kesadaran para wanita untuk memeriksakan dirinya, sel kanker yang membesar juga kerap tidak menimbulkan gejala sehingga tidak disadari.

Mencegah Kanker Payudara Pada Wanita

Mencegah Kanker Payudara Pada Wanita

Untuk mencegah hal buruk itu terjadi pada diri Anda dan membahayakan kesehatan tubuh Anda, maka alangkah baiknya jika para kaum wanita mulai mencegahnya dengan membiasakan pola hidup yang sehat. Ada banyak upaya yang bisa kita lakukan untuk mencegah kanker payudara. Upaya pencegahan dari sisi medis dapat dilakukan dengan mengonsumsi obat pencegah kanker payudara. Salah satunya adalah dengan melakukan terapi Tamoksifen. Terapi ini dilakukan untuk memblokade efek pemicu tumor dari hormon estrogen.

Jika anda berasal dari keluarga yang memiliki risiko genetik tinggi terkena penyakit kanker payudara, mastektomi atau upaya pengangkatan jaringan payudara mungkin bisa menjadi salah satu alternatif, tentunya harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Ada beberapa cara untuk mencegah kanker payudara yang bisa kita lakukan sejak dini antara lain sebagai berikut :

  1. Biasakan rutin berolahraga

Olahraga adalah kegiatan yang dapat menekan pertumbuhan hormon esterogen yang tumbuh secara berlebihan. Dengan begitu, keseimbangan hormon dalam tubuh akan dapat terkontrol keseimbangannya. Hal tersebut bisa dijadikan sebagai cara mencegah kanker payudara.

  1. Kurangi konsumsi makanan yang kaya lemak jenuh

Cara mencegah kanker payudara pada wanita adalah dengan menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh. Contohnya adalah daging, susu, dan lain – lain. Berbeda dengan lemak jenuh, lemak tak jenuh justru dapat membantu pencegahan terhadap penyakit kanker payudara. contohnya adalah minyak ikan dan minyak zaitun.

  1. Perbanyak mengkonsumsi suplemen anti-oksidan

Meskipun sayur dan buah mengandung anti oksidan yang cukup banyak, mengkonsumsi suplemen anti-oksidan ternyata juga bisa menjadi cara mencegah kanker payudara.

  1. Makan makanan yang kaya kandungan serat

Cara mencegah kanker payudara dapat melalui makanan yang kaya kankdungan serat. Hal itu di karena kan kandungan dari buah dan sayur yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Buah dan sayur memiliki kandungan serat, vitamin C, vitamin A, vitamin E yang mana ketiga vitamin tersebut dapat berfungsi sebagai anti-oksidan pada tubuh kita sehingga resiko kanker dapat teratasi. Buah dan sayur juga banyak mengandung mineral selenium yang berfungsi sebagai pencegah terjadinya kerusakan sel yang bisa menekan kemungkinan seseorang untuk terserang penyakit kanker.

  1. Konsumsi makanan berbahan kedelai

Kedelai adalah jenis biji – bijian yang didalamnya mengandung fito – esterogen. Fito esterogen disini berfungsi sebagai molekul yang nantinya akan terikat oleh reseptor sel sehingga dapat mencegah terjadinya kanker. Hal tersebut terjadi karena fito-esterogen bentuk dan sifatnya sangat mirip dengan hormon esterogen wanita. Dengan mengkonsumsi kedelai kita dapat mengurangi resiko kanker payudara. Kedelai dapat di temukan dengan mudah sehingga dapat dijadikan dengan mudah sebagai cara mencegah kanker payudara.

  1. Makan kacang – kacangan

Kacang – kacangan yang lain seperti kacang hijau, kacang tanah, kacang kapri dan juga jenis kacang-kacangan yang lain. Jadi, mulai sekarang makanlah banyak kacang–kacangan ya. Supaya Anda dapat terhindar dari penyakit kanker payudara.

  1. Hindari alkohol

Cara mencegah kanker payudara pada wanita dengan menghindari alkohol. Minuman beralkohol dapat meningkatkan kadar hormon esterogen didalam tubuh. Karena itulah minuman ini dapat memperbesar kemungkinan anda untuk terserang penyakit kanker payudara.

Selain cara mencegah kanker payudara pada wanita di atas, Anda juga bisa mencegah kanker payudara pada wanita dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Mencegah Kanker Payudara Pada Wanita

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Pria Waspadai !

Kanker Payudara Pria Waspadai !

 

Kanker payudara dapat menyerang pria ? Ya, tentu bisa. Meskipun tidak berkembang, pria memiliki jaringan organ payudara yang sama dengan yang dimiliki wanita. Berbeda dengan wanita, payudara pria hanya memproduksi hormon estrogen (hormon wanita) dalam jumlah sedikit. Hormon estrogen adalah salah satu pemicu terjadinya kanker pada organ payudara. Dengan demikian, walaupun kemungkinannya sangat kecil, pria juga memiliki peluang terserang kanker payudara.

Kanker Payudara Pria Waspadai !

Kanker Payudara Pria Waspadai !

Pada prinsipnya, jika disesuaikan dengan usia dan tahap prognosis, kanker-payudara pada pria adalah sama dengan kanker-payudara pada wanita. Pria akan memiliki ukuran tumor yang lebih kecil disertai tidak adanya atau kurangnya keterlibatan kelenjar getah bening lokal. Gejala yang paling umum dari kanker-payudara pria adalah munculnya benjolan di payudara. Dalam kebanyakan kasus, benjolan tersebut akan menyakitkan.

Gejala yang kurang umum dari kanker-payudara pria biasanya juga mempengaruhi puting. Gejala tersebut termasuk retraksi, ulserasi dan debit puting, di mana cairan mulai merembes keluar dari puting. Jika kanker telah menyebar, gejala tambahan mungkin termasuk nyeri payudara, nyeri tulang, dan pembengkakan kelenjar getah bening di dekat payudara, biasanya di dalam atau di sekitar ketiak.

Jenis kanker payudara yang didiagnosis pada pria meliputi:

  1. Kanker yang dimulai di saluran susu (duktal karsinoma). Hampir semua kanker payudara laki-laki adalah karsinoma duktal.
  1. Kanker yang dimulai di penghasil susu kelenjar (karsinoma lobular). Tipe ini jarang terjadi pada pria karena mereka memiliki beberapa lobulus dalam jaringan payudara mereka.
  1. Kanker yang menyebar ke puting (penyakit Paget dari puting susu). Jarang, bentuk laki-laki kanker payudara di saluran susu dan menyebar ke puting, menyebabkan kering, kulit bersisik sekitar puting.

Kanker-payudara pada pria bisa saja terjadi, walaupun payudara pada pria tidak berkembang tetapi pria memiliki jaringan organ payudara yang sama dengan yang dimiliki wanita. Berbeda dengan wanita, payudara pria hanya memproduksi hormon estrogen (hormon wanita) dalam jumlah sedikit. Hormon estrogen adalah salah satu pemicu terjadinya kanker pada organ payudara. Dengan demikian, walaupun kemungkinannya sangat kecil, pria juga memiliki peluang terserang kanker payudara.

Selain produksi hormon estrogen yang tidak normal, ada beberapa faktor lain penyebab kanker payudara, yaitu gynecomastia, sindrom Klinefelter, terpapar radiasi, serta riwayat keluarga. Gynecomastia adalah kondisi dimana ditemukannya gumpalan akibat peningkatan jaringan tisu pada organ payudara. Kondisi ini paling umum ditemukan pada kasus kanker payudara pada pria. Gynecomastia terjadi akibat ketidakseimbangan hormon seperti pada saat remaja.

Sebenarnya, gumpalan atau keanehan pada payudara pria akan lebih mudah ditemukan karena pria memiliki jaringan tisu yang lebih sedikit dibanding wanita. Sementara Sindrom Klinefelter adalah sindrom kelainan genetika pada pria dimana salah satu cirinya adalah bentuk payudara pria yang membesar. Pembesaran payudara yang abnormal pada pria biasanya disebabkan obat-obatan atau aktivitas hormonal.

Laki-laki yang terdiagnosis kanker-payudara pada tahap awal memiliki peluang untuk dapat sembuh. Karena itu, kaum pria perlu pengetahuan mengenai faktor resiko, penyebab dan gejala kanker payudara agar dapat melakukan pencegahan.

Pengobatan Kanker Payudara Pada Pria

Untuk mengobati kanker payudara Anda dapat mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !

Kanker Payudara Pria Waspadai !

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Dan Stadiumnya

Kanker Payudara Dan Stadiumnya

 

Kanker payudara adalah jenis lain dari kanker yang terjadi pada jaringan sel payudara. Ketika sel abnormal membagi dan tidak terkontrol, mereka dapat menjadi besar dengan membentuk jaringan ekstra, atau tumor, yang dapat menjadi jinak atau ganas. Sel tumor jinak tidak menyebar ke jaringan tubuh yang lain, biasanya dapat diangkat dan tidak akan timbul kembali.

Kanker Payudara Dan Stadiumnya

Kanker Payudara Dan Stadiumnya

Kanker payudara ada beberapa jenis dengan teknik menyerang berbeda. Stadium istilah yang dipakai untuk menggambarkan ukuran kanker, di mana, dan sampai sejauh mana kanker payudara telah menyebar. Seperti kanker pada umumnya, kanker payudara memiliki empat stadium. Berikut terkait apa yang terjadi pada setiap stadium dan berapa tingkat kesembuhannya sebagai berikut :

  1. Stadium 1

Besar tumornya 2 cm atau kurang, sel tumor belum merambah ke mana-mana. Kalaupun merambah, paling banter ke area kelenjar getah bening pada ketiak. Kalau benjolan di kiri, maka proyeksi rambahan menuju getah bening ketiak kiri.

  1. Stadium 2

Ukuran benjolannya 2 cm sampai 5 cm, kelenjar getah beningnya bisa positif atau negatif. Maksudnya, sel-sel kanker payudara sudah ada yang mengembara ke kelenjar getah bening. Positif tidaknya baru bisa ditentukan setelah dilakukan periksa, pemeriksaannya dengan standar histopatologi, dengan tingkat akurasi mencapai 98 persen. Hasil pemeriksaan dijadikan pegangan untuk melakukan treatment berikutnya.

  1. Stadium 3

Ukuran benjolan lebih dari 5 cm, kondisi kelenjar getah bening positif. Seringkali dalam stadium tiga lanjut, sel-sel kanker melekat di kulit payudara. Kalau sudah begini, warna kulit berubah kemerahan, bergelombang menyerupai kulit jeruk. Pori-pori menonjol dan kulit lebih sembap karena ada proses peradangan, kalau ada sesuatu asing merasuk ke dalam tubuh, sistem tubuh tidak akan tinggal diam. Ia melancarkan proses inflamasi yang memicu perubahan warna kulit. Pada saat itu, operasi tidak boleh dijadikan langkah pertama.

Kalau kanker merangsek ke kulit, tim medis susah menentukan batas, sampai di mana dokter akan melakukan sayatan pada kulit payudara. Bahayanya adalah, kalau sel kanker menggelayut di bawah kulit, lalu disayat, bisa memicu penyebaran sel kanker lebih lanjut. Karena sayatan pada bawah kulit akan membuka pembuluh darah (dengan memotong sebagian daerah infiltrasi tumor) sehingga tumor menyebar lebih jauh.

Karenanya, harus dikemoterapi dulu. Tujuannya, mengecilkan daerah infiltrasi. Setelah daerah infiltrasi kanker memendek, dokter bisa melihat sejauh mana operasi dilakukan. Terlihat lebih jelas mana daerah yang terkontaminasi, mana yang bersih. Barulah sel kanker diangkat.

  1. Stadium 4

Kanker payudara di mana sudah berlangsung penyebaran di luar payudara ke organ tubuh yang lain, pada pasien kanker payudara pasca operasi, dapat diberikan edukasi serta latihan-latihan untuk kurangi penderitaan dikarenakan kankernya. Misalnya saja pencegahan kekakuan sesudah operasi semakin banyak pada komunikasi, edukasi serta kursus (fisioterapi).

Stadium empat merupakan tahap puncak dari penyakit kanker payudara. Pasalnya, jika seseorang telah mencapai tahap ini sangat sulit untuk sembuh secara menyeluruh, biasanya yang dilakukan adalah mengurangi rasa sakit dan menunda waktu kematian .

Pada stadium empat sel kanker payudara telah menyebar sangat luas dan mengakibatkan pengaruh secara massive (besar-besaran). Dalam stadium ini, ciri yang dapat dilihat adalah timbulnya pembengkakan dan rasa nyeri, keluarnya darah atau cairan aneh yang berbau tidak sedap, dan rasa nyeri yang tidak kunjung berhenti. Selain itu, juga terjadi luka dan menyebabkan borok (ulkus) .

Jika payudara telah borok atau bolong luka yang besar satu-satunya alternatif adalah dengan memotong payudara penderita kanker payudara. Mau tidak mau penderita harus kehilangan payudara mereka. Oleh sebab itu, jika Anda telah mengalami gejala awal usahakan cepat diatasi agar kejadian seperti ini tidak terjadi pada Anda.

Menurut nationalbreastcancer.org sel kanker pada stadium 4 ini juga dapat menyebar ke otak, paru-paru, dan hati. Jadi bisa dibayangkan jika Anda telah mencapai tahap ini, kemungkinan besar penyakit komplikasi akan terjadi pada Anda. Kanker Payudara

Untuk mengobati dan mencegah kanker payudara, Anda bisa mencegahnya dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Kanker Payudara Dan Stadiumnya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Invasif

Kanker Payudara Invasif

 

Kanker payudara invasif atau kanker payudara duktal invasif adalah kanker yang berkembang pada sel-sel pembentuk saluran payudara. Kata invasif berarti kanker ini dapat menyebar di luar payudara. Sekitar 80 persen dari semua kasus kanker payudara invasif merupakan jenis semacam ini.

Kanker Payudara Invasif

Kanker Payudara Invasif

Kanker payudara invasif yang ditandai dengan penyebaran sel-sel kanker dari saluran air susu ke jaringan payudara dan kelenjar getah bening di sekitarnya. Ini merupakan bentuk kanker payudara yang paling umum yang terjadi baik pada pria maupun wanita. Namun, hal ini lebih sering terjadi pada wanita yang memiliki riwayat keluarga menderita kanker payudara dan didiagnosis sebagai karsinoma duktal in situ, suatu bentuk kanket payudara yang bersifat non-invasif. Stadium awal dari karsinoma duktal invasif mungkin tidak menimbulkan gejala kanker payudara invasif apapun.

Namun seiring dengan perkembangannya, akan terbentuk benjolan atau massa pada payudara yang dapat dirasakan. Payudara akan membengkak dan tampak merah. Pada kasus-kasus dimana kanker payudara invasif telah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya, mungkin akan ada benjolan pada daerah ketiak. Perawatan dari karsinoma duktal invasif tergantung pada stadium kanker payudara invasif tersebut. Umumnya, angka kelangsungan hidup lebih tinggi pada penderita yang didiagnosis dan diobati pada stadium awal. Karsinoma duktal infiltratif adalah tipe karsinoma dukat invasif yang paling umum.

Ada empat tipe kanker payudara invasif lain yang jarang:

  1. Karsinoma Duktal Medularis (tumor kanker yang tidak terasa seperti benjolan, tetapi malah terasa seperti spons/berlubang-lubang),
  2. Karsinoma Duktam Mucinosa (sel-sel kanker di dalam payudara menghasilkan mukus/lendir),
  3. Karsinoma Duktal Papiler (tumor yang apabila dilihat dengan mikroskop tampak seperti jari kecil yang jarang menjadi invasif) dan
  4. Karsinoma Duktal Tubuler (tumor yang apabila dilihat dengan mikroskop tampak seperti pipa-pipa kecil).

Penyebab Kanker Payudara Invasif

Penyebab kanker payudara invasif belum diketahui secara pasti tetapi ada beberapa faktor resiko yang memungkinkan seorang wanita terserang penyakit ini, yakni sebagai berikut:

  • Riwayat keluarga yang menderita kanker payudara.
  • Wanita yang belum pernah hamil dan melahirkan.
  • Kehamilan pertama terjadi setelah berumur 30 tahun.
  • Mendapat menstruasi pertama pada usia di bawah 12 tahun dan menopause setelah usia 55 tahun.
  • Pemakaian pil KB atau terapi sulih estrogen.
  • Obesitas pasca menopause dan pemakaian alkohol.
  • Bahan kimia – Beberapa penelitian telah menyebutkan pemaparan bahan kimia yang menyerupai estrogen (yang terdapat di dalam pestisida dan produk industri lainnya) mungkin meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara.
  • Penggunaan DES (dietilstilbestrol). Wanita yang mengonsumsi DES untuk mencegah keguguran memiliki resiko tinggi menderita kanker payudara

Perlu diingat bahwa faktor-faktor yang disebutkan di atas tidaklah selalu dapat memicu serangan kanker payudara invasif , namun seringkali riwayat hidup seseorang yang terkena kanker payudara berhubungan dengan faktor-faktor tersebut.

Pencegahan Kanker Payudara Invasif

Pada saat ini kanker payudara invasif tidak dapat dicegah, tapi dapat didiagnosa lebih awal dari sebelumnya. Diagnosa awal mungkin dengan mammography secara rutin dan pemeriksaan awal pada luka yang dicurigai. Semakin awal kanker diketahui, semakin besar peluang untuk disembuhkan. Berikut ini adalah cara yang mungkin dapat menolong mencegah kanker payudara:

  • Diet rendah lemak (kurang dari 20 persen), dengan cukup buah dan sayuran, dan menjaga berat badan ideal.
  • Ketika kanker ditemukan dan ditangani secara dini, akan ada lebih banyak pilihan pengobatan yang dapat diambil dan memiliki peluang lebih baik untuk sembuh.
  • Diantara check-ups klinis, lakukan breast self-exam (BSE) bulanan. Setiap payudara wanita berbeda, dan berubah seiring usia, siklus menstruasi, kehamilan, menopause, atau penggunaan pil KB atau hormon lain. Mungkin akan normal jika pada payudara anda terasa gumpalan, bengkak atau perih pada waktu tertentu, seperti sebelum terjadinya kehamilan.
  • Menyusui mungkin akan sedikit menurunkan risiko, khususnya jika berlanjut untuk 18 sampai 24 bulan. Olahraga berat pada saat usia muda dapat memberikan perlindungan yang lama. Bahkan aktifitas fisik ringan pada saat dewasa dapat menurunkan risiko.

Untuk mengobati dan mencegah kanker payudara invasif Anda dapat mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !

Kanker Payudara Invasif

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Payudara Dan Pengobatannya

Kanker Payudara Dan Pengobatannya

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling umum diderita kalangan wanita. Kanker ini akan menyerang jaringan pada payudara, daerah yang paling sering diserang adalah bagian lobules atau lapisan dalam saluran. Penyakit kanker yang bagian saluran susu dikenal dengan karsinoma duktal, sedangkan yang menyerang bagian lobulus biasa dikenal dengan karsinoma lobular.

Penyakit kanker payudara dapat menyerang pada usia dini, meskipun usia rawan terkena penyakit kanker pada wanita usia 39 tahun keatas, dimana 1 orang dari 231 wanita usia 39 tahun keatas beresiko menderita kanker payudara, selanjutnya usia 40 – 59 tahun, resiko akan naik menjadi dari 25 orang akan ada 1 orang yang terserang, kemudian usia 60 – 79 tahun, resikonya semakin bertambah menjadi 1 orang dari 15 orang wanita.

Kanker Payudara Dan Pengobatannya

Inilah ciri umum kanker payudara yang perlu diketahui :

Adanya benjolan disekitar payudara

Ciri yang pertama adalah adanya benjolan disekitar payudara. Hampir setiap orang mengetahui bahwa benjolan di sekitar payudara merupakan ciri umum dari kanker yang yang harus diperhatikan. Meskipun tidak sepenuhnya benjolan ini menandakan bahwa Anda terkena kanker, akan tetapi Anda harus waspada jika benjolan tersebut terasa sangat keras, tidak dapat digerakkan dan tidak ada benjolan yang sama di payudara sebelahnya.

Terdapat kerutan di sekitar payudara

Kerutan biasanya hanya akan dialami oleh seseorang yang sudah tua, namun seorang penderita kanker payudara keutan tersebut mungkin saja terdapat di bagian tertentu di payudara Anda. Kerutan tanda kanker payudara akan berwarna sedikit hitam dan tidak terlalu besar lingkupnya. Tak hanya itu saja kerutan tersebut juga memiliki permukaan yang kasar.

Payudara bengkak dan kemerahan

Ciri-ciri kanker payudara selanjutnya adalah payudara mengalami pembengkakan dan kemerahan. jika sudah begini sebaiknya Anda harus berkonsultasi dengan dokter spesialis. Warna kemerahan pada payudara juga akan memiliki rasa hangat jika disentuh, seperti halnya saat demam.

Gatal dan ruam di puting susu

Berikutnya adalah terjadi ruam pada puting, bersisik sakit, dan juga gatal pada payudara. Gatal yang disebabkan oleh kanker payudara juga memiliki intensitas yang berbeda. Ada yang gatal dalam skala kecil dan tidak menganggu dan juga ada yang cukup menganggu karena gatal tidak dapat hilang. Selain itu, di kulit payudara juga akan timbul seperti sisik yang cukup menganggu karena akan menimbulkan rasa sakit jika dipegang ataupun dikelupas.

Terjadi perubahan ukuran dan bentuk payudara

Jika Anda melihat ada keanehan dalam salah satu bentuk payudara, maka sebaiknya Anda harus berkonsultasi dengan dokter spesialis karena hal ini merupakan salah satu ciri kanker payudara stadium awal. Sebagai contoh adalah dari sebelumnya yang besar yaitu 34 dan hanya menjadi 32 (dalam ukuran bh).

Keluarnya cairan dari puting

Jika Anda sedang tidak menyusui namun tiba-tiba keluar cairan dari puting, makah hal ini merupakan gejala bahwa Anda sedang terkena kanker payudara. Warna cairannya pun berbeda-beda, yaitu jika cairan putih atau bening maka ini belum masuk ke dalam tahap serius, akan tetapi jika cairan berwarna kecoklatan ataupun merah darah hal ini sudah masuk dalam tahap kronis dan segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter.

Puting susu masuk ke dalam

Ciri-ciri kanker payudara selanjutnya adalah puting susu masuk ke dalam. Seperti yang kita ketahui puting susu biasanya akan timbul. Dan jika sedang mengecil ia akan sejajar dengan kulit. Akan tetapi seseorang yang menderita payudara puting susunya akan menukik ke dalam dan tidak wajar. Namun tahukah Anda tak hanya puting susu yang masuk ke dalam, semua bagian yang ada di payudara juga akan mengalami hal yang sama. Oleh karena itu, jika Anda mendapati hal ini segeralah melakukan pengecekan lebih lanjut agar tidak menjadi lebih bahaya.

Sakit, gatal dan berisik di puting susu

Ciri lainnya yaitu sakit, gatal, ruam dan bersisik pada puting susu. Jika kulit payudara timbul semacam sisik Anda juga perlu waspada. Karena hal tersebut merupakan gejala awal kanker payudara yang paling umum. Jika terjadi ruam, maka sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter.

Untuk mengobati dan mencegah kanker payudara stadium, Anda juga bisa mencegahnya dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

Kanker Payudara Dan Pengobatannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment